Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Capai Herd Immunity Siswa, Pelaksanaan PTM Tergantung Akselerasi Proses Vaksinasi Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pelaksanaan PTM tergantung dari akselerasi proses vaksinasi karena vaksin disediakan oleh Pemerintah Pusat, sehingga Pemkot Bandung pun meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk hal tersebut

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna akan terus mengakselerasi vaksinasi Covid-19 untuk usia 12 -17 atau remaja untuk mencapai Herd Immunity, serta digelarnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Untuk itu, ia berharap Kota Bandung terus memperoleh pasokan vaksin Covid-19,”kata Ema kepada MBinews.id

“Sekarang in sedang kita upayakan mengenai vaksinnya. Karena kemarin kita monitor sekarang ini sudah ada 5.000 vaksin sinovac sudah diterima oleh Biofarma. Saya mintakan Bu Ahyani (Kadinkes Kota Bandung) untuk segera berkoordinasi,” katanya di Pendopo Kota Bandung, Senin( 23/8/2021).

Menurut Ema, usia 12-17 tahun termasuk ke dalam Siswa SMP dan SMA, sehingga dibutuhkan sekitar 200.000 hingga 250.000 vaksin. Kalau itu tercapai maka peluang melakukan PTM semakin besar.

Ema mengatakan pelaksanaan PTM tergantung dari akselerasi proses vaksinasi karena vaksin disediakan oleh Pemerintah Pusat, sehingga Pemkot Bandung pun meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk hal tersebut.

“Yang jelas itu otoritas bukan di kita. Kalau vaksin ini secepatnya bisa hadir, akselerasi vaksinasi kepada siswa itu sudah bisa dilaksanakan. Kalau saya inginnya di akhir bulan ini sudah mulai bisa dilakukan,” harapnya.

“Tapi nanti tergantung dari ketersediaan vaksin itu sendiri, paling telat mudah-mudahan mungkin September itu harus bisa terealisasi sehingga nanti ini akan menjadi bagian secara kumulatif. Kita tetap punya target mengejar 100 persen itu di akhir tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara mengatakan, perbedaan kategori peserta vaksin usia 12-17 tahun dan peserta didik baik SMP dan SMA, yakni terkait domisili atau administratif kependudukannya.

“Kalau remaja atau 12 sampai 17 tahun itu adalah bagian dari masyarakat. Beda kalau siswa didik itu yang sekolah di Bandung artinya bukan orang Bandung pun harus ditangani,” ucapnya.

“Kita sebetulnya selama ini sudah mulai untuk remaja Kota Bandung, di wilayah ada di Puskesmas sudah mulai. Hanya untuk remaja itu memang khusus hanya boleh pakai Sinovac, untuk itu kita jadi sangat mengatur tergantung ketersediaan,” lanjutnya.

Ahyani mengungkapkan, saat ini Kota Bandung belum kembali mendapatkan distribusi vaksin sinovac. Sehingga masih menunggu kiriman berikutnya. Vaksin yang tersedia sekarang merupakan vaksin dosis dua untuk yang telah vaksin sinovac sebelumnya.

“Kita harus mengatur manajemen vaksin, nggak boleh orang disuntik (dosis satu), nggak ada dosis duanya. Jadi kalau untuk yang di wilayah sudah mulai karena itu sinovac ada, karena pelan-pelan tidak massal,” katanya.

“Kalau nanti sudah datang kiriman sinovac, baru kita akan perhitungkan meminta khusus untuk siswa didik bukan remaja. Pak Sekda meminta kalau bisa siswa didik, artinya yang sekolah di Kota Bandung kita tangani. Kita minta aja vaksinnya jadi kita akan meminta khusus,” ungkapnya.

Menurut Ahyani, jika hal itu sudah disetujui, maka Kota Bandung memerlukan sekitar 400.000 dosis vaksin sinovac, sesuai dengan perkiraan Dinas Pendidikan untuk sekitar 200.000 siswa.

