Breaking News
Trending Tags

Jamin Keamanan Warga Negara, KIP Dorong DPR Bahas RUU PDP

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id –  Komisi Informasi Pusat (KIP) mendorong pemerintah segera membahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berkaitan Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi. Hal ini mendesak dilakukan untuk menjamin keamanan warga negara.

komisioner KIP Pusat, Arif Kuswardono Komisioner informasi pusat mengatakan RUU Perlindungan Data Pribadi bersinggungan dengan perundang-undangan No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Terutama di Pasal 17 point 9 yang menyebutkan ada empat hal yang dilindungi mencakup riwayat keluarga, riwayat kesehatan, riwayat pendidikan dan aset yang dimiliki seseorang.

Namun cakupan yang diatur dalam UU ini masih bersifat umum. Menurutnya kemajuan teknologi informasi dan digitalisasi ekonomi menyebabkan data pribadi dapat diperoleh melewati lintas negara.Bahkan data pribadi ini diselewengkan menjadi komoditas ekonomi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Bahkan dari data tersebut dijadikan bahan penipuan. Sudah banyak masyarakat menjadi korbannya. Jadi kita mendorong agar draf RUU Perlindungan Data Pribadi yang diajukan pemerintah ini secepatnya dapat dibahas di DPR untuk segera di Undang-Undangkan,” ujar Arif usai acara Focus Group Discussion, ” kajian rancangan undang – undang perlindungan data pribadi” kepada Media  dikantor redaksi pikiran rakyat , jalan Asia Afrika Bandung,  Rabu (4/3/2020).

Di singgung adanya UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) Arif A Kuswardono menjelaskan Pasal 11 UU 14/2008 mewajibkan Badan Publik, termasuk eksekutif dan legislatif untuk menyediakan informasi terkait keputusan Badan Publik dan pertimbangannya. Juga kebijakan yang diambil beserta seluruh dokumen pendukungnya.

Menurut Arif, ketentuan pasal tersebut ditegaskan lebih lanjut dalam Peraturan Komisi Informasi (Perki) Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik.

“Pengabaian terhadap kewajiban tersebut, sesuai Pasal 52 UU 14 Tahun 2008, dapat membuat Badan Publik dikenai pidana satu tahun penjara atau denda Rp5 juta. Delik ini bersifat aduan, sehingga orang atau siapa saja yang terabaikan haknya dapat saja melaporkan hal tersebut pada polisi,” tutur Arif

KIP mengimbau pemerintah dan DPR untuk mematuhi perintah UU 14 Tahun 2008. Kepatuhan ini menjadi bukti bahwa penyusunan Omnibus Law menghargai hak asasi manusia yang sudah dijamin Pasal 28 f UUD NRI 1945, menjamin hak akses dan layanan informasi publik, serta membuka ruang partisipasi masyarakat.

Mengingat pentingnya UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Omnibus Law lainnya, kata dia, sikap cermat dan terbuka sangat diharapkan dari Pemerintah dan DPR.

“Keterbukaan proses pembahasan beserta materi yang dibahas penting untuk menjamin bahwa masyarakat mengetahui sejak awal kehendak dan isi Undang-undang yang akan dibuat. Sehingga peluang untuk memberi masukan, catatan atau perbaikan terhadap Omnibus Law oleh masyarakat tetap terbuka,” tutur Arif.

Kesempatan terpisah, Ketua KIP Jabar, Ijang Faisal  mengenai diskusi Pribadi data pribadi (PDP), ini dari Komisi informasi publik Jabar (KIP) sangat  menginisiasi bisa melakukan kajian diskusi masyarakat Jawa Barat terkait dengan rancangan undang-undang perlindungan data pribadi

Menurut ijang diskusi ini sangat  penting karena ini akan ada hubungannya dengan komisi informasi terkait dengan informasi kami bisa melakukan kajian ini di sini paling tidak Jawa Barat yang punya penduduk banyak yang ada  di Indonesia hampir 4 juta lebih tapi juga punya kepentingan.

