Breaking News
Trending Tags

Diduga Tidak Kantongi Izin, Pitbul & Jangkar : Minta Satpol PP Kota Bandung Pengusaha Reklame Masukan Daftar Hitam

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2020
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah  Kota Bandung dan aparatur pemerintah sedang gencarnya mendorong  pegusaha  advertising untuk mematuhi peraturan terkait pengurusan izin serta aturan zonasi pemasangan papa reklame terutama di kawasan zona Merah

Adanyah pemasangan reklame yang tidak mengantongi izin di kawasan zona larangan di jalan dago menuai protes oleh pengiat sosial kontrol

Saat konsep bakti sosial kemanusiaan untuk memutus mata rantai Pademi Corona (covid-19) yang ada di Jawa barat,  Menyikapi hal tersebut diatas, Ketum PMPRI, Ketua Ormas Laskar Merah Putih, Ketum LSM Pitbuls Indonesia dan Paguyuban Ketum Cepot Motah Indonesia,

Saat dikonfirmasi oleh wartawan Ketua Umum LSM pitbuls indonesia, Cepi bungsu mewakili rekan-rekan LSM selaku social kontrol mengatakan sebagai kami langsung  memutuskan bersama-sama datang ke lokasi (sidak) langsung kelapangan, ternyata betul salah satu oknum pengusaha  advertesing ternama dibandung, notabenenya advertesing yang besar dan diduga memiliki ratusan titik reklame di kota Bandung.kata Cepi bungsu, Bandung, Minggu (12/4/2020)

“Disaat ditanyakan kepada pihak reklame untuk  sosialisasi karena didirikan di lokasi daerah zona larangan di kota Bandung, katanya konsep nya penyuluhan atau himbauwan covid- 19 atau Corona, lalu kami meminta untuk menunjukan ijin tidak bisa,”ucapnya tanpa hal jelas kata Cepi pihak advertising langsung membubarkan diri dan tidak jadi melaksanakan pemasangan tersebut.

Menurut Cepi Bungsu, Pemasangan papan reklame ukuran besar atau sejenis baliho harus mematuhi aturan sesuai berdasarkan Peraturan Walikota Bandung no 005/2019 tentang petunjuk pelaksana (juklak) penyelenggaraan reklame dan Perda no 2/2017 tentang penyelenggaraan reklame/
Oleh karena itu, selain harus membayar retribusi, pemasang juga wajib mempunyai izin tata ruang dan izin mendirikan bangunan (IMB).

Karena wilayah Dago masuk zona larangan pemasangan reklame, setelah meminta keterangan dari pihak satpol PP kota Bandung, bukan kami tidak mentaati peraturan pemerintah pusat dan daerah tentang larangan dan anjuran diam dirumah saja, ini kami lakukan karna SOP kami sebagai control sosial tergerak dikarnakan ini jelas merugikan atau tidak menghormati anjuran pemerintah dan mencoba memanfaatkan situasi sekarang. Tegas Cepi

Di tambahkan ditempat yang sama, ketua umum Jangkar, Yudi saputranegara Meminta pengusaha reklame di kota Bandung yang melanggar aturan hukum segera membongkar bangunan reklamenya dengan sukarela. Bila tidak, maka izin penyelenggaraan reklame akan dibekukan dan mereka akan masuk dalam daftar hitam.Demikian disampaikan ketua umum LSM Jangkar kota Bandung , biasa disapa dengan sebutan kang Yudi

Dijelaskannya, kawasan Dago masuk zona merah untuk pembangunan reklame, “Nanti saya minta ke Satpol PP Kota untuk memasang spanduk tanda pelanggaran ke bangunan reklame yang melanggar aturan di wilayahnya masing-masing,” kata Yudi

Dengan pemasangan spanduk tersebut, ia mengharapkan para pengusaha reklame mau membongkar bangunan reklamenya dengan sukarela. Karena kalau tidak mau dibongkar, kita yang bongkar

Untuk pembongkaran reklame sendiri, membutuhkan biaya yang tidak kecil. Pembongkaran satu reklame membutuhkan biaya sekitar Rp 50 hingga 60 juta.

