Breaking News
Trending Tags

TAPD Bersama DPRD Kota Sukabumi Lakukan Pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan 2020

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews id – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi, mulai melakukan pembahasan kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan tahun 2020.”Hari ini, kita masih dalam rangka pembahasan kesepakatan (KUA-PPAS), dan mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kesepakatan untuk dibahas selanjutnya,”ujar Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, usai melakukan rapat internal dengan unsur Pimpinan DPRD. Selasa, (01/09/2020).

Dida mengatakan, secara umum pendapatan di APBD maupun belanjanya di perubahan belum sama dengan anggaran murni. Karena dengan adanya recofusing, ternyata masih banyak kekurangan-kekurangan yang akan sama menjadi yang murni tahun 2020.”jadi masih dibawah yang murni APBD tahun 2020,”tuturnya.

Dida juga belum bisa memastikan apakah nanti beberapa kegiatan yang tidak terlaksana apakah akan dimasukan ke perubahan atau tidak, saat ini masih menunggu kesepakatan. Sebab, akau Dida pagu anggarannya tidak mencukupi. Artinya, masih dibawah anggaran yang murni.”Kita masih mennunggu kesepekatan yang dimaksud itu, tapi disisi lain anggaranya tidak mencukupi,”ungkapnya.

Yang jelas lanjut Dida, pembahasan APBD perubahan ini, harus secepatnya karena waktunya sangat terbatas, karena harus menyelesaikan di bulan September ini, sehingga tiga bulan kedepan (oktober, November, dan Desember) tinggal melakukan pelaksanaanya.”Jadi kita dengan pihak dewan harus menyelesaikan Rancangan APBD perubahanya,”pungkasnya. (Ardan/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal PAW Alm. Tatan; DPRD Kota Segera Kirim Surat Ke KPU

    Soal PAW Alm. Tatan; DPRD Kota Segera Kirim Surat Ke KPU

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi segera mengirimkan surat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Alm. Tatan Kustandi. Sebagaimana diketahui, Tatan Kustandi yang merupakan anggota DPRD Kota Sukabumi fraksi PDI-P periode 2019-2024, yang meninggal pada 25 Desember 2020 lalu. “Surat yang akan dikirmkan ke KPU […]

  • Rakoor Pencapaian Target NIB, Pj Walikota Sukabumi Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Kemudahan Perizinan

    Rakoor Pencapaian Target NIB, Pj Walikota Sukabumi Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Kemudahan Perizinan

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengikuti langsung Rapat Koordinasi Pencapaian Target NIB (Nomor Induk Berusaha) di kanto Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, Kamis (18/07/2024) Dalam ketrangannya, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi menyampaikan komitmennya, untuk mendukung penuh upaya pemerintah dalam meningkatkan kemudahan berusaha bagi […]

  • Upaya PMI Kota Bandung Akan Ketersediaan Stok Darah Dan Plasma Konvalesen

    Upaya PMI Kota Bandung Akan Ketersediaan Stok Darah Dan Plasma Konvalesen

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung terus berupaya menyediakan stok darah dan plasma konvalesen tetap mencukupi di masa pandemi Covid-19. Salah satu langkah untuk menjaga ketersediaan stok ialah dengan rutin membuka layanan donor darah dan plasma konvalesen. Kepala Unit Transfusi Darah pada PMI Kota Bandung, dr. Uke Muktimanah Djuhjar menerangkan, Kota Bandung […]

  • Okupansi Turun, Disbudpar Kota Bandung Targetkan Sumbang PAD 33 Persen Di Sektor Hotel

    Okupansi Turun, Disbudpar Kota Bandung Targetkan Sumbang PAD 33 Persen Di Sektor Hotel

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat okupansi hotel sejak diberlakukannya PPKM atau PSBB tahap 1 hingga 2 hanya berkisar 10-20 persen. Kendati demikian, Disparbud Kota Bandung memastikan angka tersebut masih terbilang wajar. Pasalnya, okupansi hotel di akhir tahun 2020 hanya di angka 40 persen. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi […]

  • PT Perkebunan Nusantara VIII Berikan Bantuan Cairan Disinfektan Hingga Teh Ke Pemkot Bandung

    PT Perkebunan Nusantara VIII Berikan Bantuan Cairan Disinfektan Hingga Teh Ke Pemkot Bandung

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Perkebunan Nusantara VIII memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota Bandung untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Pendopo Kota Bandung, Senin (27/4/2020). Bantuan tersebut di angtaranya berupa cairan disinfektan 1.000 liter, hand sanitizer 100 Liter, masker 1000 buah, dan teh premium, dengan total nilai barang sebesar Rp40 juta. Atas bantuan tersebut, Wali […]

  • Wali Kota Sukabumi: Banyak Yang Pensiun, Pemkot Sukabumi Kekurangan ASN

    Wali Kota Sukabumi: Banyak Yang Pensiun, Pemkot Sukabumi Kekurangan ASN

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Banyaknya Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemerinatahan Kota (Pemkot) Sukabumi yang purnabhakti. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, terus berupaya dengan meminta kepada pemerintah pusat untuk kembali membuka peluang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk ditempatkan di Kota Sukabumi. “Tahun ini tergolong banyak yang purnabhakti (pensiun), sehingga mengurangi jumlah ASN yang ada saat ini,”ungkap […]

expand_less