Breaking News
Trending Tags

DPRD Jabar Dukung Penuh Kebijakan Penutupan Sementara Objek Wisata Jika Terbukti Melanggar Prokes

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pasca penerapan kebijakan larangan mudik lebaran atau hari raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 yang digelar sejak 6 Mei-17 Mei 2021. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat menyoroti sejumlah hal yang terjadi selama pelaksanaan penyekatan arus mudik, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Mulai dari peristiwa para pemudik yang menerobos dan menjebol titik pos penyekatan mudik di wilayah Bekasi, masih adanya sebagian masyarakat yang mudik lebih awal sebelum tanggal diberlakukannya aturan larangan mudik, serta ditemukannya beberapa lokasi wisata yang membludak saat libur lebaran.

Selama pelaksanaan aturan larangan mudik, kata Ineu, anggota Dewan Jawa Barat khususnya Komisi IV DPRD Jabar beberapa kali meninjau di sejumlah titik pos penyekatan. Bahkan beberapa hari pasca lebaran anggota komisi IV masih melakukan pemantauan di lapangan.

Untuk beberapa kejadian pemudik yang mampu menerobos dan lolos dari pos penyekatan mudik, Ineu mengatakan peristiwa itu tidak bisa dipungkiri karena berbagai hal. Mulai dari keterbatasan personil di lapangan, serta tidak sedikit masyarakat yang memang memaksa untuk mudik ke kampung halaman.

Dengan keterbatasan jumlah petugas dan banyak titik lokasi pos penyekatan mudik di Jawa Barat, dirinya menilai selama ini petugas di lapangan sudah melakukan upaya maksimal guna menekan jumlah pemudik, dan masyarakat memanfaatkan keterbatasan dan waktu tertentu untuk mencoba menerobos pos penyekatan.

“Di saat petugas kelelahan dan waktu istirahat, sehingga saya melihat, masyarakat banyak memanfaatkan waktu-waktu kritis atau kosong petugas,” ujar Ineu Purwadewi dalam kegiatan Dialog bersama Wakil Rakyat yang digelar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponogoro, Kota Bandung, Senin(24/05/2021).

Hal itu masih dinilai wajar, pasalnya dengan keterbatasan petugas dan bekerja diluar batas jam kerja yang berdampak pada kelelahan serta bocornya titik penyekatan.

“Memang mereka terbatas, maksimal itu kerja 8 jam bahkan 12 jam, cukup lelah. Kedepan harus terus menjadi evaluasi, salah satunya jumlah petugas yang ada. Karena makin banyak posko keperluan akan jumlah petugas pun banyak,” tuturnya.

Sementara, terkait ditemukannya beberapa lokasi objek wisata yang dipadati oleh pengunjung selama libur lebaran 2021. Ineu meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar mengawal ketat penerapan protokol kesehatan (prokes) di objek-objek wisata guna mencegah lonjakan kasus COVID-19.

Menurut Ineu kondisi ini adalah dilema, di satu sisi kesehatan penting dijaga namun roda perekonomian khususnya dunia usaha wisata juga tetap terjaga. Serta faktor kejenuhan masyarakat selama satu tahun lebih menghadapi pandemi Covid-19, menjadi alasan melakukan liburan bersama keluarga.

“Pandemi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun setengah ini mengakibatkan kebosanan. Sehingga, bagi masyarakat (merasa) libur lebaran ini waktu yang tepat untuk main (berwisata) bersama keluarga,” ungkapnya.

Untuk itu DPRD Jabar terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar untuk memastikan bahwa prokes ketat benar-benar diterapkan di seluruh objek wisata di Jabar.

Dirinya menegaskan, DPRD Jabar mendukung penuh kebijakan penutupan sementara objek wisata jika terbukti melanggar prokes, seperti melanggar kapasitas pengunjung. “Hal ini harus jadi bahasan serius. Pak Kadis (Kepala Disparbud) Jabar harus terus memantau langsung penerapan prokes ketat. Kalau ada ledakan (pengunjung), langsung ditutup,” tegasnya.

Beberapa fenomena yang terjadi selama diberlakukannya aturan larangan mudik berdasarkan Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021. Menurut Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, diperlukan peningkatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) skala mikro di lingkungan tingkat desa/kelurahan hingga tingkat Rukun Tetangga (RT). Untuk melakukan pendataan dan tracing di wilayah masing-masing bagi warga yang melakukan mudik lebaran.

