Breaking News
Trending Tags

Perhatikan Protokol Kesehatan DiHari Raya Idul Adha 1441 H, Walikota Bandung : Hewan Kurban Dibeli Sehat Dan Cukup Secara Syar’i

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Hari Raya Iduladha selalu diikuti dengan penyembelihan hewan kurban. Biasanya, penyembelihan dilakukan oleh warga didampingi oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat. 

Saat memotong hewan, warga kerap berkumpul untuk saling membantu menyiapkan dan membagikan potongan hewan kurban kepada yang membutuhkan.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial meminta para panitia penyembelihan hewan kurban agar memperhatikan protokol kesehatan dalam bertugas saat Hari Raya Iduladha kelak. Pasalnya, Oded ingin pelaksanaan ibadah yang melibatkan orang banyak itu tidak menimbulkan keresahan dari segi kesehatan.

“Karena dalam suasana Covid-19 kita harus menghindari hal-hal yang mungkin bisa menyebarkan virus corona. Oleh karena itu saya mengimbau seluruh elemen masyarakat Kota Bandung yang melaksanakan Iduladha dan pemotongan hewan kurban memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Oded.

Oded menyatakan itu saat pembukaan pelatihan penyembelihan hewan kurban melalui konferensi video yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan Pusat Halal Salman ITB dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Rabu (8/7/2020).

Oded meminta, protokol kesehatan berlangsung sejak akan melaksanakan salat ied, memotong hewan, hingga pembagian daging. Seluruh pihak harus bekerja sama agar taat protokol kesehatan..

“Saat pemotongan hewan kurban pastikan hewan kurban itu dibeli dengan sehat dan cukup secara syar’i (aturan). Karena kalau hewan kurbannya tidak cukup secara syar’i, kata bahasa sundanya ‘teu manjing’. Itu bisa tidak afdhal,” pesan Oded.

Demikian pula saat memotong hewan kurban. Ia meminta seluruh warga yang membantu pemotongan hewan menggunakan masker dan membawa alat masing-masing..

“Ketika memotong daging dan tulang, pastikan alat-alat pemotong, kapak, golok itu pastikan steril dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pintanya.

“Di dalam pelaksanaan pemotongan, harus memperhatikan social distancing. Tidak boleh saling pinjam alat karena khawatir (terjadi penularan bakteri), harus membawa sanitizer,” imbuhnya.

Panitia pun harus memperhatikan teknis pembagian daging kurban. Sebisa mungkin, pembagian daging tidak menimbulkan kerumunan massa. Prinsip jaga jarak harus ditegakkan.

“Saya berharap baik kepada panitia harus hati-hati untuk membuat protokol kesehatan dengan baik. Juga kepada masyarakat yang nanti akan mendapatkan manfaat dari hewan kurban itu harus mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengaku sudah mengantisipasi pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di masa pandemi ini. Sebab, meskipun sudah masuk zona biru, bukan berarti warga Kota Bandung bisa lengah..

“Karena ada pandemi, protokol kesehatan masuk ke aspek teknis. Bahkan sekarang aspek pandemi ini menjadi persyaratan tambahan dari penjualan,” ungkapnya.

Terlebih lagi, biasanya hewan kurban yang diperjualbelikan di Kota Bandung banyak yang berasal dari luar Kota Bandung. Warga harus cerdas dan teliti dalam memperhatikan aspek kesehatan hewan tersebut.

“Kami sudah menyiapkan Satgas (Satuan Tugas) pemeriksaan hewan kurban yang akan mulai beroperasi secara resmi H-10 sampai nanti H+3 Iduladha. Tapi sejak sekarang juga sudah banyak penjual yang meminta untuk diperiksa hewan kurbannya. Sehingga bisa mendapatkan tanda sehat dan layak,” jelas Gin Gin.

Tahun 2019 lalu, pihaknya telah memberikan 26.000 kalung tanda “sehat” dan “layak” kepada hewan kurban. Tahun ini, Gin Gin sudah menyiapkan 30.000 kalung, yang akan dibagikan saat pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

“Tapi karena pandemi, kami memprediksi penjualan hewan kurban ini menurun di lapangan,” ujar mantan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung itu.

Menurutnya, pemerintah pusat menganjurkan agar membeli hewan kurban secara daring untuk menghindari kerumunan atau kontak fisik dengan orang lain. Namun, Dispangtan berarti harus memperketat pengawasan kepada para penjual yang bertransaksi secara daring.

