Breaking News
Trending Tags

Fraksi PDI Perjuangan Berikan Pandangan Umum Terkait 4 Raperda Usulan Pemerintah Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung memberikan pandangan umum terhadap empat usulan Raperda dari Propemperda Tahun 2025 Tahap II, dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung H. Toni Wijaya, S.E., S.H., Wakil Ketua II Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., Wakil Ketua III Rieke Suryaningsih, S.H., serta dihadiri para Anggota DPRD Kota Bandung. Hadir dalam rapat paripurna itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Sekda Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, serta jajaran pimpinan OPD.

Keempat Raperda yang diusulkan tersebut yakni Raperda Kota Bandung tentang Grand Design Pembangunan Keluarga Kota Bandung Tahun 2025-2045, Raperda Kota Bandung tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 24 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial, Raperda Kota Bandung tentang Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat dan Pelindungan Masyarakat, serta Raperda Kota Bandung tentang Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Beresiko dan Penyimpangan Seksual.

Pandangan Fraksi PDI Perjuangan

Setelah mencermati keempat raperda dimaksud, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandung menilai beberapa muatan pasalnya baru bisa efektif dilaksanakan apabila mendapat dukungan penuh oleh anggaran dan SDM yang memadai.

Ketika hal ini tidak terpenuhi, maka Raperda-raperda ini akan menjadi barang mubazir alias tumpukan dokumen yang tidak bermakna. Oleh karena itu, pertanyan Fraksi PDI Perjuangan yang paling mendasar adalah: Seberapa jauh kesiapan Pemkot Bandung baik dalam pembiayaan dan dukungan SDM agar keempat buah raperda ini bisa dilaksanakan sesuai harapan dan tujuannya?

Sebagaimana yang dipahami bersama bahwa keterlibatan publik dalam penyususnan sebuah Raperda menjadi mata rantai yang harus dilalui. Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan: Apakah keempat buah Raperda ini sudah  melalui uji publik, sehingga pada saat implementasinya tidak menimbulkan kegaduhan?

Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan adalah sebagai turunan operasional dari kebijakan nasional tentang pembangunan kependudukan sebagaimana yang diamanatkan Perpres No. 153 tahun 2014, Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan kepada wali Kota Bandung: Apakah Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan ini sudah selaras dengan RPJMD Kota Bandung yang sudah ditetapkan?

Perda Grand Design Pembangunan Kependudukan akan menjadi payung koordinatif yang memperkuat keterpaduan kebijakan pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan keluarga berencana.

Kepada Wali Kota Bandung, Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan terkait pola koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah seperti apa yang akan dilaksanakan? Mengingat sasaran capainya harus selaras dengan Grand Design Pembangunan Kependudukan Nasional yang sudah ditentukan arahnya.

Terkait Raperda tentang Peningkatan Penanganan Sosial yang mengatur tentang Peningkatan Kualitas Masyarakat yang mencangkup, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya, sejauh mana Raperda ini menyelaraskan dengan Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan?

Stigma Satpol PP sebagai musuh Wong Cilik belakangan ini semakin bergaung. Hal ini terjadi akibat ulah liar dan tindakan berlebihan terkadang arogan dari beberapa oknum dalam melaksanakan tugasnya. Fraksi PDI Perjuangan menilai, sudah saatnya pendekatan humanis lebih dikedepankan daripada tindakan kekerasan.

Oleh karena itu, harus dibuat bab khusus mengenai standar operasional prosedur berikut sanksi administrasi dan sanksi pidana yang akan membatasi kesewenangan petugas Satpol PP di lapangan. Fraksi PDI Perjuangan memohon penjelasan karena di dalam Raperda ini belum melihat hal tersebut dicantumkan.

Tugas pokok dan fungsi Satpol PP berdasarkan Raperda juga semakin luas sehingga beberapa kewenangannya beririsan dengan apa yang menjadi kewengan OPD lain. Untuk menghindari konflik di lapangan atas nama kewenangan, kordinasi antar OPD harus lebih nyata dan serius. Lantas, model koordinasi lintas OPD macam apa yang akan dilakukan?

Batas kewenangan antara Satpol PP, kepolisian, dan aparat penertiban di wilayah kecamatan, dan Dinas Perhubungan, belum jelas diatur dalam Raperda ini, mohon penjelasan.

