Revitalisasi Lahan dan Penanaman Sukun di Arjasari, Unpad Dorong Ketahanan Pangan Nasional
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
- visibility 116
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MBINEWS.ID, Kab. Bandung – Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Faperta Unpad) menggelar kegiatan revitalisasi lahan dan sosialisasi tanaman sukun di Stasiun Pusat Pelatihan Pertanian (SPLPP) Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan bertajuk “Revitalisasi Lahan dan Sosialisasi Sukun: Sukun, Pangan Masa Depan Dunia” ini dihadiri anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser, serta sejumlah pejabat daerah, akademisi, dan unsur TNI/Polri.
Dalam sambutannya, Dadang menekankan pentingnya pengembangan komoditas sukun sebagai alternatif pangan strategis untuk mendukung ketahanan pangan, baik di tingkat nasional maupun global.
“Sukun memiliki potensi besar sebagai sumber karbohidrat alternatif yang dapat menjadi solusi pangan masa depan,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Rektor II Unpad, Dekan Faperta Unpad beserta jajaran, Ketua Keluarga Alumni Faperta Unpad, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, serta unsur Forkopimda seperti perwakilan Kodam III/Siliwangi, Dandim 0624 Kabupaten Bandung, Kapolresta Bandung, hingga Muspika Arjasari.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan penanaman pohon sukun secara simbolis sebagai bagian dari upaya penghijauan dan revitalisasi lahan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Sukun dinilai memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya tahan terhadap kondisi lingkungan, mampu menyimpan cadangan air, serta menghasilkan buah dengan kandungan karbohidrat tinggi.
Melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan aparat, program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi pangan lokal.
“Sukun bukan sekadar tanaman penghijauan, tetapi juga solusi nyata untuk mendukung kedaulatan pangan di masa depan,” ujar perwakilan Faperta Unpad. (Mindra)
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar