Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Perhatikan Protokol Kesehatan DiHari Raya Idul Adha 1441 H, Walikota Bandung : Hewan Kurban Dibeli Sehat Dan Cukup Secara Syar’i

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Hari Raya Iduladha selalu diikuti dengan penyembelihan hewan kurban. Biasanya, penyembelihan dilakukan oleh warga didampingi oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat. 

Saat memotong hewan, warga kerap berkumpul untuk saling membantu menyiapkan dan membagikan potongan hewan kurban kepada yang membutuhkan.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial meminta para panitia penyembelihan hewan kurban agar memperhatikan protokol kesehatan dalam bertugas saat Hari Raya Iduladha kelak. Pasalnya, Oded ingin pelaksanaan ibadah yang melibatkan orang banyak itu tidak menimbulkan keresahan dari segi kesehatan.

“Karena dalam suasana Covid-19 kita harus menghindari hal-hal yang mungkin bisa menyebarkan virus corona. Oleh karena itu saya mengimbau seluruh elemen masyarakat Kota Bandung yang melaksanakan Iduladha dan pemotongan hewan kurban memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Oded.

Oded menyatakan itu saat pembukaan pelatihan penyembelihan hewan kurban melalui konferensi video yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan Pusat Halal Salman ITB dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Rabu (8/7/2020).

Oded meminta, protokol kesehatan berlangsung sejak akan melaksanakan salat ied, memotong hewan, hingga pembagian daging. Seluruh pihak harus bekerja sama agar taat protokol kesehatan..

“Saat pemotongan hewan kurban pastikan hewan kurban itu dibeli dengan sehat dan cukup secara syar’i (aturan). Karena kalau hewan kurbannya tidak cukup secara syar’i, kata bahasa sundanya ‘teu manjing’. Itu bisa tidak afdhal,” pesan Oded.

Demikian pula saat memotong hewan kurban. Ia meminta seluruh warga yang membantu pemotongan hewan menggunakan masker dan membawa alat masing-masing..

“Ketika memotong daging dan tulang, pastikan alat-alat pemotong, kapak, golok itu pastikan steril dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pintanya.

“Di dalam pelaksanaan pemotongan, harus memperhatikan social distancing. Tidak boleh saling pinjam alat karena khawatir (terjadi penularan bakteri), harus membawa sanitizer,” imbuhnya.

Panitia pun harus memperhatikan teknis pembagian daging kurban. Sebisa mungkin, pembagian daging tidak menimbulkan kerumunan massa. Prinsip jaga jarak harus ditegakkan.

“Saya berharap baik kepada panitia harus hati-hati untuk membuat protokol kesehatan dengan baik. Juga kepada masyarakat yang nanti akan mendapatkan manfaat dari hewan kurban itu harus mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengaku sudah mengantisipasi pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di masa pandemi ini. Sebab, meskipun sudah masuk zona biru, bukan berarti warga Kota Bandung bisa lengah..

“Karena ada pandemi, protokol kesehatan masuk ke aspek teknis. Bahkan sekarang aspek pandemi ini menjadi persyaratan tambahan dari penjualan,” ungkapnya.

Terlebih lagi, biasanya hewan kurban yang diperjualbelikan di Kota Bandung banyak yang berasal dari luar Kota Bandung. Warga harus cerdas dan teliti dalam memperhatikan aspek kesehatan hewan tersebut.

“Kami sudah menyiapkan Satgas (Satuan Tugas) pemeriksaan hewan kurban yang akan mulai beroperasi secara resmi H-10 sampai nanti H+3 Iduladha. Tapi sejak sekarang juga sudah banyak penjual yang meminta untuk diperiksa hewan kurbannya. Sehingga bisa mendapatkan tanda sehat dan layak,” jelas Gin Gin.

Tahun 2019 lalu, pihaknya telah memberikan 26.000 kalung tanda “sehat” dan “layak” kepada hewan kurban. Tahun ini, Gin Gin sudah menyiapkan 30.000 kalung, yang akan dibagikan saat pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

“Tapi karena pandemi, kami memprediksi penjualan hewan kurban ini menurun di lapangan,” ujar mantan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung itu.

Menurutnya, pemerintah pusat menganjurkan agar membeli hewan kurban secara daring untuk menghindari kerumunan atau kontak fisik dengan orang lain. Namun, Dispangtan berarti harus memperketat pengawasan kepada para penjual yang bertransaksi secara daring.

“Kami mengimbau kepada penjual harus memberikan layanan baik termasuk memastikan kondisi hewan kurban ini sehat dan layak. Pembeli juga harus cerdas, tidak asal beli. Pastikan hewan kurbannya secara fisik sehat,” terangnya.

