Breaking News
Trending Tags

Pansus I Jawa Barat Ingatkan Kinerja BUMD Yang Tidak Optimal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN KARAWANG, Mbinews,– Panitia Khusus I DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti pencapaian kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat. Khususnya yang belum mencapai target maksimal sesuai dengan perencanaan yang telah disampaikan.

Hal tersebut dikemukakan dalam rapat Pansus I dengan Biro Badan Usaha Milik Daerah, Investasi Dan Administrasi Pembangunan Sekeretariat Daerah Provinsi Jawa Barat di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang, Rabu, (15/05/2024).

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Achmad Ru’yat menyebutkan, dalam LKPJ 2022 yang lalu sudah direkomendasikan proyek strategis di tahun 2023 dan mendorong agar di bentuk di pansus tentang BUMD.

Pasalnya, hingga kini masih ada BUMD yang belum optimal dalam pelaksanaanya dan menjadi beban anggaran yang signifikan lantaran dari tahun ke tahun terus mengajukan penyertaan modal. Karena itu, DPRD dalam hal ini Pansus I ingin mengetahui sejauhmana kesehatan BUMD Jawa Barat secara keseluruhan.

“Kami ingin mendengar kesehatan dari BUMD secara menyeluruh, karena dalam diagnosa itu untuk mewujudkan pembangunan Jawa Barat BUMDnya harus sehat. Apalagi, PAD Jabar akan berkurang sebesar Rp 1.8 T lantaran di desantralisasikan kepada kabupaten kota,” Ujar Achmad Ru’yat.

Hal serupa diungkapkan anggota Pansus I DPRD Provinsi Jawa Barat, Yod Mintaraga. Menurut Yod, Tahun 2025 mendatang ada kebijakan desentralisasi pendapatan yang porsinya lebih besar ke kabupaten kota. Tentu hal ini akan membuat provinsi mengalami pengurangan porsi pendapatan daerah dan akan berdampak terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah. Oleh karena itu, harus ada alternatif lain bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan kebijakan fiskal daerah.

“Mulai tahun depan kita akan mengalami pengurangan penghasilan tentu ini harus ada alternatif lain untuk meningkatkan fiskal daerah. Kuncinya sejauhmana kita mengelola dengan baik BUMD yang dimiliki,” Kata Yod.

Anggota Pansus I lainnya, Sugianto Nangolah turut mempertanyakan beberapa hal terkait dengan kiprah BUMD di Jawa Barat. Sugianto menyoroti agar BUMD yang dinilai kurang maksimal dalam kinerja dan kontribusinya agar secepatnya diperbaiki. Masukan dan kendala yang dihadapi harus diketahui oleh pansus yang diharapkan ada solusi yang dapat mempertahankan keberadaan BUMD yang dimaksud.

“Kalau sudah tidak bisa diperbaiki wajar dihapuskan karena akan menjadi beban anggaran yang besar. Penting untuk disampaikan kepada pansus ini agar direkomendasikan oleh kami di LKPJ nanti.

LKPJ 2022 waktu itu sudah direkomendasikan, tetapi tidak ada tindak lanjut yang seharusnya ketika dijalankan harus ada perbaikan tetapi ini tidak. Misalnya Agronesia ini kan seperti hidup mati tidak mau terus saja begitu bertahun-tahun dibiarkan ini akibatnya makin lama makin dalam mana mungkin Agronesia bisa bersaing dengan yang perusahaan tenologi canggih,” tutur Sugianto.

Maka dari itu, Sugianto melanjutkan, pansus ini harus bisa menyelesaikan permasalahan disini apakah bentuknya merger atau apa harus dirumuskan oleh pansus ini. Karena jika tidak maka kondisi dari tahun ke tahun akan seperti ini.

“Contoh migas hilir itu koorbisnisnya menghasilkan karena menjual gas dan mem iliki potensi bisnis yang positif. Mari kita melihatnya lebih dalam. Apakah keadaan seperti ini kita yang salah atau kondisinya yang salah,” Tutup Sugianto.

