Breaking News
Trending Tags

PJP APBD TA 2024 Kota Bandung Harus Transparan dan Efiaienai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews — DPRD Kota Bandung melalui Badan Anggaran (Banggar) menggelar rapat finalisasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (PJP APBD) Tahun Anggaran 2024, Kamis, 24 Juli 2025. Rapat ini digelar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Inspektorat sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penguatan tata kelola keuangan Daerah.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Bandung , dihadiri Anggota Banggar, yakni Eko Kurnianto W., S.T., M.PMat., Dr. Ir. H. Juniarso Ridwan, S.H., M.H., M.Si., H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., H. Andri Rusmana, S.Pd.I., M.A.P., Ir. H. Kurnia Solihat, serta Assoc. Prof. Dr. H. Radea Respati P., S.H., M.H.

Dalam rapat ini, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mengatakan , pertanggungjawaban pelaksanaan APBD harus menjadi cerminan dari transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam Pemerintahan. Salah satu catatan penting yang disoroti adalah penguatan komunikasi antara OPD ( Organisasi Perangkàt Daerah ) dan pemeriksa, baik internal maupun eksternal, guna mencegah miskomunikasi yang berdampak pada penilaian kinerja.

Kehadiran konsultan pengawas yang lebih profesional dan andal jadi perhatian, agar pelaksanaan proyek dan pengadaan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan teknis serta tepat waktu. Selain itu, pendataan aset daerah secara akurat dan konsisten menjadi syarat mutlak dalam menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tidak hanya secara administratif, tetapi juga hingga aspek keuangan dan operasional.

DPRD Kota Bandung , berharap seluruh program dan Belanja Daerah telah dilaksanakan dapat dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam peningkatan pelayanan publik. Evaluasi bukan hanya pada sisi kepatuhan regulasi, tetapi dampak riil terhadap kualitas hidup warga Kota Bandung.

Di akhir rapat, pimpinan dan anggota Banggar memberikan apresiasi kepada TAPD dan seluruh OPD yang telah bekerja keras menyusun dan merealisasikan APBD 2024. Sinergi yang kuat antar elemen pemerintah menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank bjb Berikan Bantuan Rp 400 Juta Ke Forum Bandung Sehat

    Bank bjb Berikan Bantuan Rp 400 Juta Ke Forum Bandung Sehat

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Forum Bandung Sehat (FBS) mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp400 juta dari bank bjb. Hal ini merupakan bagian dari kesepakatan antara FBS dengan bank bjb yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU). MoU ditandatangani oleh Kepala Cabang bjb Taman Sari, Agung Subagja dan Ketua Panitia FBS, Angga Kusnan Qodafi. Penandatanganan juga disaksikan […]

  • Melalui Bappeda, Pemkot Sukabumi Terus Lakukan Pencegahan, Percepatan dan Penurunan Stunting

    Melalui Bappeda, Pemkot Sukabumi Terus Lakukan Pencegahan, Percepatan dan Penurunan Stunting

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, berupaya terus untuk melakukan pencegahan serta percepatan penurunan stunting. “Kami, terus berusaha agar Prevalensi stunting di Kota Sukabumi nilainya terus alami penurunan. Apalagi, Pak Wali Kota juga mengharapkan kedepan zero New stunting. Nah ini juga harus didukung dengan berbagai program kegiatan yang ada […]

  • Hadiri HUT PSM ke 48, Wali Kota Sukabumi Terus Berkolaborasi Tangani  Masalah Kesejahteraan Sosial

    Hadiri HUT PSM ke 48, Wali Kota Sukabumi Terus Berkolaborasi Tangani Masalah Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Keberadaan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), sejatinya membantu pemerintah menangani permasalahan sosial di tengah masyarakat. Pasalnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani permasalahan tersebut. Sehingga, membutuhkan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. “PSM itu masyarakat yang memiliki jiwa sosial, yang membantu pemerintah dalam permasalahan sosial di tengah masyarakat,”ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, […]

  • Rojab Asy’ari Tolak Paraf Perubahan Propemperda 2025, Soroti Mekanisme yang Dinilai Keliru

    Rojab Asy’ari Tolak Paraf Perubahan Propemperda 2025, Soroti Mekanisme yang Dinilai Keliru

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Ass’ari, menolak menandatangani berita acara persetujuan Perubahan Kedua atas Keputusan DPRD Nomor 2 Tahun 2025 tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025. Penolakan itu disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD Kota Sukabumi, Senin (04/08/2025), dan memicu sorotan terkait mekanisme legislasi di internal dewan. Rojab menegaskan, sikap […]

  • Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

    Berdalih Aturan BPJS Kesehatan, Apotek Ini Tolak Berikan Obat Kepada Pasien

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Miris, akibat terbentur aturan administrasi yang berlaku, apotek KF di Kota Sukabumi menolak pemberian obat rujukan untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan. Hal tersebut dialami langsung oleh keluarga pasien Arharrazka yang secara langsung mendapat penolakan dari apotek KF di Jalan Veteran Kota Sukabumi. Dirinya menyebutkan, bahwa pihak apotek menolak memberikan 2 botol obat […]

  • Jambore Ke-VIII Budaya Baca Dan Festival Duta Baca Bentuk Anak Tabayun

    Jambore Ke-VIII Budaya Baca Dan Festival Duta Baca Bentuk Anak Tabayun

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jambore ke-VIII Budaya Baca dan Festival Duta Baca tingkat Kota Bandung tengah berlangsung pada 26 September hingga 26 Oktober 2021. Tahun ini, peserta dibentuk menjadi pribadi yang tabayun. Acara ini menyertakan tiga perlombaan, yakni lomba duta baca dan video sejarah dengan peserta setingkat SMP. Tak hanya itu, ada juga lomba menulis cerita […]

expand_less