Breaking News
Trending Tags

RUU Cipta Kerja Disahkan, GMNI Sukabumi Akan Galang Kekuatan Massa

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sukabumi menolak disyahkannya RUU Cipta Kerja. Senin (05/10/20).

Menurut Sekjen GMNI Cabang Sukabumi Rizki Rabiul Tsani, dalam rapat kerja RUU Cipta Kerja yang berlangsung di DPR-RI Sabtu (03/10/20), sebanyak tujuh fraksi setuju untuk melanjutkan pembahasan ke rapat paripurna DPR dan disahkan menjadi undang-undang. Sedangkan dua partai lain menyatakan menolak.

” Sejak awal RUU Cipta Kerja memang diarahkan untuk memperkuat perusahaan dan investor skala besar. Patut disayangkan karena proses perumusannya yang tertutup, tergesa-gesa, termasuk mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudent) di dalam merumuskan perubahan ratusan pasal dari macam-macam UU tanpa memperhitungkan dampak sosial, ekonomi, politik, budaya yang pasti muncul” ucapnya.

” Apalagi RUU Cipta Kerja terkait agraria dampaknya akan membahayakan petani-petani di Indonesia khususnya di Sukabumi menghambat realisasi reforma agraria dan memperparah konflik agraria structural di Indonesia” katanya

GMNI Cabang Sukabumi dalam rencana penetapan RUU Cipta Kerja tersebut, menganggap perlu ada yang diwaspadai dan dikritisi secara bersama-sama.

Pertama, adanya bubstansi kontroversial RUU Pertanahan, yaitu Hak Pengelolaan (HPL) sebagai penyimpangan aak menguasai dari negara (HMN), keistimewaan hak guna usaha (HGU) dan sanksi dan sanksi bagi penguasaan tanah dengan status “tanah terlantar” dihapuskan, agenda pembentukan bank tanah dan penyimpangan reforma agraria dan Masalah hak milik sarusun untuk investor asing.

Keduanya, RUU Cipta Kerja akan memperparah ketimpangan penguasaan tanah dan konflik agraria di Indonesia, mempermudah perampasan, penggusuran, dan pelepasan hak atas tanah atas nama pengadaan lahan untuk kepentingan infrastruktur dan bisnis, mempercepat alih fungsi tanah pertanian di Indonesia dan terakhir akan memperkuat potensi kriminalisasi dan diskriminasi hak terhadap petani dan masyarakat adat sekaligus meningkatkan proses pemiskinan petani.

” Maka atas dasar itu, DPC GMNI Sukabumi menolak disahkannya RUU Cipta Kerja. Jika terjadi maka akan menggalang seluruh kekuatan massa untuk melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR-RI” pungkas Rizki. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memperingati Hari Bhayangkara Dan HJB Ke-537, Polresta  Bogor Dan Disparbud  Gelar MB3R

    Memperingati Hari Bhayangkara Dan HJB Ke-537, Polresta Bogor Dan Disparbud Gelar MB3R

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Polresta Bogor Kota dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor menggelar Mandiri Bhayangkara Bogor Batik Run (MB3R) 2019 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 73 dan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 537 sekaligus dalam rangka mempromosikan batik Bogor dengan rute 7,3 kilometer pada Minggu, 14 Juli mendatang. Bagus perwakilan dari Event […]

  • Dua Gerai Holywings Di Kota Bandung Inisiatif Tutup Operasional

    Dua Gerai Holywings Di Kota Bandung Inisiatif Tutup Operasional

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dua gerai Holywings di Kota Bandung berinisiatif menutup operasional mereka, Selasa 28 Juni 2022 malam. Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Penutupan operasional Holywings ini dilakukan secara suka rela dan atas inisiatif sendiri. Di sisi lain, Pemkot Bandung belum melakukan tindakan. Sebelumnya, kepastian penutupan dua gerai Holywings tersebut disampaikan langsung […]

  • Kota Bandung Setiap Lini Bergerak Bersama Cegah Covid-19, Kelurahan Kebonwaru Bentuk Posko Lebak Bersatu

    Kota Bandung Setiap Lini Bergerak Bersama Cegah Covid-19, Kelurahan Kebonwaru Bentuk Posko Lebak Bersatu

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seluruh lini di Kota Bandung semakin bergerak bersama mencegah penyebaran Covid-19. Tak hanya di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan, kini RW semakin pun bergerak memutus mata rantai virus corona. Salah satunya di RW 08 Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal. Di RW ini membentuk Posko Lebak Bersatu sebagai posko pencegahan Covid-19. Posko yang berada […]

  • Hadiri HUT PSM ke 48, Wali Kota Sukabumi Terus Berkolaborasi Tangani  Masalah Kesejahteraan Sosial

    Hadiri HUT PSM ke 48, Wali Kota Sukabumi Terus Berkolaborasi Tangani Masalah Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Keberadaan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), sejatinya membantu pemerintah menangani permasalahan sosial di tengah masyarakat. Pasalnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani permasalahan tersebut. Sehingga, membutuhkan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. “PSM itu masyarakat yang memiliki jiwa sosial, yang membantu pemerintah dalam permasalahan sosial di tengah masyarakat,”ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, […]

  • Kado HKJB Ke-211, 1.749 Masjid Di Kota Bandung Tersertifikasi

    Kado HKJB Ke-211, 1.749 Masjid Di Kota Bandung Tersertifikasi

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jelang peringatan Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan program Gesit atau Gerakan Sertifikasi Tanah Tempat Ibadat, di Pendopo Kota Bandung, Kamis 16 September 2021. Gerakan ini bertujuan untuk memfasilitasi pendaftaran tanah yang dipergunakan tempat ibadah di Kota Bandung. Sehingga tempat ibadah memiliki kekuatan hukum dan terhindar dari […]

  • Kota Sukabumi Alami Inflasi 0,02 Persen di Bulan Oktober

    Kota Sukabumi Alami Inflasi 0,02 Persen di Bulan Oktober

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Akibat adanya kenaikan di beberap kelompok pengeluaran, Kota Sukabumi alami inflasi 0,02 persen di bulan Oktober. Dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104.67.”Adanya kenaikan harga dibeberapa kelompok pengeluaran di bulan Oktober, Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,02 persen,”ujar Asisten Daerah (assda) II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Pemkot Sukabumi Cecep Mansur. Senin, (23/11/2020). Cecep mengungkapkan, […]

expand_less