Raperda tentang Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual tidak hanya menyentuh ranah hukum dan kesehatan masyarakat, tetapi juga nilai-nilai moral, pendidikan, dan perlindungan hak asasi manusia.

Fraksi PDI Perjuangan belum melihat ada batas yang tegas antara “pencegahan perilaku seksual berisiko” (aspek kesehatan dan sosial) dan “penyimpangan seksual” (aspek moral dan hukum) dalam Raperda ini.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandung juga memohon penjelasan wali Kota Bandung terkait seberapa jauh harmonisasi Raperda ini dengan KUHP, UU Kesehatan, UU Perlindungan Anak, dan UU HAM? *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Herd Immunity Segera Terbentuk, Vaksinasi Mendekati Target

    Herd Immunity Segera Terbentuk, Vaksinasi Mendekati Target

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung optimis 70 persen dari target 1.952.358 jiwa bisa memerima vaksin Covid-19 pada September ini. Pasalnya, saat ini warga yang telah tervaksin Covid-19 telah mencapai 69 persen. Sehingga herd immunity atau kekebalan komunal di Kota Bandung bisa segera terbentuk. “Hingga saat ini, Yana sampaikan di Kota Bandung sudah mencapai 69 […]

  • Awas! Petugas Polsek Cikole Rutin Patroli Pada Masa PPKM

    Awas! Petugas Polsek Cikole Rutin Patroli Pada Masa PPKM

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan juga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, petugas kepolisian Polres Sukabumi Kota terus gencar melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Kali ini kegiatan dilakukan oleh jajaran petugas di Polsek Cikole. “Kami dari jajaran Polsek Cikole, terus melakukan imbauan kepada warga, khususnya yang berada di wilayah […]

  • PencapaianTahun 2019, IPM Kota Sukabumi Alami Kemajuan 0, 76 Poin Di Banding Tahun 2018

    PencapaianTahun 2019, IPM Kota Sukabumi Alami Kemajuan 0, 76 Poin Di Banding Tahun 2018

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi selama tahun 2019 mencapai 74,31. Angka tersebut bisa dikatakan meningkat bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya berada di 73,55. “Iya, ditahun 2019 IPM kita alami kemajuan. Dan Peningkatanya sekitar 0,76 poin dengan tahun 2018,”ujar Asdisten Daerah (Asda) 2 Setda Kota Sukabumi cecep Mansur. Selasa, (03/03/2020). Cecep menjelaskan, […]

  • Musrenbang 2025, Kelurahan Cikondang Prioritaskan Penanganan Bencana

    Musrenbang 2025, Kelurahan Cikondang Prioritaskan Penanganan Bencana

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, memfokuskan penanganan kebencanaan, khususnya banjir dan longsor. Hal tersebut disampaikan Lurah Cikondang, Denda, saat pemaparan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025, di Ruang Pertemuan Kelurahan Cikondang, Senin (15/12/2025). Kegiatan Musrenbang tersebut, secara resmi dibuka oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Turut hadir Camat Citamiang, perwakilan SKPD, Ketua LPM, […]

  • Data Penerima Bansos Tdak Sesuai Sengan kriteria, Dinsos: Laporkan

    Data Penerima Bansos Tdak Sesuai Sengan kriteria, Dinsos: Laporkan

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Tono Rusdiantono memastikan, penerima bantuan sosial (bansos) PPKM uang tunai Rp500.000 merupakan warga yang tak tercatat pada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Artinya, penerima murni usulan dari kewilayahan, baik RT/RW, lurah ataupun tokoh masyarakat. Dinsos Kota Bandung hanya memverifikasi ulang dan menyesuaikan dengan kriteria yang telah […]

  • Hadirkan Narasumber dari Jerman,  Kadin Jabar Gelar FGD Pelatihan Vokasi

    Hadirkan Narasumber dari Jerman, Kadin Jabar Gelar FGD Pelatihan Vokasi

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id – Membangun pendidikan vokasi yang unggul, bersertifikasi dan kompetensi di Jawa Barat demikian tema Focus Grup Discussion ( FGD) Pelatihan Vokasi yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat (Jabar) bertempat di El Hotel Royale Bandung, Jl. Merdeka No. 2 Kota Bandung, Rabu (30/10/2019). Kegiatan yang diikuti berbagai stakeholder di bidang pendidikan, […]

expand_less