Breaking News
Trending Tags

Momen Hari Tani Nasional 2025, Pemkot Bandung Luncurkan Rencana Induk Pangan dan Aplikasi Pemanfaatan Sisa Makanan

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Momentum Hari Tani Nasional tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan Rencana Induk Ketahanan Pangan 2025–2030 sekaligus aplikasi pemanfaatan sisa makanan (food waste). Keduanya dinilai sebagai terobosan penting untuk memperkuat kemandirian pangan perkotaan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, ketahanan pangan adalah pilar penting kedaulatan bangsa.

“Tanpa ketahanan pangan, ancaman terhadap negara akan semakin besar. Maka Bandung harus menyiapkan grand design pangan yang berkelanjutan,” kata Wali Kota.

Farhan menjelaskan, rencana induk pangan ini akan menjadi pedoman bagi seluruh program pangan dan pertanian kota. Mulai dari perlindungan lahan pertanian, pemanfaatan teknologi, hingga perencanaan distribusi pangan.

“Ini bukan proyek satu tahun, melainkan arah jangka panjang yang wajib dijaga,” tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, Kota Bandung memang tidak bisa berdiri sendiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.

“Kota Bandung bukan produsen, 96 persen pangan kita bergantung dari luar. Maka kita harus punya desain yang terintegrasi agar pasokan tetap terjamin,” ujarnya.

Selain rencana induk, Pemkot Bandung juga memperkenalkan aplikasi pengelolaan food waste. Aplikasi ini memungkinkan sisa makanan dari hotel, restoran, dan rumah tangga bisa terkoneksi dengan kelompok masyarakat agar tetap bermanfaat.

“Sisa makanan yang masih layak bisa dialihkan ke masyarakat yang membutuhkan, sedangkan yang tidak layak bisa diolah jadi pupuk organik. Aplikasi ini lahir dari kerja sama dengan Unpar (Universitas Khatolik Parahyangan) dan komunitas lokal,” jelas Gin Gin.

Data DKPP menunjukkan indeks ketahanan pangan Kota Bandung pada 2023 mencapai angka 90,46, lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat. Namun tantangan tetap ada, seperti masih adanya gizi buruk, ketergantungan suplai luar daerah, dan tingginya food waste perkotaan.

Dengan adanya rencana induk dan aplikasi ini, Pemkot Bandung ingin menunjukkan bahwa kota metropolitan bisa tetap menjaga ketahanan pangan melalui inovasi, kolaborasi, dan efisiensi pengelolaan pangan. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait PAW, DPRD Kota Sukabumi Masih Tunggu Surat Dari Provinsi Jabar

    Terkait PAW, DPRD Kota Sukabumi Masih Tunggu Surat Dari Provinsi Jabar

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), hingga saat ini masih menunggu surat dari Provinsi Jawa Barat. Sehingga belum dipastikan jadwal proses PAW tersebut akan dilakukan oleh DPRD setempat. “Mengenai PAW, kami masih menunggu surat keputusan dari Pak Gubernur Jawa Barat,”ujar Ketua DPRD Kota […]

  • Pertemuan Aliansi Pedagang Pasar Baru Kota Bandung dengan PT DSMJ

    Pertemuan Aliansi Pedagang Pasar Baru Kota Bandung dengan PT DSMJ

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., menghadiri undangan Aliansi Pedagang Pasar Baru Bersatu (AP2B2) Kota Bandung, pada kegiatan Silaturahmi Halalbihalal dan Penyampaian Aspirasi Pedagang, di Pasar Baru Trade Center, Kota Bandung. Jumat, 3 Mei 2024. Ketua Aliansi Pedagang Pasar Baru Bersatu, Djoko P. Sasongko, mengatakan, pertemuan ini menindaklanjuti […]

  • Secara M to M, Kota Sukabumi ALami Inflasi 0,19 Persen

    Secara M to M, Kota Sukabumi ALami Inflasi 0,19 Persen

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Secara month to month (mtm), Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,19 persen pada Desember 2023. Bahkan nili inflasi tersebut, berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), Kota Sukabumi merupakan yang terendah dibandingkan dengan kota lianya di Jawa Barat. “Yang dipantau inflasinya langsung oleh BI, ada tujuh Kota di Jawa Barat. Yakni, Kota Bekasi, Bandung, Cirebon, […]

  • Lima Raperda Masuk Dalam Propemperda Semester Pertama Tahun 2022

    Lima Raperda Masuk Dalam Propemperda Semester Pertama Tahun 2022

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Pimpinan dan Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapeperda) DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Dengan Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait dengan Pembahasan 5 Raperda yang masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah Semester Pertama. Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Jawa Barat, Achdar Sudrajat mengatakan, rapat kerjadengan biro hukum pemerintah Provinsi […]

  • Free PSD Web UI-Kit

    Free PSD Web UI-Kit

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Kelurahan Karangmekar Gelar Gebyar Pemberian Vitamin A

    Kelurahan Karangmekar Gelar Gebyar Pemberian Vitamin A

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Pemberian kapsul vitamin A bagi balita ini rutin dilaksanakan 2 kali setiap tahun, yaitu pada bulan februari dan agustus. Pada kedua bulan ini dilakukan pembagian suplementasi vitamin A pada anak umur 12-59 bulan. Sekitar 33.000 anak di Kota Cimahi menjadi sasaran pemberian vitamin A yang dilakukan secara serentak di 15 kelurahan yang ada […]

expand_less