Breaking News
Trending Tags

Pelanggaran Prokes Menurun, Pengawasan Terus Berjalan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menilai masyarakat sudah dapat berdaptasi dengan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari tingkat pelanggaran yang semakin menurun.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Idris Kuswandi pada Program Bandung Menjawab di Auditorium Rosada, Balai Kota Bandung, Selasa 5 Oktober 2021.

Menurutnya, dari hasil pengawasan di lapangan, masyarakat sudah memahami 5M. Sehingga pelanggaran perorangan menurun. Namun untuk badan usaha atau perusahaan masih banyak terjadi pelanggaran.

“Data satu bulan terakhir untuk pelanggaran perorangan, 586 orang dilakukan teguran lisan. Sedangkan Pelaku usaha atau badan hukum 17 teguran lisan, penahanan KTP 44 kasus, denda yustisi 34 kasus, jadi sebanyak 95 kasus,” katanya.

Untuk denda yustisi yang dibawa ke Sidang Tipiring On the Street, Satpol PP Kota Bandung menggelarnya di 4 lokasi, yakni MIM, Cihampelas Walk, Dukomsel Dago, dan Hotel El Cavana Paskal.

Hingga September ini, Satpol PP menindak denda administratif sebesar Rp130.150.000, untuk non protkes Rp21juta,

“Jadi yang masuk ke kas daerah Rp151 juta,” ucap Idris.

Ia mengaku, saat ini Satpol PP terus melakukan pengawasan dan implementasi Perwal di lapangan. Termasuk sosialisasi memberikan pemahaman dan imbauan ke tempat-tempat tertentu.

Hal itu karena masih ditemukan perbedaan persepsi terkait aturan dalam Perwal, seperti cafe Resto yang melanggar jam operasional harus tutup pukul 22.00 WIB karena berpikir waktu tersebut merupakan “last order”.

“Kepada pelaku usaha mohon memiliki persamaan persepsi. Ketentuannya jam 22 itu sudah ‘clear area’. Pelanggaran kapasitas pun masih terjadi,” katanya.

“Sedangkan untuk perorangan, biasanya masker yang tidak dipakai, padahal dia bawa. Itu bisa dikenakan denda administratif karena mengacu kepada Perda Provinsi,” lanjutnya.

Pada saat penindakan, Satpol PP juga lebih mengutamakan tindakan persuasif. Untuk pengawasan pun bekerja sama dengan Satgas di Kewilayahan.

“Kami lakukan pengawasan PPKM siang, malam, woro-woro, dan sosialisasi. Kami juga lakukan pengamanan terutama Sabtu-Minggu karena perbedaan pergerakan masyarakat beda dengan hari biasa,” katanya.

Idris menyampaikan, sejumlah lokasi yang bisanya ditemukan pelanggaran seperti Dago, Gasibu, Saparua, dan Taman-taman yang sering dikunjungi masyarakat.

“Dago itu belum diberlakukan Car Free Day, tetapi fakta di lapangan banyak pejalan kaki dan pesepeda. Itu juga mengundang pedagang, kami selalu halangi dan tertibkan,” katanya.

“Jalan Dago kalau malam ‘weekend’ itu luar biasa. Banyak komunitas motor kumpul di situ. Kadang lebih dari 50 orang. Di atas pukul 22.00 WIB, kita imbau kembali ke rumah masing-masing,” lanjutnya.

Selain itu, ada beberapa kawasan kuliner yang rawan pelanggaran dan perlu diawasi seperti Dipatiukur, Monju, Taman Cilaki, Lengkong Kecil, Riau, Taman Cibeunying, Taman Cilaki, Cibadak, dan Turangga.

Lalu, untuk siang hari, pasar tradisional juga rawan pelanggaran protkes. Sehingga Satpol PP melaksanakan patroli dua unit per hari.

“Kemudian pasar tumpah juga luar biasa. Kiaracondong, Kosambi, Mohamad Toha, itu rawan dan menjadi patroli kita,” katanya.

“Ada juga pasar tumpah di hari minggu seperti kawasan GBLA, Astanaanyar, Mekarwangi, Monju itu diduga banyak pelanggaran prokes,” lanjut Idris.

