Breaking News
Trending Tags

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Prasejahtera, Baznas Bandung Luncurkan Bass Chicken

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sejak pagi pukul 09.00 WIB, lima orang berseragam merah tengah sibuk di stan masing-masing. Mereka menyiapkan alat dan bahan untuk menggoreng ayam.

Aroma semerbak khas ayam goreng pun mulai tercium di sekitar Aula Masjid Al Ukhuwwah Bandung.

Acara masak memasak ini bukan sekedar kegiatan biasa. Acara ini merupakan peluncuran program pemberdayaan ekonomi para penerima zakat (mustahik) yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung, Selasa, 11 Januari 2022.

“Alhamdulillah ada lima orang mustahik yang terpilih untuk kami bantu modal usaha jual ayam goreng crispy. Program ini kami beri nama Bass Chicken,” ujar Wakil II Baznas Kota Bandung, Irfan Farid Taufik.

Mulanya terpilih 10 orang yang kemudian diseleksi kembali secara lebih spesifik. Hingga pada tahap akhir, terpilihlah lima orang yang menjadi penerima manfaat program Bass Chicken.

Beragam penilaian dilakukan. Tak hanya dari segi kemampuan, tapi juga dilihat pada aspek spiritualitasnya.

“Kami menyeleksi dengan tes wawancara untuk melihat bagaimana semangat mereka untuk berwirausaha. Selain itu, kemampuan membaca Quran juga menjadi salah satu poin penilaian,” jelas Irfan.

“Sebab, kami tidak hanya ingin meningkatkan para mustahik ini dari segi skill marketing, tapi juga ingin meningkatkan kemampuan mereka dari segi spiritual,” imbuh Irfan.

Baznas Kota Bandung juga memiliki target untuk menambah jumlah penerima manfaat program Bass Chicken. Irfan menuturkan, Baznas Kota Bandung berharap bisa membantu perekonomian masyarakat dengan menyebarluaskan program Bass Chicken ini sampai ke 153 kelurahan di Kota Bandung.

“Saat ini Bass Chicken baru tersebar di lima titik. Di Cigondewah Kidul, Astana Anyar, Pasir Koja, Babakan Ciparay, dan Kopo. Semoga bisa semakin berkembang sampai ke 153 kelurahan se-Kota Bandung,” ucap Irfan.

Sebelum penambahan titik cabang, Irfan menambahkan, tentunya akan dilakukan evaluasi setiap bulan terlebih dahulu. Irfan menjelaskan, jika dalam tiga bulan menunjukkan hasil signifikan, tim Baznas Kota Bandung akan melakukan penambahan cabang Bass Chicken di beberapa titik.

Program pemberdayaan ekonomi memang menjadi fokus Baznas Kota Bandung di tahun 2022. Hal ini juga disampaikan Ketua Baznas Kota Bandung, Akhmad Roziqin.

“Fokus zakat yg paling utama adalah menentaskan kemiskinan dengan pemberdayaan ekonomi. Dana zakat tak hanya diperuntukkan dengan cara bagi-bagi zakat saja. Maka, prioritas Baznas tahun ini adalah memperbanyak program pemberdayaan ekonomi,” papar Akhmad.

Membuat beragam program pemberdayaan ekonomi tentu butuh kolaborasi apik dari semua pihak. Akhmad menambahkan, program pemberdayaan ini butuh keseriusan, komitmen, dan kerja keras.

“Semoga ke depannya, para mustahik ini bisa menjaga amanah dan produktif untuk dirinya dan keluarganya. Sehingga tujuan untuk pengentasan kemiskinan ini bisa tercapai,” tambah Akhmad.

Aura kebahagiaan dalam acara peluncuran Bass Chicken ini terlihat jelas dari wajah para mustahik. Sinta Mulyani salah satunya.

Tak pernah ia sangka bisa menerima program bantuan pemberdayaan ekonomi dari zakat yang dihimpun oleh Baznas Kota Bandung.

“Alhamdulillah, semoga dengan program ini bisa lebih membantu perekonomian keluarga saya. Bantu untuk sekolah anak juga. Sebentar lagi mau masuk sekolah,” ujar ibu satu anak ini.

