Breaking News
Trending Tags

Sampah Kembali Jadi Soal, Komisi C Harap Kang Pisman Dioptimalkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, – Komisi C DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja membahas penanganan darurat sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi C DPRD Kota Bandung, Rabu, (3/5/2023).

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi, S. IP., dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Ir. H. Agus Gunawan,

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bandung, drg. Maya Himawati, juga anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama, S.E., Asep Mahyudin, S.Ag., Rendiana Awangga, Sandi Muharam, S.E., dan Iman Lestariyono, S.Si.

Menurut Yudi, rapat digelar karena lonjakan sampah pasca Idulfitri di Kota Bandung.

“Pasca Idulfitri adanya lonjakan sampah sehingga overload dan ini ada di sekitar 55 TPS di Kota Bandung dari seluruhnya 135 TPS, dan dengan adanya kendala pengangkutan ke TPA Sarimukti” kata Yudi.

Yudi melanjutkan, TPA Sarimukti pada awalnya sebagai TPA untuk penanggulangan darurat sampah sebagai solusi kritis pengelolaan sampah sejak longsornya TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005. Kenaikan volume sampah pun terus berlanjut dari tahun 2005 sampai tahun ini.

“TPA Sarimukti ini banyak disumbang dari sampah dari Kota Bandung. Untuk keadaan darurat ini kami mencari lahan penimbunan sementara, memilih eks TPA cicabe. Sama seperti dulu pernah dipakai Bandung saat darurat sampah di tahun 2005. Ini telah berkoordinasi dengan pihak provinsi, mungkin ke depannya bakal ke TPA Sarimukti lagi,” jelas Yudi.

Menurut Yudi, dari jumlah harian sampah di kota Bandung yaitu 1.500 ton, masih ada sekitar 150 ton yang tertumpuk di TPS di Kota Bandung yang belum bisa diangkut.

Anggota Komisi C, Maya Himawati mengatakan perlunya antisipasi jika diperkirakan pasca lebaran akan mengalami penumpukan.

“Sebelum lebaran masih ada sekian ratus ton belum terangkut harusnya sebelum lebaran ada persiapan seperti apa, karena perkiraan pas setelah Ramadan pasti lebih banyak. Ini ke depannya masih ada antisipasi? Jika tidak lalu apa kendalanya apa di DLH? Apakah armada tidak memadai atau alat berat tidak sesuai standar yang dibutuhkan? Jika ini kita Komisi C pasti akan terus mendukung program untuk solusi ini,” kata Maya.

Anggota Komisi C lainnya, Awangga mengatakan masyarakat perlu adanya kepastian sampai kapan TPA Cicabe ini akan dipakai.

“Sementara ini perlu ada kepastiannya, berapa sih sampah eksisting yang belum diangkut berapa lama dan besar yang bisa menampung oleh TPS Cicabe dan sampai berapa lama persampahan yang ada di TPS lain yang belum terangkut,” tutur Awangga.

Awangga melanjutkan, pengelolaan sampah di Kota Bandung masih dikelola secara konvensional dan perlu terobosan teknologi dalam pengelolaannya.

“Pengelolaan sampah di Kota Bandung masih banyak yang konvensional. Dulu ada perda di RDTR terkait mesin generator. Kondisi saat ini sudah jauh canggih, insinerator mesin pengelolaan sampah ini apakah pernah ada kajian rencana ke arah sana dan target untuk pengelolaan sampah konvensional ke lebih canggih,” kata Awangga.

Yudi menegaskan perlunya mengoptimalkan program-program pengelolaan sampah yang saat ini sudah pernah dilakukan di Kota Bandung, salah satunya Kang Pisman.

“Momentum kedaruratan ini kita manfaatkan untuk pengelolahan sampah ini di skala TPS lingkungan RW dan lain-lain. Kita bisa optimalkan dengan Kang Pisman aja lumayan 10 persen. Jangka pendek memang tidak efektif namun jangka panjang ini akan terasa,” ujar Yudi.

Yudi pun memastikan Komisi C akan terus mendukung segala solusi permasalahan di Kota Bandung salah satunya terkait darurat sampah.

