Breaking News
Trending Tags

Suami Meninggal Akibat Pelayanan RS, Keluarga Eks Pasien Gugat RS Melinda 2 Di PN Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id –  Rumah Sakit Melinda 2 Bandung digugat melakukan Perbuatan Melawan Hukum oleh keluarga eks pasiennya alm dr. Miftahurachman, Sp. PD., KEMD., M. Kes., FINASIM. Gugatan ini digelar di Pengadilan Negeri Bandung sebagaimana dalam perkara nomor 171/ Pdt.G/202 PN Bdg. Gugatan ditujukan kepada dr. Ancilla Lina L., M.M., M.Kes., M.HKes., selaku

Direktur Utama Rumah Sakit Melinda 2, beralamat di Jalan Dr. Cipto No. 1 Kota Bandung. Persidangan perdana pada hari Kamis 11 Juni 2020 dipimpin oleh Hakim ketua Haran Tarigan SH, anggota Pendeni Mustikawati SH dan Erry Iriawan SH dan dihadiri para kuasa hukum, dan sidang akan dilanjutkan Selasa depan tanggal 16 Juni 2020 dengan acara mediasi yang menghadirkan pihak rumah Sakit Melinda 2 Bandung dan keluarga pasien.
Keluarga pasien diwakili oleh dr. Ira Febri Yani  Sp.OG., M.Kes selaku istri pasien menuntut RS karena dalam pelayanan rumah sakit kepada suaminya selama dirawat hingga meninggal dunia tidak ada keterbukaan dan terdapat ketidakberesan pihak manajemen rumah sakit.

Misalnya pengambilan tindakan yang tidak memberitahukan dan meminta persetujuan pasien/keluarga, pembayaran yang harus dibayarkan dengan yang digunakan sesuai  keterangan dokter ternyata berbeda, dan ketika ditanyakan ke rumah sakit bahwa pembayaran tersebut adalah kebijakan dari manajemen dalam hal ini direktur serta jajarannya, termasuk para pemilik Rumah Sakit.

Menurut Kuasa Hukum Penggugat H.M. Yos Faizal Husni, S.H., M.Hum., sebelum melakukan upaya hukum, istri pasien beberapa kali mendatangi dan menanyakan ke Rumah Sakit Melinda 2 Bandung dengan itikad baik untuk menyelesaikan secara kekeluargaan setelah kematian suaminya. Mulanya hanya ingin meminta kejelasan dan kejujuran apa yang terjadi dengan peristiwa kematian suaminya, menanyakan penyebab yang sebenarnya kematian suaminya.

“Namun selalu mendapatkan jawaban tidak jelas dan tidak ada kepastian,” ujar Yos.

Ketika melakukan pembayaran dan mendapatkan data apa saja yang harus dibayar, istri pasien kaget ada beberapa data pembayaran tindakan yang tidak diberitahukan sebelumnya dan tidak diminta persetujuan kepada istri pasien.  Kemudian istri pasien mempertanyakan lagi kepada pihak RS Melinda 2, kenapa tidak ada persetujuan tindakan tehadap beberapa tindakan pada suaminya dan tidak ada pemberitahuan hasil pemeriksaan sebagai istri pasien dan selalu mendapatkan jawaban yang tidak jelas.

Menurut Yos, hal tersebut menunjukkan pihak RS tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini. Ditambah lagi pihak RS melibatkan pihak-pihak lain di luar manajemen untuk menghubungi istri pasien agar  menerima apa yang pihak RS inginkan dan menyebarkan informasi kepada pihak lain yang tidak berhak tentang penyebab kematian suaminya. Perjalanan  sangat panjang dalam mencari keadilan dan kebenaran dalam mendapatkan penyebab kematian suaminya, hingga istri pasien mencari tahu ke dokter sebelumnya yang merawat suaminya di salah satu RS Singapore, untuk konsultasi dan meminta pendapat lain.

Berdasarkan semua data-data laboratorium dan data-data item pembayaran, akhirnya dilakukan analisa oleh dokter di Singapore penyebab kematian suaminya, dari sinilah terkuak ketidak beresan dari Rumah Sakit Melinda2 Bandung. Karena Istri dan almarhum suaminya, keduanya adalah tenaga medis serta keluarganya banyak dari kalangan tenga medis, terus mempelajari lebih lanjut data-data yang berasal dari RS dengan pendapat yang dikemukakan dokter Singapore tentang penyebab kematian suaminya.    

