Breaking News
Trending Tags

Angka Reproduksi Virus Covid-19 Dikota Bandung Terkendali

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Koordinator Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisa Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menyatakan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama masyarakat untuk menekan laju virus corona perlahan menunjukan hasil. Hal itu terpantau melalui estimasi angka reproduksi yang semakin mengecil.

Ahyani menuturkan, hasil perhitungan kalangan akademisi pergerakan angka reproduksi Covid-19 sejak 22-28 April di Kota Bandung berada di angka 1,06.

“Ada angka yang diangkat oleh akademisi yaitu angka reproduksi yaitu kemampuan orang menularkan dalam populasi, kalau angka itu di atas 1 itu kecil masih bisa dikendalikan. Kalau di bawah 1 berarti berhenti,” ucap Ahyani di Balai Kota Bandung, Jalan Wastaukancana, Senin (4/5/2020).

Menurut Ahyani, penurunan angka reproduksi ini tidak terlepas dari kebijakan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kemudian ditopang oleh kinerja tenaga medis dalam melacak, pemeriksaan, dan isolasi.

Ahyani menjelaskan, kecilnya angka reproduksi ini menjadi indikator Gugus Tugas Covid-19 di Kota Bandung mampu mengendalikan dan menekan risiko jangkauan penularan virus.

“Kalau tanpa intervensi itu bisa 2,5 ke 4 orang, jadi satu yang positif itu dia menular ke 4, lalu 4 ke 16 lalu ke 64 lalu ke 374 orang itu bisa menular dengan waktu yang cepat. Tapi dengan dibatasi dengan angka reproduksi 1 ini resiko penularannya hanya ke satu aja,” bebernya.

Ahyani menerangkan, kecepatan reproduksi sangat berhubungan dengan banyaknya orang kontak. Makanya dengan menghambat kontak, angka penyebaran akan mengecil.

“Kalau ada gambaran angka reproduksi semakin mengecil bisa dibilang potensi penyebaran risikonya semakin mengecil,” bebernya.

Namun Ahyani menambahkan, penurunan angka reproduksi di masa PSBB tak lantas bisa dikorelasikan pada penurunan jumlah kasus positif. Sebab, masuknya data kasus pada saat itu bisa jadi merupakan hasil pemeriksaan ketika sebelum PSBB diberlakukan.

“Jadi seperti kita ketahui kalau seseorang didiagnosi positif dia melalui masa inkubasi 14 hari. Artinya kalau masa PSBB didiagnosa positif sebetulnya itu terinfeksi sebelumnya, jadi kita tidak boleh mengartikan setelah PSBB itu hasilnya positif banyak bisa jadi itu perjalanan dari masa inkubasi sebelumnya,” terangnya. (HMS /WAN /MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Derasnya Hujan Tak Kurangi Semangat Pokja PWI Kota Bandung Berbagi Takjil Makanan Gratis

    Derasnya Hujan Tak Kurangi Semangat Pokja PWI Kota Bandung Berbagi Takjil Makanan Gratis

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Meski cuaca beberapa hari terakhir intensitas hujan cukup tinggi, namun hal itu nampaknya tak surutkan semangat Pokja PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bandung dalam menebar kebaikan di bulan suci Ramadan 1446 H/2025 Masehi. Dibawah guyuran hujan, segenap anggota Pokja PWI Kota Bandung tetap menggelar kegiatan berbagi takjil atau makanan berbuka puasa gratis […]

  • Kemis Nyunda, Cara Kota Bandung Lestarikan Bahasa Ibu

    Kemis Nyunda, Cara Kota Bandung Lestarikan Bahasa Ibu

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung sebagai salah satu Tanah Pasundan, kental dengan bahasa Sunda dan budaya. Salah satu bentuk kecintaan tersebut diwujudkan dalam program Kemis Nyunda. Setiap hari Kamis, seluruh instansi Pemerintah Kota Bandung termasuk sekolah menerapkan budaya Sunda. Implementasi serta penerapan budaya Sunda dalam kegiatan sehari-hari itu tertuang dalam Pasal 11 Peraturan Wali Kota […]

  • Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi: Metro Jabar Trans Sebagai Solusi Macet

    Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi: Metro Jabar Trans Sebagai Solusi Macet

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mengatakan rebranding Bus Rapid Transit (BRT) dengan nama Metro Jabar Trans (MJT) yang kemudian dioperasikan mulai 1 Januari 2025 menjadi salah satu solusi kemacetan di wilayah Bandung Raya. “Kami berharap hadirnya Metro Jabar Trans dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kemacetan yang selama ini menjadi […]

  • Edukasi Pubertas dan MKM, Bupati Bandung: Membangun Generasi Emas yang Sehat dan Bedas

    Edukasi Pubertas dan MKM, Bupati Bandung: Membangun Generasi Emas yang Sehat dan Bedas

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kabupaten Bandung bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah, lembaga pendidikan, kesehatan dan pihak lainnya melaksanakan kampanye bersama dalam rangka Menstrual Hygiene Day (MHD) dengan tema edukasi pubertas dan manajemen kebersihan menstruasi (MKM) membangun generasi emas yang sehat dan Bedas di Dome Bale Rame Soreang, Selasa (28/5/2024). Pada kegiatan itu dihadiri 32.000 […]

  • Yana: Klub Motor Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

    Yana: Klub Motor Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bangga dengan keberadaan klub motor di Kota Bandung. Pasalnya, tidak hanya menjadi wadah kreativitas yang mengakomodir hobi otomotif saja tetapi turut memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, Yana selalu antusias ketika ada kegiatan sosial bagi masyatakat seperti yang dilaksanakan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Kota Bandung, […]

  • Tahun Baru Islam, Bupati Dadang Supriatna: Momentum yang Tepat Melakukan Muhasabah

    Tahun Baru Islam, Bupati Dadang Supriatna: Momentum yang Tepat Melakukan Muhasabah

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah adalah saat yang tepat untuk melakukan muhasabah. “Introspeksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” kata Bupati Bandung didampingi Bunda Bedas Hj. Emma Dety Dadang Supriatna saat menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1 […]

expand_less