Breaking News
Trending Tags

RUU Omnibus Law Sangat Bersebrangan Dengan Masa Depan Dunia Kerja Pendidikan Dan Dunia Kerja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – Diskusi Madrasah malam raboan (MMR) dengan tema “RUU Omnibus Law, masa depan dunia kerja pendidikan dan dunia kerja  ” hadir pembicara, Pembicara Dr Cecep Darmawan ( UPI Bandung ), Prof. Dr.Ozan Pautanu (gubes politik -hukum Pascasarjana UIN Bandung ) dan Dr. Setia Mulyawan (FEB UIN Bandung), Jl. Ir. H. Juanda No.92, Bandung, Rabu (11/3/2020)

Madrasah malam reboan (MMR) UIN SGD Bandung , Yusuf Wibisono   mengatakan pendidikan itu sendiri di RUU omnibus sangat bersebrangan pasal  yang tarik-menarik antara yang kewajiban negara mencerdaskan kehidupan bangsa dan ada komersialisasi pendidikan

“Jadi diskusi ini semoga dapat memberi kontribusi bagi wacana omnibus Law yang sekarang masih hangat dan apakah akan diundangkan atau tidak Itu tadi di antaranya,” paparnya

RUU omnibus ada kelebihan dan ada  kekurangan di acara diskusi ini ada pakar hukum ada pembicara di bidang pendidikan ada dari pakar ekonomi dan mahasiswa juga hadir termasuk media.ungkap Yusuf

“RUU omnibus law itu disebutkan Adanya pembagian bidang kewirausahaan di bawah ini adalah dimasukkan usaha pendidikan pada akan pentingnya usaha Itu itu sangat berseberangan,” Jadi pendidikan pada masuk kategori  sektor jasa di UU itu sektor publik pemerintah mengelola ke sini bawa itu kewajiban negara yang konstitusional. Kata Yusuf

Jadi masuk kerja sektor jasa jadi industry komunitas pada akan bertentangan dengan reaksi akan diberikan untuk pendidikan itu bersemangat lagi pendidikan diatur oleh pusat sekarang sudah ada desentralisasi

harapannya sendiri untuk pemerintah, RUU omnibus. Law ini harus terbuka dengan berbagai aspek yaitu ada mahasiswa stakholder pakar hukum  dan yang terkait .dan sangatlah penting, tutup Yusuf

Ditempat yang sama Pengamat Ekonomi dari Universitas Islam Negeri Sunan (UIN) Gunung Jati Bandung Setia Mulyawan, menilai Rancangan Undang-undang Omnibus Law atau Cipta kerja dapat menselarasakan kepentingan Investor dan pekerjan.

Menurutnya, investor memiliki kepentingan terhadap regulasi yang memudahkan dan cepat, biaya murah untuk berbagai urusan seperti perizinan, tenaga kerja dan lainnya. ‘’Kepentingan lainnya adalah jaminan keamanan investasi, juga keberlangsungan usaha terjaga,’’ kata Mulyawan

Sementara kepentingan pekerja antara lain upah yang sesuai atau lebih baik dari standar hidup layak, dan jaminan keberlangsungan bekerja.

‘’Pekerja juga butuh ketenangan, kenyamanan bekerja dan penghargaan atas masa kerja. Tentu masih ada kepentingan-kepentingan lain, tapi secara umum jika ini tercukupi ya iklim usaha secara umum akan kondusif,’’ tutur Mulyawan.

‘’Tampaknya, kedua kepentingan ini yang coba dipertemukan dalam RUU Ciptaker. Karena dilihat dari klaster draft-nya, RUU Ciptaker memang mengakomodasi dua kepentingan ini. Meskipun dalam beberapa poin, wajar saja bila dikritisi dengan semangat memperbaiki,’’ pungkas  Mulyawan.

editor : alfaz

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Masih kaji Lembaga  Penyaluran Dana UMKM

    Pemkot Sukabumi Masih kaji Lembaga Penyaluran Dana UMKM

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi sampai saat ini masih mengkaji lembaga untuk penyaluran dana bergulir bagai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pasalnya, Pemkot mengiinginkan pinjaman dana bergulir untuk mereka (UMKM) tidak dibebani dengan anggunan. “Kita sedang konsultasikan kelembagaan apa yang bisa digunakan, untuk penyaluran kreditnya tanpa menggunakan anggunan,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Selasa, […]

  • Kota Wroclaw Polandia Jajaki kerjasama Dengan Pemkot Bandung

    Kota Wroclaw Polandia Jajaki kerjasama Dengan Pemkot Bandung

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kota Wroclaw Polandia menjajaki kerja sama dengan Kota Bandung. Jika memungkinkan, Kota Wroclaw ingin menjadi sister city Kota Bandung. Penjajakan kerja sama ini disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Polandia, Siti Nugraha Mauludiah saat bertemu Wali Kota Bandung, Oded M. Danial di di Balai Kota Bandung, Senin (15/7/2019). Menurut Siti, ada sejumlah […]

  • Ingin Vaksin Booster Agar Bisa Mudik? Pemkot Bandung Buka Layanan Di 22 Puskesmas

    Ingin Vaksin Booster Agar Bisa Mudik? Pemkot Bandung Buka Layanan Di 22 Puskesmas

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sesuai dengan arahan presiden Indonesia, vaksinasi menjadi salah satu syarat bagi warga yang hendak mudik atau berpergian keluar kota. Bahkan, jika telah melakukan vaksinasi dosis 3 atau booster, maka tak perlu melampirkan hasil tes antigen atau PCR lagi. Untuk memudahkan warga Bandung melakukan vaksinasi, selama April ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyediakan […]

  • Kang Asmul Optimistis Kontingen Kota Bandung Pertahankan Juara Pekan Olahraga Pelajar Daerah

    Kang Asmul Optimistis Kontingen Kota Bandung Pertahankan Juara Pekan Olahraga Pelajar Daerah

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., optimis Kota Bandung dapat mempertahankan gelar juara bertahan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Ke-XIV Tahun 2025. Dalam Popda ini, Kota Bandung kembali mengirimkan kontingen terbaiknya untuk berlaga di ajang olahraga tersebut. “Jadi kita tahu bahwa selama beberapa tahun […]

  • Ingin Punya Pensiun Sejak Dini? Ayo Bergabung Bersama DPLK, Simak Syaratnya

    Ingin Punya Pensiun Sejak Dini? Ayo Bergabung Bersama DPLK, Simak Syaratnya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id- bank bjb menghadirkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bagi nasabah yang ingin merencanakan pensiun sejak dini. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan nasabah untuk mewujudkan pensiun sejahtera. Pensiun merupakan suatu hal yang harus disiapkan sedini mungkin. Siapapun dan berapapun besarnya penghasilan saat ini, wajib memiliki pensiun. DPLK bank bjb dapat membantu mewujudkan keinginan dan […]

  • Terpaksa, Pemkot Sukabumi Potong Tukin ASN Untuk Bayar Inakesda Penanganan Covid-19

    Terpaksa, Pemkot Sukabumi Potong Tukin ASN Untuk Bayar Inakesda Penanganan Covid-19

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terpaksa harus memotong anggaran tunjangan kinerja (tukin) Pegawai Negri Sipil (PNS) sebesar 30 persen selama 6 bulan untuk membayar insentif tenaga kesehatan daerah (inakesda) yang menangani covid-19. Langkah tersebut, menyusul adanya keputusan Menteri Keuangan nomor HK.01.07./Menkes/4239 tahun 2021, bahwa tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Provinsi, Kabupaten dan Kota, menjadi […]

expand_less