Breaking News
Trending Tags

Pembinaan Dan Fasilitasi Guru Agama Untuk Wujudkan Bandung Agamis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mewujudkan Kota Bandung yang agamis. Yaitu kota yang toleran dan nyaman untuk warganya dalam melaksanakan kehidupan beragama.

Salah satu upaya untuk mewujudkannya yaitu dengan membina para guru agama. Oleh karenanya, Pemkot Bandung menggelar Fasilitasi dan Pembinaan Guru Keagamaan Kota Bandung dengan tema “Peningkatan Peran Guru Keagamaan Dalam Melestarikan Kerukunan Umat Beragama Di Kota Bandung” di Grand Pasundan Convention Hotel, Kota Bandung, Kamis 7 Oktober 2021.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 guru agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas manajemen pendidikan guru agama agar menjadi guru yang profesional.

Narasumbernya, yakni Kepala Kantor Kemenag Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ahmad Suherman, dan Tokoh dari Majelis Agama. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Yana menyampaikan, kenyamanan Kota Bandung merupakan perpaduan harmonis antara keunggulan sosial budaya dan agama yang dicirikan kehidupan yang saling menghormati, menghargai dan gotong royong.

“Hal itu telah dibangun oleh para pendiri dan pejuang kota ini dalam suasana agamis. Dengan kondisi warga Kota Bandung yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras untuk meraih kehidupan yang harmoni tentu bukan perkara mudah,” katanya.

“Karena tantangan kehidupan semakin kompleks, terlebih ketika fenomena kekerasan yang dipicu isu sara seperti yang terjadi di daerah lain. Itu membuat bangsa kita diklaim sebagai bangsa yang kehilangan karakter,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Yana mengapresiasi kegiatan ini. Karena dari para guru bisa membina generasi muda untuk membangun suasana kehidupan yang lebih toleran, meninggikan kebajikan, kreativitas dan budi pekerti yang baik sesuai ajaran agama.

Menurutnya, warga Kota Bandung memiliki tradisi perjuangan yang terwariskan dari generasi terdahulu. Sehingga persoalannya sekarang adalah memelihara dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan itu.

“Ketika berhadapan dengan tantangan kehidupan yang kompleks saat ini, sebagaimana kita ketahui bahwa warga Kota Bandung masih kental dengan budaya paternalistik, budaya ketokohan,” ucapnya.

Sehingga, Yana percaya para guru agama bisa memainkan peran penting. Terutama dalam membina peserta didik meninggikan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan toleransi, sekaligus untuk menjaga NKRI dari berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.

“Para guru agama mampu membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga cerdas secara sosial dan spiritual agar mampu menyikapi dinamika kehidupan secara lebih bijak,” harapnya.

Yana berharap peserta didik pun dapat lebih tangguh dalam menghadapi serta mengatasi potensi intoleransi dan disintegrasi yang merugikan semua pihak.

“Untuk itu, saya harap kegiatan pada hari ini menorehkan kembali kesadaran kita akan pentingnya membina peserta didik untuk menciptakan susasana kehidupan yang rukun, aman dan damai yang selama ini menjadi salah satu identitas Kota Bandung yang kondusif,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Bandung, Momon A. Imron mengatakan, pembinaan kepada guru keagamaan di Kota Bandung selalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Kegiatan ini dilakukan secara bergilir, karena jumlah guru keagamaan di Kota Bandung yang sangat banyak. Di Kantor Kementerian Agama Kota Bandung tercatat sekitar 11.000 guru keagamaan.

“Selain ada pembinaan untuk guru keagamaan ini, setiap tahunnya juga ada insentif bulanan, khususnya bagi guru-guru non PNS, sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada para guru keagamaan,” katanya.

Momon menyampaikan, dalam kegiatan tersebut, para guru keagamaan diberikan bekal keilmuan untuk bersama-sama melestarikan kerukunan umat beragama dalam mewujudkan Kota Bandung yang agamis.

“Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan guru agama, agar dapat menanamkan nilai-nilai kerukunan inter umat beragama, antar umat beragama, dan antar umat beragama dengan pemerintah sebagai usaha membangun kekuatan moral mewujudkan Bandung Agamis,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada guru agama agar mampu memahami metodologi dan sistematika yang baik dan benar, sehinggal menjadi guru yang handal dan profesional.

“Hasilnya memiliki anak didik yang menjadi anak-anak kokoh dan tahan mental terutama dalam kekuatan religius. Mudah-mudahan dengan para narasumber yang berkualitas, bisa memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan kepada seluruh peserta,” harap Momon. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raperda Perhubungan Memasuki Tahap Pembahasan di FGD

    Raperda Perhubungan Memasuki Tahap Pembahasan di FGD

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan anggota Pansus 4 DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung , Bagian Hukum Sekotda Kota Bandung dan Tim Penyusun Naskah Akademik, membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan, di Ruang Rapat Komisi C Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa, 21 Mei 2024. Rapat Kerja dipimpin oleh Ketua Pansus 4, […]

  • 19 Petugas Cek Poin Bakal Jalani Swab test

    19 Petugas Cek Poin Bakal Jalani Swab test

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, beroperasinya Labolatorium Biosafety Level (BSL 2) bisa mempercepat penanganan virus corona. Karena dengan pemeriksaan yang masiv dan hasilnya segera diketahui secara akurat maka penyebaran Covid-19 di Kota Bandung bisa terpetakan. β€œTes melalui PCR (polymerase chain reaction) akurasinya 99 persen. Mudah-mudahan ini mempercepat […]

  • Jelang Idul Adha, Wali Kota Sukabumi Pantau Kesehatan Hewan Kurban

    Jelang Idul Adha, Wali Kota Sukabumi Pantau Kesehatan Hewan Kurban

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Jelang Idul Adha 1444 Hijriyah, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melakukan pemantauan kesehatan hewan kurban di beberapa titik lapak penjualan, wilayah Kecamatan Warudoyong. Senin, (26/6/2023). “Hasil pemantauan tadi di sejumlah titik semuanya aman. Sehingga warga bisa membeli hewan kurban dengan nyaman,”ujar Fahmi. Tapi, kata Fahmi, tahun ini penjualanya alami penurunan dibanding dengan tahun sebelumnya. […]

  • Pemkot Bandung Dukung Penuh Penghijauan Wilayah KBU untuk Cegah Bencana

    Pemkot Bandung Dukung Penuh Penghijauan Wilayah KBU untuk Cegah Bencana

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyambut positif kegiatan penanaman pohon serentak di Kawasan Bandung Utara (KBU). Sehingga, kegiatan ini perlu dimasifkan untuk mencegah dampak negatif potensi bencana di kawasan Bandung Raya, khususnya Kota Bandung. “Kita mengingatkan dan mengajak pada diri kita, pada sesama, untuk lebih peduli,” ujar Bambang di Kecamatan Cimenyan, […]

  • Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI

    Hukum Dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Wabah PMK Menurut Fatwa MUI

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa hukum dan panduan pelaksanaan ibadah kurban saat kondisi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). PMK merupakan penyakit hewan yang disebankan oleh virus yang sangat menular dan menyerang hewan berkuku genap/belah seperti sapi, kerbau dan kambing. Berdasarkan Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan […]

  • Usia Emas Perumda TBW, Momentum Bersih-Bersih Layanan Publik

    Usia Emas Perumda TBW, Momentum Bersih-Bersih Layanan Publik

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Momentum usia emas ke-50 tahun Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa TBW) dijadikan sebagai titik tolak pembaruan pelayanan publik dan penguatan tata kelola perusahaan daerah. Hal ini ditegaskan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-50 Perumda AM Tirta Bumi Wibawa, yang digelar di Kantor Perumda Air Minum TBW. […]

expand_less