Breaking News
Trending Tags

Tantangan DKP3, LP2B Hanya 28 Hektare Milik Pemkot Sukabumi Sisanya Milik Warga

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id –  Dari 321 hektare sawah yang dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kota Sukabumi, ternyata hanya 28 hektare saja milik Pemkot Sukabumi, dan sisanya sekitar 293 hektare murni milik masyarakat.
Melihat kondisi tersebut, tentunya menjadi sebuah tantangan bagi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) setempat untuk bisa mempertahankan lP2B yang dimiliki oleh masyarakat.

“Iya, LP2B di Kota Sukabumi kebanyakan milik warga, ditimbang milik pemda,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan, usai menggelar sosialisasai LP2B di Kecamatan Warodoyong kota Sukabumi. Kamis, (12/03/2020).

Andri juga tidak menapik jika LP2B milik masyarakat sewaktu-waktu bisa saja dijual bebas oleh pemiliknya. Untuk itu dirinya berusaha akan menganggarkan untuk membeli lahan yang bisa dimiliki oleh Pemda. Meskipun di akui Andri, tahun ini anggaran untuk membeli lahan untuk dijadikan LP2B tidak ada.”Mudah-mudahan di anggaran perubahan tahun 2020, kami akan coba mengusulkan dana untuk membeli LP2B,”tutur Andri.

Lebih lanjut Andri mengungkapkan, sesuai intruksi dari Presiden lewat Menteri Pertanian, yang ditujukan kepada Gubernur, Walikota dan Kabupeten agar setiap daerah wajib menyiapkan LP2B. Sedangkan di Kota Sukabumi sudah ditindak lanjuti oleh  Perda nomor 1 tahun 2016 tentang Perlindungan LP2B yang diteruskan oleh Peraturan Walikota Sukabumi tentang Insentif Perlindungan LP2B.”bahkan jika ada perorangan atau pihak mengalih fungsikan lahan LP2B secara sengaja  akan terkena sangsi seusai dengan sangsinya maksimal 5 tahun sesaui dengan per pres no 54 tahun 2019,”tandasnya.

Untuk itu lanjut Andri, pihaknya akan terus menjaga lahan LP2B yang 321 hektare tersebut, sehingga jika sewaktu-waktu oleh pemiliknya di jual, setidaknya pemda bisa membelinya.”Makanya butuh penganggaran untuk mengantisipasi hal tersebut. Atau, bisa juga setiap tahun kita (Pemda) bisa membeli lahan minimal 1 hekatre seperti untuk dijadikan LP2B, seperti tahun sebelumnya,”pungkasnya.(ardan/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Partai Demokrat Juara di Pileg dan Pilres 2024, Kader Demokrat Siap Turun Desa

    Wujudkan Partai Demokrat Juara di Pileg dan Pilres 2024, Kader Demokrat Siap Turun Desa

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    CIAMIS, MBInews..id – Untuk menjaga momentum konsistensi pergerakan mesin partai dalam persiapan menuju Pileg Pilpres 2024, DPC Demokrat Ciamis akan melakukan Roadshow berkala ke Desa-desa se Kabupaten Ciamis. Ketua DPC Demokrat Ciamis H Anjar Asmara menegaskan, pengurus DPC akan memantau langsung pergerakan Kader Demokrat dalam menyongsong pileg pilpres 2024. “Kita terus bekerja, pengurus DPC tidak […]

  • Raperda Penyelenggaraan Perhubungan Tingkatkan Pelayanan Transportasi

    Raperda Penyelenggaraan Perhubungan Tingkatkan Pelayanan Transportasi

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pembahasan Raperda ( Rancangan Peraturan Daerah) Penyelenggaraan Perhubungan , mendorong Pemerintah Kota Bandung,untuk meningkatkan pelayanan transportasi yang lebih baik dimasa yang akan datang. Hal itu dikatakan Anggota Pansus 4 DPRD Kota Bandung drg Susi Sulastri pada rapat Pansus 4 DPRD Kota Bandung yang membahas Raperda Penyelenggaraan Perhubungan . Lebih jauh drg.Susi Sulastri […]

  • Ingin Mewujudkan Kota Bandung Jadi kota Kreatif Dunia

    Ingin Mewujudkan Kota Bandung Jadi kota Kreatif Dunia

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews – Calon Wali Kota (Cawalkot) Bandung nomor urut 2 di Pilkada 2024, Haru Suandharu ingin mewujudkan Bandung menjadi Kota kreatif dunia. Maju, Agamis, Sejahtera dan berkelanjutan. Menuju Indonesia Emas 2045. Haru Suandharu dan calon wakilnya, R. Dhani Wirianata ingin jadikan Kota Bandung bersih kotanya, lancar jalannya dan maju UMKM nya. Ketua DPW PKS […]

  • Siap Gelar Sekolah Tatap Muka, Ini Standar Prokesnya

    Siap Gelar Sekolah Tatap Muka, Ini Standar Prokesnya

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menyambut baik rencana Pemerintah Kota Sukabumi, untuk segera mengadakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka terbatas di sekolah, Kepala Sekolah SDIT Insani Kota Sukabumi Muhamad Deni Irawan megatakan, pihaknya telah mempersiapkan semua yang dianjurkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kota Sukabumi, dalam hal KBM secara tatap […]

  • Forum Komunikasi Antar Media Bagikan Ratusan Masker Dan Hand Sanitaser Kepada Pengunjung Pantai Legian Bali

    Forum Komunikasi Antar Media Bagikan Ratusan Masker Dan Hand Sanitaser Kepada Pengunjung Pantai Legian Bali

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BALI, MBInews.id – Ribuan masker dan ratusan hand sanitizer dibagikan kepada pengunjung Pantai Legian Bali. Aksi sosial yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Antar Media Bali Bangkit sebagai bentuk edukasi dan mendorong kesadaran masyarakat. terutama untuk mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19. “Kami membagikan 1000 masker dan 200 hand sanitizer gratis untuk mengedukasi masyarakat, agar mereka […]

  • Kota Sukabumi Masuk Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

    Kota Sukabumi Masuk Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Kota Sukabumi memasuki wilayah status siaga darurat bencana Hidrometeorologi bersama Kota/Kabupaten di jawa Barat lainya. Terhitung sejak 1 November 2020 sampai dengan 31 Mei 2021.”Berdasarkan surat pernyataan dari Gubernur Jawa Barat Nomor:201/PB.01/BPBD beberapa waktu lalau, Kota Sukabumi salah satu daerah di Jawa Barat yang sersatus siaga darurat bencana,”ujar Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana […]

expand_less