Breaking News
Trending Tags

R.A. Wiranatakusumah II The Founding Father Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pada 25 September ini, Kota Bandung akan berusia 211 tahun. Seiring dengan berjalannya zaman, kota tercinta ini telah banyak berubah.

Bandung telah menjadi kota metropolitan dan berpenduduk heterogen. Dunia pun telah mengaku Kota Bandung sebagai smart city.

Namun tak jarang sejumlah orang yang masih keliru soal Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Bandung, Kota Bandung tidak berdiri bersamaan dengan pembentukan Kabupaten Bandung. Kota itu dibangun dengan tenggang waktu sangat jauh setelah Kabupaten Bandung berdiri.

Kabupaten Bandung dibentuk pada sekitar pertengahan abad ke-17 Masehi dengan Bupati pertama Tumenggung Wirangunangun.

Ia memerintah Kabupaten Bandung beribukota di Krapyak (sekarang Dayeuhkolot), kira-kira 11 kilometer ke arah selatan dari pusat Kota Bandung sekarang.

Ketika Kabupaten Bandung dipimpin oleh Bupati ke-6, yakni R.A. Wiranatakusumah II (1794-1829) yang dijuluki “Dalem Kaum”, kekuasaan di Nusantara beralih dari Kompeni kepada Pemerintah Hindia Belanda, dengan Gubernur Jenderal pertama Herman Willem Daendels (1808-1811).

Untuk kelancaran menjalankan tugasnya di Pulau Jawa, Daendels membangun Jalan Raya Pos (Groote Poshweg) dari Anyer di ujung Jawa Barat ke Panarukan di ujung Jawa Timur (± 1000 kilometer).

Pembangunan jalan raya itu dilakukan oleh rakyat pribumi di bawah pimpinan bupati daerah masing-masing.

Di daerah Bandung khususnya dan daerah Priangan umumnya, Jalan Raya Pos mulai dibangun pertengahan tahun 1808, dengan memperbaiki dan memperlebar jalan yang telah ada.

Di daerah Bandung sekarang, jalan raya itu adalah Jalan Jendral Sudirman – Jalan Asia Afrika – Jalan A. Yani, berlanjut ke Sumedang dan seterusnya.

Untuk kelancaran pembangunan jalan raya, dan agar pejabat pemerintah kolonial mudah mendatangi kantor bupati, Daendels melalui Surat Tanggal 25 Mei 1810 meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang untuk memindahkan ibukota kabupaten, masing-masing ke daerah Cikapundung dan Andawadak (Tanjungsari) mendekati Jalan Raya Pos.

Rupanya Daendels tidak mengetahui bahwa jauh sebelum surat itu keluar, Bupati Bandung sudah merencanakan untuk memindahkan ibukota Kabupaten Bandung, bahkan telah menemukan tempat yang cukup baik dan strategis bagi pusat pemerintahan.

Tempat yang dipilih adalah lahan kosong berupa hutan, terletak di tepi barat Sungai Cikapundung, tepi selatan Jalan Raya Pos yang sedang dibangun (pusat Kota Bandung sekarang).

Alasan pemindahan ibukota itu antara lain, Krapyak tidak strategis sebagai pusat pemerintahan, karena terletak di sisi selatan daerah Bandung dan sering dilanda banjir bila musim hujan.

Sekitar akhir tahun 1808/awal tahun 1809, Bupati beserta sejumlah rakyatnya pindah dari Krapyak mendekati lahan bakal ibukota baru. Mula-mula Bupati tinggal di Cikalintu (daerah Cipaganti), kemudian pindah ke Balubur Hilir.

Selanjutnya pindah lagi ke Kampung Bogor (Kebon Kawung, pada lahan Gedung Pakuan sekarang). Bupati memimpin sejumlah rakyatnya, termasuk penduduk Kampung Balubur Hilir, membuka hutan pada lahan bakal ibukota (daerah Cikapundung hilir).

Tidak diketahui secara pasti, berapa lama Kota Bandung dibangun. Akan tetapi, Kota itu dibangun bukan atas prakarsa Daendels, melainkan atas prakarsa Bupati Bandung, bahkan pembangunan kota itu dipimpin langsung oleh Bupati.

Dengan kata lain Bupati R.A. Wiranatakusumah II adalah pendiri (The Founding Father) Kota Bandung.

Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung dengan besluit (surat kelulusan) tanggal 25 September 1810. Hal ini berarti, selama belum ditemukan sumber lain yang menunjukan fakta lebih akurat mengenai berdirinya Kota Bandung, maka 25 September 1810 dapat dipertanggungjawabkan validitasnya sebagai “Hari Jadi Kota Bandung”. (pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Antik Cikapundung: Lokasi Tepat Berburu Barang Vintage

    Pasar Antik Cikapundung: Lokasi Tepat Berburu Barang Vintage

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung yang kental akan sejarahnya, sudah barang tentu menjadi surga bagi siapapun yang mencintai hal-hal yang berkaitan dengan sejarah. Mulai dari bangunan hingga ragam aksesori yang ada sejak puluhan tahun lalu. Berlokasi di Jalan ABC Blok U-1, Braga, Sumurbandung, Kota Bandung, Pasar Cikapundung menjajakan ragam barang antik. Mulai dari uang koin […]

  • Sentuh Langsung Pelaku Usaha, bank bjb Ekspansi Layanan di Pasar Kebayoran Lama

    Sentuh Langsung Pelaku Usaha, bank bjb Ekspansi Layanan di Pasar Kebayoran Lama

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews — bank bjb terus memperluas akses pembiayaan ke sektor produktif sebagai bagian dari upaya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah. Upaya ini dilakukan dengan menghadirkan layanan perbankan yang mudah dijangkau dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di berbagai sentra ekonomi masyarakat, termasuk pasar tradisional. Pasar tradisional dinilai penting bagi bank bjb […]

  • Pencoblosan Pilkada Serentak  Tanggal 9 Desember 2020,  Beredar Data Pemilih Form Model A.A.2-KWK Masih 23 September 2020 Label KPU ?

    Pencoblosan Pilkada Serentak Tanggal 9 Desember 2020, Beredar Data Pemilih Form Model A.A.2-KWK Masih 23 September 2020 Label KPU ?

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Jelang Pilkada 2020 Kabupaten Sukabumi , setiap calon pemilih menerima dua kertas Model A.A.1-KWK sebagai tanda bukti pendaftaran pemilih bupati dan wakil bupati tahun 2020 dan Model A.A.2-KWK sebagai tanda bukti pencocokan dan penelitian pemilihan bupati dan wakil bupati Sukabumi tahun 2020. Dalam Model A.A.2-KWK berupa kertas stiker tersebut, yang didalamnya ada […]

  • Kampanye Terbuka Partai Demokrat Getarkan Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kab Bandung

    Kampanye Terbuka Partai Demokrat Getarkan Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kab Bandung

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono bersama kader Demokrat (10/1/2024) gelar kampanye politik di gedung Indoor Jalak Harupat Soreang Kab Bandung. Kehadiran AHY berkendara bus Demokrat diwarnai dengan guyuran hujan yang cukup deras namun tidak mengurangi semangat kader demokrat dalam menyambut kedatangan Ketua umum Demokrat beserta istri Aulia Pohan. Dikatakan […]

  • 70 Stan PKL dan UMKM Bakal Gelar makanan untuk Pecinta Pedas

    70 Stan PKL dan UMKM Bakal Gelar makanan untuk Pecinta Pedas

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Pecinta pedas wajib banget melipir ke Bandung Seuhah 3 yang bakal hadir Sabtu, 7 Oktober 2023 mulai dari pukul 12.30-22.00 WIB di parkir barat Balai Kota Bandung. Kepala Bidang Usaha non Formal Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kota Bandung, Evy Oktaviyanti menyebutkan, ada 70 stan pedagang kaki lima (PKL) dan […]

  • Kolaborasi Kantor Pertanahan Dan Pemkot Bandung Hadirkan Sertifikat Tanah Warga

    Kolaborasi Kantor Pertanahan Dan Pemkot Bandung Hadirkan Sertifikat Tanah Warga

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kantor Pertanahan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyerahkan sebanyak 1.200 sertifikat bidang tanah kepada warga Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Bidang tanah tersebut di antaranya rumah tinggal dan tempat ibadah. Penyerahan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Andi Kadandio Aleppudin di Ahadiat Hotel, […]

expand_less