“Kalau dia tidak potong sendiri, maka yang harus potong kan satpol PP  Lalu, satpol PP mengeluarkan dana yang kita prediksikan satu kali potong bisa mencapai Rp 50-60 juta. Karena harus sewa alat berat yang mahal per jam, tukang las dan sebagainya,” ujarnya.

Karena itu, bagi pengusaha reklame yang tidak mau memotong bangunan reklamenya sendiri, maka pihaknya akan meminta dan  rekomendasi pembekuan izin ke pemkot Pemkot Bandung melaui satuan tugas yah satpol pp

“Pembekuan izin penyelenggaraan reklamenya bisa enam bulan sampai satu tahun. Istilahnya kita masukkan dalam blacklist (daftar hitam),” paparnya.


“Makanya kita masih memberikan kesempatan pada mereka dengan memberikan tanda seperti ini. Setelah itu, baru kita eksekusi,” tegas Yudi (red)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangkitkan Ekonomi, Pemkot Bandung Upayakan Permudah Akses Keuangan Bagi Warga

    Bangkitkan Ekonomi, Pemkot Bandung Upayakan Permudah Akses Keuangan Bagi Warga

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Untuk mempermudah warga Kota Bandung memperoleh akses keuangan, Pemerintah Kota Bandung melakukan sejumlah langkah terobosan. Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), ada 6 program yang dapat diakses warga. Enam program TPAKD yaitu Simpanan Pelajar, Kredit Usaha Rakyat, Bandung Melawan Rentenir, Program Bank Sampah (Kang Pisman), Buruan Sae dan Salapak Mircoshop. Pelaksana […]

  • Perkuat di Bidang Hukum Pemkot dan Kejari Bandung Jalin Kerjasama

    Perkuat di Bidang Hukum Pemkot dan Kejari Bandung Jalin Kerjasama

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG,mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung kembali memperkuat kerja sama di bidang hukum. Kesepakatan tersebut ditegaskan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara  antara pemerintah daerah kabupaten/kota dengan kejaksaan negeri se-wilayah Jawa Barat di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Selasa 4 November 2025. Kerja sama tersebut menjadi tonggak […]

  • Cadangan Pokok Pemerintah 1,5 Ton,  Stok Pangan Kota Sukabumi Terbilang Aman

    Cadangan Pokok Pemerintah 1,5 Ton, Stok Pangan Kota Sukabumi Terbilang Aman

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memiliki sekitar 1,5 ton pangan Cadangan Pokok Pemerintah (CPP) yang berada di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) setempat.”Iya, saat ini kita hanya miliki sekitar 1,5 ton pangan CPP,”ujar Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Sukabumi, Dian Suciati, Rabu (15/01/2019). Diana mengatakan, selain untuk konsumsi manusia, CPP […]

  • Yana Pastikan Pemkot Bandung Akan Terus Berikan Layanan Prima Untuk Warga

    Yana Pastikan Pemkot Bandung Akan Terus Berikan Layanan Prima Untuk Warga

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus memberikan layanan terbaik untuk warga. Hal itu sesuai pesan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah Se-Jawa Barat. Acara ini diselenggarakan di Gedung Sate, Kamis 10 Maret 2022. Acara tersebut dihadiri oleh Nawawi selaku […]

  • Dishub Kota Sukabumi Raih Piala WTN Terbaik dalam Penataan Transportasi Publik

    Dishub Kota Sukabumi Raih Piala WTN Terbaik dalam Penataan Transportasi Publik

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Dinas Perhubungan Kota Sukabumi terima Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Penataan Transportasi Publik Terbaik dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, ungkap Kepala Dishub Kota Sukabumi Abdul Rachman, Minggu (15/09/2019). “Tidak Sia-sia berkat semuanya, tadi siang Dishub Kota Sukabumi mendapat penghargaan dalam kriteria dalam memfasilitasi layanan transportasi yang baik bagi masyarakat,” ungkapnya saat dihubungi MBInews.id. Abdul […]

  • Hari Santri 2026, Pemkot Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

    Hari Santri 2026, Pemkot Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 611
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Santri didorong untuk memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Peran tersebut dinilai penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Pesan itu disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, saat membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, dalam upacara […]

expand_less