Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ritase Pembuangan Sampah ke TPA Sarimukti Semakin Meningkat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Ritase pengiriman sampah Ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti semakin meningkat. Pada Sabtu, 16 September 2023, ritase pembuangan sampah Kota Bandung telah mencapai 185 ritase dari 241 ritase normal.

“Alhamdulillah kita sudah bisa 185 ritase, jadi ada kemajuan dari awalnya 89, 95, 120 ritase kemudian pernah di 165, 175 181 sekarang sudah 185 ritase. Harus optimal karena biasanya sebanyak 241 ritase,” kata Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Minggu 17 September 2023

Pemkot Bandung mendapat kuota 4.000 ritase pengiriman sampah ke TPA Sarimukti pada 12-26 September 2023.

Di luar itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga mempersiapkan tempat penyimpanan sampah sementara di kawasan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Saat ini, proses penyiapan lahan seluas total 2 hektare ini masih terus dilakukan. Salah satunya yaitu pengerasan akses jalan masuk ke kawasan ini.

Penyiapan lahan seluas 2 hektare di kawasan GBLA merupakan salah satu langkah cepat yang dilakukan andai seluruh TPS di Kota Bandung mengalami overload.

Lahan ini dapat menampung 30.000 meter kubik atau 10.000 ton sampah. Skema di tempat yang akan dijadikan TPS sementara, tidak dikubur seperti di Tegalega, namun dibuang seperti biasa.

Ema juga menyebut lahan TPS Organik di Tegallega telah seluruhnya dikubur.

“Kita sudah menyelesaikan mengubur sampah organik yang ada. Tinggal tanahnya saja sekarang kita ratakan,” kata Ema.

Ema mengungkapkan, saat ini ada 80 Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah yang overload. Lalu sekitar 40 TPS disebut sudah normal, dan sekitar 20 TPS sedang dalam penanganan.

Ia berharap, kondisi di TPA Sarimukti segera berangsur normal. Sebab, lahan penyimpanan yang dipersiapkan Pemkot Bandung bersifat sementara.

“TPS darurat ini sifatnya untuk penyimpanan sementara. Itu pun kami persiapkan sembari menunggu TPA Sarimukti normal, sehingga lahan ini jangan sampai terpakai,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Bandung juga tengah memproses pembelian alat pemilah sampah Gibrik Mini serta pengadaan dua loader untuk mempercepat proses pengolahan sampah.

Ema menyebut, Gibrik Mini tersebut dapat memilah sampah sebanyak 2 ton dalam satu jam operasional. Nantinya, Gibrik Mini akan ditempatkan di TPS yang berat seperti di Tegallega, Ciwastra, Gedebage, Babakan Siliwangi.

“Kami sekarang sedang berproses memberi 2 loader dari Biaya Tak Terduga untuk mendorong seperti yang di Ciwastra,” ungkapnya.

“Kita juga sedang proses membeli gibrik mini untuk memilah sampah, sudah ada e katalog. Dalam satu jam dapat memilah 2 ton. Dan itu sudah tercacah dan memudahkan kita, kita akan pasang di TPS yang berat,” imbuhnya.**

Selain itu, Pemkot Bandung juga sedang bergerak mengubah paradigma masyarakat untuk memilah dan mengelola sampahnya sendiri.

“Sekarang ada 235 KBS, masing masing individu sudah sadar untuk memilah sampah organik, anorganik dan residu,” ujarnya. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Belum Berikan Addendum kepada Pengembang Pasar Pelita

    Pemkot Sukabumi Belum Berikan Addendum kepada Pengembang Pasar Pelita

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – pemerintah Kota Sukabumi belum memberikan addendum (tambahan waktu) kepada pengembang Pasar Pelita. Namun Pemkot meminta kepada mereka untuk melakukan percepatan-percepatan pembangunan.”Hasil rapat Selasa kemarin (28/08/2019), Kita hanya meminta pengembang melakukan percepatan pembangunannya,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Kamis, (29/08/2019). Fahmi menambahkan, jika pihak pengembang meminta addendum, tentu saja harus jelas alasanya. Jadi lanjut […]

  • Investasi Jabar Berada Di Level Empat

    Investasi Jabar Berada Di Level Empat

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI,,Mbinews.id- Realisasi investasi Provinsi Jawa Barat, tertinggi di Inonesia. Bahkan, mampu berkontribusi terhadap ekonomi nasional.”Kalau dilihat dari icor (incremental capital output ratio), Jawa Barat di level 4. Jadi Jabar masih paling menguntungkan dalam hal investasi,”ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Ningsih. Saat menggelar rapat konsolidasi […]

  • DPRD Kota Bandung Siap Perjuangkan Aspirasi Guru Honorer dan Tenaga Honorer

    DPRD Kota Bandung Siap Perjuangkan Aspirasi Guru Honorer dan Tenaga Honorer

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung H. Andri Rusmana, S.Pd.I., menerima audiensi Asosiasi Guru Honorer dan Tenaga Honorer (AGTH) PGRI Kota Bandung, di Ruang Bamus DPRD, Senin, 22 April 2024. Ketua AGTH Kota Bandung, Supono, dalam audiensi mengatakan , yang mewakili tenaga honorer anggota AGTH PGRI se-Kota Bandung , meminta DPRD Kota […]

  • Wali Kota Sukabumi : Atlet Naturalisasi  Dilarang Ikut Ajang Porkota Sukabumi

    Wali Kota Sukabumi : Atlet Naturalisasi Dilarang Ikut Ajang Porkota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id  – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi akan melakukan diskualifikasi jika ditemukan atlit naturalisasai yang ikut dalam ajang Pekan Olahraga Kota (Porkota) Sukabumi. Sebab, dalam ajang kegiatan Porkota tersebut salah satunya sebagai ajang mencari bibit-bibit atlit terbaik di wilayah.”Kalau ada pemain cabutan (naturalisasai kita akan diskualifikasi. Porkota itu mencari bibit atlit yang murni,”ujar Fahmi usai […]

  • Himasi Kembali Tanya Pasar Pelita dan PKL

    Himasi Kembali Tanya Pasar Pelita dan PKL

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan Mahasiswa berpakaian baju tidur dan berselimut sarung mendatangi kantor pemerintah Kota Sukabumi, Kamis (03/06/21). Aksi pakaian baju tidur oleh mahasiswa PB HIMASI merupakan simbol tak kunjung selesainya pembangunan pasar Pelita dan penataan dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) eks pasar Pelita oleh pemerintah Kota Sukabumi. Sekertaris Jenderal PB HIMASI Danial Fadilah […]

  • Julius Katili korban pengeroyokan Oknum Kades Cibadak,  Laporkan “DB”  Dan “MAB” Ke Polres Lebak

    Julius Katili korban pengeroyokan Oknum Kades Cibadak, Laporkan “DB” Dan “MAB” Ke Polres Lebak

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    LEBAK, MBInews.id – Kepala Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, “DB” bersama “MAB” yang merupakan adiknya, dilaporkan Julius Katili (33) ke Polres Lebak atas dugaan tindakan pengeroyokan, yang terjadi Kamis Malam (14/11/2019) di Perum Cibadak Residence, Desa Cibadak Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak. Julius Katili yang mengaku korban pengeroyokan itu menceritakan, peristiwa pengeroyokan berawal saat dirinya […]

expand_less