Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Peristiwa Banjir Yang Melanda Pulau Jawa, Sigit : Fenomena Alam Bukan Sendirinya Terjadi Karena Akibat Ulah Perbuatan Manusia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Kabid Seni Budaya Disbudpar Kota Bandung, Sigit Iskandar yang terbiasa dipanggil kang Sigit kembali merasa terenyuh dan sedih atas kejadian banjir dibeberapa kota seperti Bandung, Padalarang, Cimareme di Kabupaten Bandung Barat, Jabotabek dan Banten secara serentak di pulau jawa bagian barat.

Fenomena alam ini bukan sendirinya terjadi tapi ada sebab akibat dari ulah perbuatan manusia kata kang Sigit saat ditemui di Taman Budaya Dago Tea House jalan Bukit Dago Selatan nomor 53A, Bandung, (3/1/2020).

Menyimak kabar berita dari berbagai media online, cetak, televisi hingga kabar WAG sungguh memprihatinkan bencana alam yang hampir serupa yaitu banjir bandang alias banjir bah yang berwarna merah kecoklat-coklatan dari tanah yang tergerus air.

Sepatutnya kita sadar semua bahwa alam marah yaitu berupa bencana tidak lain karena ulah kita pada alam yang merusak dengan menebang pepohonan, membabad bukit dan gunung untuk pengurugan, atas dalih alih fungsi, Insfrastruktur hingga pembangunan tanpa mengindahkan kepatutan dan keharusan pencegahan dalam pelestarian keseimbangan ekosistem dan lingkungan alam terjaga dengan baik.

Untuk alasan apapun seyogyana tetap harus menjaga keseimbangan alam itu terjaga terlebih peduli dengan pertimbangan dan memperhitungkan atas dampak yang akan terjadi jika dilakukan semisal bilamana bukit, gunung dibabad, pepohonan ditebang pada lingkungan sekitar dan pemukiman penduduk disekitarnya.

“Pembangunan KBB yang masiv dimana dulu panorana alam dengan bukit dan gunung begitu asri tapi kini beralih fungsi dengan banyak dibangun pemukiman penduduk, villa dan property yang pastinya membabad bukit, menebang pohon-pohon sangat berdampak nyata terasa terjadi longsor dan banjir akibat tanah tidak memiliki penopang akar kuat dari pohon-pohon tersebut” tutur kang Sigit.

“Banjir bandang di Cimareme KBB kemarin akibat daerah hilir tidak mampu lagi menyerap air hujan oleh pohon yang dialirkan kedalam tanah lewat akarnya dan tanah sangat labil karena daya cengkram akar tidak kuat lagi dan nampak jelas banjir itu membawa tanah yang tergerus oleh air hujan” penjelasan kang Sigit.

“Fungsi akar selain mencengkram tanah dan mengalirkan air kedalam tanah juga untuk memperkuat dan mengikat tanah serta bebatuan yaitu sebagai pondasi alam yang terbangun secara alami, sangat jelas terbukti pepohonan ditebang maka sama saja merusak pondasi alam sehingga kontur tanah menjadi labil bahkan mudah tergerus dan terbawa air hujan dan menimbulkan banjir bandang” ungkap kang Sigit.

“Kasus serupa dialami daerah Jabotabek dimana daerah Bogor diatasnya beralih fungsi dibangunnya property, villa dan pemukiman penduduk yang pasti merambah hutan, pengerukan dan penebangan pohon-pohon terjadi sehingga tidak mampu menahan air hujan terlebih curah hujan yang tinggi” kang Sigit memaparkan lagi.

Jika dikaji atas kejadian-kejadian banjir bandang atau bah yang terjadi dibeberapa daerah yang terjadi atas runtutannya seperti daerah-daerah yang tinggi bahkan daerah pegunungan seperti Cibeureum, Arjasari, Banjaran, Soreang dan Pangalengan juga disebabkan proyek pembangunan property, pemukiman dan alih fungsi lahan lainnya yang sudah pasti terjadi pengerukan dan penebangan pohon-pohon.
Pohon sangat mempunyai fungsi penting sebagai pondasi alam agar tetap terjaga, terawat dan lestarinya lingkungan hidup ini. Jangan sampai kita sarakah dan kelewat batas terhadap alam sedangkan keinginan alam diabaikan bahkan tanpa peduli tanpa alasan membabi buta atas nama egoistis kepentingan proyek-proyekan.

Pohon merupakan fondasi dasar dalam merawat ekosistem, menopang berbagai sendi kehidupan di Bumi. Tanpa pohon, tidak mungkin ada kehidupan di Bumi.

Manfaat pohon sangat banyak bagi manusia dan berbagai jenis makhluk hidup. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut peranan pohon bagi kehidupan :