Karena banyaknya wilayah yang perlu diawasi tersebut, Idris pun meminta agar kerja sama dan sinergisitas antara Satgas tingkat Kota dan Kecamatan berjalan baik.

“Tidak mungkin Satgas kota menjangkau seluruh wilayah 151 Kelurahan atau 30 Kecamatan tanpa ada Satgas Kecamatan yang bergerak. Sedangkan Satgas dibentuk dari Kota, Kecamatan, sampai Kelurahan,” katanya. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepatan Digitalisasi, Kota Sukabumi Masuk Kandidat Championship TP2DD

    Percepatan Digitalisasi, Kota Sukabumi Masuk Kandidat Championship TP2DD

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sukabumi, Mbinews.id – Kota Sukabumi masuk dalam kandidat championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tingkat nasional. Cahmapionship TP2DD tersebut di gelar oleh Bank Indonesia (BI). “Betul, TP2DD Kota Sukabumi masuk kandidat untuk championship TP2DD tahun 2021 tingkat Kota yang disleenggarkan oleh BI,”ujar Kabid Perencanaan,Pengembangan, dan Pengendalian Pajak Daerah pada Badan Pengelolaan Keuangan dan […]

  • Permudah Warga Urus Perizinan, Pemkot Sukabumi Sediakan Mall Pelayanan Publik

    Permudah Warga Urus Perizinan, Pemkot Sukabumi Sediakan Mall Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Terus tingkatkan pelayanan publik, Pemerintah Kota Sukabumi akan segera membuka Mall Pelayanan Publik pada minggu kedua bulan Desember 2021 mendatang, Selasa (30/11/2021). Seperti yang dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Sukabumi, dalam rapat koordinasi (rakor) yang dilaksanakan di Balai Kota Sukabumi tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota […]

  • Mang Oded, Ikut Meramaikan Film “Senyum Sabyan”

    Mang Oded, Ikut Meramaikan Film “Senyum Sabyan”

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –Setelah pengambilan gambar di Rs Ibu dan Anak Al-islam hari Rabu,18/9/2019, kini lokasi syuting Film Senyum  Sabyan  bergeser ke lokasi Rajamantri , Buah Batu kota Bandung. “Hari ini kita lanjutkan syuting disini, kita geber karena targetnya harus selesai hingga akhir bulan ini,” jelas Sapto Adi Putro Nugroho, Producer Biora disela proses pengambilan gambar […]

  • Stok Darah di PMI Kota Bandung Menipis

    Stok Darah di PMI Kota Bandung Menipis

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengabarkan, jumlah stok darah di Kota Bandung saat ini mulai menipis. Dari yang biasanya bisa mencapai 500 labu per hari, kini hanya tersedia setengahnya. Kepala Bidang Pelayanan Markas PMI Kota Bandung, Harry Hardiawan menyampaikan, kondisi ini kerap terjadi setiap tahun, biasanya terjadi sekitar bulan Desember – […]

  • Lapas Kelas II-B Sukabumi, Gelar Simulasi Kebakaran

    Lapas Kelas II-B Sukabumi, Gelar Simulasi Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi melakukan pelatihan pemadaman api ringan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, kondusif, sehat, dan efisien. “Kegiatan ini bertujuan agar seluruh petugas kami dapat memahami cara pengguanan Alat pemadam api ringan (APAR),” ucap Kalapas Kelas […]

  • Sering Terjadi Macet, Pekerjaan Jalan Kadipaten-Jatibarang Harus Segera Tuntas

    Sering Terjadi Macet, Pekerjaan Jalan Kadipaten-Jatibarang Harus Segera Tuntas

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MAJALENGKA, MBInews.id –  – Jalan dari perempatan Kadipaten menuju Bandara Kertjati kerap terjadi kemacetan yang cukup parah. Ruas Kadipaten menuju Jatibarang ini beberapa waktu belakangan sempat menjadi keluhan, hal ini dikarenakan ada pekerjaan pengecoran jalan sepanjang 4 kilometer. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady mengatakan bahwa kemacetan di ruas jalan tersebut sulit […]

expand_less