Breaking News
Trending Tags

Terkait Pro Kontra Data Pasien Corona, KIP Jabar Angkat Bicara

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pro kontra apakah data pasien positif corona perlu diumumkan ke publik atau tidak, membuat Komisi Informasi Jawa Barat angkat suara.
 
Menurut Ketua Komisi Informasi Jawa Barat Ijang Faisal, untuk kepentingan yang lebih besar terhadap keberlanjutan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, presiden bisa saja membuka informasi pasien corona karena status penyebaran virus tersebut sudah pada level pandemik yang masif.
 
“Dengan menimbang kehati-hatian yang sangat tinggi, pemerintah dalam hal ini presiden bisa saja membuka data informasi pasien corona demi melindungi warga negara yang lebih banyak lagi agar tak terinfeksi dan untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi warga negara secara keseluruhan,” jelas kang Ijang di Kantor Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat jalan Turangga Kota Bandung, Minggu (15/3/2020)
 
Ia menambahkan, saat level pandemik seperti saat ini, upaya membuka identitas pasien positif corona tinggal membutuhkan kebijakan presiden selaku kepala negara dan kepala pemerintahan.

“Prosesnya pemerintah bisa meminta ijin terlebih dahulu atau bila dipandang mendesak pemerintah tidak perlu meminta ijin dari pasien atau keluarganya,” jelas kang Ijang.
 
Ia merujuk pada Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, bahwa presiden memiliki kewenangan untuk membuka informasi data pasien pada saat situasi darurat dan mengancam keberlanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tidak ada alasan apa pun yang bisa menyalahkan presiden jika membuka informasi data pasien,” imbuhnya.
 
Terkait Peran Pemerintah Daerah dalam mengambil tindakan dan kebijakan,
Komisi Informasi Jawa Barat juga menyoroti bagaimana pemerintahan di daerah bertindak menghadapi penyebaran virus corona ini. Menurut kang Ijang, kepala daerah berperan dalam mengumumkan sebaran pasien corona berdasarkan daerah pandemiknya saja, lalu melaporkannya ke pemerintah pusat.

“Kewenangan untuk membuka data pasien tetap berada di pemerintah pusat, tidak di daerah,” papar kang Ijang.
 
Untuk itu, kang Ijang menyarankan kepada para kepala daerah, baik gubernur, bupati maupun walikota untuk segera membuat infografis daerah terkait penyebaran pandemik virus corona yang didasarkan kategori kewaspadaan.
 
“Tanda merah dengan radius tertentu untuk waspada satu. Kuning dengan radius tertentu untuk waspada dua. Dan hijau dengan radius tertentu untuk waspada tiga, dan seterusnya,” tambahnya.
 
Selain itu, pemerintah daerah harus memastikan jika berbagai kebutuhan dan fasilitas pelayanan pasien positif dan terduga corona cukup tersedia.

“Jangan sampai pelayanan terhadap pasien terkendala karena fasilitas pelayanannya tidak tersedia,” tandasnya. (Alfaz/wan)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Satpol PP Kota Sukabumi Siap Sisir Warung Yang Diduga Jual Rokok Ilegal

    Dinas Satpol PP Kota Sukabumi Siap Sisir Warung Yang Diduga Jual Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, terus melakukan penyisirian warung-warung yang terindikasi menjual rokok yang tidak meliliki cukai (ilegal). “Sudah beberapa hari ini, kami melakukan pengumpulan informasi (Full Info) kaitan dnegan peredaran rokok yang ilegal,”ujar Kabid Penegak Perda (Gakda) Dinas Satpol PP Kota Sukabumi, Heri Sihombing. Kamis, (1/9). Saat ini kata […]

  • Hadapi Ancaman El Nino Ekstrem, Farhan Perkuat Relawan Pemadam Kebakaran sebagai Garda Terdepan Keselamatan Warga

    Hadapi Ancaman El Nino Ekstrem, Farhan Perkuat Relawan Pemadam Kebakaran sebagai Garda Terdepan Keselamatan Warga

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUN,Mbinews  – Pemerintah Kota Bandung memperkuat kapasitas Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) sebagai langkah antisipatif menghadapi ancaman musim kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi tahun ini. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa keberadaan Redkar memiliki peran strategis dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi risiko kebakaran maupun berbagai kondisi darurat lainnya. “Redkar tidak hanya […]

  • Kunjungi DPRD Jabar Mahasiwa UPI Pelajari Dunia Parlemen hingga Pendidikan

    Kunjungi DPRD Jabar Mahasiwa UPI Pelajari Dunia Parlemen hingga Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc menerima kunjungan Dewan Perwakilan Mahasiswa, Keluarga Mahasiswa Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (DPM Kema FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Abdul Hadi Wijaya mengapresiasi kunjungan DPM Kema FPEB yang bertema Parliamentary Education, membahas terkait parlemen khususnya tugas dan fungsi DPRD Jawa […]

  • Standar UMK, PGRI Jabar Apresiasi Pemkot Bandung Telah Sejahterakan Guru Khususnya Guru Honorer

    Standar UMK, PGRI Jabar Apresiasi Pemkot Bandung Telah Sejahterakan Guru Khususnya Guru Honorer

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Persatuan Guru Republik Jawa Barat (PGRI) Jawa Barat mengapresiasi Pemerintah Kota Bandung yang telah berupaya menyejahterakan guru khususnya guru honorer. Salah satunya yakni mengikuti standar Upah Minimum Kerja (UMR) Kota Bandung.  “PGRI Jabar sangat mengapresiasi Pemkot Bandung karena telah melakukan terobosan baru menyejahterakan para guru honorer,” kata Ketua PGRI Jabar, Dede amar […]

  • FREE Multi Devices Mockup

    FREE Multi Devices Mockup

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read. A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind […]

  • Kelas 3 Naik 65%, Kemenkeu: Tidak Semua Iuran BPJS Naik 100%

    Kelas 3 Naik 65%, Kemenkeu: Tidak Semua Iuran BPJS Naik 100%

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Mbinews.id- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan, tidak semua iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ksehatan Naik 100%. Hanya kelas 1 dan kelas 2 yang naik 100%, sementara kelas 3 naik 65%. “Itu (kenaikan 100%) hanya berlaku untuk Kelas 1 dan Kelas 2. Untuk kelas 3, tidak sebesar itu. Untuk Kelas 3, usulan kenaikannya adalah dari Rp25,5 […]

expand_less