Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Jalin Kerjasama Dengan Bappenas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2019
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung menjalin kerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas untuk mengembangkan Metropolitan Bandung Raya. Kerja sama tersebut di antaranya pendampingan untuk proses perencanaan dan penganggaran proyek-proyek prioritas Kota Bandung.

Salah satu prioritas yang bakal dilaksanakan yaitu sektor transportasi agar setiap wilayah kota kabupaten bisa terintegrasi.

“Prioritas utama kita harus mengantisipasi kalau kereta cepat akhirnya nanti beroperasi. Kita fokuskan konektivitas antara Stasiun Tegalluar dengan pusat Kota Bandung. Jadi kalau ada nanti pembangunan angkutan umum berbasis rel itu salah satu rute yang diutamakan,” kata Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Bambang P. S. Brodjonegoro usai penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Jumat (26/4/2019).

“Sehingga kita memastikan konektivitas berbasis kereta antara Kota Bandung dengan Bandara Kertajati. Itu jadi pemikiran di samping angkutan umum di Kota Bandung sendiri,” lanjutnya.

Bambang menyatakan, kawasan Metropolitan Bandung Raya merupakan wilayah terpadu dengan potensi cukup besar untuk menjadi pilar pertumbuhan pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Dukungan untuk mewujudkan Metropolitan Bandung Raya ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 45 tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung.

Kerja sama lainnya, lanjut Bambang, PPN/Bappenas akan mendampingi Pemkot Bandung menyiapkan proyek-proyek yang akan dikerjakan di kawasan Metropolitan Bandung Raya ini. Tak hanya proyek pemerintah, tetapi juga badan usaha atau swasta.

“Ketiga paling penting ingin mendorong perencanaan yang basisnya bukan lagi administratifnya pemerintah kota tapi berbasis metropolitan. Kami melihat metropolitan tidak hanya mencakup Kota Bandung saja. Kita melihatnya perencanaan yang tidak terkotak-kotak tapi perencanaan yang sudah terintegrasi dan komprehensif,” jelasnya.

“Di dalam perencanan nanti, kalau ada jaringan angkutan umum itu tidak hanya di dalam Kota Bandung tapi harus difokuskan itu jaringan angkutan umum yang menghubungkan Kota Bandung dengan kota kabupaten di sekitarnya. Semua menghubungkan Metropolitan Bandung,” ulasnya.

Bambang mengakui, untuk mewujudkannya tidak cukup dengan kekuatan pemerintah saja. Pada bagian dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan kawasan Metropolitan Bandung Raya sangat memungkinkan pelibatan swasta.

Pengembangan kawasan Metropolitan Bandung Raya ini tidak hanya berpegang pada faktor ekonomi dan sosial saja. Tetapi juga memperhatikan sektor lingkungan.

“Sehingga penanganan lingkungan tidak bisa sendiri-sendiri, contohnya masalah sampah. Saya tahu Pak Wali Kota akan kesulitan mencari tempat penanggulangan akhir, makanya harus ada penanganan sampah tidak hanya di Kota Bandung tapi di wilayah Metropolitan Bandung,” tuturnya. 

“Nah makanya harus dipikirkan penanganan sampah tidak hanya dibuang ke TPA, tetapi nantinya ada pengolahan lagi. Intinya kita melihat secara komprehensif,” ujar Bambang.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial memprediksi Kota Bandung akan semakin berkembang. Hadirnya Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) yang menghubungkan Kota Bandung dengan Jakarta akan menjadi beban jika pembangunan tidak dikendalikan dengan baik.

Ia menyadari betul tantangan tersebut di masa mendatang. Ia pun meyakini bahwa untuk menghadapi tantangan itu, pembangunan Kota Bandung tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan dari daerah-daerah sekitarnya. 

Oleh karena itu, Oded merangkul kota dan kabupaten lain di Bandung Raya, yakni Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang, untuk bersinergi membangun zona ekonomi terpadu dalam lingkup Metropolitan Bandung Raya.

