Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Yana: Penting! Kesehatan Mental Bagi Remaja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Selama masa pandemi Covid-19 kesehatan mental bagi para remaja sangat penting. Pasalnya, masa pandemi berpotensi menimbulkan stres terhadap para remaja.

“Seperti pada masa pandemi Covid-19, anak-anak melakukan pembelajaran daring. Seringkali stres waktu menatap layar yang terlalu lama,” tutur Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada webinar Kader Kesehatan Remaja Bersama Puskesmas Garuda dan Dinkes Kota Bandung, di Rase FM, jalan Setiabudi, Selasa 26 Oktober 2021.

Oleh karenanya, Yana mengapresiasi Kader Kesehatan Remaja (KKR) Kota Bandung yang telah menggagas kegiatan webinar pentingnya kesehatan mental bagi remaja.

Menurutnya, hal itu dianggap penting karena usia remaja perlu banyak komunikasi positif dalam berbagai aspek. Apalagi di masa pandemi Covid-19, salah satunya dengan kegiatan belajar daring.

Perlu diketahui, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh KKR berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Garuda dan Dinas Kesehatan Kota Bandung.

“Tema yang diangkat sangat relevan pada saat ini, dibutuhkan oleh para remaja dan harus diketahui oleh orang tua,” ujarnya.

“Upaya seperti ini harus dikembangkan untuk kesadaran mental anak, kesehatan juga. Sehingga ketika kesadaran ini sudah ada, diharapkan bisa ditingkatkan pada level yang lebih tinggi yaitu dengan bentuk aksi riil di lapangan menciptakan kesehatan mental remaja yang baik,” beber Yana.

Yana berharap webinar ini mampu menghasilkan rumusan penting yang mampu berkolaborasi dengan unsur stakeholder.

“Saya harap webinar ini menghasilkan point yang siginifikan. Kemudian dikolaborasikan dengan berbagai stakeholder yang memang memiliki atensi terhadap kesehatan mental remaja,” tuturnya.

Yana berharap, kehadiran organsiasi remaja, berperan penting menjadi katalisator para junior yang masih remaja.

“Tentunya, peran puskesmas juga seperti UPT Puskesmas Garuda menjadi fasilitas. Bagaimana menciptakan sistem kesehatan dan iklim yang baik mendukung kesehatan mental remaja,” tuturnya.

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Garuda, Nitta Kurniati menyampaikan, berbagai upaya tengah dilakukan oleh puskesmas untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Khususnya remaja, puskesmas Garuda pun memiliki berbagai program.

Seperti Panda (Pelayanan Ramah Anak Garuda). Ini merupakan inovasi kesehatan dimana UPT Garuda sebagai salah satu puskesmas ramah anak, memiliki program yang berkaitan dengan kesehatan anak dan remaja.

“Dalam panda sendiri, terdapat Sagara yaitu Sahabat Keluarga Garuda dan Garasi yakni Gerakan Anak dan Remaja Andir beraksi,” katanya.

Garasi, kata Nitta sebagai wadah bagi remaja yang sudah dilatih oleh Kader Kesehatan Remaja (KKR) untuk bisa menjadi konselor sebaya.

“Hal ini dilakukan untuk mempromosikan dan melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan program kesehatan anak dan remaja baik dalam sekolah memberikan pendampingan dan rujukan ke puskesmas,” jelasnya.

Dari hasil pendampingan itu, kata Nitta, dapat menjaring teman-teman remaja yang memang perlu dirujuk ke puskesmas.

“Adapun masalah yang banyak ditemukan seperti gangguan belajar, bullying, mental remaja juga ada. Jadi acara ini memberikan pendidikan dan informasi seluas luasnya mengenai kesehatan mental pada remaja,” ujarnya.

Nitta menambahkan, ada juga layanan konsultasi psikologi online, ini terbuka untuk permasalahan terkait anak dan Remaja.

“Dengan cara melakukan pendaftaran terlebih dahulu, nantinya mendapat jadwal konsultasi, siapkan platform seperti google meet,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menyampaikan, seseorang harus mengetahui keadaannya sendiri.

Seperti Deteksi Dini Keswa adalah upaya awal untuk mengenali batas menandai suatu gejala atau ciri-ciri yang ada pada anak dalam tahap perkembangannya, terkait adanya risiko atau penyakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Ada yang harus dikuatkan ketika mengalami masalah kesehatan mental, seperti memenangkan diri, cari tahu sumber perasaan yang dialami,” ujarnya.