Bass Chicken hanya satu dari sekian program pemberdayaan ekonomi yang ditargetkan diluncurkan pada tahun 2022 ini.

Ke depannya Baznas Kota Bandung juga menargetkan untuk bisa memberdayakan seluruh aspek masyarakat. Mulai dari kalangan disabilitas, ibu tunggal tulang punggung keluarga, dan mualaf. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Stunting, Pemkot Dan Dinkes Kota Bandung Luncurkan Gerakan Minum Susu Dan Makan Telur

    Cegah Stunting, Pemkot Dan Dinkes Kota Bandung Luncurkan Gerakan Minum Susu Dan Makan Telur

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) melalui Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, meluncurkan Gerakan Minum Susu (Gerimis) dan Makan Telur. Gerakan tersebut sebagai ajakan dari pemerintah kepada sekolah agar para siswanya untuk gemar makan telur dan minum susu. Peluncuran gerakan ini melibatkan sekitar 1.200 siswa dari 5 Sekolah Dasar (SD). Di antaranya, SD […]

  • Covid-19 Semakin Landai, Pemkot Bandung Tetap Gencar 5M, 3T Dan Vaksinasi

    Covid-19 Semakin Landai, Pemkot Bandung Tetap Gencar 5M, 3T Dan Vaksinasi

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekitar 80 persen kelurahan di Kota Bandung sudah berada di zona hijau. Kendati demikian, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan tetap melakukan penanganan Covid-19 dengan 5M, 3T, dan percepatan vaksinasi. Kepala Dinkes Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara mengungkapkan, kasus Covid-19 di Kota Bandung dinilai turun berdasarkan beberapa indikator. Di antaranya kasus positif […]

  • 35 Persen Anak Di Kota Sukabumi Miliki KIA

    35 Persen Anak Di Kota Sukabumi Miliki KIA

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi mencatat sudah pembuatan Kartu Indonesia Anak (KIA) di Kota Sukabumi sudah mencapai 35 persen. “Sebanyak 31.461 anak di Kota Sukabumi saat ini sudah memiliki Kartu Indonesia Anak (KIA) dari total 101.805 anak yang ada di Kota Sukabumi,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi. […]

  • Emrus Sihombing: Agus Cs Tidak Memiliki Legitimasi Lagi, Mundur Dong

    Emrus Sihombing: Agus Cs Tidak Memiliki Legitimasi Lagi, Mundur Dong

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id– Pakar Komunikasi Politik UPH Emrus Sihombing mengatakan dengan penyerahan mandat pimpinan KPK Agus Cs berarti  sudah kehilangan legitimasi dan harus mundur. Hal tersebut terungkap saat diskusi publik yang diselenggarakan oleh Journalist of Law Jakarta (JLJ) dengan tema “Ada Apa Dengan KPK? Evaluasi Publik Dibawah Kepemimpinan Agus Cs” di Gado – Gado Boplo Panglima […]

  • Gagal Bayar PBB, Pengamat Tuding di Kabupaten Bekasi Beredar Blanko PBB Palsu

    Gagal Bayar PBB, Pengamat Tuding di Kabupaten Bekasi Beredar Blanko PBB Palsu

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Pengamat Kebijakan Publik di Bekasi R.Meggi Brotodihardjo mengungkapkan persoalan penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menimbulkan gagal bayar/tagih dan polemik , seharusnya tak perlu terjadi jika semua pihak memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku. Meggi mengatakan pungutan atas PBB didasarkan pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 tentang Perubahan Atas […]

  • Sekretariat DPRD Jawa Barat Gelar Halalbihalal

    Sekretariat DPRD Jawa Barat Gelar Halalbihalal

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews — Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar acara halalbihalal dengan tema Mari Perkuat Silaturahmi dan Sucikan Hati untuk Menggapai Kemenangan Hakiki. Acara tersebut dilaksanakan di rooptof DPRD Jawa Barat, Rabu (17/4/2024). Dalam sambutannya, Ketua DPRD Jawa Barat Brigadir Jenderal TNI (Purn) Taufik Hidayat mengapresiasi acara halalbihalal yang digagas Sekretariat DPRD Jawa Barat […]

expand_less