Gin Gin mengingatkan, warga yang ingin membeli hewan kurban secara online juga mesti cerdas. Salah satunya dengan memastikan hewan kurban yang akan dibeli telah diperiksa kesehatannya dan mendapatkan tanda “sehat” dan “layak”. Penjual pun harus proaktif untuk memeriksakan hewan kurbannya.

“Atau bisa juga warga membeli hewan kurban kepada lembaga yang sudah kompeten dalam menangani penyembelihan hewan kurban. Minta saja diperlihatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Kalau sudah diperiksa biasanya ada surat itu,” jelasnya.

SKKH adalah surat yang menunjukkan bahwa hewan ternak yang akan diperjualbelikan ke luar kota telah melewati pemeriksaan kesehatan. Seluruh hewan kurban yang dibawa dari luar kota mesti memiliki SKKH dari dinas yang berwenang di tempat asal hewan ternak tersebut.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank bjb Konsisten mendukung Sektor Pertanian Lakukan Panen Raya Komoditi Edamame

    bank bjb Konsisten mendukung Sektor Pertanian Lakukan Panen Raya Komoditi Edamame

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    SEMARANG, Mbinews – bank bjb terus konsisten mendorong dan mendukung sektor pertanian melalui skema pendanaan inovatif. bank bjb memberikan dukungan kepada para petani PT Kelola Agro Makmur melalui pola kemitraan, memberikan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) disertai pendampingan, akses pasar melalui offtaker, dan jaminan penyerapan hasil panen. Hal ini memastikan petani mendapatkan stabilitas pendapatan serta […]

  • Desa Japura Bakti Terendam Banjir, Kuwu Japura Bakti Beri”Oleh-oleh” Untuk Gubernur Jabar

    Desa Japura Bakti Terendam Banjir, Kuwu Japura Bakti Beri”Oleh-oleh” Untuk Gubernur Jabar

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Desa Japura Bakti kerap terendam banjir. Kini desa itu menunggu bakti anak negeri. Kuwu Japura Bakti memberinya “oleh-oleh” untuk disampaikan kepada Gubernur Jabar agar memperhatikan kebutuhan jalan masyarakat desa tersebut. Japura Bakti merupakan salah satu dari sebelas desa di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Desa tersebut merupakan hasil pemekaran Desa Japura Kidul dan Desa […]

  • Dishub Kab Bandung Dukung KDM, Uji KIR dikelola Pihak Swasta

    Dishub Kab Bandung Dukung KDM, Uji KIR dikelola Pihak Swasta

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung menunjukkan komitmennya untuk mendukung kebijakan Gubernur Jawa Barat yang memberikan wewenang pengolahan uji emisi kepada pihak swasta. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala UPT Dishub Kabupaten Bandung, Feri Safuan, SH.MKP,. Selasa 2 Desember 2025. Feri, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor Indonesia Jabar, menegaskan dukungannya […]

  • Mengenal Lebih Dekat Desa Cikaso, Salah Satu Desa BRILian Binaan Bank BRI

    Mengenal Lebih Dekat Desa Cikaso, Salah Satu Desa BRILian Binaan Bank BRI

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Kuningan || MBInews.id – Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat adalah salah satu Desa BRILian binaan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Terus menguatkan posisinya sebagai Destinasi Ekowisata Unggulan dengan menghadirkan Dua Daya Tarik Utama: Sawah Lope dan Bumi Perkemahan (Buper) Bukit Panagaran. Dua Proyek Wisata ini dikembangkan melalui sinergi Pemerintah Desa, Masyarakat dan […]

  • PU Fraksi Partai Golkar Atas Usulan 5 Raperda Kota Bandung

    PU Fraksi Partai Golkar Atas Usulan 5 Raperda Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap usulan lima Raperda Baru Kota Bandung, Kamis (26/10/2023). Rapat Paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., didampingi para Wakil Ketua DPRD Ir. Kurnia Solihat, dan Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M. Rapat ini […]

  • PAD Kota Sukabumi Naik 155 Persen? DPRD Minta Pemkot Ungkap Data Riil

    PAD Kota Sukabumi Naik 155 Persen? DPRD Minta Pemkot Ungkap Data Riil

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Inggu Sudeni, menyoroti dan menyesalkan pernyataan Wali Kota Sukabumi yang disampaikan melalui Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP), terkait klaim adanya kenaikan signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi tahun 2025, Sabtu (01/11/2025). Menurut Inggu, pernyataan tersebut perlu dikaji lebih dalam […]

expand_less