Breaking News
Trending Tags

Berebut Nafas di Dalam Lapas Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Akibat kecilnya lahan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, membuat tidak adanya sisa bidang tanah yang bisa dibangun untuk kamar hunian warga binaan pemayarakatan (wbp). Sedangkan kondisi wbp yang berada di Lapas Kelas II-B Sukabumi saat ini, jumlahnya sudah melebihi kapasitas bangunan yang ada, Minggu (12/9/2021).

“Saat ini, kondisi over kapasitas penghuni yang ada di dalam lapas sudah sangat perlu di perhatikan. Banyak dampak akibat yang bisa terjadi akibat over kapasitas penghuni yang terjadi,” ujar Kepala Lapas Kelas II-B Sukabumi Christo Victor Nixon Toar, melalui pesan singkatnya.

Ia menambahkan, kelebihan penghuni yang terjadi dalam lapas bisa menimbulkan banyak akibat, mulai dari gangguan keamanan, permasalahan proses pembinaan wbp, dan tentunya permasalahan kesehatan. Mengingat saat ini masih pada masa pandemi Covid-19, dengan kondisi over kapasitas, sangat sulit untuk menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

“Mulai dari tidur berdesak-desakan, hingga masalah keamanan bisa terjadi akibat over kapasitas penghuni yang terjadi di dalam lapas,” terangnya.

Selain over kapasitas penghuni, permasalahan kurangnya petugas lapas juga menjadi suatu kendala yang terjadi saat ini. Menurutnya, komposisi antara petugas dan juga wbp yang ada di dalam Lapas Kelas II-B Sukabumi saat ini, masih belum ideal.

“Saat ini, hanya 2 orang petugas yang mengawasi 22 kamar di blok dalam Lapas Kelas II-B Sukabumi. Dengan kondisi seperti ini, petugas juga harus bisa memperhatikan keselamatannya. KArena mereka harus mengawasi ratusan wbp yang ada di dalam ,” paparnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini, wbp Lapas Kelas II-B Sukabumi berjumlah 502 orang, yang seharusnya dengan kondisi bangunan seperti ini, hanya bisa menampung sebanyak 200 orang wbp.

“Berdasarkan data hari ini, kita over kapasitas sekitar 150 persen. Kondisi ini juga kita laporkan kepada KaKanwil Kemenkumham Jawa Barat, dan juga kepada Pemerintah Kota Sukabumi. Karena selain Kemenkumham, hal ini juga menjadi tanggungjawab bersama pemerintah daerah, untuk menyikapi terkait permasalahan lahan lapas yang memang harus di pindahkan ke tempat yang lebih luas,” pungkasnya. Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Youth Space Gedebage, Rumah Kedua Bagi Para Pemuda Kota Bandung

    Youth Space Gedebage, Rumah Kedua Bagi Para Pemuda Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pengguntingan pita dan penandatangan prasasti oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menjadi tanda diresmikannya Youth Space di Kelurahan Rancanumpang, Gedebage pada Selasa, 1 Maret 2022. “Ini menjadi youthspace ke-10 yang sudah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmikan. Mudah-mudahan tempat ini bisa menjadi tempat para pemuda Gedebage mengaktualisasikan dirinya,” ujar Yana. […]

  • Polsek Cikole Kawal Gerak Jalan Santai Kampus Yuwati Bhakti

    Polsek Cikole Kawal Gerak Jalan Santai Kampus Yuwati Bhakti

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Aparat kepolisian dari sektor Cikole melakukan pengamanan kegiatan jalan santai yang digelar oleh salah satu sekolah di Kota Sukabumi. Kapolsek Cikole Kompol NR subarna mengatakan, untuk mengamankan kegiatan yang berlangsung pihaknya menerjunkan balasan personil Polsek Cikole,  Sabtu (10/09). “Pada hari ini tepatnya tadi pukul 7 pagi dimulai dengan kegiatan gerak jalan santai […]

  • Hingga 2022, Luas Taman Kota Bandung Capai 2,1 Juta Meter Persegi

    Hingga 2022, Luas Taman Kota Bandung Capai 2,1 Juta Meter Persegi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perkembangan konsep taman di Kota Bandung telah sampai pada tingkat kewilayahan. Ketersediaan ruang hijau dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktifitas sosial. Ruang Terbuka Publik juga sangat penting keberadaannya sebagai elemen pelengkap suatu kota yang berfungsi sebagai paru-paru kota. Pemerintah Kota (Pemkot)Bandung terus membangun ruang terbuka untuk membuat ruang bagi masyarakat berkumpul, […]

  • Reses DPRD Kabupaten Bandung: Aspirasi Warga Banyusari Disampaikan

    Reses DPRD Kabupaten Bandung: Aspirasi Warga Banyusari Disampaikan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Pada masa reses sidang III tahun 2025, H.Iyep Jamaludin S.Sos, Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Golkar, bersama Kepala Desa Banyusari, H. Didin Dino, menggelar pertemuan di Aula Kantor Desa Banyusari, Kecamatan Katapang, pada 20 Agustus 2025. Dalam kesempatan tersebut, H. Didin Dino menyampaikan, Setiap reses yang dihadiri oleh anggota dewan […]

  • Persepsi Rela Ngamen Untuk Sepak Bola Kota Sukabumi

    Persepsi Rela Ngamen Untuk Sepak Bola Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Persatuan Suporter Peduli Sepak Bola Sukabumi (Persepsi) turun tangan menghimpun dana dengan cara mengamen di berbagai lokasi di Kota Sukabumi untuk kontingen sepak bola Kota Sukabumi yang akan berlaga pada babak kualifikasi di Porda Jabar. Para suporter yang sebagian besar kalangan pemuda ini memulai pencarian dana dari seputar Jalan Ir. Juanda (Dago) […]

  • Kolaborasi Bangkitkan Braga dari Dampak Pandemi Covid-19

    Kolaborasi Bangkitkan Braga dari Dampak Pandemi Covid-19

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kawasan Braga sempat tertidur dalam beberapa waktu akibat ganasnya pandemi Covid-19. Memasuki kehidupan normal, kini Braga berupaya menjadi ‘Smart Village’ yang dapat dijual kepada wisatawan. Dalam pengelolaannya, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Hal tersebut diamini Lurah Braga Willy Wiradhika. Dirinya pun menggandeng beberapa elemen yang ada di wilayahnya. “Sejauh ini kolaborasi di […]

expand_less