Breaking News
Trending Tags

Perhatikan Protokol Kesehatan DiHari Raya Idul Adha 1441 H, Walikota Bandung : Hewan Kurban Dibeli Sehat Dan Cukup Secara Syar’i

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Hari Raya Iduladha selalu diikuti dengan penyembelihan hewan kurban. Biasanya, penyembelihan dilakukan oleh warga didampingi oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat. 

Saat memotong hewan, warga kerap berkumpul untuk saling membantu menyiapkan dan membagikan potongan hewan kurban kepada yang membutuhkan.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial meminta para panitia penyembelihan hewan kurban agar memperhatikan protokol kesehatan dalam bertugas saat Hari Raya Iduladha kelak. Pasalnya, Oded ingin pelaksanaan ibadah yang melibatkan orang banyak itu tidak menimbulkan keresahan dari segi kesehatan.

“Karena dalam suasana Covid-19 kita harus menghindari hal-hal yang mungkin bisa menyebarkan virus corona. Oleh karena itu saya mengimbau seluruh elemen masyarakat Kota Bandung yang melaksanakan Iduladha dan pemotongan hewan kurban memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Oded.

Oded menyatakan itu saat pembukaan pelatihan penyembelihan hewan kurban melalui konferensi video yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan Pusat Halal Salman ITB dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Rabu (8/7/2020).

Oded meminta, protokol kesehatan berlangsung sejak akan melaksanakan salat ied, memotong hewan, hingga pembagian daging. Seluruh pihak harus bekerja sama agar taat protokol kesehatan..

“Saat pemotongan hewan kurban pastikan hewan kurban itu dibeli dengan sehat dan cukup secara syar’i (aturan). Karena kalau hewan kurbannya tidak cukup secara syar’i, kata bahasa sundanya ‘teu manjing’. Itu bisa tidak afdhal,” pesan Oded.

Demikian pula saat memotong hewan kurban. Ia meminta seluruh warga yang membantu pemotongan hewan menggunakan masker dan membawa alat masing-masing..

“Ketika memotong daging dan tulang, pastikan alat-alat pemotong, kapak, golok itu pastikan steril dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pintanya.

“Di dalam pelaksanaan pemotongan, harus memperhatikan social distancing. Tidak boleh saling pinjam alat karena khawatir (terjadi penularan bakteri), harus membawa sanitizer,” imbuhnya.

Panitia pun harus memperhatikan teknis pembagian daging kurban. Sebisa mungkin, pembagian daging tidak menimbulkan kerumunan massa. Prinsip jaga jarak harus ditegakkan.

“Saya berharap baik kepada panitia harus hati-hati untuk membuat protokol kesehatan dengan baik. Juga kepada masyarakat yang nanti akan mendapatkan manfaat dari hewan kurban itu harus mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengaku sudah mengantisipasi pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di masa pandemi ini. Sebab, meskipun sudah masuk zona biru, bukan berarti warga Kota Bandung bisa lengah..

“Karena ada pandemi, protokol kesehatan masuk ke aspek teknis. Bahkan sekarang aspek pandemi ini menjadi persyaratan tambahan dari penjualan,” ungkapnya.

Terlebih lagi, biasanya hewan kurban yang diperjualbelikan di Kota Bandung banyak yang berasal dari luar Kota Bandung. Warga harus cerdas dan teliti dalam memperhatikan aspek kesehatan hewan tersebut.

“Kami sudah menyiapkan Satgas (Satuan Tugas) pemeriksaan hewan kurban yang akan mulai beroperasi secara resmi H-10 sampai nanti H+3 Iduladha. Tapi sejak sekarang juga sudah banyak penjual yang meminta untuk diperiksa hewan kurbannya. Sehingga bisa mendapatkan tanda sehat dan layak,” jelas Gin Gin.

Tahun 2019 lalu, pihaknya telah memberikan 26.000 kalung tanda “sehat” dan “layak” kepada hewan kurban. Tahun ini, Gin Gin sudah menyiapkan 30.000 kalung, yang akan dibagikan saat pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

“Tapi karena pandemi, kami memprediksi penjualan hewan kurban ini menurun di lapangan,” ujar mantan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung itu.

Menurutnya, pemerintah pusat menganjurkan agar membeli hewan kurban secara daring untuk menghindari kerumunan atau kontak fisik dengan orang lain. Namun, Dispangtan berarti harus memperketat pengawasan kepada para penjual yang bertransaksi secara daring.