Ahyani mengatakan, perlindungan juga perlu dilakukan seperti mencari dukungan pada orang terdekat dan mencari bantuan pada tenaga profesi seperti dokter atau psikolog.

“Adapun upaya untuk mengatasi stres dan mempertahankan kesehatan jiwa diantaranya bicarakan keluhan dengan seseorang yang dapat dipercaya, melakukan kegiatan yang sesuai dengan minat, kembangkan hobi yang bermanfaat, meningkatkan ibadah, tenangkan pikiran dengan relaksasi serta berfikir positif,” bebernya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemeriksaan HCB Ditunda, Polisi Dalami Kasus Cashback Dana BUMN

    Pemeriksaan HCB Ditunda, Polisi Dalami Kasus Cashback Dana BUMN

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Pemeriksaan bekas Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun (HCB), terkait kasus penggelapan dana organisasi senilai Rp1,77 miliar, ditunda hingga minggu depan. ‘’Penundaan ini dilakukan atas permintaan HCB yang menyatakan bahwa kuasa hukumnya berhalangan hadir,’’ sebut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan, Jumat (11/10/2024). Dia […]

  • Beri Penghormatan bagi Presiden ke-3 RI, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional

    Beri Penghormatan bagi Presiden ke-3 RI, Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Pemerintah menetapkan tanggal 12 hingga 14 September 2019 mendatang sebagai Hari Berkabung Nasional untuk memberikan penghormatan bagi Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie, yang berpulang pada Rabu, 11 September 2019. “Jadi kita menetapkan berkabung nasional selama tiga hari sampai tanggal 14 September,” ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Gedung Utama Kementerian Sekretariat […]

  • Pasca Dilantiknya Pimpinan DPRD KBB 2019-2024

    Pasca Dilantiknya Pimpinan DPRD KBB 2019-2024

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Mbinews.Id– Mengucap sumpah dan janji pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa (24/9/2019) di Hotel Novena, Lembang, Bandung Barat. DPRD KBB periode ini dipimpin Rusmanto dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dengan didampingi tiga wakilnya, yakni Pipih Supriati dari Partai Gerindra, Ayi Sudrajat dari Partai Golkar dan PDI Perjuangan Ida Widaningsih. Pasca dilantik sebagai unsur […]

  • Anggaran Besar Milik Kab Bandung Di Bahas Dalam Reses Hj Imas Anggota DPRD Kab Bandung

    Anggaran Besar Milik Kab Bandung Di Bahas Dalam Reses Hj Imas Anggota DPRD Kab Bandung

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Reses Hj. Imas Yati Hadiyanti,. SH,. I, anggota DPRD Kabupaten Bandung masa sidang I tahun 2024 fraksi Nasdem daerah pemilihan (Dapil) 1 meliputi kecamatan Rancabali, Ciwidey, Pasirjambu, Soreang dan Cangkuang. Reses kali ini menurut Hj. Imas memfokuskan aspirasi masyarakat dengan melakukan tanya jawab atau dialog langsung dengan konstituen yang hadir, dilaksanakan […]

  • Suhu Kota Bandung Lebih Menyengat, Ini Penyebabnya!

    Suhu Kota Bandung Lebih Menyengat, Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Belakangan ini jika sudah masuk tengah hari, suhu Kota Bandung sedang panas-panasnya sampai menyengat kulit. Apa benar gelombang panas adalah faktor utamanya? Ternyata menurut Staf Data dan Informasi BMKG Bandung, Yuni Yulianti berdasarkan pengamatan cuaca di Stasiun Geofisika Bandung untuk suhu di Bandung maksimum masih berada di kisaran 29-30,4 derajat celcius. “Kemudian […]

  • Semua OPD di Kota Bandung Harus Memiliki Perhatian Terhadap Perlindungan Perempuan

    Semua OPD di Kota Bandung Harus Memiliki Perhatian Terhadap Perlindungan Perempuan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pembahasan Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) tentang  Pelindungan dan Pemberdayaan Perempuan oleh Pansus 5 DPRD Kota Bandung saat ini sudah masuk pada subtansi. Salah satunya membahas soal pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Bandung Kiwari bagi Perempuan korban kekerasan. Menurut Wakil Ketua Pansus 5 DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.Ip., M.Si, Pembahasan Raperda […]

expand_less