Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Capai Herd Immunity Siswa, Pelaksanaan PTM Tergantung Akselerasi Proses Vaksinasi Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pelaksanaan PTM tergantung dari akselerasi proses vaksinasi karena vaksin disediakan oleh Pemerintah Pusat, sehingga Pemkot Bandung pun meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk hal tersebut

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna akan terus mengakselerasi vaksinasi Covid-19 untuk usia 12 -17 atau remaja untuk mencapai Herd Immunity, serta digelarnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Untuk itu, ia berharap Kota Bandung terus memperoleh pasokan vaksin Covid-19,”kata Ema kepada MBinews.id

“Sekarang in sedang kita upayakan mengenai vaksinnya. Karena kemarin kita monitor sekarang ini sudah ada 5.000 vaksin sinovac sudah diterima oleh Biofarma. Saya mintakan Bu Ahyani (Kadinkes Kota Bandung) untuk segera berkoordinasi,” katanya di Pendopo Kota Bandung, Senin( 23/8/2021).

Menurut Ema, usia 12-17 tahun termasuk ke dalam Siswa SMP dan SMA, sehingga dibutuhkan sekitar 200.000 hingga 250.000 vaksin. Kalau itu tercapai maka peluang melakukan PTM semakin besar.

Ema mengatakan pelaksanaan PTM tergantung dari akselerasi proses vaksinasi karena vaksin disediakan oleh Pemerintah Pusat, sehingga Pemkot Bandung pun meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk hal tersebut.

“Yang jelas itu otoritas bukan di kita. Kalau vaksin ini secepatnya bisa hadir, akselerasi vaksinasi kepada siswa itu sudah bisa dilaksanakan. Kalau saya inginnya di akhir bulan ini sudah mulai bisa dilakukan,” harapnya.

“Tapi nanti tergantung dari ketersediaan vaksin itu sendiri, paling telat mudah-mudahan mungkin September itu harus bisa terealisasi sehingga nanti ini akan menjadi bagian secara kumulatif. Kita tetap punya target mengejar 100 persen itu di akhir tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara mengatakan, perbedaan kategori peserta vaksin usia 12-17 tahun dan peserta didik baik SMP dan SMA, yakni terkait domisili atau administratif kependudukannya.

“Kalau remaja atau 12 sampai 17 tahun itu adalah bagian dari masyarakat. Beda kalau siswa didik itu yang sekolah di Bandung artinya bukan orang Bandung pun harus ditangani,” ucapnya.

“Kita sebetulnya selama ini sudah mulai untuk remaja Kota Bandung, di wilayah ada di Puskesmas sudah mulai. Hanya untuk remaja itu memang khusus hanya boleh pakai Sinovac, untuk itu kita jadi sangat mengatur tergantung ketersediaan,” lanjutnya.

Ahyani mengungkapkan, saat ini Kota Bandung belum kembali mendapatkan distribusi vaksin sinovac. Sehingga masih menunggu kiriman berikutnya. Vaksin yang tersedia sekarang merupakan vaksin dosis dua untuk yang telah vaksin sinovac sebelumnya.

“Kita harus mengatur manajemen vaksin, nggak boleh orang disuntik (dosis satu), nggak ada dosis duanya. Jadi kalau untuk yang di wilayah sudah mulai karena itu sinovac ada, karena pelan-pelan tidak massal,” katanya.

“Kalau nanti sudah datang kiriman sinovac, baru kita akan perhitungkan meminta khusus untuk siswa didik bukan remaja. Pak Sekda meminta kalau bisa siswa didik, artinya yang sekolah di Kota Bandung kita tangani. Kita minta aja vaksinnya jadi kita akan meminta khusus,” ungkapnya.

Menurut Ahyani, jika hal itu sudah disetujui, maka Kota Bandung memerlukan sekitar 400.000 dosis vaksin sinovac, sesuai dengan perkiraan Dinas Pendidikan untuk sekitar 200.000 siswa.

