Breaking News
Trending Tags

Pansus I Jawa Barat Ingatkan Kinerja BUMD Yang Tidak Optimal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN KARAWANG, Mbinews,– Panitia Khusus I DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti pencapaian kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat. Khususnya yang belum mencapai target maksimal sesuai dengan perencanaan yang telah disampaikan.

Hal tersebut dikemukakan dalam rapat Pansus I dengan Biro Badan Usaha Milik Daerah, Investasi Dan Administrasi Pembangunan Sekeretariat Daerah Provinsi Jawa Barat di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang, Rabu, (15/05/2024).

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Achmad Ru’yat menyebutkan, dalam LKPJ 2022 yang lalu sudah direkomendasikan proyek strategis di tahun 2023 dan mendorong agar di bentuk di pansus tentang BUMD.

Pasalnya, hingga kini masih ada BUMD yang belum optimal dalam pelaksanaanya dan menjadi beban anggaran yang signifikan lantaran dari tahun ke tahun terus mengajukan penyertaan modal. Karena itu, DPRD dalam hal ini Pansus I ingin mengetahui sejauhmana kesehatan BUMD Jawa Barat secara keseluruhan.

“Kami ingin mendengar kesehatan dari BUMD secara menyeluruh, karena dalam diagnosa itu untuk mewujudkan pembangunan Jawa Barat BUMDnya harus sehat. Apalagi, PAD Jabar akan berkurang sebesar Rp 1.8 T lantaran di desantralisasikan kepada kabupaten kota,” Ujar Achmad Ru’yat.

Hal serupa diungkapkan anggota Pansus I DPRD Provinsi Jawa Barat, Yod Mintaraga. Menurut Yod, Tahun 2025 mendatang ada kebijakan desentralisasi pendapatan yang porsinya lebih besar ke kabupaten kota. Tentu hal ini akan membuat provinsi mengalami pengurangan porsi pendapatan daerah dan akan berdampak terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah. Oleh karena itu, harus ada alternatif lain bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan kebijakan fiskal daerah.

“Mulai tahun depan kita akan mengalami pengurangan penghasilan tentu ini harus ada alternatif lain untuk meningkatkan fiskal daerah. Kuncinya sejauhmana kita mengelola dengan baik BUMD yang dimiliki,” Kata Yod.

Anggota Pansus I lainnya, Sugianto Nangolah turut mempertanyakan beberapa hal terkait dengan kiprah BUMD di Jawa Barat. Sugianto menyoroti agar BUMD yang dinilai kurang maksimal dalam kinerja dan kontribusinya agar secepatnya diperbaiki. Masukan dan kendala yang dihadapi harus diketahui oleh pansus yang diharapkan ada solusi yang dapat mempertahankan keberadaan BUMD yang dimaksud.

“Kalau sudah tidak bisa diperbaiki wajar dihapuskan karena akan menjadi beban anggaran yang besar. Penting untuk disampaikan kepada pansus ini agar direkomendasikan oleh kami di LKPJ nanti.

LKPJ 2022 waktu itu sudah direkomendasikan, tetapi tidak ada tindak lanjut yang seharusnya ketika dijalankan harus ada perbaikan tetapi ini tidak. Misalnya Agronesia ini kan seperti hidup mati tidak mau terus saja begitu bertahun-tahun dibiarkan ini akibatnya makin lama makin dalam mana mungkin Agronesia bisa bersaing dengan yang perusahaan tenologi canggih,” tutur Sugianto.

Maka dari itu, Sugianto melanjutkan, pansus ini harus bisa menyelesaikan permasalahan disini apakah bentuknya merger atau apa harus dirumuskan oleh pansus ini. Karena jika tidak maka kondisi dari tahun ke tahun akan seperti ini.

“Contoh migas hilir itu koorbisnisnya menghasilkan karena menjual gas dan mem iliki potensi bisnis yang positif. Mari kita melihatnya lebih dalam. Apakah keadaan seperti ini kita yang salah atau kondisinya yang salah,” Tutup Sugianto.