“Sejauh ini kalau remaja itu sekitar sudah 27.773 artinya di wilayah jalan terus. Karena kita mentotalkan Herd Immunity tidak satu-satu (kategori peserta vaksin). Tapi kita memberikan perhatian khusus kepada anak anak ini supaya ada perlindungan juga mulai dibuka PTM,” pungkasnya

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahkan HPN dan HUT PWI ke -79, PWI Kota Sukabumi Gelar Turnamen Tenis Meja

    Meriahkan HPN dan HUT PWI ke -79, PWI Kota Sukabumi Gelar Turnamen Tenis Meja

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi, bakal menggelar turnamen tenis meja pada 22 hingga 23 Februari 2025, di GOR Rengganis, Jalan Kenari 1, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole. Turnamen tenis meja PWI CUP-1 Kota Sukabumi ini, merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dan HUT PWI ke-79. Dalam turnamen tersebut, ada tiga kategori atau […]

  • Julius Katili korban pengeroyokan Oknum Kades Cibadak,  Laporkan “DB”  Dan “MAB” Ke Polres Lebak

    Julius Katili korban pengeroyokan Oknum Kades Cibadak, Laporkan “DB” Dan “MAB” Ke Polres Lebak

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    LEBAK, MBInews.id – Kepala Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, “DB” bersama “MAB” yang merupakan adiknya, dilaporkan Julius Katili (33) ke Polres Lebak atas dugaan tindakan pengeroyokan, yang terjadi Kamis Malam (14/11/2019) di Perum Cibadak Residence, Desa Cibadak Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak. Julius Katili yang mengaku korban pengeroyokan itu menceritakan, peristiwa pengeroyokan berawal saat dirinya […]

  • Minimnya Penegakan Hukum Sehingga Peningkatan Volume Sampah di Kota Bandung Sulit diatasi

    Minimnya Penegakan Hukum Sehingga Peningkatan Volume Sampah di Kota Bandung Sulit diatasi

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Meski telah melewati masa darurat sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap menerapkan sejumlah strategi dalam menangani peningkatan volume sampah. Mulai dari memilah, mengedukasi, Maggotasi, hingga mengolah sampah menjadi bernilai ekonomi. Pj Wali Kota Bandung bambang Tirtoyuliono mengatakan, terdapat beberapa faktor yang membuat sampah di Kota Bandung sulit teratasi. Di antaranya perilaku mindset, […]

  • Pengamat Kota Sukabumi : Pemkot Lambat Distribusikan Bantuan Covid-19 Akan Dijadikan Manfaat  Bank Emok..?

    Pengamat Kota Sukabumi : Pemkot Lambat Distribusikan Bantuan Covid-19 Akan Dijadikan Manfaat Bank Emok..?

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Beberapa pengamat sosial di Sukabumi menilai, pemerintah harus secepatnya membuka keran Jaringan Pengaman Sosial (JPS) bagi masyarakat, terutama yang berdampak oleh covid-19. Pasalnya, jika terlambat dalam penyaluran berbagai bantuan, ini akan dijadikan pemanfaatan oleh bank emok.”Saya menilai jika Pemda lambat mendistribusikan bantuan, ini akan dimanfaatkan oleh bank emok yang memberikan mudah kepada […]

  • Terjerat Kasus Hukum, Staf Ahli Walikota Sukabumi Jadi Tersangka

    Terjerat Kasus Hukum, Staf Ahli Walikota Sukabumi Jadi Tersangka

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Staf Ahli Walikota Sukabumi, AS (57) terpaksa diamankan petugas Polres Sukabumi Kota atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan uang senilai 137 juta Rupiah. Dalam keterangan rilis yang dilakukan, Kapolres Sukabumi Kota melalui Kasat Reskrimnya, AKP Bagus Panuntun mengatakan, dasar tindakan hukum yang dilakukan kepada tersangka, atas dasar Laporan Polisi nomor […]

  • Pernyataan Sikap, Komunitas Pers Minta Kapolri Cabut Pasal 2d dalam Maklumatnya

    Pernyataan Sikap, Komunitas Pers Minta Kapolri Cabut Pasal 2d dalam Maklumatnya

    • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan maklumat Nomor: Mak/1/I/2021 tentang Kepatuhan terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan Front Pembela Islam (FPI), yang ditandatangani 1 Januari 2021. Polri beralasan, maklumat ini untuk memberikan perlindungan dan menjamin keamanan serta keselamatan masyarakat pasca dikeluarkan keputusan bersama tentang larangan kegiatan, penggunaan simbol dan atribut […]

expand_less