Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Jalin Kerjasama Dengan Bappenas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2019
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung menjalin kerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas untuk mengembangkan Metropolitan Bandung Raya. Kerja sama tersebut di antaranya pendampingan untuk proses perencanaan dan penganggaran proyek-proyek prioritas Kota Bandung.

Salah satu prioritas yang bakal dilaksanakan yaitu sektor transportasi agar setiap wilayah kota kabupaten bisa terintegrasi.

“Prioritas utama kita harus mengantisipasi kalau kereta cepat akhirnya nanti beroperasi. Kita fokuskan konektivitas antara Stasiun Tegalluar dengan pusat Kota Bandung. Jadi kalau ada nanti pembangunan angkutan umum berbasis rel itu salah satu rute yang diutamakan,” kata Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Bambang P. S. Brodjonegoro usai penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Jumat (26/4/2019).

“Sehingga kita memastikan konektivitas berbasis kereta antara Kota Bandung dengan Bandara Kertajati. Itu jadi pemikiran di samping angkutan umum di Kota Bandung sendiri,” lanjutnya.

Bambang menyatakan, kawasan Metropolitan Bandung Raya merupakan wilayah terpadu dengan potensi cukup besar untuk menjadi pilar pertumbuhan pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Dukungan untuk mewujudkan Metropolitan Bandung Raya ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 45 tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung.

Kerja sama lainnya, lanjut Bambang, PPN/Bappenas akan mendampingi Pemkot Bandung menyiapkan proyek-proyek yang akan dikerjakan di kawasan Metropolitan Bandung Raya ini. Tak hanya proyek pemerintah, tetapi juga badan usaha atau swasta.

“Ketiga paling penting ingin mendorong perencanaan yang basisnya bukan lagi administratifnya pemerintah kota tapi berbasis metropolitan. Kami melihat metropolitan tidak hanya mencakup Kota Bandung saja. Kita melihatnya perencanaan yang tidak terkotak-kotak tapi perencanaan yang sudah terintegrasi dan komprehensif,” jelasnya.

“Di dalam perencanan nanti, kalau ada jaringan angkutan umum itu tidak hanya di dalam Kota Bandung tapi harus difokuskan itu jaringan angkutan umum yang menghubungkan Kota Bandung dengan kota kabupaten di sekitarnya. Semua menghubungkan Metropolitan Bandung,” ulasnya.

Bambang mengakui, untuk mewujudkannya tidak cukup dengan kekuatan pemerintah saja. Pada bagian dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan kawasan Metropolitan Bandung Raya sangat memungkinkan pelibatan swasta.

Pengembangan kawasan Metropolitan Bandung Raya ini tidak hanya berpegang pada faktor ekonomi dan sosial saja. Tetapi juga memperhatikan sektor lingkungan.

“Sehingga penanganan lingkungan tidak bisa sendiri-sendiri, contohnya masalah sampah. Saya tahu Pak Wali Kota akan kesulitan mencari tempat penanggulangan akhir, makanya harus ada penanganan sampah tidak hanya di Kota Bandung tapi di wilayah Metropolitan Bandung,” tuturnya. 

“Nah makanya harus dipikirkan penanganan sampah tidak hanya dibuang ke TPA, tetapi nantinya ada pengolahan lagi. Intinya kita melihat secara komprehensif,” ujar Bambang.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial memprediksi Kota Bandung akan semakin berkembang. Hadirnya Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) yang menghubungkan Kota Bandung dengan Jakarta akan menjadi beban jika pembangunan tidak dikendalikan dengan baik.

Ia menyadari betul tantangan tersebut di masa mendatang. Ia pun meyakini bahwa untuk menghadapi tantangan itu, pembangunan Kota Bandung tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan dari daerah-daerah sekitarnya. 

Oleh karena itu, Oded merangkul kota dan kabupaten lain di Bandung Raya, yakni Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang, untuk bersinergi membangun zona ekonomi terpadu dalam lingkup Metropolitan Bandung Raya.

“Saya sudah banyak diskusi dengan kepala daerah di Bandung Raya, dari mulai Bupati Bandung, Bupati Bandung Barat, Wali Kota Cimahi, dan Bupati Sumedang, bahwa kami ingin membangun Bandung dengan Bandung Rayanya,” tutur Oded.