Dalam aturan ini kan belum jadi UU ini baru rancangan saja untuk sendiri itu kan itu berarti harus ada Cari sendiri katanya ya, nanti ini kan hasil diskusi ini nanti kita akan kolaborasi. Jadi bahan acuan ke  pusat untuk bicara dengan Kementerian kominfo terkait, katanya

“Statusnya saat ini DPR telah sepakat dengan kami bahwa UU PDP menjadi prioritas prolegnas. Kita harapkan tahun 2020 Indonesia sudah mempunyai UU Perlindungan data pribadi,” kata ijang

Mengenai UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja undang-undang  sudah ada dan RUU PDP  Ini kan baru rancangan undang-undang baru tapi ini masih dalam tahap prolegnas, ucapnya

“UU PDP ini paling tidak hak warga negara juga dilindungi oleh publik yang dibuat oleh pemerintah sehingga hak privasi kita pribadi kita juga Jangan sampai kemudian hak-hak kita itu diekspor begitu saja oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.” Pungkas, Ijang

Editor : fazar

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KI Jabar Siap Evaluasi 118 Badan Informasi Publik

    KI Jabar Siap Evaluasi 118 Badan Informasi Publik

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pelayanan informasi publik di masa pandemi Covid-19 membutuhkan inovasi dari para pengelola informasi badan publik. Untuk melihat kualitas pelayanan informasi publik itu, Komisi Informasi Jawa Barat (KI Jabar) melakukan monitoring evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik tahun 2020. Komisioner Komisi Informasi Jabar Bidang Monev dan Advokasi, Yudaningsih mengatakan monev tahun 2020 ini bertajuk […]

  • Rektor ULM Sambut Gembira Para Pemenang Anugerah Jurnalistik 2019

    Rektor ULM Sambut Gembira Para Pemenang Anugerah Jurnalistik 2019

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANJARMASIN, MBainews.id  – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr H Sutarto Hadi menyambut gembira kehadiran para pemenang Anugerah Jurnalistik 2019 bersama para dewan juri di kampus ULM. “Ini cukup bergengsi, Anugerah Jurnalistik Adinegoro, saya dengar saja pasti orang-orang hebat di dalamnya, termasuk dewan juri dan para pemenang,” tutur Sutarto saat membuka Seminar Nasional Anugerah […]

  • PT Pos Indonesia Salurkan Bantuan Berupa ATM Beras

    PT Pos Indonesia Salurkan Bantuan Berupa ATM Beras

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Bandarlampung – PT Pos Indonesia melalui program TJSL (Tangggung Jawab Sosial dan Lingkungan) memberikan bantuan untuk operasional ATM Beras di Masjid Miftahul Jannah Jagabaya II Kecamatan Way Halim, Jumat (27/1/2023). ATM Beras adalah mesin pembagi bantuan beras bagi keluarga yang membutuhkan dengan menggunakan teknologi kartu elektronik mirip seperti ATM. Sutowo, Pengurus Masjid Miftahul Jannah menjelaskan […]

  • “Wajah Gerakan Mahasiwa” Pasca Pristiwa Cianjur: Mahasiswa Sukabumi Doakan Bripda Erwin

    “Wajah Gerakan Mahasiwa” Pasca Pristiwa Cianjur: Mahasiswa Sukabumi Doakan Bripda Erwin

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Sejumlah oraganisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung plus melakukan diskusi bersama menyikapi tragedi Cianjur yang mengakibatkan terbakarnya 4 anggota Kepolisian Cianjur dan dikabarkan 1 orang meninggal kemarin, diskusi tersebut digelar di Skretariat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sukabumi, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa Malam (28/08/2019). Tema dalam diksusi tersebut adalah wajah gerakan […]

  • Kemoterapi Ditargetkan Masuk Tanggungan BPJS pada 2026, Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Layanan

    Kemoterapi Ditargetkan Masuk Tanggungan BPJS pada 2026, Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Layanan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan kembali digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan, dr. Ghufron Mukti, untuk menyuarakan kebutuhan mendesak warga: layanan kemoterapi harus sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan. Pertemuan yang berlangsung di Gedung Siwabessy, Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa, (18/11/2025) […]

  • Rencana Pemkot Bandung  Percepat Raperda  Kawasan Tanpa Rokok

    Rencana Pemkot Bandung Percepat Raperda Kawasan Tanpa Rokok

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana segera mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) ke DPRD Kota Bandung. Pasalnya, hasil kajian Smoke Free Bandung menunjukkan, terjadi peningkatan jumlah perokok pemula hingga 37%. Sementara itu, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap Peraturan Wali Kota Bandung (Perwal) Nomor 315 Tahun 2017 tentang KTR baru […]

expand_less