Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

RUU Cipta Kerja Disahkan, GMNI Sukabumi Akan Galang Kekuatan Massa

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sukabumi menolak disyahkannya RUU Cipta Kerja. Senin (05/10/20).

Menurut Sekjen GMNI Cabang Sukabumi Rizki Rabiul Tsani, dalam rapat kerja RUU Cipta Kerja yang berlangsung di DPR-RI Sabtu (03/10/20), sebanyak tujuh fraksi setuju untuk melanjutkan pembahasan ke rapat paripurna DPR dan disahkan menjadi undang-undang. Sedangkan dua partai lain menyatakan menolak.

” Sejak awal RUU Cipta Kerja memang diarahkan untuk memperkuat perusahaan dan investor skala besar. Patut disayangkan karena proses perumusannya yang tertutup, tergesa-gesa, termasuk mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudent) di dalam merumuskan perubahan ratusan pasal dari macam-macam UU tanpa memperhitungkan dampak sosial, ekonomi, politik, budaya yang pasti muncul” ucapnya.

” Apalagi RUU Cipta Kerja terkait agraria dampaknya akan membahayakan petani-petani di Indonesia khususnya di Sukabumi menghambat realisasi reforma agraria dan memperparah konflik agraria structural di Indonesia” katanya

GMNI Cabang Sukabumi dalam rencana penetapan RUU Cipta Kerja tersebut, menganggap perlu ada yang diwaspadai dan dikritisi secara bersama-sama.

Pertama, adanya bubstansi kontroversial RUU Pertanahan, yaitu Hak Pengelolaan (HPL) sebagai penyimpangan aak menguasai dari negara (HMN), keistimewaan hak guna usaha (HGU) dan sanksi dan sanksi bagi penguasaan tanah dengan status “tanah terlantar” dihapuskan, agenda pembentukan bank tanah dan penyimpangan reforma agraria dan Masalah hak milik sarusun untuk investor asing.

Keduanya, RUU Cipta Kerja akan memperparah ketimpangan penguasaan tanah dan konflik agraria di Indonesia, mempermudah perampasan, penggusuran, dan pelepasan hak atas tanah atas nama pengadaan lahan untuk kepentingan infrastruktur dan bisnis, mempercepat alih fungsi tanah pertanian di Indonesia dan terakhir akan memperkuat potensi kriminalisasi dan diskriminasi hak terhadap petani dan masyarakat adat sekaligus meningkatkan proses pemiskinan petani.

” Maka atas dasar itu, DPC GMNI Sukabumi menolak disahkannya RUU Cipta Kerja. Jika terjadi maka akan menggalang seluruh kekuatan massa untuk melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR-RI” pungkas Rizki. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suhu Kota Bandung Lebih Menyengat, Ini Penyebabnya!

    Suhu Kota Bandung Lebih Menyengat, Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Belakangan ini jika sudah masuk tengah hari, suhu Kota Bandung sedang panas-panasnya sampai menyengat kulit. Apa benar gelombang panas adalah faktor utamanya? Ternyata menurut Staf Data dan Informasi BMKG Bandung, Yuni Yulianti berdasarkan pengamatan cuaca di Stasiun Geofisika Bandung untuk suhu di Bandung maksimum masih berada di kisaran 29-30,4 derajat celcius. “Kemudian […]

  • Diskar PB Perlu Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran

    Diskar PB Perlu Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Riana mendorong agar Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) memberikan perlindungan dan proteksi maksimal terhadap kebencanaan, kepada gedung atau kantor pemerintahan di Kota Bandung. Hal tersebut disampaikan pada Rapat Kerja Komisi C terkait Evaluasi Program Kerja Triwulan I & II TA 2022 dan Rencana […]

  • Didukung BRI, Bank Sampah Unit Kartini Makin Bersinar Hingga Punya 8.699 nasabah.

    Didukung BRI, Bank Sampah Unit Kartini Makin Bersinar Hingga Punya 8.699 nasabah.

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    CIAMIS,  Mbinews – Kantor Bank Sampah Unit (BSU) Kartini, Dusun Majalaya, Desa Imbanagara Raya, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, puluhan ibu-ibu mengenakan kaos biru terlihat menikmati olahraga pada Jumat, 26 Juli 2024. Mereka bergerak dengan gembira mengikuti instruktur senam yang dengan cekatan memperagakan gerakan diiringi musik dengan ritme energik. Mereka adalah anggota BSU Kartini. yang aktif […]

  • Hadirkan Dahlan Iskan, PWI Pusat Gelar Kuliah Pertama Jurnalistik Secara Daring

    Hadirkan Dahlan Iskan, PWI Pusat Gelar Kuliah Pertama Jurnalistik Secara Daring

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerjasama dengan PT Astra International Tbk. menggelar Safari Jurnalistik Perdana 2020, secara daring dari Sekertariat PWI Pusat Jakarta yang diikuti 318 orang peserta dari seluruh nusantara, Rabu (14/10/2020). Kuliah Perdana Safari Jurnalistik dari Sekolah Jurnalisme Indonesia PWI Pusat itu menghadirkan pendiri Jawa Pos Group Dahlan Iskan yang […]

  • Pemkot Sukabumi  Gencar Sosialisasikan Produk Hukum Ke Masyarakat

    Pemkot Sukabumi Gencar Sosialisasikan Produk Hukum Ke Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui bagian hukum terus gencar lakukan penyuluhan produk hukum kepada masyarakat. Penyuluhan yang dilakukan tersebut, tentu saja bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat. Terutama, semua Peraturan Daerah (perda) yang diberlakukan. “Penyuluhan ini kan salah satu langkah untuk menginformasikan produk hukum apa saja yang berlaku. Dan masyarakat haru mengetahuainya, terutama […]

  • Wakil Wali Kota Sukabumi Lepas 14 PNS Yang Memasuki BPU

    Wakil Wali Kota Sukabumi Lepas 14 PNS Yang Memasuki BPU

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana secara resmi melepas sebanyak 14 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP). Pelepasan tersebut, sebagai bentuk apresiasi Pemkot Sukabumi kepada PNS yang telah mengabdi. kegiatan ini juga dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekda Kota Sukabumi M Hasan Asari, Kepala BKPSDM Kota […]

expand_less