Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ahmad Rahmat Purnama: Bansos Harus Dorong Kemandirian, Bukan Ketergantungan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung.MBINEWS — Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, menyoroti fenomena ketergantungan bantuan sosial (bansos) yang dinilai belum sepenuhnya efektif dalam memutus mata rantai kemiskinan. Ia menegaskan bahwa program bansos seharusnya tidak hanya bersifat bantuan jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Hal tersebut mengemuka dalam podcast YouTube “Ahmad Aja” yang menghadirkan narasumber Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, dr. Yorisa Sativa, di Kantor Sinergi Indonesia Kota Bandung, Selasa (26/5/2026).

Dalam diskusi tersebut, Yorisa mengungkapkan masih adanya persoalan pemerataan bantuan sosial di Kota Bandung. Ia menyebut terdapat kelompok penerima manfaat yang telah menerima bansos dalam jangka waktu panjang, bahkan hingga delapan tahun, baik melalui Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Menanggapi hal itu, Ahmad Rahmat mendorong Dinas Sosial Kota Bandung untuk melakukan evaluasi berkala terhadap program pengentasan kemiskinan agar tidak menciptakan ketergantungan jangka panjang pada bansos.

“Kita dorong Dinsos melakukan evaluasi secara berkala agar program pengentasan kemiskinan tidak menciptakan ketergantungan, tetapi justru membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa secara prinsip, bantuan sosial harus menjadi instrumen pemberdayaan, bukan sekadar distribusi bantuan langsung.

“Bantuan seharusnya menjadi sarana untuk memandirikan masyarakat kurang mampu, sehingga mereka bisa berdaya secara berkelanjutan, bukan terus bergantung pada bansos,” tambahnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, dr. Yorisa Sativa, menyinggung kembali prinsip yang juga ditekankan Kementerian Sosial RI melalui slogan “Bansos Sementara, Berdaya Selamanya”. Ia menyebut paradigma bantuan sosial kini diarahkan pada pemberdayaan, bukan sekadar pemberian bantuan konsumtif.

“Konsepnya bukan lagi sekadar ‘memberi ikan’, tetapi memberikan ‘kail’ melalui pelatihan, modal usaha, dan stimulus ekonomi agar masyarakat bisa mandiri,” ujar Yorisa.

Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan data Dinas Sosial, anggaran dari APBD maupun APBN saat ini baru mampu menjangkau kurang dari separuh warga miskin di Kota Bandung. Sementara itu, sekitar 60 persen warga masuk kategori rentan yang masih membutuhkan dukungan.

Yorisa menambahkan, Kota Bandung memiliki potensi kemitraan yang besar dalam upaya pengentasan kemiskinan, termasuk melalui keberadaan sekitar 90 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) atau lembaga donor dan muzaki yang dapat bersinergi dengan pemerintah.

“Dengan keterbatasan fiskal, kolaborasi menjadi kunci. Jika potensi LKS ini dikelola dengan baik, dampaknya bisa sangat signifikan dalam penanggulangan kemiskinan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, Ahmad juga menyoroti persoalan perubahan data kesejahteraan masyarakat atau desil, di mana sejumlah warga yang sebelumnya masuk kategori miskin (desil 1–5) justru berubah menjadi kategori lebih sejahtera (desil 6–10) dalam pembaruan data terbaru.

Menanggapi hal itu, Yorisa menjelaskan bahwa perubahan data tersebut merupakan hasil pemutakhiran sistem oleh Pusdatin bersama BPS yang dapat berubah sesuai kondisi lapangan, seperti PHK, bencana, atau perubahan ekonomi keluarga.

Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir apabila terjadi ketidaksesuaian data. Dinas Sosial telah menyiapkan petugas di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk melakukan verifikasi ulang melalui sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).

