Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Sediakan Anggaran Untuk siswa yang tidak mampu Ikut Studi Tour

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., menjadi narasumber di diskusi Radio PRFM, Bandung, Kamis, 7 Agustus 2025. Diskusi kali ini mengangkat tema “Menelisik Dampak Pelarangan Studi Tur Terhadap Wisata Kota Bandung”.

Menurut Politisi PDIP DPRF Kota Bandung, pelarangan karya wisata ini menyeruak dari usulan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Polemik pun muncul terkait keluhan orang tua dan di sisi lain dampak pada pariwisata.
Dinilai study tour masih bermanfaat dilakukan , bila tujuannya murni didasarkan pada pendidikan luar sekolah, ketimbang sekadar jalan-jalan. Pada poin ini ia mendapat banyak keluhan dari orang tua yang keberatan dengan biaya study tour. Di sisi lain, memahami adanya perputaran ekonomi di sektor pariwisata imbas dari kebijakan pelarangan study tour.

Sebagai solusi, mengusulkan pendekatan yang lebih terukur untuk menyeimbangkan kepentingan pendidikan dan ekonomi. Disarankan agar Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk membiayai study tour bagi siswa tidak mampu, dengan fokus pada kegiatan yang berkorelasi dengan peningkatan kualitas pendidikan.
Bagi yang tidak mampu, disubsidi oleh Pemerintah. Study tour harus dipilih hanya untuk kegiatan yang punya korelasi dengan pendidikan, bukan sekadar jalan-jalan ke pantai,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan , pentingnya pengawasan supaya tidak lagi muncul kebijakan sekolah yang memunculkan diskriminasi bagi siswa yang tidak mampu ikut serta. Bahkan, sempat ada kebijakan sekolah yang dikeluhkan orang tua karena harus tetap membayar meski tak bisa ikut, atau menggantinya dengan tugas yang membebani siswa.
Kebijakan pelarangan study tour merupakan respons terhadap keluhan masyarakat, khususnya dari keluarga siswa yang tidak mampu. Ada pula kondisi ketika orang tua memaksakan diri untuk membiayai study tour demi anak mereka, meskipun secara finansial sulit.

“Banyak keluhan dari siswa-siswa yang tidak mampu. Kadang-kadang, kalau anak itu dalam posisi sulit, satu sisi orang tuanya tidak mampu, tetapi walaupun dirinya dibebaskan untuk tidak ikut, sebagai seorang anak ada tekanan sosial yang akhirnya berbalik ke orang tuanya,” ujarnya.

Namun, sisi lain dari kebijakan ini, yaitu dampak negatifnya terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal. “Study tour itu ternyata mempunyai dampak positif terhadap wisata dan perekonomian, seperti UMKM, transportasi, dan sebagainya. Pelarangan ini menimbulkan reaksi karena ada bagian masyarakat yang terdampak,” katanya.
Penurunan aktivitas ekonomi di destinasi wisata populer seperti Museum Geologi. “Sebelum ada kebijakan ini, jalan di sekitar Museum Geologi penuh dengan bus. Para pedagang UMKM juga ramai karena ada kerumunan. Tetapi sekarang sepi study tour sebetulnya memiliki nilai pendidikan, seperti kunjungan ke Museum Geologi yang memberikan pengetahuan tentang dinosaurus dan dunia geologi kepada siswa.

Meminta Pemerintah Kota Bandung agar lebih berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan. Kebijakan yang akan dikeluarkan harus didasarkan pada kajian yang komprehensif, sehingga tujuan dan dampaknya bisa terukur. Sebab, pemerintah punya tugas melindungi masyarakat, bukan menambah masalah baru.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Farhan : Omnibus Law Momentum Digitalisasi Penyiaran, Murahkan Akses Internet

    Farhan : Omnibus Law Momentum Digitalisasi Penyiaran, Murahkan Akses Internet

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan Undang – Undang Omnibus Law Cipta Kerja pada rapat Paripurna pada Senin 5 Oktober 2020. Diketahui terdapat 11 klaster atau sektor yang dicakup dalam Omnibus Law ini, salahsatunya bidang Dukungan riset dan inovasi yang menjangkau pada digitalisasi penyiaran. Anggota Komisi 1 DPR RI dari Fraksi NasDem, […]

  • Pos Indonesia Buka Program Beasiswa Kuliah di ULBI

    Pos Indonesia Buka Program Beasiswa Kuliah di ULBI

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) melalui dukungan Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI), meluncurkan Program Beasiswa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi putra-putri karyawan aktif dan pensiunan PT Pos Indonesia Group untuk melanjutkan studi di Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI). Program beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi luar biasa para […]

  • Kuasa Hukum Penggugat, Razman Tangtang  Kuasa Hukum FS Laporkan Ke Polisi

    Kuasa Hukum Penggugat, Razman Tangtang Kuasa Hukum FS Laporkan Ke Polisi

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pernyataan kuasa hukum FS bahwa saksi fakta penggugat bisa menimbulkan fitnah dan bisa beresiko pidana mendapatkan respon dari penggugat. Kuasa Hukum penggugat, Razman Arif Nasution menantang kuasa hukum FS untuk melaporkan jika pernyataan saksi dari pihaknya dianggap sebuah fitnah dan tanpa bukti pendukung. “Kalau dia merasa itu fitnah, bohong. Buat laporan polisi […]

  • Wali Kota Sukabumi Sampaikan Peningkatan PAD dan Program Prioritas Diacara Musrenbang

    Wali Kota Sukabumi Sampaikan Peningkatan PAD dan Program Prioritas Diacara Musrenbang

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025 – 2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Acara yang digelar di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi tersebut, dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, Ketua […]

  • Dibutuhkan intervensi dari Pengelola Kebijakan untuk Memperhatikan Pendidikan Usia Dini

    Dibutuhkan intervensi dari Pengelola Kebijakan untuk Memperhatikan Pendidikan Usia Dini

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Anggota DPRD Kota Bandung Periode 2024-2029, Andri Gunawan dari Fraksi PDIP menyoroti kebijakan anggaran di Kota Bandung yang dinilainya banyak anggaran hingga ratusan miliar dihabiskan hanya untuk biaya perjalanan Dinas atau studi banding dan seremonial semata. Hal itu, sambungnya, berbanding terbalik dengan anggaran untuk pelayanan pada masyarakat. DPRD Kota Bandung harus mikirin […]

  • BIORA Siap, Luncurkan Film Layar Lebar  “Senyum Sabyan”

    BIORA Siap, Luncurkan Film Layar Lebar “Senyum Sabyan”

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Salah satu karya anak bangsa Bioskop Rakyat Indonesia (Biora) kembali akan meluncurkan  film Layar Lebar dengan judul “Senyum Sabyan”tentang edukasi yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan , Budaya dan kekayaan Nusantara Indonesia. Biora akan mengeksplor film tentang kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yaitu Program Pemerintah Kota Bandung, Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan ( Kang Pisman) […]

expand_less