Breaking News
Trending Tags

Kasus Covid-19 Masih Tinggi Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdik Kota Bandung Siapkan Inovasi PJJ

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Kendati hasil uji coba simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sangat memuaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap mengantisipasi pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tahun ajaran baru 2021-2022.

Terlebih saat ini sebaran kasus Covid-19 masih tinggi dan masih Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Disdik Kota Bandung, Bambang Ariyanto mengungkapkan, persiapan PTMT sudah sangat ketat. Dari 3.523 satuan pendidikan di semua jenjang hanya terdapat 330 sekolah yang dinyatakan layak melakukan uji coba PTMT.

Namun ada beberapa sekolah yang batal melakukan uji coba PTMT. Hal itu mengingat ada kepala sekolah ataupun guru yang terkonfirmasi positif Covid-19, ataupun wilayah sekolah yang terdeteksi masuk zona merah.

“Kalau kesiapan sekitar 330 sekolah Kota Bandung, protokol kesehatannya sudah baik. Sudah sesuai ketentuan yang ada. Guru siap, orang tua sudah mengizinkan, dan anak-anak sudah memahami apa yang harus dilakukan. Selain lancar juga tidak sampai menciptakan ada klaster penyebaran,” ujar Bambang, Selasa, 6/7/2021.

Namun, sambung Bambang, mengingat situasi pandemi Covid-19 yang tengah menanjak, Disdik Kota Bandung juga menyiapkan skema PJJ. Mengingat tahun ajaran baru secara serentak bakal dimulai pada 19 Juli 2021. Sedangkan PPKM Darurat berlangsung hingga 20 Juli 2021.

Bambang mengaku terus berkoordinasi dengan sekolah terkait persiapan dan perencanaan PJJ. Termasuk mengevaluasi pelaksnaan PJJ selama satu tahun terakhir.

“Seluruh sekolah sudah melaksanakan tahapan PJJ mulai delivery materi, tanya jawab dengan siswa, penugasan. Selanjutnya guru mengawal PBM (Proses Belajar Mengajar), mengevaluasi dan assessment,” terangnya.

Bambang mengungkapkan, evaluasi PJJ tahun ajaran lama juga dilakukan dengan menyurvei orang tua, siswa, dan termasuk para guru.

Survei dilakukan kepada 10.923 orang tua, lalu 26.628 peserta didik, dan 6.600-an guru.

“Kita sudah evaluasi kegiatan tahun lalu ternyata kegiatan PJJ semua sekolah di Kota Bandung diakui ada kendala karena sudah berlangsung cukup lama. Ada kendala di guru, sekolah, orang tua dan siswa. Itu juga macam-macam,” jelasnya.

Dari hasil evaluasi, akan disiapkan sejumlah inovasi menghadapi tahun ajaran baru. Di antaranya yakni menyiapkan kurikulum khusus yang disesuaikan dengan kondisi pandemi saat PJJ.

“Inovasi yang akan dilakukan pertama adalah mendorong desain kurikulum khusus adaptif jadi dua moda. Mungkin PJJ atau mungkin juga PTM,” jelasnya.

“Jadi PJJ pasti ada. Kalau kondisi diizinkan nanti akan dua moda pembelajaran, mungki PTM terbatas jadi kami sudah siap,” bebernya.

Bambang juga mengaku tengah membuat video pembelajaran. Sehingga apabila PJJ, materi pembelajaran sudah siap.

“Sekolah sekarang sedang mempersiapkan video pembelajaran, yang dikoordinasikan oleh kepala sekolah, para ketua zona, kelompok kerja guru dan musyawarah guru mata pelajaran. Mumpung anak-anak masih libur, mudah-mudahan per tanggal 19 (Juli) video pembelajaran sudah selesai,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan modul pembelajaran. Modul ini diberikan kepada peserta didik yang mengikuti pembelajaran yang terkendala oleh alat pembelajaran secara daring.

“Untuk yang luring kami persiapkan modul pembelajaran AKI Bagi (aktif kolaboratif, integratif dan berkarakter). Jadi guru-guru sedang menyusun modul pembelajaran sebagai antisipasi jika anak-anak tidak memiliki alat untuk pembelajaran daring. Ini menggunakan modul,” ungkapnya.