Kepala Biro BIA Provinsi Jawa Barat, Lusi Lesminingwati tidak menampik yang dikatakan Pansus I. Menurutnya, memang betul pihaknya harus tegas tahun ini berkaitan dengan strategi kegiatan apa yang diambil untuk BUMD ini. sudah kami susun kita melampirkan simulasi kalau disebutkan klasifikasi bisnis boleh kita merger tapi harus mendukung, kita melakukan penggabungkan koorbisnis.

“Pada 2022 kami melakukan inventarisasi dan 2023 kita sudah tegas dengan meng-cutoff PT Jaswita si tahun 2023. Sedangkan untuk Agronesia kita simulasikan subholding ini yang sedang kita lakukan,” terang Lusi. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Secara Daring, MPLS Tak Kurangi Esensi

    Meski Secara Daring, MPLS Tak Kurangi Esensi

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial memandang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sangat penting untuk mengenalkan lingkungan sekolah baru kepada peserta didik. Masa pengenalan bisa menjadi bekal selama belajar di sekolah tersebut. “Pengenalan lingkungan baru akan sangat berpengaruh kepada perkembangan psikologis peserta didik baru, dalam menjalani kegiatan belajar nantinya,” jelas oded pada […]

  • Ombudsman Apresiasi Penanganan Aduan Masyarakat Lewat SP4N LAPOR! Pemkot Bandung

    Ombudsman Apresiasi Penanganan Aduan Masyarakat Lewat SP4N LAPOR! Pemkot Bandung

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ombudsman Perwakilan Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyelesaikan aduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!). Sebanyak 97,4 persen aduan sepanjang tahun 2021 tuntas terselesaikan. Meski demikian, masih ada beberapa catatan dari Ombudsman Jabar terkait zona kuning pelayanan […]

  • Puluhan Relawan Turun ke Jalan, 300 Paket Bantuan Dibagikan di Simpang Pahlawan Bandung

    Puluhan Relawan Turun ke Jalan, 300 Paket Bantuan Dibagikan di Simpang Pahlawan Bandung

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews — Semangat berbagi di bulan Ramadan kembali ditunjukkan para relawan kemanusiaan di Kota Bandung. Sebanyak 300 paket bantuan dibagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di kawasan Jalan Pahlawan (Simpang Pahlawan), Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kegiatan sosial ini melibatkan sekitar 20 relawan dari berbagai komunitas kemanusiaan, di antaranya B.E.R.E.S (Bandung Emergency Response), […]

  • Optimis Capai Target Penurunan, Pemerintah Kota Sukabumi Berjibaku Perangi Kasus Stunting

    Optimis Capai Target Penurunan, Pemerintah Kota Sukabumi Berjibaku Perangi Kasus Stunting

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tekan penambahan angka baru stunting, Pemerintah Kota Sukabumi terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya kasus baru, Jumat (29/04/2022). Berdsarkan data terbaru, Kota Sukabumi saat ini merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat, yang angka penderita stuntingnya sesuai dengan batas maksimal yang ditetapkan World Health Organization (WHO). Berdsarkan ketetapan WHO, ambang […]

  • PWI Beserta IKWI Kota Bandung Bagikan Takjil Gratis Kepada Pengguna Jalan

    PWI Beserta IKWI Kota Bandung Bagikan Takjil Gratis Kepada Pengguna Jalan

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 150 pcs makanan berat siap saji dibagikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bandung untuk pengguna jalan maupun masyarakat sekitar sekretariat PWI Kota Bandung Jl. Ahmad Yani No.262 Bandung, Jum’at (16/4/2021). Pembagian takjil gratis tersebut merupakan program bakti sosial yang rutin setiap tahunan digelar saat bulan […]

  • Perkuat Komitmen, Jamkrindo dan IFG Lakukan Penandatanganan Piagam  Anti Fraud

    Perkuat Komitmen, Jamkrindo dan IFG Lakukan Penandatanganan Piagam Anti Fraud

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sukabumi-Mbinews.id – Indonesia Financial Group (IFG) beserta anggota holdingnya menandatangani Piagam Komitmen Anti Fraud. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk memperkuat implementasi sistem anti fraud di ekosistem holding BUMN asuransi, penjaminan dan investasi tersebut. Penguatan sistem anti fraud ini, sejalan dengan amanat dari Kementerian BUMN agar BUMN terus melakukan implementasi […]

expand_less