Breaking News
Trending Tags

RUU Cipta Kerja Disahkan, GMNI Sukabumi Akan Galang Kekuatan Massa

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sukabumi menolak disyahkannya RUU Cipta Kerja. Senin (05/10/20).

Menurut Sekjen GMNI Cabang Sukabumi Rizki Rabiul Tsani, dalam rapat kerja RUU Cipta Kerja yang berlangsung di DPR-RI Sabtu (03/10/20), sebanyak tujuh fraksi setuju untuk melanjutkan pembahasan ke rapat paripurna DPR dan disahkan menjadi undang-undang. Sedangkan dua partai lain menyatakan menolak.

” Sejak awal RUU Cipta Kerja memang diarahkan untuk memperkuat perusahaan dan investor skala besar. Patut disayangkan karena proses perumusannya yang tertutup, tergesa-gesa, termasuk mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudent) di dalam merumuskan perubahan ratusan pasal dari macam-macam UU tanpa memperhitungkan dampak sosial, ekonomi, politik, budaya yang pasti muncul” ucapnya.

” Apalagi RUU Cipta Kerja terkait agraria dampaknya akan membahayakan petani-petani di Indonesia khususnya di Sukabumi menghambat realisasi reforma agraria dan memperparah konflik agraria structural di Indonesia” katanya

GMNI Cabang Sukabumi dalam rencana penetapan RUU Cipta Kerja tersebut, menganggap perlu ada yang diwaspadai dan dikritisi secara bersama-sama.

Pertama, adanya bubstansi kontroversial RUU Pertanahan, yaitu Hak Pengelolaan (HPL) sebagai penyimpangan aak menguasai dari negara (HMN), keistimewaan hak guna usaha (HGU) dan sanksi dan sanksi bagi penguasaan tanah dengan status “tanah terlantar” dihapuskan, agenda pembentukan bank tanah dan penyimpangan reforma agraria dan Masalah hak milik sarusun untuk investor asing.

Keduanya, RUU Cipta Kerja akan memperparah ketimpangan penguasaan tanah dan konflik agraria di Indonesia, mempermudah perampasan, penggusuran, dan pelepasan hak atas tanah atas nama pengadaan lahan untuk kepentingan infrastruktur dan bisnis, mempercepat alih fungsi tanah pertanian di Indonesia dan terakhir akan memperkuat potensi kriminalisasi dan diskriminasi hak terhadap petani dan masyarakat adat sekaligus meningkatkan proses pemiskinan petani.

” Maka atas dasar itu, DPC GMNI Sukabumi menolak disahkannya RUU Cipta Kerja. Jika terjadi maka akan menggalang seluruh kekuatan massa untuk melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR-RI” pungkas Rizki. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tol Gedebage KM 149 Jadi Alternatif Urai Kepadatan Exit Cileunyi Saat Mudik 2022

    Tol Gedebage KM 149 Jadi Alternatif Urai Kepadatan Exit Cileunyi Saat Mudik 2022

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Untuk mempersiapkan lonjakan kendaraan yang akan mengakses tol Cileunyi saat Lebaran 2022 mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memfungsikan akses KM 149 A ruas Jalan Tol Padalarang-Cileunyi atau yang dikenal dengan Tol Gedebage 149. Pengoperasian akses tersebut akan dilaksanakan secara situasional pada H-7 (25 April 2022) sampai H+7 (10 Mei 2022) dari […]

  • Bank Bjb Raih Peringkat Pertama Kategori Bank Go Public Versi InfoBank

    Bank Bjb Raih Peringkat Pertama Kategori Bank Go Public Versi InfoBank

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb kembali mencatatkan prestasi. Kali ini, bank bjb berhasil meraih peringkat pertama kategori Rating Bank Go Public dalam Rating 109 bank versi InfoBank per Desember 2019-2020. Hal tersebut dimuat dalam Majalah Infobank edisi Agustus 2021. Dalam kategori Bank Go Public tersebut, […]

  • Cegah Penularan DBD, Penyemprotan Foging Dilakukan di Mapolsek Cikole

    Cegah Penularan DBD, Penyemprotan Foging Dilakukan di Mapolsek Cikole

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Langkah antisifatif bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) dimusim penghujan, Polsek Cikole melakukan penyemprotan atau fogging sebagai salah satu upaya pencegahnya. Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna memimpin langsung penyemprotan yang berlangsung, untuk menyisir setiap sudut ruangan di lingkungan Polsek Cikole, Senin (08/08). “Pada hari ini, seluruh ruangan di Mapolsek Cikole dilakukan penyemprotan untuk […]

  • IKWI Gelar Webinar Tema: Sehat Kelola Dana dengan Fasilitas Pinjol dan Uang Digital

    IKWI Gelar Webinar Tema: Sehat Kelola Dana dengan Fasilitas Pinjol dan Uang Digital

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id –  Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) menggelar Webinar di Sekretariat PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (9/8). Acara dalam rangkaian HUT Ke-61 IKWI mengambil tema “Sehat Kelola Dana dengan Fasilitas Pinjol dan Uang Digital”. Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari mengatakan, pemahaman mengenai Pinjol penting karena banyak anggota […]

  • Pemkot Sukabumi Sabet Penghargaan “Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2019 Nilai Predikat BB”

    Pemkot Sukabumi Sabet Penghargaan “Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2019 Nilai Predikat BB”

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemkot Sukabumi di tahun 2019 alami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu. Di tahun 2019 sendiri Pemkot mampu di nilai 76.07, sedangkan ditahun 2018 berada di 74.83. Dengan peningkatan tersebut, Pemkot Sukabumi berhasil mendapatkan penghargaan dari Pemerintah pusat atas akuntabilitas kinerja instansi pemerintah tahun […]

  • Cegah Penyebaran Corona, PKB kab Bandung Berikan Himbauwan & Bagikan Masker Dan Sanitaser Ke Masyarakat

    Cegah Penyebaran Corona, PKB kab Bandung Berikan Himbauwan & Bagikan Masker Dan Sanitaser Ke Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kab. Bandung – kegiatan bakti sosial dan himbauwan ke masyarakat untuk Pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) bukan hanya tanggung jawab Pemerintah atau Partai Politik. Peran serta masyarakat dibutuhkan demi memutus mata rantai virus Corona. “Pembagian nasi kotak, masker beserta handsanitizer kepada warga masyarakat yang terdampak Virus Corona (Covid-19) seperti supir angkot, Ojek Online motor bagi […]

expand_less