Breaking News
Trending Tags

Inovatif, Mahasiswa UMMI Jawab Era 4.0 Untuk Petani Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi jawab persoalan petani dalam menghadapi Era revolusi industri 4.0. Mahasiswa Pertanian Sukses membuat aplikasi E-das untuk menjual hasil pangan para petani.

Aplikasi E-das atau Electronic Development Agribusiness Syariah merupakan aplikasi sejenis toko online yang menyediakan bahan pokok hasil pertanian yang prudkanya diambil dari masyarakat petani langsung.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Dr. Amalia Nur Milla mengatakan, konsep awal dibuatnya aplikasi E-das berdasarkan situasi dan kondisi perkembangan zaman saat ini.

” Saat ini sedang melaksanakan program holistik membinaan dan pemberdayaan desa (PHP2D) pertanian organik yang berada di Desa Kebonpedes. Kemudian kita ingin memutus mata rantai pemasaran dengan revolusi industri 4.0, maka pemasarannya juga online. Sehingga kita membuat aplikasi ini khusus produk organik” ucapnya saat Lounching E-das, di Balai Sawala, Kebonpedes Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/11/20).

” Jadi banyak dimakan produk olahan itu tidak organik, artinya masih ada atau ditambah dengan zat adiktif, karena kita melihat perkembangan zaman yang baik sekarang orang-orang sangat peduli terhadap kesehatan dan kita menangkap peluang itu agar masyarakat yang memang berhati-hati terhadap konsumsi pangannya untuk menjaga kesehatannya” ucapnya.

Selain memasarkan hasil pruduk pertanian diaplikasi E-das juga menyediakan konsultasi bisnis baik budi dayanya atau hal-hal lain yang terkait dengan pengelolaan pertanian.

” Sekarang ada di dalam aplikasi ini memang baru produk-produk sayuran untuk konsultasinya ke depan melihat perkembangan,” kata Amalia.

Untuk saat ini, aplikasi E-das sedang didaftarkan dan verifikasi di playstore, mudah-mudahan bisa cepat diakses oleh masyarakat banyak. “Mudah-mudahan nanti sore atau besok itu kita sudah bisa bisa download di playstore” tuturnya.

Dengan dibuatnya aplikasi E-das ini, Amalia berharap Mahasiswa Fakultas Pertanian menjadikan sebagai unit bisnisnya.

“Jadi tidak hanya untuk membantu petani saja, tapi bagaimana menjadikan mahasiswa kami bisa menciptakan lapangan kerja selain membantu petani mereka juga bisa mandiri dan mudah-mudahan bisa diakses oleh masyarakat luas” pukasnya.

Sementara itu, Penjabat Sementara Bupati Sukabumi Raden Gani Muhammad mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian UMMI yang bekerjasama dengan Desa kebonpedes

” Saya harapkan dengan lahirnya inovasi E-das Ini bisa memberikan nilai tambah buat para petani dan bisa memasarkan produk-produk unggulan hasil pertanian yang ada di desa Kebonpedes ini. Sehingga bisa muncul seiring dengan adanya potensi – potensi sumber daya yang tinggi ini bisa terus meluas keluar Sukabumi,” ucapnya.

Menurutnya, aplikasi E-das dilahirkan untuk memberikan maaf besar dan mendongkrak ekonomi petani.

” Saya justru menantang dengan sistem ini bisa memberikan nilai tambah buat para petani. Sehingga kesejahteraan petani ini bisa terdongkrak melalui aplikasi yang diluncurkan” ujarnya.

Apresiasi pun tak luput dari Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni yang juga memiliki program ketahanan pangan. pasalnya mahasiwa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi, mampu mengimbangi perkembangan zaman saat ini.

” Saya sangat mengapresiasi generasi milenial concern pengembangan pertanian di Indonesia khususnya di Sukabumi dengan mengandeng program pemberdayaan masyarakat. Melalui aplikasi E-das akan sangat membantu pemasaran produk produk pertanian masyarakat dan membantu menyediakan produk sayuran segar dan organik bagi konsumen,” ucapnya.

