Breaking News
Trending Tags

Inovatif, Mahasiswa UMMI Jawab Era 4.0 Untuk Petani Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi jawab persoalan petani dalam menghadapi Era revolusi industri 4.0. Mahasiswa Pertanian Sukses membuat aplikasi E-das untuk menjual hasil pangan para petani.

Aplikasi E-das atau Electronic Development Agribusiness Syariah merupakan aplikasi sejenis toko online yang menyediakan bahan pokok hasil pertanian yang prudkanya diambil dari masyarakat petani langsung.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Dr. Amalia Nur Milla mengatakan, konsep awal dibuatnya aplikasi E-das berdasarkan situasi dan kondisi perkembangan zaman saat ini.

” Saat ini sedang melaksanakan program holistik membinaan dan pemberdayaan desa (PHP2D) pertanian organik yang berada di Desa Kebonpedes. Kemudian kita ingin memutus mata rantai pemasaran dengan revolusi industri 4.0, maka pemasarannya juga online. Sehingga kita membuat aplikasi ini khusus produk organik” ucapnya saat Lounching E-das, di Balai Sawala, Kebonpedes Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/11/20).

” Jadi banyak dimakan produk olahan itu tidak organik, artinya masih ada atau ditambah dengan zat adiktif, karena kita melihat perkembangan zaman yang baik sekarang orang-orang sangat peduli terhadap kesehatan dan kita menangkap peluang itu agar masyarakat yang memang berhati-hati terhadap konsumsi pangannya untuk menjaga kesehatannya” ucapnya.

Selain memasarkan hasil pruduk pertanian diaplikasi E-das juga menyediakan konsultasi bisnis baik budi dayanya atau hal-hal lain yang terkait dengan pengelolaan pertanian.

” Sekarang ada di dalam aplikasi ini memang baru produk-produk sayuran untuk konsultasinya ke depan melihat perkembangan,” kata Amalia.

Untuk saat ini, aplikasi E-das sedang didaftarkan dan verifikasi di playstore, mudah-mudahan bisa cepat diakses oleh masyarakat banyak. “Mudah-mudahan nanti sore atau besok itu kita sudah bisa bisa download di playstore” tuturnya.

Dengan dibuatnya aplikasi E-das ini, Amalia berharap Mahasiswa Fakultas Pertanian menjadikan sebagai unit bisnisnya.

“Jadi tidak hanya untuk membantu petani saja, tapi bagaimana menjadikan mahasiswa kami bisa menciptakan lapangan kerja selain membantu petani mereka juga bisa mandiri dan mudah-mudahan bisa diakses oleh masyarakat luas” pukasnya.

Sementara itu, Penjabat Sementara Bupati Sukabumi Raden Gani Muhammad mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian UMMI yang bekerjasama dengan Desa kebonpedes

” Saya harapkan dengan lahirnya inovasi E-das Ini bisa memberikan nilai tambah buat para petani dan bisa memasarkan produk-produk unggulan hasil pertanian yang ada di desa Kebonpedes ini. Sehingga bisa muncul seiring dengan adanya potensi – potensi sumber daya yang tinggi ini bisa terus meluas keluar Sukabumi,” ucapnya.

Menurutnya, aplikasi E-das dilahirkan untuk memberikan maaf besar dan mendongkrak ekonomi petani.

” Saya justru menantang dengan sistem ini bisa memberikan nilai tambah buat para petani. Sehingga kesejahteraan petani ini bisa terdongkrak melalui aplikasi yang diluncurkan” ujarnya.

Apresiasi pun tak luput dari Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni yang juga memiliki program ketahanan pangan. pasalnya mahasiwa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi, mampu mengimbangi perkembangan zaman saat ini.

” Saya sangat mengapresiasi generasi milenial concern pengembangan pertanian di Indonesia khususnya di Sukabumi dengan mengandeng program pemberdayaan masyarakat. Melalui aplikasi E-das akan sangat membantu pemasaran produk produk pertanian masyarakat dan membantu menyediakan produk sayuran segar dan organik bagi konsumen,” ucapnya.