“Kami mengimbau kepada penjual harus memberikan layanan baik termasuk memastikan kondisi hewan kurban ini sehat dan layak. Pembeli juga harus cerdas, tidak asal beli. Pastikan hewan kurbannya secara fisik sehat,” terangnya.

Gin Gin mengingatkan, warga yang ingin membeli hewan kurban secara online juga mesti cerdas. Salah satunya dengan memastikan hewan kurban yang akan dibeli telah diperiksa kesehatannya dan mendapatkan tanda “sehat” dan “layak”. Penjual pun harus proaktif untuk memeriksakan hewan kurbannya.

“Atau bisa juga warga membeli hewan kurban kepada lembaga yang sudah kompeten dalam menangani penyembelihan hewan kurban. Minta saja diperlihatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Kalau sudah diperiksa biasanya ada surat itu,” jelasnya.

SKKH adalah surat yang menunjukkan bahwa hewan ternak yang akan diperjualbelikan ke luar kota telah melewati pemeriksaan kesehatan. Seluruh hewan kurban yang dibawa dari luar kota mesti memiliki SKKH dari dinas yang berwenang di tempat asal hewan ternak tersebut.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Peduli Gandeng Program GENTING, Tiga Rumah Keluarga Risiko Stunting Direnovasi

    BRI Peduli Gandeng Program GENTING, Tiga Rumah Keluarga Risiko Stunting Direnovasi

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 795
    • 0Komentar

    INDRAMAYU,Mbinews  – Upaya pencegahan stunting tidak hanya menyangkut pemenuhan gizi, tetapi juga kondisi lingkungan tempat tinggal yang layak dan sehat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk turut mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui […]

  • Musrenbang RKPD Kota Bandung Tahun 2025 untuk Dorong Kesejahteraan Warga

    Musrenbang RKPD Kota Bandung Tahun 2025 untuk Dorong Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — DPRD Kota Bandung mempunyai harapan yang cukup besar terhadap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) , Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2025. DPRD Kota Bandung mengharapkan rencana pembangunan tahun 2025 dapat lebih mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum, dan daya saing daerah. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., […]

  • Sukses Terapkan Buruan Sae, Komplek rafflesia Rw14 Dijamin Bebas  Zat Kimia

    Sukses Terapkan Buruan Sae, Komplek rafflesia Rw14 Dijamin Bebas Zat Kimia

    • calendar_month Jumat, 5 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Komplek Rafflesia RW 14 Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung telah sukses menerapkan Buruan Sae. Tak hanya itu, dari hasil pemeriksaan laboratorium, hasil Buruan Sae dari kawasan ini ternyata bebas pestisida dan zat kimia lainnya. Hal itu ditunjukan dengan sertifikat yang diserahkan oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin […]

  • Ketua IKADI Kota Sukabumi Periode 2022-2027 Sah Dilantik

    Ketua IKADI Kota Sukabumi Periode 2022-2027 Sah Dilantik

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sah dilantik sebagai Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kota Sukabumi periode 2022-2027, Ujang Dedi Humaedi menargetkan dapat merangkul dai milenial dalam perkembangan teknologi digital yang terjadi saat ini. Menurutnya, dengan perkembangan teknologi saat ini sudah menjadi suatu keharusan sebagai organisasi masyarakat (ormas) islam harus bisa menyesuaikan perubahan yang terjadi. Dirinya mengatakan, untuk menyeimbangi […]

  • Perlu Adanya Digitalisasi Program UMKM

    Perlu Adanya Digitalisasi Program UMKM

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Akibat anggaran yang mengalami refocusing, berdampak besar pada anggaran operasional yang menurun dan tersisi sekitar 60 persen pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat (Jabar). Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jabar, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira menyatakan, refocusing anggaran menyebabkan anggaran operasional menurun, kini tersisa 60 persen. Hal itu […]

  • DigiCash Kickfest XIV Sukses Digelar, Transaksi Capai Ratusan Juta Rupiah

    DigiCash Kickfest XIV Sukses Digelar, Transaksi Capai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – DigiCash Kickfest XIV 2022 sukses digelar di Kota Bandung pada 4-6 November 2022. Acara yang menghadirkan puluhan clothing brand lokal dan berbagai musisi papan atas nasional tersebut dibanjiri pengunjung dan mampu mendulang transaksi merchant hingga ratusan juta rupiah. Pada DigiCash Kickfest XIV, turut serta berbagai macam produk brand clothing asal Bandung, […]

expand_less