“Warga cukup datang ke kelurahan dengan membawa NIK. Jika ada ketidaksesuaian, akan dilakukan verifikasi ulang atau ground check agar data kembali sesuai kondisi riil,” jelasnya.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Metro Jaya Gulung Penyelundupan Tekstil, Pakaian Dan Sepatu Dari China Senilai Rp 9 M

    Polda Metro Jaya Gulung Penyelundupan Tekstil, Pakaian Dan Sepatu Dari China Senilai Rp 9 M

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  –  Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggulung sindikat penyelundupan tekstil, pakaian serta tas baru dan bekas, berikut sepatu ilegal. Dari penyeludupan ini, polisi menetapkan 4 tersangka,  2 lainnya masih dilakukan pemeriksaan. Omset penyeludupan asal China ini sekitar 9 miliar lebih. Dari keenam penyelundup yang diamankan, yaitu PL, (63),  H (30) AD (33), EK (44), […]

  • Tinjau Pos Kamling, Lurah Karangmekar  Laksanakan Program Monsis

    Tinjau Pos Kamling, Lurah Karangmekar Laksanakan Program Monsis

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Kelurahan Karangmekar di tunjuk sebagai lokasi monitoring siskamling yang berlokasi di Mesjid Al-Fattah Pusdikhubad jalan Kalidam rt 07/10 kelurahan Karang Mekar, Jum’at malam, (13/9/19). Hal ini juga dilakukan sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat. Hadir dalam acara monitoring siskamling ini diantaranya Lurah Karangmekar, Camat Cimahi Tengah, Bintara TNI Pembina Desa (Babinsa), Bintara Polri Pembina […]

  • Reformasi ASN Dipacu, Pemkot Sukabumi Gandeng BKN Terapkan Manajemen Talenta

    Reformasi ASN Dipacu, Pemkot Sukabumi Gandeng BKN Terapkan Manajemen Talenta

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 468
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mempercepat reformasi birokrasi dengan menandatangani komitmen bersama penerapan sistem manajemen talenta dan e-kinerja harian bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN),  di Balai Kota Sukabumi. Senin (27/4)/2025. Langkah ini menegaskan, pergeseran pola pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari pendekatan subjektif menuju sistem berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi yang terukur. Wali Kota Sukabumi, […]

  • Mang Oded, Ikut Meramaikan Film “Senyum Sabyan”

    Mang Oded, Ikut Meramaikan Film “Senyum Sabyan”

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –Setelah pengambilan gambar di Rs Ibu dan Anak Al-islam hari Rabu,18/9/2019, kini lokasi syuting Film Senyum  Sabyan  bergeser ke lokasi Rajamantri , Buah Batu kota Bandung. “Hari ini kita lanjutkan syuting disini, kita geber karena targetnya harus selesai hingga akhir bulan ini,” jelas Sapto Adi Putro Nugroho, Producer Biora disela proses pengambilan gambar […]

  • Kembali Promosikan Pariwisata, bank bjb Bersama Ride-O Gelar Fellowship Bandung-Jogjakarta

    Kembali Promosikan Pariwisata, bank bjb Bersama Ride-O Gelar Fellowship Bandung-Jogjakarta

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – bank bjb berkolaborasi dengan komunitas sepeda Ride-O menggelar kegiatan Fellowship Ride Bandung-Jogjakarta 450K dengan tujuan kembali mempromosikan pariwisata di Indonesia pasca pandemi pandemi covid-19. Kegiatan sportainment olahraga sepeda yang berlangsung pada 15-17 Juli 2022 ini akan diikuti masyarakat dan komunitas pegiat olahraga sepeda di Tanah Air. Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb […]

  • Situasi Pademi Covid-19, Jadilah Orang Tua Yang Bisa Menjadi Sahabat Anak Dirumah

    Situasi Pademi Covid-19, Jadilah Orang Tua Yang Bisa Menjadi Sahabat Anak Dirumah

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Pandemi Covid-19 telah memaksa para anak untuk belajar di rumah secara online atau dalam jaringan (daring). Di saat itulah, anak sangat membutuhkan peran orang tua.  Di momen inilah orang tua bisa memanfaatkannya untuk menjadi sahabat bagi anaknya. “Situasi pandemi ini, anak sebagian besar menghabiskan waktunya di rumah. Termasuk belajar di rumah. Saat […]

expand_less