“Sejauh ini kalau remaja itu sekitar sudah 27.773 artinya di wilayah jalan terus. Karena kita mentotalkan Herd Immunity tidak satu-satu (kategori peserta vaksin). Tapi kita memberikan perhatian khusus kepada anak anak ini supaya ada perlindungan juga mulai dibuka PTM,” pungkasnya

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan Penyakit Menular  bisa Diakomodasi oleh Perda Soal Pengendalian Covid-19

    Penanganan Penyakit Menular bisa Diakomodasi oleh Perda Soal Pengendalian Covid-19

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pada musim  Pandemi Covid-19 lalu, DPRD Kota Bandung mengesahkan Perda ( Peraturan Daerah ) Kota Bandung Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Corona Virus Diseas (Covid-19). “Perda ini dibuat saat pandemi Covid-19, karena saat itu, banyak hal-hal yang harus dilakukan secara mendadak dan perlu payung hukum untuk melaksanakannya, […]

  • Lurah Karangmekar Tandatangani Hasil Musrenbang Tingkat Kelurahan Tahun 2024

    Lurah Karangmekar Tandatangani Hasil Musrenbang Tingkat Kelurahan Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Mbinews.id, CIMAHI – Lurah Karangmekar tandatangani dokumen usulan perencanaan pembangunan skala prioritas tertinggi dalam kegiatan Musrenbang parsitipatif 2024 di aula Kelurahan Karangmekar, Senin (15/1/2024). Hadir dalam kegiatan musrenbang kali ini diantaranya Kadishub Kota Cimahi selaku Binwil Kelurahan Karangmekar Kecamatan Cimahi Tengah, Perwakilan DP3AP2KB Kota Cimahi, Camat Cimahi Tengah, Lurah Karangmekar. Kemudian hadir juga Babinkamtibmas,  Babinsa […]

  • Sekwan Kota Sukabumi : Dua Raperda TJSLP Atau Csr Masih Di Godog Oleh Pansus

    Sekwan Kota Sukabumi : Dua Raperda TJSLP Atau Csr Masih Di Godog Oleh Pansus

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sekretaris DPRD Kota Sukabumi Asep L Sukmana mengungkapkan, dua rancangan Peraturan Daerah (raperda)  Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau CSR dan perangkat daerah yang saat ini tengah di godog oleh masing-masing Pansus, bisa saja tuntasnya berbarengan.Apalagi kata Asep, untuk Pansus TJSLP sudah dilakukankerjasama dengan Universitas Muhammadiya Sukabumi terkait Naskah Akademiknya […]

  • PWI Pusat Gelar Rapat Virtual, Sultra Dipastikan  Sebagai Tuan Rumah HPN 2022

    PWI Pusat Gelar Rapat Virtual, Sultra Dipastikan Sebagai Tuan Rumah HPN 2022

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA , MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar rapat virtual persiapan penyelenggaraan Hari Pers Nasional 2022 di Sulawesi Tenggara bersama Pemprov Sultra, Kamis (12/8/2021) Rakor ini membahas kesiapan Pemprov Sultra sebagai tuan rumah, termasuk penyampaian progres panitia pusat untuk menyukseskan agenda tahunan wartawan seluruh Indonesia ini. Hadir secara virtual, Ketua Umum PWI Pusat […]

  • Komisi A Dorong Pembangunan JPO di Jalan Gatot Subroto,  Regulasi Perizinan Harus Jelas

    Komisi A Dorong Pembangunan JPO di Jalan Gatot Subroto, Regulasi Perizinan Harus Jelas

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id – komisi A DPRD kota Bandung Gelar rapat kerja pembahasan terkait pembangunan jembatan penyebrangan Orang (JPO) jalan Gatot Subroto Kota Bandung. Hadir dalam rapat kerja Komisi A DPRD Kota bersama Bapenda, Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang (DCKBKTR), DPMPTSP, dan Satpol PP Kota Bandung, di ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Bandung, […]

  • Ketua Ombudsman RI Kunjungi Lapas Nyomplong

    Ketua Ombudsman RI Kunjungi Lapas Nyomplong

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pastikan pelayanan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi berjalan baik, Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih kunjungi langsung Lapas Kelas II-B Sukabumi, Jumat (26/11/2021). “ Saya sangat merasa terhormat dan bahagia, bisa mengunjungi Lapas Sukabumi. Saya melihat, pengelolaan maupun pola pembinaan warga binaan disini, terstruktur dengan agenda dan program yang direncanakanSehingga […]

expand_less