Selanjutnya, guru juga sudah mengunggah materi pembelajaran melalui aplikasi digital. Sehingga nanti baik aplikasi Si Kaya (sistem kelas maya) ataupun melalui aplikasi Puber (Pusat Belajar) sudah tersedia materi untuk tahun ajaran baru.

“Pemanfaatan aplikasi Si Kaya dan Puber, guru-guru sudah menyimpan berbagai materi digital. Anak-anak nanti tinggal menggunakannya,” tuturnya.

Dengan demikian, peserta didik dan orang tua bisa memilih beragam kanal yang tersedia. Mulai dari milik Disdik Kota Bandung ataupun yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kemudian pembuatan aplikasi pembelajaran berbasis google site. Sekolah sudah memahami dan sangat membantu. Termasuk aplikasi yang dibuat kemendikbud yaitu Belajar Id dan Rumah Belajar,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain Soal Pemeliharaan, Pansus Minta Keamanan Pemakaman Ditingkatkan

    Selain Soal Pemeliharaan, Pansus Minta Keamanan Pemakaman Ditingkatkan

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pansus 3 menggelar rapat kerja membahas Raperda tentang Pelayanan Pemakaman Umum, di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (13/1/2023). Indra/Humpro DPRD Kota Bandung. BANDUNG, — Ketua Pansus 3 DPRD Kota Bandung, Agus Salim berharap Raperda tentang Pelayanan Pemakaman Umum bisa segera disahkan atau diparipurnakan. Dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait […]

  • Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (DP3APM) menggelar Pagelaran Kesenian Lansia, di Gedung Serba Guna Biofarma, Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (10/4/2019). Acara ini menjadi wadah bagi para lansia berkesenian. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, keberadaan para lansia tidak boleh dipandang sebelah mata. Justru, sambung […]

  • BPKPD Sukabumi Intensifkan Uji Petik Pajak Restoran, Kejar Kepatuhan Wajib Pajak

    BPKPD Sukabumi Intensifkan Uji Petik Pajak Restoran, Kejar Kepatuhan Wajib Pajak

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 306
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi mengintensifkan pengawasan terhadap wajib pajak daerah melalui kegiatan uji petik di sektor restoran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan pelaporan omzet serta meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam menyetorkan pajak. Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, mengatakan uji petik tersebut telah memasuki hari kedua […]

  • KI Jabar: Keterbukaan Informasi Publik sebagai Perwujudan Negara Demokrasi

    KI Jabar: Keterbukaan Informasi Publik sebagai Perwujudan Negara Demokrasi

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Komisi Informasi Jawa Barat Ijang Faisal menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan perwujudan dari sebuah negara demokrasi, karena demokrasi dikatakan berhasil apabila ada trust atau kepercayaan publik dan kepercayaan publik akan didapat apabila pemerintah dapat mengelola negara secara transparan dan akuntabel dengan manajemen terbuka, demikian disampaikan Ijang pada rapat kordinasi PPID […]

  • HOAX, Wali Kota Sukabumi Bantah Pernyataan Ridwan Kamil Sebut Ada 300 Masyarakat Kota Sukabumi Positif Covid-19 Hasil Rapid Tes

    HOAX, Wali Kota Sukabumi Bantah Pernyataan Ridwan Kamil Sebut Ada 300 Masyarakat Kota Sukabumi Positif Covid-19 Hasil Rapid Tes

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bantah pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menyebutkan ada 300 masyarakat Kota Sukabumi positif Covid-19 hasil Repidtes. “Warga Kota Sukabumi yang dilakukan proses rapidtest itu jumlahnya baru ada 60 dan sampai saat ini kita belum keluar hasilnya, karena memang prosesnya terakhir hari ini” ujarnya, Senin (30/3/2020). […]

  • Aktivis Muslim Sukabumi, Minta Usut Tuntas Penembakan 6 Laksus FPI

    Aktivis Muslim Sukabumi, Minta Usut Tuntas Penembakan 6 Laksus FPI

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInew.id – Sejumlah tokoh pergerakan ormas Islam Sukabumi, yang tergabung dalam Kesatuan Aktivis Muslim Sukabumi (KAMUS) mendatangi Polres Sukabumi Kota menyatakan sikap keprihatinan terhadap penembakan 6 orang yang ditembak oleh anggota kepolisian Polda Metro Jaya. Sekitar 30 orang, beraudensi dengan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menyampaikan sikapnya menuntut Kapolri untuk terbuka dalam penanganan kasus […]

expand_less