Breaking News
Trending Tags

Yana: Penting! Kesehatan Mental Bagi Remaja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Selama masa pandemi Covid-19 kesehatan mental bagi para remaja sangat penting. Pasalnya, masa pandemi berpotensi menimbulkan stres terhadap para remaja.

“Seperti pada masa pandemi Covid-19, anak-anak melakukan pembelajaran daring. Seringkali stres waktu menatap layar yang terlalu lama,” tutur Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada webinar Kader Kesehatan Remaja Bersama Puskesmas Garuda dan Dinkes Kota Bandung, di Rase FM, jalan Setiabudi, Selasa 26 Oktober 2021.

Oleh karenanya, Yana mengapresiasi Kader Kesehatan Remaja (KKR) Kota Bandung yang telah menggagas kegiatan webinar pentingnya kesehatan mental bagi remaja.

Menurutnya, hal itu dianggap penting karena usia remaja perlu banyak komunikasi positif dalam berbagai aspek. Apalagi di masa pandemi Covid-19, salah satunya dengan kegiatan belajar daring.

Perlu diketahui, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh KKR berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Garuda dan Dinas Kesehatan Kota Bandung.

“Tema yang diangkat sangat relevan pada saat ini, dibutuhkan oleh para remaja dan harus diketahui oleh orang tua,” ujarnya.

“Upaya seperti ini harus dikembangkan untuk kesadaran mental anak, kesehatan juga. Sehingga ketika kesadaran ini sudah ada, diharapkan bisa ditingkatkan pada level yang lebih tinggi yaitu dengan bentuk aksi riil di lapangan menciptakan kesehatan mental remaja yang baik,” beber Yana.

Yana berharap webinar ini mampu menghasilkan rumusan penting yang mampu berkolaborasi dengan unsur stakeholder.

“Saya harap webinar ini menghasilkan point yang siginifikan. Kemudian dikolaborasikan dengan berbagai stakeholder yang memang memiliki atensi terhadap kesehatan mental remaja,” tuturnya.

Yana berharap, kehadiran organsiasi remaja, berperan penting menjadi katalisator para junior yang masih remaja.

“Tentunya, peran puskesmas juga seperti UPT Puskesmas Garuda menjadi fasilitas. Bagaimana menciptakan sistem kesehatan dan iklim yang baik mendukung kesehatan mental remaja,” tuturnya.

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Garuda, Nitta Kurniati menyampaikan, berbagai upaya tengah dilakukan oleh puskesmas untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Khususnya remaja, puskesmas Garuda pun memiliki berbagai program.

Seperti Panda (Pelayanan Ramah Anak Garuda). Ini merupakan inovasi kesehatan dimana UPT Garuda sebagai salah satu puskesmas ramah anak, memiliki program yang berkaitan dengan kesehatan anak dan remaja.

“Dalam panda sendiri, terdapat Sagara yaitu Sahabat Keluarga Garuda dan Garasi yakni Gerakan Anak dan Remaja Andir beraksi,” katanya.

Garasi, kata Nitta sebagai wadah bagi remaja yang sudah dilatih oleh Kader Kesehatan Remaja (KKR) untuk bisa menjadi konselor sebaya.

“Hal ini dilakukan untuk mempromosikan dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan program kesehatan anak dan remaja baik dalam sekolah memberikan pendampingan dan rujukan ke puskesmas,” jelasnya.

Dari hasil pendampingan itu, kata Nitta, dapat menjaring teman-teman remaja yang memang perlu dirujuk ke puskesmas.

“Adapun masalah yang banyak ditemukan seperti gangguan belajar, bullying, mental remaja juga ada. Jadi acara ini memberikan pendidikan dan informasi seluas luasnya mengenai kesehatan mental pada remaja,” ujarnya.

Nitta menambahkan, ada juga layanan konsultasi psikologi online, ini terbuka untuk permasalahan terkait anak dan Remaja.

“Dengan cara melakukan pendaftaran terlebih dahulu, nantinya mendapat jadwal konsultasi, siapkan platform seperti google meet,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menyampaikan, seseorang harus mengetahui keadaannya sendiri.

