Breaking News
Trending Tags

Momen Hari Tani Nasional 2025, Pemkot Bandung Luncurkan Rencana Induk Pangan dan Aplikasi Pemanfaatan Sisa Makanan

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Momentum Hari Tani Nasional tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan Rencana Induk Ketahanan Pangan 2025–2030 sekaligus aplikasi pemanfaatan sisa makanan (food waste). Keduanya dinilai sebagai terobosan penting untuk memperkuat kemandirian pangan perkotaan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, ketahanan pangan adalah pilar penting kedaulatan bangsa.

“Tanpa ketahanan pangan, ancaman terhadap negara akan semakin besar. Maka Bandung harus menyiapkan grand design pangan yang berkelanjutan,” kata Wali Kota.

Farhan menjelaskan, rencana induk pangan ini akan menjadi pedoman bagi seluruh program pangan dan pertanian kota. Mulai dari perlindungan lahan pertanian, pemanfaatan teknologi, hingga perencanaan distribusi pangan.

“Ini bukan proyek satu tahun, melainkan arah jangka panjang yang wajib dijaga,” tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, Kota Bandung memang tidak bisa berdiri sendiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.

“Kota Bandung bukan produsen, 96 persen pangan kita bergantung dari luar. Maka kita harus punya desain yang terintegrasi agar pasokan tetap terjamin,” ujarnya.

Selain rencana induk, Pemkot Bandung juga memperkenalkan aplikasi pengelolaan food waste. Aplikasi ini memungkinkan sisa makanan dari hotel, restoran, dan rumah tangga bisa terkoneksi dengan kelompok masyarakat agar tetap bermanfaat.

“Sisa makanan yang masih layak bisa dialihkan ke masyarakat yang membutuhkan, sedangkan yang tidak layak bisa diolah jadi pupuk organik. Aplikasi ini lahir dari kerja sama dengan Unpar (Universitas Khatolik Parahyangan) dan komunitas lokal,” jelas Gin Gin.

Data DKPP menunjukkan indeks ketahanan pangan Kota Bandung pada 2023 mencapai angka 90,46, lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat. Namun tantangan tetap ada, seperti masih adanya gizi buruk, ketergantungan suplai luar daerah, dan tingginya food waste perkotaan.

Dengan adanya rencana induk dan aplikasi ini, Pemkot Bandung ingin menunjukkan bahwa kota metropolitan bisa tetap menjaga ketahanan pangan melalui inovasi, kolaborasi, dan efisiensi pengelolaan pangan. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Lakukan Peninjauan Kebun Bibit Desa Di Desa Pasir Madang Kabupaten Bogor

    Jokowi Lakukan Peninjauan Kebun Bibit Desa Di Desa Pasir Madang Kabupaten Bogor

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Presiden saat melakukan kegiatan peninjauan Kebun Bibit Desa, Senin (3/2), di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa di tempat-tempat yang terjadi bencana banjir dan utamanya tanah longsor pendekatan yang dilakukan sekarang bukan hanya pendekatan-pendekatan fisik saja, bukan hanya bangunan-bangunan fisik saja, tetapi […]

  • Yana Optimis Laju Ekonomi Kota Bandung Positif Pada Kuartal Keempat Ini

    Yana Optimis Laju Ekonomi Kota Bandung Positif Pada Kuartal Keempat Ini

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, optimis laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung akan positif pada kuartal ke-4 tahun 2021 ini. Pada kuartal keempat, pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung diproyeksikan tumbuh 1 persen. Perlu diketahui, akibat pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung minus 0,4 persen di kuartal pertama 2021 lalu. Laju ekonomi bisa […]

  • Redi dan Diany Juara Lomba nyanyi Gerakan Koperasi se Kota Bandung

    Redi dan Diany Juara Lomba nyanyi Gerakan Koperasi se Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Redi dan Diany Juara Lomba nyanyi Gerakan Koperasi se Kota Bandung BANDUNG, Mbinews – Redi dari KopDamkar Brahma Mandiri dan Diany Marlyani dari KPKB keluar sebagai juara I Lomba Nyanyi antar Gerakan Koperasi se Kota Bandung di Hotel Mercure Bandung pada Kamis (24/8/2023). Juara II pria Bayu Mulyadi (Primkop Kartika Kumdam, juara III Muhamad Jelani […]

  • Kolaborasi Dengan Gojek, Pemkot Bandung Akan Kembali Percantik Braga

    Kolaborasi Dengan Gojek, Pemkot Bandung Akan Kembali Percantik Braga

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar
  • Tingkatkan Koperasi, KUMKM Kota Bandung Luncurkan JUK

    Tingkatkan Koperasi, KUMKM Kota Bandung Luncurkan JUK

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung meluncurkan Jaringan Usaha Koperasi (JUK) untuk meningkatkan kapasitas koperasi Kota Bandung di Hotel Prama Grand Preanger, Jalan Asia Afrika Bandung, Selasa (25/2/2020). JUK merupakan upaya untuk mempertemukan dan mengoordinasikan koperasi-koperasi untuk saling bermitra dan bersinergi melalui konsep “Belanja Bareng”. Dengan konsep ini, […]

  • Investasi Jumbo, PLTA Kayan Cascade Bakal Jadi Warisan Jokowi untuk Energi Bersih

    Investasi Jumbo, PLTA Kayan Cascade Bakal Jadi Warisan Jokowi untuk Energi Bersih

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BALI , MBIbews id – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan bahwa proyek PLTA Kayan Cascade, Kalimantan Utara adalah sebuah era baru dari proses produksi energi di Indonesia. Menurutnya, PLTA Kayan Cascade adalah bukti jika Indonesia mampu berkegiatan produktif yang sejalan dengan prinsip-prinsip ramah lingkungan. “Ini adalah sejarah dan jawaban masa depan,” ujarnya usai memberikan […]

expand_less