Breaking News
Trending Tags

PWI Dan PT Astra Internasional Kembali Gelar Safari Jurnalistik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerjasama dengan PT. Astra International kembali menggelar Safari Jurnalistik, Rabu (4/11) sore. Dalam pembukaan kegiatan tersebut, hadir tokoh muda Indonesia yang berhasil menginspirasi pemuda-pemuda lain di daerahnya, untuk menolak praktik human traficking, dalam bentuk pengiriman TKI. Pemuda itu ialah Ronaldus Asto Dadut.
Asto turut hadir berbagi kisah kepada puluhan peserta yang hadir. Pemuda ini merupakan pemenang Satu Indonesia Awards di bidang kesehatan tahun 2017 lalu. Asto yang berasal dari Tambolaka, kabupaten Sumba Barat Daya, ini tergerak untuk turut berkontribusi memutus rantai tragedi akibat perdagangan manusia di kampung halamannya.

Seperti diketahui, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu kantong pekerja migran dari Indonesia. Tapi, Ronaldus Asto Dadut tak mengira nasib mereka begitu buruk. Suatu hari, pada 2014, semasa Asto kuliah di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana, Kupang, dia diminta seorang dosen dari Kampus Unwira Kupang, untuk menjemput korban human trafficking yang telah disekap selama 3 bulan.

Ia kaget mendapati 15 korban tersebut, kebanyakan perempuan, dalam keadaan depresi dan tidak terurus. Pada tahun itu juga, pria 25 tahun ini bersama teman-temannya mendirikan Jaringan Relawan untuk Kemanusiaan (J-RUK) Sumba.

“Organisasi ini merupakan wadah generasi muda yang didedikasikan untuk mengedukasi warga pedalaman di Sumba Barat Daya mengenai kesehatan dan perdagangan manusia,” ujar Asto saat berbicara dalam sesi pembukaan .

Sampai kini, mereka sudah memberikan berbagai penyuluhan mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan sosialisasi pencegahan human trafficking (perdagangan manusia). Sebanyak 2.889 anak mendapatkan pembekalan mengenai kebersihan dan kesehatan, dan 5.307 orang dewasa sudah mendapatkan penyuluhan mengenai pencegahan praktik human trafficking.

Asto dan JRUK dengan konsisten mengedukasi masyarakat untuk mengetahui bahayanya perdagangan manusia serta dampak yang ditimbulkan bagi keluarga dan lingkungannya. Salah satu kegiatan utama mereka ialah memberikan edukasi masyarakat di berbagai fasilitas publik seperti sekolah, gereja, masjid dan desa-desa.

Bagi Asto pendirian JRUK merupakan bentuk kepeduliannya kepada kampung halaman. Generasi muda lah yang dapat memajukan daerahnya sendiri.

“Ini panggilan kemanusiaan yang harus kita ambil. Kita tidak boleh berdiam diri. Sudah melihat sesuatu tapi tidak berherak, itu harus ditanggalkan. Geblnerasi muda harus bergerak bersama untuk mewujudkan sumba lebih baik. Saya rasa leluhur Sumbah merestui gerakan kami,” jelas Asto.

Ke depan, Asto ingin mendirikan rumah singgah bagi anak-anak di Nusa Tenggara Timur, dia berharap dukungan dari pemerintah agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.

Media di Era Disrupsi,
Selain Asto hadir pula sebagai pembicara Pendiri Kapanlagi Group, Steve Christian. Steve menjelaskan tentang tantangan media di era disrupsi seperti sekarang ini. Media tidak hanya dituntut cepat dan tepat, tapi juga kreatif, sebab ada banyak pesaing yang memanfaatkan berbagai platform. “Isi konten harus menarik agar bisa bertahan, hal ini sangat menentukan apalagi di era disrupsi,” jelas Steve yang juga CEO Kapanlagi Group.

Steve mencontohkan Kapanlagi Group bertahan beberapa tahun hasil dari kreatifitas untuk menghasilkan konten yang menarik dan tidak kalah dari pesaing.
Ia melanjutkan wartawan di group Kapanlagi dipacu untuk kreatif dan menghasilkan konten yang maksimal agar pembaca selalu merasa butuh dengan konten mereka. Era disrupsi seolah memaksa untuk berubah, termasuk berubah dalam menghasilkan konten.