Seperti Deteksi Dini Keswa adalah upaya awal untuk mengenali batas menandai suatu gejala atau ciri-ciri yang ada pada anak dalam tahap perkembangannya, terkait adanya risiko atau penyakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Ada yang harus dikuatkan ketika mengalami masalah kesehatan mental, seperti memenangkan diri, cari tahu sumber perasaan yang dialami,” ujarnya.

Ahyani mengatakan, perlindungan juga perlu dilakukan seperti mencari dukungan pada orang terdekat dan mencari bantuan pada tenaga profesi seperti dokter atau psikolog.

“Adapun upaya untuk mengatasi stres dan mempertahankan kesehatan jiwa diantaranya bicarakan keluhan dengan seseorang yang dapat dipercaya, melakukan kegiatan yang sesuai dengan minat, kembangkan hobi yang bermanfaat, meningkatkan ibadah, tenangkan pikiran dengan relaksasi serta berfikir positif,” bebernya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS Jabar Berkolaborasi dengan Percikan Iman Wujudkan Masjid Nyaman untuk Umat

    BAZNAS Jabar Berkolaborasi dengan Percikan Iman Wujudkan Masjid Nyaman untuk Umat

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam menciptakan kenyamanan beribadah bagi umat Muslim, BAZNAS Jawa Barat berkolaborasi dengan LAZ Sedekahku Percikan Iman melalui program Masjid Bersinar (Bersih, Indah, dan Rapi). Program ini dilaksanakan di Masjid Al-Hikmah, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. 13 Maret 2025 Upaya meningkatkan kualitas fasilitas ibadah, program Masjid Bersinar tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik masjid, […]

  • PTM Kembali Digelar di Kota Sukabumi, Sekolah Wajib Waspadai Abu Vulkanik

    PTM Kembali Digelar di Kota Sukabumi, Sekolah Wajib Waspadai Abu Vulkanik

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 833
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, SMP, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mulai Selasa (8/9/2026). Kebijakan tersebut diambil setelah pemantauan terhadap sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menunjukkan Kota Sukabumi berada di luar wilayah terdampak. Meski PTM kembali […]

  • Polsek Cikole Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Bantalan Rel Kereta Api

    Polsek Cikole Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Bantalan Rel Kereta Api

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cikole, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku kasus pencurian dan pemberatan, Jumat (18/03/2022). Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna mengatakan, terduga pelaku A.R (48) diamankan Unit Reskrim Polsek Cikole, saat sedang melancarkan aksinya di Jalan Tembusan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, pada hari Kamis (17/03/2022) sekitar pukul 03.00 dini hari. […]

  • Siapkan Generasi Muda yang Unggul

    Siapkan Generasi Muda yang Unggul

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Mempersiapkan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045, melalui program Kesatria Desa, ratusan pemuda desa akan dilatih, dididik dan digembleng untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul mandiri dan berjiwa pemimpin dalam berbagai bidang. Selama 4 hari (13-16 Mei 2023), para pemuda desa akan mendapatkan pelatihan melalui metode camp and […]

  • Versi Diskominfo Kota Sukabumi,  Tidak Ada Kabar Hoaks Ditemukan Selama Pemilu

    Versi Diskominfo Kota Sukabumi, Tidak Ada Kabar Hoaks Ditemukan Selama Pemilu

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, mengaku tidak menemukan kabar hoaks (kabar bohong) yang menyudutkan salah satu calon dan kabar bohong lainnya selama tahapan Pemilu serentak tahun 2024. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diksominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, mengungkapkan, jika penangkalan hoaks ini bukan hanya menjadi fokus pemerintah daerah saja, namun pemerintah […]

  • Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Jawa Barat Kunjungi Kota Sukabumi: Uji Kelayakan Tiga Bangunan Bersejarah

    Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Jawa Barat Kunjungi Kota Sukabumi: Uji Kelayakan Tiga Bangunan Bersejarah

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menerima kunjungan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Jawa Barat di Ruang utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (18/7/2024). “Alhamdulillah hari ini kami kedatangan tim dari TACB Provinsi Jawa Barat, ada tiga objek bagunan cagar budaya yang diusulkan Pemkot Sukabumi, yakni gedung Balai Kota Sukabumi, Gereja Sidang […]

expand_less