Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Terkait Pro Kontra Data Pasien Corona, KIP Jabar Angkat Bicara

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pro kontra apakah data pasien positif corona perlu diumumkan ke publik atau tidak, membuat Komisi Informasi Jawa Barat angkat suara.
 
Menurut Ketua Komisi Informasi Jawa Barat Ijang Faisal, untuk kepentingan yang lebih besar terhadap keberlanjutan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, presiden bisa saja membuka informasi pasien corona karena status penyebaran virus tersebut sudah pada level pandemik yang masif.
 
“Dengan menimbang kehati-hatian yang sangat tinggi, pemerintah dalam hal ini presiden bisa saja membuka data informasi pasien corona demi melindungi warga negara yang lebih banyak lagi agar tak terinfeksi dan untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi warga negara secara keseluruhan,” jelas kang Ijang di Kantor Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat jalan Turangga Kota Bandung, Minggu (15/3/2020)
 
Ia menambahkan, saat level pandemik seperti saat ini, upaya membuka identitas pasien positif corona tinggal membutuhkan kebijakan presiden selaku kepala negara dan kepala pemerintahan.

“Prosesnya pemerintah bisa meminta ijin terlebih dahulu atau bila dipandang mendesak pemerintah tidak perlu meminta ijin dari pasien atau keluarganya,” jelas kang Ijang.
 
Ia merujuk pada Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, bahwa presiden memiliki kewenangan untuk membuka informasi data pasien pada saat situasi darurat dan mengancam keberlanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tidak ada alasan apa pun yang bisa menyalahkan presiden jika membuka informasi data pasien,” imbuhnya.
 
Terkait Peran Pemerintah Daerah dalam mengambil tindakan dan kebijakan,
Komisi Informasi Jawa Barat juga menyoroti bagaimana pemerintahan di daerah bertindak menghadapi penyebaran virus corona ini. Menurut kang Ijang, kepala daerah berperan dalam mengumumkan sebaran pasien corona berdasarkan daerah pandemiknya saja, lalu melaporkannya ke pemerintah pusat.

“Kewenangan untuk membuka data pasien tetap berada di pemerintah pusat, tidak di daerah,” papar kang Ijang.
 
Untuk itu, kang Ijang menyarankan kepada para kepala daerah, baik gubernur, bupati maupun walikota untuk segera membuat infografis daerah terkait penyebaran pandemik virus corona yang didasarkan kategori kewaspadaan.
 
“Tanda merah dengan radius tertentu untuk waspada satu. Kuning dengan radius tertentu untuk waspada dua. Dan hijau dengan radius tertentu untuk waspada tiga, dan seterusnya,” tambahnya.
 
Selain itu, pemerintah daerah harus memastikan jika berbagai kebutuhan dan fasilitas pelayanan pasien positif dan terduga corona cukup tersedia.

“Jangan sampai pelayanan terhadap pasien terkendala karena fasilitas pelayanannya tidak tersedia,” tandasnya. (Alfaz/wan)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Faktor Resiko PTM, Bhayangkari Ajak Warga Periksa Kesehatan sejak Dini

    Cegah Faktor Resiko PTM, Bhayangkari Ajak Warga Periksa Kesehatan sejak Dini

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sejumlah pengurus Bhayangkari Cabang Sukabumi Kota melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal tersebut dilakukan di sela-sela kunjungan kerja Ketua Bhayangkari cabang Sukabumi Kota di posyandu Kemala 13 di komplek Asrama Polisi Koloni, jalan Kenari Cikole Sukabumi, Kamis (27/02) sekira jam 10.30 Wib. Diawali Ketua Bhayangkari Ny. Nungki Wisnu, beberapa pengurus organisasi istri-istri Polisi lainnya […]

  • Farhan-Erwin Ingin Total 5 Tahun Kerja Untuk Program Prioritas di Kota Bandung

    Farhan-Erwin Ingin Total 5 Tahun Kerja Untuk Program Prioritas di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin menegaskan, tidak ingin terjebak dalam konsep “100 hari kerja”. Tspo berkomitmen untuk bekerja secara total selama lima tahun ke depan dengan fokus pada program prioritas utama. “Kami tidak menggunakan istilah ‘100 hari kerja’, karena yang lebih penting adalah bekerja selama lima tahun […]

  • Teras Cihampelas Kota Bandung Dulu untuk Wisata Kuliner Kini Dapat Kendala

    Teras Cihampelas Kota Bandung Dulu untuk Wisata Kuliner Kini Dapat Kendala

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung H. Sutaya, S.H.M.H. mengatakan ,dulunya dirancsng untuk iko widata kulinernamun kini dapat kendala dan perlu solusi ,sebelum pembongkaran. hal itu didampaikan saat jadi narasumber pada kegiatan talk show OPSI (Obrolan Plus Solusi) dengan tema “Tak Jadi Dibongkar, Bagaimana Nasib Teras Cihampelas”, bersama Kepala Dinas SDABM, Didi Rustandi, […]

  • Menolak ‘Mati’, Kampoeng Radjoet Binong Jati Lakukan Lompatan Ekonomi Dengan Digitalisasi

    Menolak ‘Mati’, Kampoeng Radjoet Binong Jati Lakukan Lompatan Ekonomi Dengan Digitalisasi

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pakaian rajut yang dulunya identik dengan orang sakit, lanjut usia, atau hanya dipakai di musim dingin, sekarang telah beralih menjadi tren pakaian keseharian. Mulai dari ciput, kerudung, konektor masker, sweater, cardigan, rok, sampai kaus kaki sudah menjadi produk industri kreatif rajut. Melihat peluang ini, para perajut di Kampoeng Radjoet Binong Jati Bandung […]

  • Hadiri Festival Silat Day ke -14, Pj Wali Kota Sukabumi Apresiasi Ponpes Dzikir Al-Fath

    Hadiri Festival Silat Day ke -14, Pj Wali Kota Sukabumi Apresiasi Ponpes Dzikir Al-Fath

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartdji, mengapresiasi Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath yang telah menjadikan pencak silat, sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi para santrinya. Selain itu juga, di Ponpes ini banyak melahirkan berbagai inovasi, salah satunya permainan tradisional Boles (Maen Bola Lengeun Seuneu). Apalagi Boles tersebut, telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak […]

  • DPRD Dan Prmkot Bandung Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda Dalam Rapat Paripurna

    DPRD Dan Prmkot Bandung Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda Dalam Rapat Paripurna

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyelenggarakan Rapat Paripurna pengambilan keputusan terhadap sejumlah Rancangan Pemerintah Daerah (Raperda) dan Program Pembentukan Perda (Propemperda) di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Kamis (26/11/2020). Sejumlah Raperda tersebut, diantaranya Raperda Kota Bandung tentang Perusahaan Umum Daerah Pasar Juara, Raperda Kota Bandung tentang APBD […]

expand_less