“Jadi PPKM mikro ini merupakan upaya yang bisa dilakukan untuk mendeteksi dan menjaga masyarakat agar tidak tertular Covid pasca Lebaran 2021,” katanya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Standar UMK, PGRI Jabar Apresiasi Pemkot Bandung Telah Sejahterakan Guru Khususnya Guru Honorer

    Standar UMK, PGRI Jabar Apresiasi Pemkot Bandung Telah Sejahterakan Guru Khususnya Guru Honorer

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Persatuan Guru Republik Jawa Barat (PGRI) Jawa Barat mengapresiasi Pemerintah Kota Bandung yang telah berupaya menyejahterakan guru khususnya guru honorer. Salah satunya yakni mengikuti standar Upah Minimum Kerja (UMR) Kota Bandung.  “PGRI Jabar sangat mengapresiasi Pemkot Bandung karena telah melakukan terobosan baru menyejahterakan para guru honorer,” kata Ketua PGRI Jabar, Dede amar […]

  • Iwan Setiawan Gelar Silaturahmi Forum RW Kel Setiamanah Cimahi Tengah

    Iwan Setiawan Gelar Silaturahmi Forum RW Kel Setiamanah Cimahi Tengah

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Iwan Setiawan anggota DPRD kota Cimahi fraksi PDIP mengadakan silaturahmi dengan forum RW Kel setiamanah kec Cimahi tengah kota Cimahi di sebuah cafe diwilayah Cimahi pada hari Sabtu 14 September 2019. Hadir dalam acara tersebut  para ketua RW sekelurahan Setiamanah tokoh masyarakat dan IEC Ikatan enterperneur Cimahi sebagai penggiat UMKM Dalam sambutannya ketua […]

  • Sosialisasi Vaksin Bisa Dilakukan Sekolah Secara Mandiri

    Sosialisasi Vaksin Bisa Dilakukan Sekolah Secara Mandiri

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMEDANG, Mbinews.id–  Guna menunjang kekebalan tubuh program vaksinasi yang dijalankan pemerintah terus diupayakan dan berjalan secara bertahap. Maka dari itu komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meminta agar upaya sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah termasuk dalam konteks daerah nantinya dilakukan secara optimal. Anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah mengatakan, sosialisasi pentingnya vaksinasi […]

  • Sebanyak 13 Warga Kota Bandung Siap Kerja Di Negeri Sakura

    Sebanyak 13 Warga Kota Bandung Siap Kerja Di Negeri Sakura

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai tindak lanjut Memorandum Of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan Pemerintah Kota Toyota Jepang, sebanyak 13 warga Kota Bandung akan berangkat ke Jepang untuk bekerja. Pekerjaan yang bakal dijalani selama di Jepang yaitu sebagai ‘care worker’ atau perawat lansia yang ada di rumah sakit daerah di Kota Toyota. Sebanyak […]

  • Wali Kota Kejar PAD Rp650 Miliar pada 2026

    Wali Kota Kejar PAD Rp650 Miliar pada 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp650 miliar dari Rp535 miliar pada 2026, dengan membentuk Tim 10 Optimalisasi Pajak Daerah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. “Tim 10 ini berisi seluruh kepala perangkat daerah untuk menormalkan kepatuhan pajak sesuai aturan dan tidak keluar dari koridor hukum,”ujar Ayep usai memimpin Rapat Evaluasi Optimalisasi […]

  • Agus Setiawan SH Anggota DPRD Kab Bandung Hadiri Musrenbang Kec Ciwidey

    Agus Setiawan SH Anggota DPRD Kab Bandung Hadiri Musrenbang Kec Ciwidey

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Hari ini saya menghadiri Musrenbang di Kec Ciwidey dan hari ini merupakan hari kedua karena sebelumnya di Kec Rancabali Kab Bandung, ” Ujar Agus Setiawan SH, Anggota DPRD Kab Bandung dari fraksi PKS Kab Bandung, Usai Musrenbang di Kec Ciwidey (25/2/2025) Agus menambahkan, kegiatan tahunan berupa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang ) […]

expand_less