  1. Membersihkan udara
    Dalam sebuah penelitian di Amerika, disebutkan bahwa pohon diperkotaan mampu menyelamatkan rata-rata satu kehidupan per tahun di tiap kota karena pohon membersihkan udara dari partikel udara yang kotor. Pohon juga sering disebut “paru-paru Bumi” karena oksigen yang dihasilkan bagi seluruh makhluk hidup.
  2. Mengendalikan suhu dan kelembaban
    Kamu tinggal di kota? kamu pasti merasakan bagaimana udara kala siang hari. Atau kamu tinggal di pedesaan yang rindang dan ditumbuhi berbagai macam pepohonan, apa yang kamu rasakan? Menanam pohon ternyata dapat mengurangi terciptanya udara panas di perkotaan. Inilah salah satu alasan penting untuk menanam pohon di mana pun tempat tinggal kita.
  3. Pengendali banjir, longsor, dan bencana alam lainnya.
    Pohon yang terdapat di hutan daerah dataran tinggi menyimpan sejumlah air yang besar dan akan mengalir menuruni bukit kemudian mengalir di sepanjang sungai. Jika tidak ada pohon, air itu akan mengalir tanpa hambatan karena tidak ada pohon yang turut menyerap air tersebut.
  4. Tempat tinggal satwa.
    Fungsi pohon juga digunakan oleh satwa sebagai tempat tinggal dan makanan mereka. Habitat ini mendukung berbagai kehidupan hewan untuk tetap menjaga populasinya agar tidak terjadi kepunahan.
  5. Menciptakan lapangan kerja
    Ya, pohon juga ternyata dapat menciptakan lapangan kerja di sektor kehutanan. Pohon tersebut bisa dimanfaatkan menjadi barang atau dalam bentuk lain. Tentunya hal tersebut harus diimbangi dengan pemeliharaan dan penanaman kembali pohon yang sudah diambil.
    Selain itu dapat menciptakan lapangan kerja dengan keberadaan wisata alam, seperti saat ini di Indonesia sedang viral tempat wisata dengan tema alam dan tentunya menjadi spot-spot foto yang menarik.
    Panjang lebar penjelasan kang Sigit Iskandar untuk kita semua.

“Kasus bencana Lebak Banten Selatan pun yang terdampak longsor dan banjir bandang akibat ulah keserakahan manusia membabad bukit, gunung dan menebang pepohonan” tambah kang Sigit membandingkan.

“Kepada siapapun pihak terkait dan warga masyarakat mari kita bahu membahu menanam kembali hutan yang gundul dengan reboisasi, menanam serentak pepohonan didaerah bukit dan gunung dan segera” ajak kang Sigit.

“Sayangi alam ini maka alam akan membalas sayangnya pada kita dan jangan hanya mengambil keuntungan dari alam tanpa menghiraukan keinginan alam” pungkasnya. (Iwan Rohman)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elton Agus Puji Pelayanan dari Pegiat Sosial Kota Bandung di HKSN 2024

    Elton Agus Puji Pelayanan dari Pegiat Sosial Kota Bandung di HKSN 2024

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung, Elton Agus Marjan mengapresiasi Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tingkat Kota Bandung Tahun 2024. Momentum tersebut menjadi bentuk penghargaan bagi para penggiat sosial. “Kegiatan ini luar biasa dan hal seperti ini menjadi proses penghargaan bagi penggiat sosial. Saya sendiri dari PSM (Pekerja Sosial Masyarakat), dan sampai sekarang masih,” […]

  • Lilis Boy Laksanakan Sosialisasi Perda PPA di Kabupaten Cianjur

    Lilis Boy Laksanakan Sosialisasi Perda PPA di Kabupaten Cianjur

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIANJUR, Mbinews — Anggota DPRD Jawa Barat Lilis Boy menyoroti trend peningkatan berbagai kasus kekerasan pada anak di Cianjur selama periode Januari sampai Juli 2023. “Iya saya mengetahui itu, memang di Cianjur banyak korban child trafficking. Anak yang dijual, korban kekerasan seksual dan bentuk kekerasan lainnya,” kata Lilis Boy usai sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) […]

  • Peringati Hari Kanker Sedunia, RSUD Al – Ihsan Lakukan Serangkaian kegiatan Edukasi Penyakit Kanker

    Peringati Hari Kanker Sedunia, RSUD Al – Ihsan Lakukan Serangkaian kegiatan Edukasi Penyakit Kanker

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BALEENDAH, MBInews.id – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia, Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Al- Ihsan Baleendah, kabupaten Bandung  adakan serangkaian kegiatan berupa senam bersama masyarakat, dan edukasi kesehatan.  Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Al-ihsan  Dr. Dewi Basmala MARS, mengatakan peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh setiap tanggal 4 Februari ini bertujuan untuk […]

  • Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalis

    Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalis

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    MBInews.id, Majalengka  – Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Barat, Alan Barok Ulumudin, menegaskan bahwa munculnya tindakan radikalisme adalah berawal dari persoalan ekonomi sosial dan ketidakadilan. Menurutnya, puncaknya sejak reformasi bergulir dengan bermunculan kelompok atau gerakan bebas baik semisal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan lain sebagainya. Dengan muculnya gerakan itu membuka ruang organisasi ekonomi sosial agama maupun […]

  • Putus Mata Rantai Covid-19, Wali Kota Sukabumi Cegah ASN Ambil Cuti Nataru

    Putus Mata Rantai Covid-19, Wali Kota Sukabumi Cegah ASN Ambil Cuti Nataru

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, melarang kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, untuk melakukan pengambilan cuti selama Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal tersebut, dilakukan sebagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 saat nataru mendatang. “Kami sudah membuat surat edaran, ASN dilarang mengambil cuti […]

  • Pembangunan Pasar Cihaurgeulis Kembali Bergulir

    Pembangunan Pasar Cihaurgeulis Kembali Bergulir

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Setelah sempat tertunda, pembangunan Pasar Cihaurgeulis kembali bergulir. Pasar yang bakal berubah nama menjadi Pasar Geulis ini ditargetkan selesai Akhir tahun ini. “Insyaallah kita mulai lagi dan akan selesai dalam waktu 4 bulan,” ujar Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat meninjau Pasar Cihaurgeulis, Selasa (27/8/2019). Yana mengungkapkan, pembangunan Pasar Cihaurgeulis […]

expand_less