Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Komisi III DPRD Bahas Rencana Kerja 2026 dan Evaluasi 2025 Bersama DSDABM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews —  Komisi III DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) dalam rangka evaluasi program tahun 2025 serta pembahasan rencana kerja tahun 2026, di Ruang Rapat Komisi III, Kamis, 15 Januari 2025.

Rapat tersebut menyoroti pentingnya integrasi perencanaan infrastruktur, khususnya antara pembangunan jalan, trotoar, dan sistem drainase, dalam mengatasi persoalan banjir dan genangan yang masih kerap terjadi di Kota Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan S.A.P., Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung H. Agus Andi Setyawan S.Pd.I., Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bandung H. Sutaya S.H., M.H., Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung Aan Andi Purnama, S.E., M.M.Inov., Iqbal Mohamad Usman, S.I.P., S.H., M.I.P., Nina Fitriana Sutadi, S.I.P, M.I.P., Nunung Nurasiah S.Pd., dan Yoel Yosaphat S.T.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan secara parsial dan egosentris. Menurut dia, persoalan jalan, drainase, dan sumber daya air merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan.

“Tidak bisa egosentris dalam satu bidang. Jalan, trotoar, drainase, dan pengelolaan air harus terintegrasi. Kalau tidak, pembangunan menjadi tidak efektif dan tidak efisien, apalagi dalam kondisi anggaran yang harus lebih efisien,” ujarnya.

Ia menyoroti bahwa banyak kerusakan jalan disebabkan oleh sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Air hujan yang tidak masuk ke saluran drainase menyebabkan genangan di badan jalan dan mempercepat kerusakan aspal.

“Kalau air hujan masuk ke drainase dengan baik, kerusakan jalan tidak akan separah sekarang. Karena itu, sebelum memperbaiki jalan, benahi dulu drainasenya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan lubang kontrol dan saluran masuk air di sepanjang jalan dan trotoar. Tanpa sistem tersebut, genangan akan terus terjadi dan berpotensi menyebabkan banjir kota, terlebih saat volume air besar mengalir ke sungai tanpa pengendalian yang memadai.

Selain itu, Agus Hermawan menyoroti pengelolaan sumber daya air, termasuk kolam retensi dan pemanfaatan air tanah, terutama di tengah pesatnya pembangunan hotel dan kawasan komersial di Kota Bandung. Menurut Agus Hermawan, kolam retensi dapat menjadi solusi banjir sekaligus cadangan air jika dikelola secara optimal dan terhubung dengan seluruh saluran air di sekitarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Andi Setyawan, menekankan pentingnya penguatan regulasi dan kesesuaian program DSDABM dengan RPJMD hingga 2029. Ia menilai permasalahan banjir dan genangan merupakan persoalan klasik yang harus diselesaikan secara terencana dan terukur.

“Milestone pembangunan harus jelas per tahun, mulai 2025 hingga landing di 2029. Semua harus sesuai RPJMD dan regulasi yang ada,” katanya.

Ia juga meminta DSDABM untuk menyampaikan data dan peta kondisi jalan, trotoar, dan drainase secara menyeluruh kepada Komisi III, agar pengawasan dan distribusi program pembangunan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bandung, H. Sutaya, menyoroti lemahnya perencanaan dan pengawasan pada sejumlah proyek, khususnya pembangunan kolam retensi yang menelan anggaran besar. Namun belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Perencanaan harus matang. Kami sejak awal sudah menyampaikan keberatan karena perbedaan elevasi lahan yang signifikan. Faktanya, hingga sekarang banjir masih terjadi di sekitar lokasi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Komisi III menjalankan fungsi pengawasan demi memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat nyata. Terutama dalam mengatasi banjir dan memperbaiki kualitas infrastruktur lingkungan.*

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD kota Bandung, H. Erwin SE Tampung Aspirasi Warga Kebon kangkung