” Semoga E-das di Sukabumi bisa berkembang luas di tempat lain, sehingga pasar untuk pertanian dan konsultasi terkait pengembangan pertanian bisa tersedia dengan mudah dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, lahirnya aplikasi E-das ini digagas dalam program PHP2D yang didalamnya merupakan mahasiswa program studi Agribisnis diantaranya Sandi sebagai ketua, Putri Agustina sebagai Sekretaris, Nu’r Sophia Sandora sebagai Bendahara. Ada pun anggotanya Yusuf Supardin, Yogi Saputra, Dikri Syahru, Iip Pauziah, Andira Kaffa, dan Lindi Febrianti dibawah pembimbing Dekan Fakultas Pertanian Amalia Nur Milla dan Dosen Pendamping Neneng Kartika. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Beri Dukungan untuk NPCI Jelang Peparda VII 2026

    DPRD Kota Bandung Beri Dukungan untuk NPCI Jelang Peparda VII 2026

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews— Komisi IV DPRD Kota Bandung menyatakan dukungan terhadap National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung dalam menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026. Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi NPCI Kota Bandung bersama Komisi IV DPRD Kota Bandung yang digelar di Ruang Rapat Komisi IV, Rabu (7/4/2026). Dalam kesempatan itu, NPCI Kota Bandung […]

  • Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Bandung Pastikan Inflasi Terkendali

    Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Bandung Pastikan Inflasi Terkendali

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan inflasi tetap terkendali sekaligus memperkuat langkah antisipasi di sektor pangan. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut inflasi di Kota Bandung pada Agustus 2025 justru mencatat deflasi sebesar 0,14 persen month-to-month, terutama karena turunnya harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau. “Alhamdulillah, kondisi inflasi di Kota Bandung […]

  • 28 Istri Duta Besar Terkesan Dengan Program Keluarga Berkualitas Kota Bandung

    28 Istri Duta Besar Terkesan Dengan Program Keluarga Berkualitas Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sebanyak 28 istri Duta Besar negara sahabat menyambangi Kota Bandung untuk belajar tentang pemberdayaan masyarakat terkait Keluarga Berkualitas (KB) di Kota Bandung, Senin 4 Maret 2024. Ke 28 Istri Duta Besar yang tergabung dalam Spouses Of Head Mission (Shom). Di antaranya yaitu istri Duta Besar Spanyol, Denmark, Malaysia, Swedia, Kazakhstan, New Zealand, […]

  • Pansus 7 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda RPPLH Soal Alih Fungsi Lahan yang Makin Banyak

    Pansus 7 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda RPPLH Soal Alih Fungsi Lahan yang Makin Banyak

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Semakin menurunnya kualitas lingkungan di Kota Bandung, sehingga DPRD Kota Bandung melalui Pansus 7 DPRD Kota Bandung membahas Raperda ( Rancangan Peraturan Daerah ) tentang  Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ( RPPLH). Anggota Pansus 7 DPRD Kota Bandung  Aan Andi Purnama  mengatakan ,ada beberapa hal yang membuat kita harus membahas Raperda […]

  • KPLS Kota Sukabumi Lakukan Aksi Bersih-Bersih di  Lapdek

    KPLS Kota Sukabumi Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Lapdek

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Puluhan masa yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Lapang Merdeka Kota Sukabumi (KPLS) melakukan aksi sosial bersih-bersih di sekitaran Lapang Merdeka (Lapdek). Jumat, (22/7/2022). Aksi yang digelar mulai pukul 13.00 hingga 15.30 tersebut , sebagai salah satu bentuk komitmen para pedagang dalam menjaga kebersihan. Ketua KPLS Kota Sukabumi, Agus Sumarno mengatakan, aksi bersih-bersih ini menjadi […]

  • Totok Hariyono Berkunjung ke PWI Pusat

    Totok Hariyono Berkunjung ke PWI Pusat

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tercipta saat Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Totok Hariyono, melakukan kunjungan silaturrahmi ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Jakarta. Dalam kunjungannya, Totok diterima langsung Atal S Depari oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal dan Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Mirza Zulhadi serta jajaran PWI […]

expand_less