“Saya berharap Pak Menteri komitmen akan membantu membangun (Metropolitan) Bandung ini dari mulai Kota Bandung maupun secara Bandung Raya. Harapan kami, komitmen dari Pak Menteri ini mudah-mudahan bisa terwujud dengan lancar dan baik,” ucap Oded. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMSI  Siap Gelar Kongres I Bulan Desember 2019

    SMSI Siap Gelar Kongres I Bulan Desember 2019

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Organisasi perusahaan media massa berbasis internet Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)  siap menggelar Kongres I pada bulan Desember mendatang. Kongres  direncanakan diselenggarakan di Jakarta dan memiliki agenda tunggal memilih Ketua Umum SMSI periode 2019-2024. Demikian salah satu keputusan rapat Dewan Pendiri yang digelar di Jalan Kebun Sirih, Jakarta, Jumat siang (22/11). Hadir […]

  • Pemrov Jabar Akan Siapkan Anggaran 18 Miliar Tangani Covid-19 , Daddy Rohanady  “Jangan Lupakan Kuli Tinta”

    Pemrov Jabar Akan Siapkan Anggaran 18 Miliar Tangani Covid-19 , Daddy Rohanady “Jangan Lupakan Kuli Tinta”

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Jangan lupakan kuli tinta (wartawan), demikian komentar anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady ketika diminta komentarnya tentang sosialisasi penanggulangan Covid-19 melalui telefon genggamnya, Sabtu (11/04/2020). Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggelontorkan dana sekitar Rp18 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk penanggulangan Covid-19. Di dalamnya tentu termasuk dana untuk pembelian alat kesehatan, terutama […]

  • Komunikasi Publik yang Sehat di Kota Bandung Mendukung Pembangunan

    Komunikasi Publik yang Sehat di Kota Bandung Mendukung Pembangunan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Yayan A. Brilyana menilai, citra Pemerintah Daerah tidak terbentuk secara instan. Citra yang baik harus dibangun, dikelola, dan dipertahankan secara berkelanjutan. Hal itu diungkapkan Yayan saat Seminar dan Serah Terima Jabatan Perhumas Muda Kota Bandung yang digelar di Universitas Islam Bandung (Unisba), Sabtu 22 Maret […]

  • Bupati Bandung Ajak Masyarakat Teladani Semangat dan Keikhlasan Pahlawan

    Bupati Bandung Ajak Masyarakat Teladani Semangat dan Keikhlasan Pahlawan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar upacara di Taman Makam Pahlawan Pasir Pahlawan, Sadu, Soreang pada Senin pagi (10/11/2025). Bupati Bandung, Dadang Supriatna bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. Dalam amanat tersebut, Mensos menyampaikan tiga hal penting yang […]

  • Atasi kekurangan Ruang Kelas SD, Disdik Kota Bandung : Harus Bangun Ruang kelas Baru

    Atasi kekurangan Ruang Kelas SD, Disdik Kota Bandung : Harus Bangun Ruang kelas Baru

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Ditemui di ruang kerja Kabid Pembinaan Dan Pengembangan SD Disdik Kota Bandung, Dani Nurrahman M.Ap.,S.Ap memaparkan strategi yang mungkin dilakukan untuk menambah ruang kelas SD di Kota Bandung. Jalan Ahmad Yani,Rabu (4/12/2019). Faktor peningkatan anak siswa yang harus masuk ditahun ajaran baru 2020 dan faktor kendala lahan peruntukan pembangunan ruang kelas SD […]

  • Stok Darah di PMI Kota Bandung Menipis

    Stok Darah di PMI Kota Bandung Menipis

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengabarkan, jumlah stok darah di Kota Bandung saat ini mulai menipis. Dari yang biasanya bisa mencapai 500 labu per hari, kini hanya tersedia setengahnya. Kepala Bidang Pelayanan Markas PMI Kota Bandung, Harry Hardiawan menyampaikan, kondisi ini kerap terjadi setiap tahun, biasanya terjadi sekitar bulan Desember – […]

expand_less