Breaking News
Trending Tags

Komisi II DPRD Jabar Sebut Sejumlah Faktor Penyebab Belum Optimalnya Potensi Kelautan dan Perikanan Jabar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIANJUR, MBInews.id – Minimnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu faktor belum maksimalnya pemanfaatan potensi perikanan dan kelautan khususnya di wilayah Jawa Barat Selatan.

“Hanya ada 12 ASN yang menangani 17 Kabupaten/Kota. Padahal sektor perikanan dan kelautan kita memiliki potensi besar, terutama di laut selatan ini belum digali lebih banyak”ucap Anggota Komisi II DPRD Jabar Anwar Yasin di UPTD Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan, Kamis (3/6/2021).

Selain itu Anwar menyebut, belum terdatanya jumlah kapal nelayan andon dikhawatirkan dapat mempengaruhi hasil tangkapan ikan para nelayan lokal Jawa Barat. Namun disamping itu, hadirnya para nelayan andon tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan oleh para nelayan lokal untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

“Sebenarnya kita dapat manfaatkan orang-orang yang datang dari luar Pangandaran ke tempat ini kita jadikan sebagai mentor. Misalnya ada orang-orang bugis itu bisa dapat ikan-ikan yang besar di sana, perahu kecil saja tangkapan ikanya 70 kiloan”katanya.

“Saya khawatir hasil perikanan dan kelautan ini dinikmati orang-orang luar Jawa Barat”imbuhnya.

Disamping minimnya SDM pihaknya pun menyoroti, permasalahan ancaman bahaya limbah sampah dan limbah hasil dari kegiatan pengerukan pasir besi di sejumlah wilayah di pantai selatan Jawa Barat.

Menurut Anwar, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus mengantisipasi dampak dari kegiatan pengerukan pasir besi tersebut yang berpotensi akan merusak wilayah tepi pantai dan menimbulkan dampak-dampak buruk lainnya.

“Jadi  sebaiknya kalau bisa dihentikan ini lebih bagus. Terlebih lagi ada potensi lobster yang terdapat di wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Kalau tidak diperhatikan masalah limbah ini dapat mengancam ekosistem lobster.

“Limbah ini krusialnya bukan hanya berasal dari hasil pengerukan pasir besi asapun berasal pakan ternak kalau kebanyakan kerambah, dan ada juga limbah dari sampah. Ini harus diwaspadai, karena akan merusak lingkungan dan berbahaya bagi masa depan kita”tambahnya.

Oleh karena itu Anwar meminta, permasalah limbah tersebut harus dapat ditanggapi serius oleh Pemprov Jabar dengan segera melahirkan solusi-solusi terbaik salah satunya dengan menghadirkan para ahli.

Disisi lain dukungan anggaran pun sangat dibutuhkan, untuk memastikan potensi-potensi dari sektor kelautan dan perikanan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Semestinya mitra komisi dua ini harus dikuatkan untuk mendorong pertumbuhan potensi-potensi mereka, diperbanyak orangnya, kemudian diperhatikan anggaranya, sehingga mereka bisa mengawasi dengan baik”pungkasnya

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus II DPRD Jabar Konsultasikan TPPAS Regional Legok Nangka ke Kementerian PPN/Bappenas

    Pansus II DPRD Jabar Konsultasikan TPPAS Regional Legok Nangka ke Kementerian PPN/Bappenas

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Dalam rangka penyusunan kerjasama pemanfaatan TPPAS Regional Legok Nangka Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Jawa Barat berkonsultasi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat Abdy Yuhana menyatakan, bahwa sebagai salah satu proyek strategis nasional TPPAS Regional Legok Nangka hadir sebagai upaya untuk menanggulangi permasalahan sampah […]

  • Wali Kota Sukabumi: Jangan Ditunda Lagi, Segera Manfaatkan Dana P2RW

    Wali Kota Sukabumi: Jangan Ditunda Lagi, Segera Manfaatkan Dana P2RW

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) di Kota Sukabumi saat ini sudah mulai serentak dilakukan. Pada program tersebut, masing-masing RW akan mendapatkan dana sebesar 20 juta Rupiah, yang bisa digunakan untuk sarana pembangunan di wilayah. “Alhamdulilah, respon masyarakat terhadap bantuan pemerintah melalui P2RW ini sangat luar biasa. Sehingga ketika bantuan dari pemerintah itu […]

  • BNPB Peringati Hari Pramuka dan Puncak Destana Tsunami di Serang

    BNPB Peringati Hari Pramuka dan Puncak Destana Tsunami di Serang

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MBInews.id, Serang – Kepala BNPB bersama pejabat tinggi BNPB memperingati Hari Pramuka ke-58 di Kabupaten Serang, Banten (14/8/19). Dihadiri seribuan Pramuka dari berbagai daerah bersama relawan penanggulangan bencana. Dalam sambutannya Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan peristiwa Alam merupakan kejadian alam yang terjadi berulang pada periode yang akan datang. Mengenali ancamannya, siapkan strateginya dan tangguh menyelamatkan […]

  • Ahmad Rahmat Purnama: Bansos Harus Dorong Kemandirian, Bukan Ketergantungan

    Ahmad Rahmat Purnama: Bansos Harus Dorong Kemandirian, Bukan Ketergantungan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bandung.MBINEWS — Anggota Komisi I DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, menyoroti fenomena ketergantungan bantuan sosial (bansos) yang dinilai belum sepenuhnya efektif dalam memutus mata rantai kemiskinan. Ia menegaskan bahwa program bansos seharusnya tidak hanya bersifat bantuan jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam podcast YouTube “Ahmad Aja” yang […]

  • Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

    Waspada, Kasus DBD di Kota Sukabumi Kembali Meningkat

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sukabumi, semakin menunjukan angka yang signifikan. Bagai mana tidak, sepanjang Januari hingga Februari 2024 terdapat sebanyak 151 warga terjangkit penyakit mematikan. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Drg Wita Darmawanti menjelaskan, dari ratusan kasus DBD yang ada rinciannya yakni, 129 Januari […]

  • 25 ASN Baru Dilantik, Wali Kota Sukabumi: “Jabatan Itu Amanah, Bukan Status”

    25 ASN Baru Dilantik, Wali Kota Sukabumi: “Jabatan Itu Amanah, Bukan Status”

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot)Sukabumi resmi menambah jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) baru. Sebanyak 24 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 1 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilantik Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam acara di Ruang Pertemuan Balai Kota Sukabumi, Senin (22/09). Pelantikan turut disaksikan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, Sekretaris Daerah […]

expand_less