Breaking News
Trending Tags

Stok Pangan Jelang Hari Raya Lebaran Aman, Masyarakat Diimbau Bijak Dalam Berbelanja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan bakal tetap menjaga ketersediaan sejumlah stok pangan jelang hari raya Lebaran 2021. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk tidak belanja berlebihan, sehingga fluktuasi harga bisa tetap dalam batas wajar sekalipun terdapat kenaikan.

Kepala Bidang Distribusi dan Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Usep Awaludin menyatakan, sebelum memasuki bulan Ramadan sudah diadakan Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) bersama sejumlah stakeholder.

Dari pertemuan tersebut, Usep menyebutkan para suplier, distributor ataupun produsen bahan pangan menyatakan siap menambah pasokan pangan ke Kota Bandung.

“Kita minta masyarakat jangan terlalu berlebihan mengonsumsi. Karena kalau permintaan tidak terlalu tinggi harga pun relatif stabil. Jangan khawatir, ketersediaan bahan pangan terjaga dengan aman,” kata Usep di Taman Sejarah Bandung, Selasa, 4 Mei 2021.

Usep mengungkapkan, sekitar 90-an persen kebutuhan bahan pangan utama Kota Bandung dipasok dari luar daerah. Selain sebagai kota besar, Kota Bandung diuntungkan posisinya karena merupakan ibukota provinsi yang menjadi titik pertama utama pendistribusian bahan pangan.

“Kalau melihat ketersediaan di Kota Bandung sebagai kolektif distributif, jadi bahan pangan masuk dulu ke Kota Bandung. Setelah itu baru didistribusikan ke kota lain. Jadi insyaallah ketersediaan pangan masih aman,” ujarnya.

Selain memastikan ketersediaan stok, Usep menyatakan Pemkot Bandung juga turut memeriksa keamanan dan kesehatan pangan yang masuk. Pemeriksaan dan pengujian dilaksanakan secara berkala untuk menghindari pangan yang tercemar agar tidak masuk ke Kota Bandung.

Seperti daging sapi, Usep menyebutkan stok yang masuk ke Kota Bandung didatangkan dari sejumlah daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kabupaten Bandung dan Garut.

“Kemudian telur itu dari Ciamis, Sukabumi, Tasik, Kabupaten Bandung, Jawa Tengah, dan Blitar. Kalau untuk daging ayam itu ada suplai dari Kabupaten Bandung, Cianjur, Ciamis, Tasik dan Jawa Tengah,” urainya.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa mengungkapkan, dari hasil pemantauan rutin di 8 pasar tradisional kini sejumlah komoditas sudah mulai mengalami fluktuasi. Baik itu penurunan harga maupun yang mulai beranjak naik.

Menurut Meiwan, sekalipun terpantau ada kenaikan namun masih pada batas wajar. Terlebih jika mengingat sebentar lagi akan mendekati Idulfitri.

“Masalah harga dipengaruhi suplai dan demand. Kalau permintaan tinggi, barang tidak ada maka terjadi kenaikan harga. Tapi kalau stok ada walaupun ada kenaikan sedikit masih wajar. Karena pedagang beralasan mumpung mau lebaran setahun sekali naikan harga,” ucap Meiwan.

“Tapi sudah kita imbau agar kenaikan jangan terlalu signifikan karena tidak semua masyarakat bisa membeli dengan harga yang naik,” imbuhnya.

Meiwan mengaku sudah berkoordinasi bersama DKPP, Bagian Perekonomian beserta Satgas Pangan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga pangan di pasaran. Jika hal itu sampai terjadi, sejumlah langkah penanganan telah dipersiapkan.

Di antaranya, sambung Meiwan, menindak praktek penimbunan stok pangan. Atau pun menggelar operasi pasar dengan menyediakan kebutuhan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih murah.

“Misalkan di distributor banyak, tapi di pasar susah, itu tanda tanya. Tapi sekarang memang kita lihat di distributor ada stoknya tersedia. Kalau kenaikan berturut-turut tidak wajar, kita juga akan adakan operasi pasar sebagai langkah terakhir,” jelasnya.

Di samping menjaga stok kebutuhan bahan pokok, Pemkot Bandung juga terus berkoordinasi dengan Pertamnia untuk memastikan ketersediaan gas LPG. Utamanya, gas 3kg yang menjadi konsumsi utama masyarakat.

Sedangkan Sales Branch Manager Pertamina Kota Bandung, Warih Wibowo menyatakan, jelang Hari Raya Idulfitri nanti sudah menyiapkan kuota tambahan sebanyak 5 persen. Yakni dari distribusi harian untuk Kota Bandung per 2 Mei 2021 tercatat sebanyak 294 metrik ton atau 98 ribu tabung per hari.

Warih menuturkan, cadangan ekstra sebanyak 5 persen ini guna mengantisipasi apabila terjadi lonjakan permintaan saat menjelang Lebaran 2021 ini. Walau pun, dari pemantauan di tahun lalu konsumsi LPG hanya mengalami kenaikan sebesar 1 persen.