Kepala Biro BIA Provinsi Jawa Barat, Lusi Lesminingwati tidak menampik yang dikatakan Pansus I. Menurutnya, memang betul pihaknya harus tegas tahun ini berkaitan dengan strategi kegiatan apa yang diambil untuk BUMD ini. sudah kami susun kita melampirkan simulasi kalau disebutkan klasifikasi bisnis boleh kita merger tapi harus mendukung, kita melakukan penggabungkan koorbisnis.

“Pada 2022 kami melakukan inventarisasi dan 2023 kita sudah tegas dengan meng-cutoff PT Jaswita si tahun 2023. Sedangkan untuk Agronesia kita simulasikan subholding ini yang sedang kita lakukan,” terang Lusi. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GA dan KPJ Jabar Gelar Peringatan Malam Seribu Bulan

    GA dan KPJ Jabar Gelar Peringatan Malam Seribu Bulan

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Gelanggang Apresiasi (GA) dan Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Jawa Barat menggelar Peringatan Malam Seribu Bulan, di Gedung YPK jalan Naripan Bandung, Kamis (4/4/24) sore. Acara yang diisi puluhan Seniman Jawa Barat itu bermusik sambil Ngabuburit. Bahkan dalam acara itu GA dan KPJ Jabar juga menggelar pembagian sembako dan santunan kepada puluhan anak-anak […]

  • KPJ Bisa Terus Meningkatkan Kualitas Penampilannya

    KPJ Bisa Terus Meningkatkan Kualitas Penampilannya

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Perluasan Ruang Berkreasi KPJ( Kelompok Pengamen Jalanan) ,diharapkan dapat meningkatkan kreasi dan penampilan. Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman mengatakan , dalam peluncuran Unjuk Kabisa Penyanyi Jalanan (KPJ), di Kings Shopping Center, Jalan Kepatihan, Kota Bandung, Jumat (26/5/2023). Selanjutnya Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman berharap […]

  • Sempat Tumbang Akibat Pandemi, UMKM Bangkit Kembali Bersama Dekranasda

    Sempat Tumbang Akibat Pandemi, UMKM Bangkit Kembali Bersama Dekranasda

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pandemi mengubah total seluruh aktivitas kita. Dunia perekonomian pun terguncang, terutama bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung. Demi mendongkrak kembali perekonomian masyarakat, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung hadir untuk membantu para UMKM. Sejak 2018-2021 di bawah kepemimpinan Siti Muntamah, Dekranasda berhasil menaikkan pendapatan UMKM […]

  • Satpol PP Kota Bandung Gelar Operasi Cipta Kondisi

    Satpol PP Kota Bandung Gelar Operasi Cipta Kondisi

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menjelang Bulan Suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung bersinergi dengan aparat penegak hukum bakal menggelar Operasi Cipta Kondisi di wilayah hukum Kota Bandung. Operasi akan melibatkan Tim Yustisi yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Kejaksaan, dengan fokus utama pada penertiban minuman beralkohol (minol), norma kesusilaan, dan […]

  • PosIND permudah Layani Pengiriman Kargo Haji Dari Tanah ke Indonesia

    PosIND permudah Layani Pengiriman Kargo Haji Dari Tanah ke Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sambut musim haji 2024 PosIND permudah layanan Kargo Haji, untuk mengirimkan barang-barang jemaah Haji asal Indonesia dari tanah suci ke Indonesia. Layanan ini memberi kemudahan kepada para jemaah dalam mengirimkan barang bawaan mereka dari Tanah Suci dengan tarif terjangkau… Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Tonggo Marbun menyampaikan bahwa layanan Kargo Haji ini […]

  • “BAGIAN KE-EMPAT”IDEOLOGI ISLAM MODERAT SEBAGAI PILIHAN

    “BAGIAN KE-EMPAT”IDEOLOGI ISLAM MODERAT SEBAGAI PILIHAN

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Mengenal Barisan Islam Moderat (BIMA) Serta Gerakan Olahraga Pernafasan Dan Beladiri Tenaga Dalam  Ideologi, adalah sangat penting untuk hidupnya sebuah organisasi, bahkan Ideologi dapat melewati batas-batas organisasi itu sendiri, karena walaupun bagaimana organisasi baik politik maupun ormas, hakikatnya hanyalah sebuah alat untuk mengejawantahkan sebuah ideologi. Ideologi yang berkembang di dunia ini, secara […]

expand_less