Dengan itikad baik istri pasien tetap melakukan upaya mediasi kepada RS, dengan menyurati pihak-pihak yang kompeten dalam bidang medis manajemen RS untuk membantu mediasi, tetapi ada keberpihakan dalam prosesnya dengan harus menuruti yang dikehendaki pihak RS, kecuali Biro Hukum Organisasi Profesi tetapi tidak tuntas karena hambatan birokrasi internal.

“Agar tidak terjadi lagi kejadian yang dialami suaminya kepada pasien lain, akhirnya keluarga yang di wakili istri pasien mengajukan gugatan,” pungkas Yos.

(Red.)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putus Rantai PMK, DKP3 Kota Sukabumi Gencar Periksa Hewan Qurban

    Putus Rantai PMK, DKP3 Kota Sukabumi Gencar Periksa Hewan Qurban

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi gencar melakukan pemeriksaan kesehatan hewan qurban yang disediakan oleh penyedia dan peternak. Langkah tersebut tentunya untuk memutus rantai penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Setiap hari kita lakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang akan dijual untuk keperluan qurban di Idul Adha nanti,”kata Kepala DKP3 Kota Sukabumi […]

  • Diagenda Rapat Rapur Hari Jadi ke 111 Kota Sukabumi, Ini Yang Disampaikan Oleh Gubernur Jawa Barat

    Diagenda Rapat Rapur Hari Jadi ke 111 Kota Sukabumi, Ini Yang Disampaikan Oleh Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Gubernur Jawa barat, Dedi Mulyadi turut hadir dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke 111 Kota Sukabumi, di Gedung DPRD Kota Sukabumi. Kamis, (10/04/2025). Dalam sambutanya, Dedi menyampaikan pandangannya mengenai arah pembangunan kota ke depan. Menurutnya, nuansa Kota Sukabumi harus tetap dijaga dan ditata secara berkelanjutan. Dedi juga menegaskan, perlunya penguatan fungsi – fungsi dasar […]

  • 41.718 Orang Mustahik Berhasil Disentuh Baznas Kota Sukabumi Sepanjang Tahun 2023

    41.718 Orang Mustahik Berhasil Disentuh Baznas Kota Sukabumi Sepanjang Tahun 2023

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sepanjang tahun 2023 kemarin, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi berhasil menyalurkan bantuan kepada 41.718 orang mustahik, dengan total jumlah bantuan yang disalurkan sebanyak Rp 5.757.054.181. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua II Baznas Kota Sukabumi, Wawan Supendi kepada awak media saat konferensi pers berlangsung, Kamis (22/02). “Alhamdulilah, untuk penyaluran […]

  • Terkendala Akses Informasi, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Program Pikobar

    Terkendala Akses Informasi, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Program Pikobar

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hadirnya sejumlah fitur dalam program aplikasi Pusat Koordinasi dan Informasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) yang bertujuan untuk menyajikan data, dan informasi terkait penyebaran dan pencegahan covid-19  dinilai belum sepenuhnya dapat dipahami oleh masyarakat khususnya di daerah pedesaan. Berbeda dengan masyarakat di perkotaan, terbatasnya akses informasi dan sarana pendukung menjadi salah satu penyebab, […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Lelang 4 Jabatan, Ini Rinciannya

    Pemerintah Kota Sukabumi Lelang 4 Jabatan, Ini Rinciannya

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengadakan seleksi terbuka bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Kali ini, panitia seleksi (pansel) yang diketuai oleh Dida Sembada, mengadakan seleksi JPT Pratama, untuk mengisi beberapa posisi yang lowong, Kamis (18/11/2021). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi Asep Suhendrawan megatakan, bahwa saat ini […]

  • Achmad Nugraha Dorong Pelatihan Keterampilan Barista Bagi Anak Muda

    Achmad Nugraha Dorong Pelatihan Keterampilan Barista Bagi Anak Muda

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., berharap generasi muda Kota Bandung dapat semakin produktif. Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar semua dinas terus melakukan pelatihan-pelatihan dalam peningkatan keterampilan. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Pelatihan Barista Hasil Kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Bandung, di LPT Panghegar, Jalan Panghegar, […]

expand_less