” Semoga E-das di Sukabumi bisa berkembang luas di tempat lain, sehingga pasar untuk pertanian dan konsultasi terkait pengembangan pertanian bisa tersedia dengan mudah dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, lahirnya aplikasi E-das ini digagas dalam program PHP2D yang didalamnya merupakan mahasiswa program studi Agribisnis diantaranya Sandi sebagai ketua, Putri Agustina sebagai Sekretaris, Nu’r Sophia Sandora sebagai Bendahara. Ada pun anggotanya Yusuf Supardin, Yogi Saputra, Dikri Syahru, Iip Pauziah, Andira Kaffa, dan Lindi Febrianti dibawah pembimbing Dekan Fakultas Pertanian Amalia Nur Milla dan Dosen Pendamping Neneng Kartika. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberanian Oded-Yana Cairkan Bansos Dan Penetrasi Dunia Kerja

    Keberanian Oded-Yana Cairkan Bansos Dan Penetrasi Dunia Kerja

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Keputusan besar diambil oleh Oded M. Danial dan Yana Mulyana sebagai pemimpin di Kota Bandung. Di tengah keterbatasan anggaran, justru memutuskan untuk mengeluarkan dana untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Pandemi Covid-19 yang melanda memberikan dampak besar pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung yang menggantungkan pemasukannya dari pajak daerah di sektor […]

  • Termakan Usia, Armada Pengangkut Sampah DLH Kota Sukabumi Banyak Yang Rusak

    Termakan Usia, Armada Pengangkut Sampah DLH Kota Sukabumi Banyak Yang Rusak

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi membeberkan bahwa, saat ini diakui banyak armada kendaraan pengangkut sampah yang mengalami kerusakan, maupun sudah tidak layak pakai. Tentunya, dengan banyaknya armada yang rusak tersebut, akan mempengaruhi pelayanan DLH Kota Sukabumi, untuk melakukan pengambilan sampah ke Masyarakat di setiap harinya. Kepala Bidang Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, […]

  • Tetap Waspada, Sholat Jumat  Di Masjid Iqomah UIN SGD  Berlangsung Khidmat

    Tetap Waspada, Sholat Jumat Di Masjid Iqomah UIN SGD Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintan Indonesia menyerukan kepada warga agar melakukan aktivitas di rumah, termasuk ibadah. Beberapa Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam menghimbau tidak shalat Jum’at di Mesjid. Dewan Keluarga Mesjid (DKM) Istiqlal Jakarta dan Mesjid Agung Bandung mengumumkan tidak menyelenggarakan berjamaah shalat di masjid pada Jum’at 20 Maret 2020. Situasi ini berlangsung seiring dengan upaya cegah […]

  • Presiden Jokowi  Sampaikan Alasan 5.512 Insan Pers Ikut Proses Vaksin Covid-19

    Presiden Jokowi Sampaikan Alasan 5.512 Insan Pers Ikut Proses Vaksin Covid-19

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBINews.id –  Presiden RI Joko Widodo hadir dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi 5.512 insan pers di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari pertama, Kamis 25 Februari 2021. Dari jumlah penerima vaksin tersebut,5.512 di antaranya adalah peserta yang mendaftar saat Hari Pers  Nasional (HPN) 2021. Joko Widodo menyampaikan alasan mengapa […]

  • Kejar Target, Kelurahan Mulai Invetarisasi PTSL 2023

    Kejar Target, Kelurahan Mulai Invetarisasi PTSL 2023

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInerws.id – Untuk melengkapi sisa target 2.000 bidang tanah di Kota Bandung yang tersertifikasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Kantor Pertanahan Kota Bandung dan pihak kewilayahan mulai menginventarisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2023. Hal ini disampaikan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana selepas diskusi bersama 14 camat dan 27 lurah di Balai Kota Bandung, […]

  • Resmikan Masjid, Wali Kota Bandung Maksimalkan Visi Agamis

    Resmikan Masjid, Wali Kota Bandung Maksimalkan Visi Agamis

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung semakin memantapkan Bandung Agamis yang menjadi visi misi masa jabatan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Kali ini Yana meresmikan Masjid Al Muqarrabin di kawasan kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Jumat 12 Agustus 2022. “Kami (Pemkot) mengapresiasi DKPP telah membangun masjid di sini. Mudah-mudahan dengan […]

expand_less