Breaking News
Trending Tags

Pelanggaran Prokes Menurun, Pengawasan Terus Berjalan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menilai masyarakat sudah dapat berdaptasi dengan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari tingkat pelanggaran yang semakin menurun.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Idris Kuswandi pada Program Bandung Menjawab di Auditorium Rosada, Balai Kota Bandung, Selasa 5 Oktober 2021.

Menurutnya, dari hasil pengawasan di lapangan, masyarakat sudah memahami 5M. Sehingga pelanggaran perorangan menurun. Namun untuk badan usaha atau perusahaan masih banyak terjadi pelanggaran.

“Data satu bulan terakhir untuk pelanggaran perorangan, 586 orang dilakukan teguran lisan. Sedangkan Pelaku usaha atau badan hukum 17 teguran lisan, penahanan KTP 44 kasus, denda yustisi 34 kasus, jadi sebanyak 95 kasus,” katanya.

Untuk denda yustisi yang dibawa ke Sidang Tipiring On the Street, Satpol PP Kota Bandung menggelarnya di 4 lokasi, yakni MIM, Cihampelas Walk, Dukomsel Dago, dan Hotel El Cavana Paskal.

Hingga September ini, Satpol PP menindak denda administratif sebesar Rp130.150.000, untuk non protkes Rp21juta,

“Jadi yang masuk ke kas daerah Rp151 juta,” ucap Idris.

Ia mengaku, saat ini Satpol PP terus melakukan pengawasan dan implementasi Perwal di lapangan. Termasuk sosialisasi memberikan pemahaman dan imbauan ke tempat-tempat tertentu.

Hal itu karena masih ditemukan perbedaan persepsi terkait aturan dalam Perwal, seperti cafe Resto yang melanggar jam operasional harus tutup pukul 22.00 WIB karena berpikir waktu tersebut merupakan “last order”.

“Kepada pelaku usaha mohon memiliki persamaan persepsi. Ketentuannya jam 22 itu sudah ‘clear area’. Pelanggaran kapasitas pun masih terjadi,” katanya.

“Sedangkan untuk perorangan, biasanya masker yang tidak dipakai, padahal dia bawa. Itu bisa dikenakan denda administratif karena mengacu kepada Perda Provinsi,” lanjutnya.

Pada saat penindakan, Satpol PP juga lebih mengutamakan tindakan persuasif. Untuk pengawasan pun bekerja sama dengan Satgas di Kewilayahan.

“Kami lakukan pengawasan PPKM siang, malam, woro-woro, dan sosialisasi. Kami juga lakukan pengamanan terutama Sabtu-Minggu karena perbedaan pergerakan masyarakat beda dengan hari biasa,” katanya.

Idris menyampaikan, sejumlah lokasi yang bisanya ditemukan pelanggaran seperti Dago, Gasibu, Saparua, dan Taman-taman yang sering dikunjungi masyarakat.

“Dago itu belum diberlakukan Car Free Day, tetapi fakta di lapangan banyak pejalan kaki dan pesepeda. Itu juga mengundang pedagang, kami selalu halangi dan tertibkan,” katanya.

“Jalan Dago kalau malam ‘weekend’ itu luar biasa. Banyak komunitas motor kumpul di situ. Kadang lebih dari 50 orang. Di atas pukul 22.00 WIB, kita imbau kembali ke rumah masing-masing,” lanjutnya.

Selain itu, ada beberapa kawasan kuliner yang rawan pelanggaran dan perlu diawasi seperti Dipatiukur, Monju, Taman Cilaki, Lengkong Kecil, Riau, Taman Cibeunying, Taman Cilaki, Cibadak, dan Turangga.

Lalu, untuk siang hari, pasar tradisional juga rawan pelanggaran protkes. Sehingga Satpol PP melaksanakan patroli dua unit per hari.

“Kemudian pasar tumpah juga luar biasa. Kiaracondong, Kosambi, Mohamad Toha, itu rawan dan menjadi patroli kita,” katanya.

“Ada juga pasar tumpah di hari minggu seperti kawasan GBLA, Astanaanyar, Mekarwangi, Monju itu diduga banyak pelanggaran prokes,” lanjut Idris.

Karena banyaknya wilayah yang perlu diawasi tersebut, Idris pun meminta agar kerja sama dan sinergisitas antara Satgas tingkat Kota dan Kecamatan berjalan baik.

“Tidak mungkin Satgas kota menjangkau seluruh wilayah 151 Kelurahan atau 30 Kecamatan tanpa ada Satgas Kecamatan yang bergerak. Sedangkan Satgas dibentuk dari Kota, Kecamatan, sampai Kelurahan,” katanya. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Hanya untuk SMP Negeri, Program Pendidikan Karakter Siap Dilaksanakan di Sekolah Swasta Kota Bandung

    Tidak Hanya untuk SMP Negeri, Program Pendidikan Karakter Siap Dilaksanakan di Sekolah Swasta Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Bukan hanya di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), Program pendidikan karakter bagi siswa kelas 9 juga akan dilaksanakan di SMP swasta Kota Bandung. Namun hingga akhir tahun 2025, Dinas Pendidikan Kota Bandung masih fokus kegiatan di sekolah negeri. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Dr. Edy Suparjoto saat menjadi […]

  • UU Penyadang Disabilitas, Riko Wahyudi : Pemerintah perlu Sinergi Antar Lembaga

    UU Penyadang Disabilitas, Riko Wahyudi : Pemerintah perlu Sinergi Antar Lembaga

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – TIM Unit Perumus Undang-Undang DPR Riko Wahyudi, pemerintah perlu adanya sinergitas antar lembaga dalam realisasi undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. ujarnya “Dahulu disabilitas ini sebagai objek sosial dan masalah sosial dimasyarakat yang butuh belas kasihan. Kini dirubah dengan undang-undang No.8 tahun 2016 yang posisinya disamakan dengan masyarakat lainnya baik […]

  • Polwan Cantik dan Ayu Pungut Sampah di Jalan Ruas Kota Sukabumi

    Polwan Cantik dan Ayu Pungut Sampah di Jalan Ruas Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Siapa sangka wanita berparas cantik dan ayu tidak berani kotor. Nyatanya dihari bersih-bersih sedunia yang jatuh pada 19 September 2020, ada sejumlah wanita yang berani kotor peduli terhadap kebersihan lingkungan. Seperti halnya yang terjadi di Kota Sukabumi, Sabtu (19/09/20), hari bersih sedunia sejumlah wanita berpakaian warna coklat berompi hijau plat biru melakun […]

  • Jajang Rohana Jaring Aspirasi Masyarakat Kabupaten Bandung saat Reses I

    Jajang Rohana Jaring Aspirasi Masyarakat Kabupaten Bandung saat Reses I

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan II ( Kabupaten Bandung ) H.Jajang Rohana.S.Pd.I melaksanakan Reses I Tahun Sidang 2021 – 2022 Di Rumah Makan Riung Panyaungan ,Jl. Raya Banjaran, Soreang, Kabupaten Bandung.Jumat 3 Desember 2021 Jajang Rohana yang juga anggota Komisi IV DPRD Jabar mengatakan, banyak dari masyarakat yang mengeluhkan […]

  • Yana Minta NPCI Kota Bandung Untuk Terus Bina Para Atlet Paralympic

    Yana Minta NPCI Kota Bandung Untuk Terus Bina Para Atlet Paralympic

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung untuk terus membina para atletnya. Pasalnya, Yana menilai persaingan atlet paralympic dengan daerah semakin ketat. Yana meminta hal itu saat membuka Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) NPCI Kota Bandung tahun 2019 di Hotel Grand Pasundan Jalan Peta Kota Bandung, […]

  • Keluarga Korban Longsor Cirebon Dapat Bantuan dari BAZNAS Jabar

    Keluarga Korban Longsor Cirebon Dapat Bantuan dari BAZNAS Jabar

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    CIREBON, Mbinews – Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Ali Khosim, S.H.I., M.Ag meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Blok Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Dalam kunjungannya, menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi sehari sebelumnya. Sebanyak 25 korban meninggal , 6 orang […]

expand_less