    Anggota DPRD kota Bandung, H. Erwin SE Tampung Aspirasi Warga Kebon kangkung

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – H. Erwin, SE dewan DPRD Kota Bandung dari komisi D Fraksi PSI/PKB mengadakan Kegiatan Reses ke-2 massa sidang 1 Tahun 2019 di Gedung KNPI Jabar, Jl. Soekarno Hatta No. 623 Sukapura Bandung, 21/11/19. Dalam Acara Reses ini hadir Camat Kiaracondong, Rina, Lurah Kebon Kangkung Rahmat Taofik, Kapolsek Kiaracondong yang diwakili kanit Sabara […]

  • Rajut Dan Sepatu Ramaikan Festival Sentra Industri Kota Bandung

    Rajut Dan Sepatu Ramaikan Festival Sentra Industri Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Destival Sentra Industri Kota Bandung diselenggarakan di Cihampelas Walk (Ciwalk). Festival ini hadir selama enam hari mulai dari 20-25 Juni 2023. Mengunjungi langsung lokasi festival, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Disdagin terus berupaya untuk mengembangkan industri dan perdagangan di Kota Bandung. Menurut Ema Sumarna ,Pememrintah […]

  • Universitas Langlang Buana Beri Pemkot Bandung Penghargaan Bidang Pendidikan

    Universitas Langlang Buana Beri Pemkot Bandung Penghargaan Bidang Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Universitas Langlang Buana (Unla) Bandung memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Penghargaan diberikan karena Pemkot Bandung dinilai peran dan dukungan dalam pelaksanaan pendidikan tinggi dengan memberikan Beasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan, kepada warga Kota Bandung yang telah mengikuti pendidikan di perguruan tinggi. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka Dies Natalies ke-40 Unla. Dalam […]

  • Bangunan Sekre IPSI Kabupaten Sukabumi Ambruk, Lima Pegawai BNN Dilarikan Ke Rumah Sakit

    Bangunan Sekre IPSI Kabupaten Sukabumi Ambruk, Lima Pegawai BNN Dilarikan Ke Rumah Sakit

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Bangunan sekertariat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi yang berdampingan dengan kantor BNNK Sukabumi ambruk di Jalan RA Kosasih No.270 Cibeureum, Kota Sukabumi. Salah seorang pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN)Kabupaten Sukabumi Raka (25) peristiwa tersebut, terjdi sekitar pukul 13.00 WIB Kamis (03/09/2020), secara tiba-tiba ruang IPSI ambruk. “Iya tadi sempat kaget […]

  • Kronologi Kericuhan, Di Hari Kedua  Demo Tolak Omnibus Law Depan DPRD Jabar

    Kronologi Kericuhan, Di Hari Kedua Demo Tolak Omnibus Law Depan DPRD Jabar

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Massa pendemo yang berasal dari elemen mahasiswa sejumlah universitas di Bandung, serta pemuda yang menggunakan atribut hitam, ricuh didepan DPRD Jabar. Kronologi kericuhan, yang berhasil dihimpun redaksi, yakni pukul 16.30 WIB, ribuan massa mendesak masuk ke gedung DPRD Jabar. Lalu pukul 16.45 WIB, terjadi gesekan antara demonstran dengan aparat yang berjaga di […]

  • Hampir Sepekan Komoditas Sayuran Alami Penurunan Harga

    Hampir Sepekan Komoditas Sayuran Alami Penurunan Harga

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI MBInews.id – Hampir sepekan, beberapa komoditi jenis sayur-sayuran terus alami penurunan harga. Seperti, bawang merah jawa kini dibandrol Rp26 ribu, yang semula berada dikisaran 28 ribu/kg, begitu juga dengan cabai keriting hijau dari Rp15 ribu menjadi Rp12 ribu/kg, termasuk cabai rawait merah dan lokal juga ikut turun yang saat ini hampir sama berada diangka […]

expand_less