“Kami mengimbau kepada penjual harus memberikan layanan baik termasuk memastikan kondisi hewan kurban ini sehat dan layak. Pembeli juga harus cerdas, tidak asal beli. Pastikan hewan kurbannya secara fisik sehat,” terangnya.

Gin Gin mengingatkan, warga yang ingin membeli hewan kurban secara online juga mesti cerdas. Salah satunya dengan memastikan hewan kurban yang akan dibeli telah diperiksa kesehatannya dan mendapatkan tanda “sehat” dan “layak”. Penjual pun harus proaktif untuk memeriksakan hewan kurbannya.

“Atau bisa juga warga membeli hewan kurban kepada lembaga yang sudah kompeten dalam menangani penyembelihan hewan kurban. Minta saja diperlihatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Kalau sudah diperiksa biasanya ada surat itu,” jelasnya.

SKKH adalah surat yang menunjukkan bahwa hewan ternak yang akan diperjualbelikan ke luar kota telah melewati pemeriksaan kesehatan. Seluruh hewan kurban yang dibawa dari luar kota mesti memiliki SKKH dari dinas yang berwenang di tempat asal hewan ternak tersebut.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS Jabar dan Amal Sholeh Kerjasama Kemudahan Masyarakat Untuk Bayar Zakat

    BAZNAS Jabar dan Amal Sholeh Kerjasama Kemudahan Masyarakat Untuk Bayar Zakat

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat dan Amal Sholeh menandatangani kerjasama pengembangan ekosistem layanan Zakat. Kerjasama ini untuk memberi kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran Zakat dan juga dapat menikmati layanan amal sholeh. Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Anang Jauharudin, M.M.Pd., dan CEO Amal […]

  • Ratusan Massa Geruduk Kantor Disdik Jabar

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Bandung, BEDAnews.com- Ratusan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pelajar Islam Indonesia dan Ikatan Pelajar Persis menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kamis(2/5). Dalam aksinya mereka mendesak pemerintah agar segera memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Diantaranya, transparansi anggaran, penghapusan ujian nasional, dan realisasi wajib belajar 12 tahun. Koordinator […]

  • Bapemperda Himpun Raperda dari Sejumlah OPD yang Akan Segera Dibahas pada 2025

    Bapemperda Himpun Raperda dari Sejumlah OPD yang Akan Segera Dibahas pada 2025

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Bapemperda Himpun Raperda dari Sejumlah OPD yang Akan Segera Dibahas pada 2025 BANDUNG, Mbinews — Bapemperda DPRD Kota Bandung gelar Rapat Kerja yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Rabu, 13 November 2024. Rapat kerja Bapemperda DPRD Kota Bandung , dipimpin Ketua Bapemperda, Dudy Himawan, S.H., dihadiri anggota Bapemperda dan Pimpinan OPD ( […]

  • Wali Kota Sukabumi Tegaskan Pemecatan ASN Yudi Koko Sudah Final

    Wali Kota Sukabumi Tegaskan Pemecatan ASN Yudi Koko Sudah Final

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memastikan bahwa proses pemberhentian Aparatur Sipil Negara (ASN) atas nama Yudi Rahman Setiadi, atau yang dikenal dengan nama Yudi Koko telah selesai. Surat keputusan resmi tersebut mengacu pada dokumen Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan berlaku efektif per 1 Agustus 2025. “Pemecatan Pegawai Negeri atas nama Yudi Koko suratnya sudah […]

  • KBM Secara Daring, Para Guru Dan Siswa Rindu Bertemu Di Sekolah

    KBM Secara Daring, Para Guru Dan Siswa Rindu Bertemu Di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Pendidikan, Pemerintah Kota Bandung menginstruksikan semua sekolah dan lembaga pendidikan lain dengan melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring. Hal tersebut mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Bandung yang berisi memberlakukan pembelajaran jarak jauh melalui media daring bagi Peserta Didik pada Satuan Pendidikan di bawah […]

  • Bappeda Ungkap,  Kota Sukabumi Masih Menyandang Predikat Kota Sangat Inovatif

    Bappeda Ungkap, Kota Sukabumi Masih Menyandang Predikat Kota Sangat Inovatif

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi masih menyandang predikat kota sangat inovatif. Hal itu lantaran, setiap tahunya, melahirkan ratusan inovasi dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkot Sukabumi. “Setiap tahunya ratusan inovasi dilahirkan oleh perangkat daerah. Hal ini juga mengantarkan predikat sebagai Kota sangat inovatif oleh Kemendagri di ajang Inovasi Government Award (IGA) tahun 2023 lalu,”ujar Kabid Penelitian […]

expand_less