Ketua RT Ingin Nemi Secepatnya Mendapatkan Penanganan Dari Pemerintah
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

pemuda setempat yang sedang merawat Nemi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI, Mbinews.id – Masih ingatkah dengan Seorang kakek bernama Nemi (69), warga Kampung Cisarua Girang Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, yang terbaring lemas diatas tempat tidurnya dalam pemulihan stroke yang dialaminya, hingga saat ini belum mendapatkan perhatian dari dinas terkait.
Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Rudi Karyadi, semenjak sakit hingga dalam kondisi saat ini, belum ada penanganan dari pemerintah. Untuk itu Karyadi berharap agar dinas terkait bisa segera bertindak untuk melakukan penanganan.
Rudi mengatakan, hingga saat ini masih belum ada tindak lanjut dari dinas terkait untuk penanganan Nemi kedepannya.
“Kemarin memang pak Camat Sukabumi sudah menginstruksikan agar Nemi bisa segera di bawa ke panti jompo, namun hingga saat ini dari dinas terkait masih belum ada kabar,” tutur Rudi kepada Mbenews.id, Jumat (13/8/2021) sore.
Rudi menambahkan, jika Nemi tetap berada dirumah, khawatir akan menghambat proses pemulihannya. Karena disini hanya diurus oleh warga dan pemuda sekitar, dengan cara seadanya, karena tidak ada yang berkompeten mengurus warga seperti ini.
“Kami bingung jika tetap disini, contohnya kemarin, seharusnya itu jadwal Nemi kontrol ke rumah sakit, namun karena ada beberapa kendala, hingga tidak jadi,” jelasnya.
Hingga saat ini, bantuan dari berbagai pihak memang sudah mulai berdatangan, baik itu bahan sembako, ataupun makanan jadi. Namun kepastian untuk penanganan Nemi selanjutnya memang masih belum ada kabar selanjutnya dari dinas terkait.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Nemi merupakan seorang kakek yang tinggal seorang diri dirumahnya di Kampung Cisarua Girang, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. Saat ini kondisinya sedang proses pemulihan akibat stroke yang dialaminya. Wan/mbi
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar