Breaking News
Trending Tags

Inovatif, Mahasiswa UMMI Jawab Era 4.0 Untuk Petani Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi jawab persoalan petani dalam menghadapi Era revolusi industri 4.0. Mahasiswa Pertanian Sukses membuat aplikasi E-das untuk menjual hasil pangan para petani.

Aplikasi E-das atau Electronic Development Agribusiness Syariah merupakan aplikasi sejenis toko online yang menyediakan bahan pokok hasil pertanian yang prudkanya diambil dari masyarakat petani langsung.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Dr. Amalia Nur Milla mengatakan, konsep awal dibuatnya aplikasi E-das berdasarkan situasi dan kondisi perkembangan zaman saat ini.

” Saat ini sedang melaksanakan program holistik membinaan dan pemberdayaan desa (PHP2D) pertanian organik yang berada di Desa Kebonpedes. Kemudian kita ingin memutus mata rantai pemasaran dengan revolusi industri 4.0, maka pemasarannya juga online. Sehingga kita membuat aplikasi ini khusus produk organik” ucapnya saat Lounching E-das, di Balai Sawala, Kebonpedes Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/11/20).

” Jadi banyak dimakan produk olahan itu tidak organik, artinya masih ada atau ditambah dengan zat adiktif, karena kita melihat perkembangan zaman yang baik sekarang orang-orang sangat peduli terhadap kesehatan dan kita menangkap peluang itu agar masyarakat yang memang berhati-hati terhadap konsumsi pangannya untuk menjaga kesehatannya” ucapnya.

Selain memasarkan hasil pruduk pertanian diaplikasi E-das juga menyediakan konsultasi bisnis baik budi dayanya atau hal-hal lain yang terkait dengan pengelolaan pertanian.

” Sekarang ada di dalam aplikasi ini memang baru produk-produk sayuran untuk konsultasinya ke depan melihat perkembangan,” kata Amalia.

Untuk saat ini, aplikasi E-das sedang didaftarkan dan verifikasi di playstore, mudah-mudahan bisa cepat diakses oleh masyarakat banyak. “Mudah-mudahan nanti sore atau besok itu kita sudah bisa bisa download di playstore” tuturnya.

Dengan dibuatnya aplikasi E-das ini, Amalia berharap Mahasiswa Fakultas Pertanian menjadikan sebagai unit bisnisnya.

“Jadi tidak hanya untuk membantu petani saja, tapi bagaimana menjadikan mahasiswa kami bisa menciptakan lapangan kerja selain membantu petani mereka juga bisa mandiri dan mudah-mudahan bisa diakses oleh masyarakat luas” pukasnya.

Sementara itu, Penjabat Sementara Bupati Sukabumi Raden Gani Muhammad mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian UMMI yang bekerjasama dengan Desa kebonpedes

” Saya harapkan dengan lahirnya inovasi E-das Ini bisa memberikan nilai tambah buat para petani dan bisa memasarkan produk-produk unggulan hasil pertanian yang ada di desa Kebonpedes ini. Sehingga bisa muncul seiring dengan adanya potensi – potensi sumber daya yang tinggi ini bisa terus meluas keluar Sukabumi,” ucapnya.

Menurutnya, aplikasi E-das dilahirkan untuk memberikan maaf besar dan mendongkrak ekonomi petani.

” Saya justru menantang dengan sistem ini bisa memberikan nilai tambah buat para petani. Sehingga kesejahteraan petani ini bisa terdongkrak melalui aplikasi yang diluncurkan” ujarnya.

Apresiasi pun tak luput dari Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni yang juga memiliki program ketahanan pangan. pasalnya mahasiwa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi, mampu mengimbangi perkembangan zaman saat ini.

” Saya sangat mengapresiasi generasi milenial concern pengembangan pertanian di Indonesia khususnya di Sukabumi dengan mengandeng program pemberdayaan masyarakat. Melalui aplikasi E-das akan sangat membantu pemasaran produk produk pertanian masyarakat dan membantu menyediakan produk sayuran segar dan organik bagi konsumen,” ucapnya.

” Semoga E-das di Sukabumi bisa berkembang luas di tempat lain, sehingga pasar untuk pertanian dan konsultasi terkait pengembangan pertanian bisa tersedia dengan mudah dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, lahirnya aplikasi E-das ini digagas dalam program PHP2D yang didalamnya merupakan mahasiswa program studi Agribisnis diantaranya Sandi sebagai ketua, Putri Agustina sebagai Sekretaris, Nu’r Sophia Sandora sebagai Bendahara. Ada pun anggotanya Yusuf Supardin, Yogi Saputra, Dikri Syahru, Iip Pauziah, Andira Kaffa, dan Lindi Febrianti dibawah pembimbing Dekan Fakultas Pertanian Amalia Nur Milla dan Dosen Pendamping Neneng Kartika. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musisi Asal Bandung Rilis Album Nyanyian Hati Untuk Ramadan

    Musisi Asal Bandung Rilis Album Nyanyian Hati Untuk Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seorang musisi dan seniman asal Bandung merilis album tentang kisah perjalanan hidupnya selama bulan ramadhan. Pasalnya, Bulan suci yang penuh berkah ini terasa berbeda di tahun ini karena wabah corona yang merebak hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Album yang bernama “Nyanyian Hati, Untuk Ramdhan” berisi 12 lagu yang diciptakan kurang lebih […]

  • Terkait Penerimaan PPDB, Sekolah Swasta Ingin Turut Andil Dalam Perencanaan Pendidikan

    Terkait Penerimaan PPDB, Sekolah Swasta Ingin Turut Andil Dalam Perencanaan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Pembina Yayasan PGII, Djaman Satori berharap Pemerintah Kota Bandung melibatkan sekolah swasta saat membuat perencanaan bidang pendidikan. Salah satunya juga terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). “Seperti PPDB itu diharapkan nanti ke depan ada musyawarah. Swasta itu diajak untuk membuat perencanaan sehingga sudah bisa mengantisipasi kondisinya,” tutur Djaman beraudiensi dengan […]

  • Yana Berharap Pemimpin Kota Di Indonesia Intens Diskusikan Smart City

    Yana Berharap Pemimpin Kota Di Indonesia Intens Diskusikan Smart City

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana berharap para pemimpin pemerintah kota di Indonesia bisa intens bertukar pikiran. Khususnya terkait penerapan smart city di kota masing-masing. Hal itu diungkapkan Yana saat menghadiri Indo Smart City Forum and Expo (ISCFE) yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Kegiatan tersebut dihelat selama 3 […]

  • 114 Ruas Jalan Kota Sukabumi Tergolong Mantap, 14 Persen Tahap Perbaikan & Pemeliharaan

    114 Ruas Jalan Kota Sukabumi Tergolong Mantap, 14 Persen Tahap Perbaikan & Pemeliharaan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sebanyak 114 ruas jalan milik Kota Sukabumi saat ini kondisinya tergolong mantap, dengan persentasi mencapai sekitar 86 persen. Sedangkanya sisanya masih dalam tahap perbaikan dan pemeliharaan. “Dengan persentasi 86 persen tersebut, tentunya ruas jalan Kota Sukabumi saat ini tergolong cukup baik,”terang Kepala Bidang Bina Marga Dishub Kota Sukabumi, Lutfi Alif , disela-sela  […]

  • Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Satu Raperda serta Persetujuan Kerja Sama

    Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Satu Raperda serta Persetujuan Kerja Sama

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews — Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung pada Selasa, 25 Maret 2025 mengagendakan sejumlah penetapan. Yang pertama Penetapan Persetujuan DPRD terhadap Kerja Sama Pemerintah Daerah Kota Bandung dan Pemerintah Metropolitan Daegu, Republik Korea Selatan. Kedua, Pengambilan Keputusan terhadap Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan […]

  • Masa Orientasi Pendidikan Tinggi Stikindo di lapang Graha Wirakarya Ciparay Kab Bandung

    Masa Orientasi Pendidikan Tinggi Stikindo di lapang Graha Wirakarya Ciparay Kab Bandung

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id- Pembukaan masa orientasi Pendidikan tinggi kesehatan Stikindo Wirautama Tahun Akademik 2024-2025. Masa Pengenalan lingkungan Kampus Stikindo Wirautama Ciparay Graha Wirakarya pada. Rabu, (25/9/2024) Jalan Raya Laswi Kec Ciparay Kabupaten Bandung. Kegiatan Pembukaan MOPT (Masa Orientasi Perguruan Tinggi) Stikindo Wirautama dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia (YPPGMI), H.Asep Ikhsan.SE.Spd.MM. Di dampingi […]

expand_less