“Kita koordinasi dengan jajaran Disdagin. Kita tetap pantau arahan pemerintah tahun ini dilarang mudik. Kami sepakat untuk mengamankan pasokan kita menambah,” katanya.

“Kita prediksi kebutuhan kita akan naik 5 persen, jadi dari angka harian tadi kita antisipasi lonjakan ada spare 5 persen dari kebutuhan normal,” beber Warih.

Guna menopang persiapan tersebut, Warih sudah meminta agar pangkalan dan SPBE tetap bersiaga saat hari libur, termasuk Sabtu dan Minggu untuk tetap beroperasi. Kemudian setiap tanki di seluruh SPBE pun dipersiapkan terisi penuh.

“Pertama kita pastikan semua SPBE terisi secara optimal tankinya. Jadi menghadapi kenaikan harga mendadak, kita sudah siap. Mengantisiasi gangguan bencana atau sebagainya, kita sudah siapkan alternatif gangguan dan mendesain distribusi dari Tanjung Priok. Ketiga ada suplai cadangan dari Cirebon,” katanya. (asp)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinggal Tahap Penyempurnaan Tentang Pembahasan Raperda APBD 2024

    Tinggal Tahap Penyempurnaan Tentang Pembahasan Raperda APBD 2024

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews.id — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jabar Tahun Anggaran atau TA 2024 tinggal tahap penyempurnaan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Oleh Soleh usai rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Barat, Bandung, Selasa (14/11/2023). Oleh Soleh menjelaskan, tahapan demi tahapan pembahasan sudah dilalui. Mulai […]

  • Lewat FPD, Sekretariat DPRD kota Sukabumi Akan Lebih Meningkatkan SDM, dan Peningkatan Harmonis Antara Legislatif dan Eksekutif

    Lewat FPD, Sekretariat DPRD kota Sukabumi Akan Lebih Meningkatkan SDM, dan Peningkatan Harmonis Antara Legislatif dan Eksekutif

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Rencana kerja Sekretariat DPRD Kota Sukabumi di tahun 2023, akan lebih meningkatkan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM), dalam menunjang pelayanan kedepan. Begitu juga, untuk selalu menjaga harmonisasi antara eksekutif dan legislatif yang selama ini sudah berjalan. Apalagi, kata Asep Koswara, Sekretariat DPRD adalah salah satu bagian dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menghubungkan […]

  • PMI Kota Bandung Ajak Penyitas Covid-19 Bergejala Berat Donor Plasma  Konvalesen

    PMI Kota Bandung Ajak Penyitas Covid-19 Bergejala Berat Donor Plasma Konvalesen

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, Palang Merah Indonesia (PIM) Kota Bandung mengajak kepada seluruh masyarakat yang pernah menjadi penyintas Covid-19 menjadi donor plasma konvalesen. Utamanya, penyintas yang bergejala dan cukup berat. Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung, Uke Muktimanah mengungkapkan, saat ini banyak pasien yang membutuhkan plasma konvalesen. Hingga Selasa, 29 Juni 2021, tercatat antreannya sebanyak 458 pasien. […]

  • Pemkot Bandung akan Tempatkan Mesin Insinerator di Pasar Kosambi, agar Sampah Bisa Langsung Dikelola

    Pemkot Bandung akan Tempatkan Mesin Insinerator di Pasar Kosambi, agar Sampah Bisa Langsung Dikelola

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menempatkan satu mesin insinerator untuk mengolah sampah di Pasar Kosambi Kota Bandung. Hal itu agar sampah di Pasar Kosambi bisa dikelola dengan lebih baik. Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, SE, M.Pd saat meninjau penanganan sampah di Pasar Kosambi Jl. Ahmad Yani, pada […]

  • Bandung Great Sale 2023 Raih Omzet Rp69 Miliar

    Bandung Great Sale 2023 Raih Omzet Rp69 Miliar

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sebulan berlangsung Bandung Great Sale (BGS) 2023 resmi ditutup di Mall Cihampelas Walk Bandung, Sabtu, 18 November 2023. Hasilnya, BGS 2023 meraup omzet Rp69 miliar. Acara rangkaian HJKB Ke-213 itu , berlangsung sejak 27 September 2023 dengan melibatkan lebih dari 1000 merchant dari berbagai industri, dari 4 destinasi wisata, 76 merchant jasa, […]

  • Sosialisasikan Tahapan Pemilu Serentak 2024, KPU dan Bawaslu Audiensi dengan DPRD Kota Bandung

    Sosialisasikan Tahapan Pemilu Serentak 2024, KPU dan Bawaslu Audiensi dengan DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Kota Bandung, Senin (27/6/2022).Rombongan diterima Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Wakil Ketua DPRD Achmad Nugraha, D.H., S.H. Selain itu, turut hadir Pimpinan dan Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, […]

expand_less