Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

RUU Cipta Kerja Disahkan, GMNI Sukabumi Akan Galang Kekuatan Massa

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sukabumi menolak disyahkannya RUU Cipta Kerja. Senin (05/10/20).

Menurut Sekjen GMNI Cabang Sukabumi Rizki Rabiul Tsani, dalam rapat kerja RUU Cipta Kerja yang berlangsung di DPR-RI Sabtu (03/10/20), sebanyak tujuh fraksi setuju untuk melanjutkan pembahasan ke rapat paripurna DPR dan disahkan menjadi undang-undang. Sedangkan dua partai lain menyatakan menolak.

” Sejak awal RUU Cipta Kerja memang diarahkan untuk memperkuat perusahaan dan investor skala besar. Patut disayangkan karena proses perumusannya yang tertutup, tergesa-gesa, termasuk mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudent) di dalam merumuskan perubahan ratusan pasal dari macam-macam UU tanpa memperhitungkan dampak sosial, ekonomi, politik, budaya yang pasti muncul” ucapnya.

” Apalagi RUU Cipta Kerja terkait agraria dampaknya akan membahayakan petani-petani di Indonesia khususnya di Sukabumi menghambat realisasi reforma agraria dan memperparah konflik agraria structural di Indonesia” katanya

GMNI Cabang Sukabumi dalam rencana penetapan RUU Cipta Kerja tersebut, menganggap perlu ada yang diwaspadai dan dikritisi secara bersama-sama.

Pertama, adanya bubstansi kontroversial RUU Pertanahan, yaitu Hak Pengelolaan (HPL) sebagai penyimpangan aak menguasai dari negara (HMN), keistimewaan hak guna usaha (HGU) dan sanksi dan sanksi bagi penguasaan tanah dengan status “tanah terlantar” dihapuskan, agenda pembentukan bank tanah dan penyimpangan reforma agraria dan Masalah hak milik sarusun untuk investor asing.

Keduanya, RUU Cipta Kerja akan memperparah ketimpangan penguasaan tanah dan konflik agraria di Indonesia, mempermudah perampasan, penggusuran, dan pelepasan hak atas tanah atas nama pengadaan lahan untuk kepentingan infrastruktur dan bisnis, mempercepat alih fungsi tanah pertanian di Indonesia dan terakhir akan memperkuat potensi kriminalisasi dan diskriminasi hak terhadap petani dan masyarakat adat sekaligus meningkatkan proses pemiskinan petani.

” Maka atas dasar itu, DPC GMNI Sukabumi menolak disahkannya RUU Cipta Kerja. Jika terjadi maka akan menggalang seluruh kekuatan massa untuk melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR-RI” pungkas Rizki. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Apresiasi TNI Polri Turut Tangani Covid-19 Di Kota Bandung

    Pemkot Bandung Apresiasi TNI Polri Turut Tangani Covid-19 Di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah membantu penanganan Covid-19 di Kota Bandung. Termasuk vaksinasi oleh TNI dan Polri. “Atas nama Pemkot Bandung kami ucapkan terima kasih kepada jajaran TNI Polri membantu pemerintah dalam proses penanggulangan Covid-19,” kata Yana pada kegiatan Silaturahmi para Komandan Rayon Militer, Kapolsek, Babinsa dan Bhabinkamtibnas […]

  • Pemerintah Kota Bandung Terus Dukung Perempuan Memberi Modal Usaha Hingga Rp2 Juta

    Pemerintah Kota Bandung Terus Dukung Perempuan Memberi Modal Usaha Hingga Rp2 Juta

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat dukungan terhadap perempuan yang menjadi kepala keluarga. Lewat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), program pemberdayaan perempuan kepala keluarga (Pekka) dijalankan secara berkelanjutan, terutama untuk membekali mereka dengan pelatihan vokasional dan akses bantuan permodalan. Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati menjelaskan, perempuan sebagai kepala keluarga […]

  • Pemkot Bandung Ajak OKP Bersinergi Wujudkan Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera, Dan Agamis

    Pemkot Bandung Ajak OKP Bersinergi Wujudkan Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera, Dan Agamis

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak semua Organisasi Sosial Kemasyarakatan Pemuda (OKP) untuk bekerja sama membangun Kota Bandung. Pasalnya, Pemkot Bandung sangat membutuhkan dukungan untuk mewujudkan Bandung Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat membuka Musyawarah Daerah DPD KNPI Kota Bandung Tahun 2021 di […]

  • Soal PTMT, Oded Imbau Para Orang Tua Perhatikan Putra-Putrinya

    Soal PTMT, Oded Imbau Para Orang Tua Perhatikan Putra-Putrinya

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial memohon para orang tua siswa untuk memperhatikan putra-putrinya yang akan melaksanakan pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Khususnya terkait protokol kesehatan agar putra-putrinya bisa terhindar dari Covid-19. “Mari tingkatkan kewaspadaan diri dengan terus melaksanakan prokes (protokol kesehatan) untuk mencegah Covid-19,” ujar Oded terkait telah dimulainya PTMT di […]

  • Agus Andi Setiawan Apresiasi Pemberdayaan Masyarakat di Program Green Cakra

    Agus Andi Setiawan Apresiasi Pemberdayaan Masyarakat di Program Green Cakra

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG – Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Agus Andi Setiawan, S.Pd.I., mengapresiasi Pemberdayaan Masyarakat TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) PT Pindad, melalui program Green Cakra. Green Cakra merupakan program unggulan PT Pindad yang bergerak pada pengelolaan sampah yang bersumber dari dedaunan Hutan Kota Pindad, menjadi kompos dan menjadi nilai bersama. “Kita mengapresiasi […]

  • Saatnya Berbagi ” Bagi Yang Membutuhkan Silahkan Ambil dengan Bijak”

    Saatnya Berbagi ” Bagi Yang Membutuhkan Silahkan Ambil dengan Bijak”

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Saatnya berbagi “Bagi yang membutuhkan silahkan ambil dengan bijak”. Demikian tulisan pada kertas yang tertempel di pagar rumah Dedi Riyanto warga Jalan Cisaranten Baru Nomor 80, Kelurahan Cisaranten Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. Di bawah pengumuman tersebut, tergantung sejumlah paket bahan kebutuhan pokok dalam kantong keresek. Paket yang digantung biasanya berisi 1 kilogram […]

expand_less