Breaking News
Trending Tags

Perda Minuman Beralkohol Perlu di Dosialisasikan dan tindak Tegas yang Melanggar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Peraturan Daerah (Perda) tentang Pelarangan,  Pengawasan  dan Pengendalian Minuman Beralkohol ( Minol) baru disahkan tahun 2024 sehingga masih harus disosialisasikan selama dua tahun. Demikian Anggota DPRD Kota Bandung Dr  Uung Tanuwijaya SE.MM mengatakan, Minggu (03/11/2024).

Perda minuman beralkohol ini membutuhkan sosialisasi selama 2 tahun ke masyarakat Selama masa sosialisasi bisa dilakukan penindakan atas pelanggaran.

Politisi Nasdem DPRD Kota Bandung  seterusmya mengatakan, Kota Bandung sebagai kota wisata banyak dikunjungi oleh wisatawan asing yang memerlukan minuman alkohol sebagai kebutuhan mereka.

Sehingga Perda ini memberikan rasa keamanan karena pengendalian peredaran penjualan minuman alkohol bagi masyarakat kota Bandung yang dikenal agamis, jangan sampai generasi muda kita rusak oleh pengaruh alkohol yang bisa diperoleh secara mudah apabila tidak ada aturan.

Bagi para pelanggar Perda Minol misalnya berjualan tanpa izin dan menjual di tempat yang dilarang harus ditindak tegas karena Perda sudah diberlakukan .

Saat pembahasan Perda Minol  Dr. Uung Tanuwidjaja  SE MM jadi  Ketua  Pansus Minuman Beralkohol, mengatakan, pokok utama dari Perda Minol, yaitu  untuk melindungi dan memberikan keamanan bagi masyarakat. Perda ini memberikan kepastian kepada pedagang minol yang memiliki izin.

Selama ini pedagang yang memiliki izin dirugikan oleh pedagang yang tidak memiliki izin. Perda Pelarangan, Pengawasan, dan Pengendalian Minuman Beralkohol ini dibentuk lebih ketat dari peraturan daerah sebelumnya.

Perda Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2010 tentang Pelarangan, Pengawasan, dan Pengendalian Minuman Beralkohol dinilai belum belum efektif dalam hal pelarangan, pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol.

Ruang lingkup Perda  tentang Minol di Kota Bandung yang baru ini dirancang mengatur ketentuan di antaranya: klasifikasi dan golongan minuman beralkohol, penjualan, perizinan, hingga ketentuan larangan.

Perda ini juga memuat ketentuan terkait peran serta masyarakat, pembentukan tim terpadu pengawasan dan pengendalian, penyitaan dan pemusnahan, ketentuan sanksi dan pidana, hingga ketentuan penyidikan.

Dalam aturan baru ini setiap pelanggar bisa dihadapkan pada sanksi berupa pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan dan / atau denda paling banyak Rp 50 juta.

Minol hanya bisa dijual dengan memiliki izin di hotel, restoran   bar dan diskotik. Selain itu pembelian harus sudah berusia 21 tahun keatas.

DPRD Kota Bandung menilai perlunya tindakan untuk mencegah penyalahgunaan alkohol yang dapat berdampak pada meluasnya perbuatan yang dapat merusak kesehatan dan moral ataupun menimbulkan konflik di masyarakat.

Diharapkan Pemkot Bandung menindak pedagang minol oplosan yang berbahaya yang dijual bebas.

“Minol oplosan di jalanan sering merenggut nyawa dan meresahkan masyarakat harus ditindak tegas apalagi ada Perda nya”, ujar Uung.  ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Aduan PJU Rusak Masuk Ke Dishub Kota Sukabumi

    Ratusan Aduan PJU Rusak Masuk Ke Dishub Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Sepanjang periode januari hingga Juni (semeseter satu) 2021, Dinas Perhubungan (Dishub) kota Sukabumi menerima aduan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 260. Dari jumlah kerusakan tersebut, baru tertangani sekitar 214, sedangkan sisanya masih dalam penanganan.”Selama semester satu (Januari- Juni) PJU yang rusak mencapai 260, dengan persnetase penanganan mencapai 82, 3 persen,”ujar Kepala Seksi PJU […]

  • Puluhan PPK Dan PPTK Kota Sukabumi Ikuti Bimtek Barjas

    Puluhan PPK Dan PPTK Kota Sukabumi Ikuti Bimtek Barjas

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kota Sukabumi mengikuti bimtek tentang barang dan jasa (barjas). Bintek yang dilaksanakan tersebut, tentunya untuk mempersiapkan program-program yang akan dijalankan pada tahun 2020 nanti. “Bintek ini juga salah satunya untuk meningkatkan kapasitas PPK dan PPTK, sehingga pengetahuan tentang barjas lebih siap […]

  • Pj Walikota Sukabumi Resmikan Gedung LKK dan Buka Musrenbang Kelurahan Selabatu

    Pj Walikota Sukabumi Resmikan Gedung LKK dan Buka Musrenbang Kelurahan Selabatu

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Selabatu, Selasa (10/12/2024). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk menyusun rencana pembangunan Kota Sukabumi pada tahun anggaran 2026. Selain membuka Musrenbang, Kusmana juga meresmikan Gedung Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Selabatu yang telah rampung dibangun dengan dana […]

  • Anggota Pansus 7 DPRD Kota Bandung, Iwan Hermawan, SE., AK,

    Pansus 7 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda RPPLH, Sororti Persoalan Sampah di Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –– Pembahasan Raperda ( Rancangan Peraturan Daerah ) tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) oleh Pansus 7 DPRD Kota Bandung saat ini sedang dalam tahapan mengumpulkan dan mendalami permasalahan terkait PPLH. Anggota Pansus 7 DPRD Kota Bandung, Iwan Hermawan, SE., AK, mengatakan Pansus mengadakan studi banding ke daerah lain karena RPPLH […]

  • Tok! DPRD Kota Bandung Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda

    Tok! DPRD Kota Bandung Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Senin 12 September 2022. Kedua Raperda tersebut yakni Raperda Kota Bandung tentang Pencegahan Bahaya Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, serta Raperda Kota Bandung tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal. Atas hal itu, […]

  • UU Penyadang Disabilitas, Riko Wahyudi : Pemerintah perlu Sinergi Antar Lembaga

    UU Penyadang Disabilitas, Riko Wahyudi : Pemerintah perlu Sinergi Antar Lembaga

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – TIM Unit Perumus Undang-Undang DPR Riko Wahyudi, pemerintah perlu adanya sinergitas antar lembaga dalam realisasi undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. ujarnya “Dahulu disabilitas ini sebagai objek sosial dan masalah sosial dimasyarakat yang butuh belas kasihan. Kini dirubah dengan undang-undang No.8 tahun 2016 yang posisinya disamakan dengan masyarakat lainnya baik […]

expand_less