“Saya sudah banyak diskusi dengan kepala daerah di Bandung Raya, dari mulai Bupati Bandung, Bupati Bandung Barat, Wali Kota Cimahi, dan Bupati Sumedang, bahwa kami ingin membangun Bandung dengan Bandung Rayanya,” tutur Oded.

“Saya berharap Pak Menteri komitmen akan membantu membangun (Metropolitan) Bandung ini dari mulai Kota Bandung maupun secara Bandung Raya. Harapan kami, komitmen dari Pak Menteri ini mudah-mudahan bisa terwujud dengan lancar dan baik,” ucap Oded. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketimpangan Tanah Masih Jadi Isu Pada HTN 2021

    Ketimpangan Tanah Masih Jadi Isu Pada HTN 2021

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Pada peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh setiap tanggal 24 September, permasalahan ketimpangan tanah masih menjadi isu yang terus dibicarakan. Hal tersebut di Indonesia hanya dapat diatasi lewat kebijakan politik dimana kebijakan politik ini diatur oleh pemerintah pusat dengan cara me-remunerisasi tanah. Demikian diutarakan Rafael Situmorang, yang merupakan Anggota Komisi I […]

  • Sekretariat DPRD Kota Bandung Raih Penghargaan

    Sekretariat DPRD Kota Bandung Raih Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sekretariat DPRD Kota Bandung meraih penghargaan Juara Pertama pengaplikasian lingkungan hidup tingkat Kota Bandung kategori perangkat daerah mandiri Tahun 2022, dalam acara puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup tingkat Kota Bandung, Selasa, (20/6/2023). Penghargaan tertinggi tersebut menjadi yang pertama diraih, sejak keikutsertaan Sekretariat DPRD Kota Bandung sejak beberapa tahun terakhir. Sekretaris DPRD Kota […]

  • Refleksi Kemerdekaan, Pemuda Membangun Bangsa.

    Refleksi Kemerdekaan, Pemuda Membangun Bangsa.

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Mahasiswa Institusi Agama Islam Sukabumi (IAIS) stadium general secara online dalam rangka merefleksi kemerdekaan republik Indonesia ke-75 dengan tema peran pemuda dalam membangun bangsa. Selasa (25/08/2020). Untuk merefleksikan kemerdekaan, pada kesempatan tersebut, IAIS menghadirkan tokoh-tokoh nasional diantara ketua umum DPP PGK Bursah Zubunbi, Angelo Wake Kako selaku anggota DPD RI, Beni […]

  • BRI Perkuat Kontribusi untuk Negara, Total Setoran Pajak dan Dividen Tembus Rp19,1 Triliun

    BRI Perkuat Kontribusi untuk Negara, Total Setoran Pajak dan Dividen Tembus Rp19,1 Triliun

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Jakarta || MBInews.id – Bertepatan dengan peringatan Hari Pajak Nasional yang diperingati setiap 14 Juli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penerimaan negara melalui kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan dan kontribusi dividen. Di bawah supervisi Danantara Indonesia, BRI terus memperkuat posisinya sebagai salah satu penyumbang penerimaan negara terbesar dari […]

  • Nekat Buka di Siang Bolong Saat Bulan Ramadhan, Rumah Makan Ini Ditegur Pj Walikota Sukabumi

    Nekat Buka di Siang Bolong Saat Bulan Ramadhan, Rumah Makan Ini Ditegur Pj Walikota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji meninjau langsung ke beberapa rumah makan di Kota Sukabumi, agar tidak melakukan aktivitas berjualannya di siang hari selama bulan suci Ramadhan.

  • Pemkot Bandung  Dorong Miliki Isolasi Mandiri Di Setiap Wilayah Kecamatan

    Pemkot Bandung Dorong Miliki Isolasi Mandiri Di Setiap Wilayah Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung menegaskan tidak ada istilah jumlah ideal tempat isolasi mandiri bagi Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Kota Bandung. Menurutnya, hal terpenting Pemerintah Kota Bandung secara preventif harus mempersiapkan hal tersebut agar tidak terjadi kekacauan psikologi orang-orang. “Misalnya nanti banyak […]

expand_less