“Kami bersyukur, Kapanlagi Group mampu bertahan dengan hampir seribu karyawan, dengan 700-an di antaranya adalah wartawan,” tambah Steve.

Menutup acara ini, Ketum PWI Pusat, Atal S. Depari mengutarakan kebahagiaannya sebab Safari Jurnalistik PWI dari pertama hingga ketiga hari ini selalu menghadirkan para legenda media, seperti Dahlan Iskan, Bos Kumparan, Budiono Darsono dan terakhir CEO Kapanlagi Group, Steve Christian.
“Semga akan ada Safari Jurnalistik keempat dengan menghadirkan pembicara pembicara yang terus bisa menginspirasi,” ujar Atal.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fasilitas Kesehatan Di Kota Bandung Bertambah Dengan Hadirnya Intibios

    Fasilitas Kesehatan Di Kota Bandung Bertambah Dengan Hadirnya Intibios

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Fasilitas kesehatan di Kota Bandung bertambah dengan hadirnya Lab Intibios di Jalan Merdeka, Bandung. Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengapresiasi hal tersebut. Ia menyebut, bertambahnya fasilitas kesehatan di Kota Bandung dapat meningkatkan pelayanan Pemkot Bandung menjadi semakin baik. Dengan begitu, masyarakat bisa terlayani dengan maksimal. “Alhamdulillah faskes di Bandung terus bertambah. […]

  • Komisi II DPRD Kota Sukabumi Sidak Ke Pembangunan Pedestrian

    Komisi II DPRD Kota Sukabumi Sidak Ke Pembangunan Pedestrian

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Komisi II DPRD Kota Sukabumi, melakukan sidak ke lima ruas pembangunan pedestrian. Yakni, Jalan Bhayangkara, Arif Rahman Hakim, Sudirman, Veteran dan Jalan Siliwangi. Rabu, (31/5/2023). Dalam sidak tersebut, Ketua Komisi II , Maming Surita, meminta semua pekerjaan pedestrian bisa tuntas sesuai dnegan target yang sudah ditentukan. “Kami minta, pekerjaanya bisa selesai sesuai jadwal yang […]

  • Kadiskominfo, H. Yosep Apresiasi Raker PWI Kab. Bandung

    Kadiskominfo, H. Yosep Apresiasi Raker PWI Kab. Bandung

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Rapat Kerja 2024 sosialisasi program kerja PWI Kab Bandung bersama Diskominfo Kab Bandung Periode 2023-2026 ,Soreang (20/8/2024) berlangsung di sekretariat PWI Kab Bandung. Dikatakan Kepala Diskominfo Kab Bandung, H. Yosep Nugraha, SH. MIP, pertama , saya atas nama Bupati Bandung, menyampaikan apresiasi kepada PWI Kab Bandung yang hari melaksanakan Rapat Kerja […]

  • Penurunan BOPD Hingga Program Sekolah Gratis Jadi Sorotan, Komisi V Minta Pemprov Jabar lebih Komparatif

    Penurunan BOPD Hingga Program Sekolah Gratis Jadi Sorotan, Komisi V Minta Pemprov Jabar lebih Komparatif

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Majalengka – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke SMK Negeri 1 Majalengka bersama Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah IX dalam rangka evaluasi anggaran triwulan I Tahun 2023. Selasa, (2/5/23). Dalam kesempatan evaluasi anggaran tersebut, Komisi V menggali secara langsung apa yang menjadi kendala dalam menjaga stabilitas perkembangan pendidikan di […]

  • Puluhan Warga Binaan Lapas Mengikuti Pelatihan Barista

    Puluhan Warga Binaan Lapas Mengikuti Pelatihan Barista

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Sukabumi bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan kopi, Rabu (1/9/2021). Dalam kegiatan tersebut, Sunda Coffee Kota Sukabumi dipercayai untuk memberikan pelatihan kepada para warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang telah mengikuti seleksi kegiatan tersebut. Kalapas Kelas 2B Sukabumi Christo Victor Nixon Toar […]

  • Free Photoshop Text Style

    Free Photoshop Text Style

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

expand_less