“Sisi anggaran ini kita bisa optimalkan dengan data-data argumen yang memadai. Dan yang belum terlihat dari operasional belum memadai. Dan ini perlu dioptimalkan. Ke depannya akan kita lihat dulu agenda melihat mesin insinerator di wilayah-wilayah yang sudah punya,” kata Yudi.*

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bacaleg PSI, Pirman Suharto dan Jajaran Pengurus DPC PSI Kota Bandung Datangi Kecamatan Cibeuying Kidul

    Bacaleg PSI, Pirman Suharto dan Jajaran Pengurus DPC PSI Kota Bandung Datangi Kecamatan Cibeuying Kidul

    • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam rangka menjalin sinergitas dan persiapan menjadi peserta Pemilu 2024, DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung mendatangi kantor kecamatan Cibuying Kidul, Kota Bandung, Kamis (3/11/2022). Agendanya silaturahmi dan audiensi dengan kecamatan Cibeuying Kidul terkait sudah adanya pembentukan DPC dan DPRT Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Bandung. Hal tersebit disampaikan oleh […]

  • Terkait OTT di PN Surabaya, Firli Bahuri: KPK Tidak akan Pandang Bulu

    Terkait OTT di PN Surabaya, Firli Bahuri: KPK Tidak akan Pandang Bulu

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Hari ini seorang hakim, Panitera dan Pengacara terkena  Tangkap Tangan oleh Tim KPK di Surabaya. Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan secara berturut-turut  beberapa pejabat eksekutif setidaknya 3 orang kepala daerah yang juga terkena Tangkap Tangan oleh kpk. “Peristiwa ini garis besarnya adalah karena pelanggaran sistem, karena sistemnya gagal, buruk atau lemah. Kita […]

  • Wali Kota Bandung Melepas 218 Pejabat Untuk Mengikuti Pembekalan Transformasi Birokrasi

    Wali Kota Bandung Melepas 218 Pejabat Untuk Mengikuti Pembekalan Transformasi Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Udara pagi di Plaza Balai Kota Bandung terasa berbeda, Selasa 4 November 2025. Deretan pejabat berdiri rapi dengan kepala berbalut kain putih, simbol kesucian niat dan pikiran. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan melepas 218 pejabat, terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, camat, dan lurah untuk mengikuti Pembekalan Transformasi Birokrasi di Pusat […]

  • Jelang PSBB, PWI Kota Bandung Dan SMSI Jabar Bagikan Ratusan Sembako  & Masker

    Jelang PSBB, PWI Kota Bandung Dan SMSI Jabar Bagikan Ratusan Sembako & Masker

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Sehari menjelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung dalam rangka pencegahan pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 yang akan mulai berlaku Rabu 22 April Pukul 00.00 WIB, PWI Kota Bandung  dan SMSI Jabar bagikan ratusan paket sembako dan masker untuk masyarakat terdampak Covid-19. Ratusan paket sembako yang terdiri […]

  • Ummi Oded Resmikan Komunitas Tanginas Lembur Tohaga Lodaya

    Ummi Oded Resmikan Komunitas Tanginas Lembur Tohaga Lodaya

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam upaya mencegah stunting, Kelurahan Kebon Gedang, Kecamatan Batununggal membentuk Komunitas Tanginas (Bandung Tanggap Stunting dengan Pangan Aman dan Sehat) Lembur Tohaga Lodaya, Bandung, Sabtu  (17/10/2020) Kelurahan Kebon Gedang juga membentuk Komunitas Lembur Tohaga Lodaya dengan jargon Bontang Ngahiji dengan mengusung tema kuat dan kokoh dalam setiap komunitasnya. Kuat dan kokoh dalam […]

  • BAZNAS Jabar Meningkatkan dan Raih Skor Tinggi di Indeks Zakat Nasional 2024

    BAZNAS Jabar Meningkatkan dan Raih Skor Tinggi di Indeks Zakat Nasional 2024

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat berhasil meningkatkan dan meraih nilai tinggi dalam Pengukuran Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat Tahun 2024. BAZNAS Jabar berhasil meraih skor 0,89 meningkat dari tahun sebelumnya yang meraih 0,59. Hal ini yang menjadikannya salah satu provinsi dengan capaian tertinggi secara nasional. Dengan nilai […]

expand_less