Pemkot Sukabumi Ajukan Double Track dan Perpanjangan KRL ke Kemenhub
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mengusulkan percepatan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api hingga Kota Sukabumi, serta perpanjangan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) dari Bogor. Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam pertemuan resmi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Kantor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).
Ayep mengatakan, penguatan sistem transportasi darat menjadi langkah strategis untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kami mengusulkan percepatan pembangunan double track dari Cicurug sampai Kota Sukabumi, serta perpanjangan rute KRL dari Bogor agar konektivitas masyarakat semakin baik,”ujarnya.
Ia menjelaskan, ketersediaan transportasi yang cepat, aman, dan terjangkau akan meningkatkan mobilitas masyarakat, memperluas akses ekonomi, serta memperkuat daya saing Kota Sukabumi.
Selain sektor perkeretaapian, Pemkot Sukabumi juga menyampaikan sejumlah usulan penguatan transportasi perkotaan, di antaranya pengadaan bus sekolah, pengembangan Bus Rapid Transit (BRT), serta rencana pembangunan City Hub di Terminal Tipe A melalui skema kerja sama dengan investor.
“Bus sekolah kami dorong untuk menjamin keselamatan pelajar, sementara BRT dan City Hub diharapkan mampu mendukung sistem transportasi yang terintegrasi,” jelasnya.
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, antara lain Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Angkutan Jalan Muiz Tohir, Direktur Lalu Lintas Jalan Rudi Irawan, serta Direktur Prasarana Transportasi Jalan Toni Tauladan.
Ayep yang didampingi Kepala Dishub Iskandar dan Sekretaris Dishub Hendry Iman Hermasyah, menyapaikan, Kementerian Perhubungan merespons positif usulan yang disampaikan dan mendorong tindak lanjut melalui koordinasi teknis.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Sukabumi dan Kementerian Perhubungan sepakat membangun komunikasi intensif guna mempercepat realisasi program.
Upaya ini dinilai penting untuk membuka aksesibilitas wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan terwujudnya double track dan perpanjangan KRL, mobilitas masyarakat menuju pusat-pusat ekonomi nasional diharapkan semakin efisien.
Sementara itu, pengembangan bus sekolah, BRT, dan City Hub diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengurai kemacetan, serta menghadirkan sistem transportasi darat yang aman dan terintegrasi.ardan/wan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar