Breaking News
Trending Tags

Pembinaan Dan Fasilitasi Guru Agama Untuk Wujudkan Bandung Agamis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mewujudkan Kota Bandung yang agamis. Yaitu kota yang toleran dan nyaman untuk warganya dalam melaksanakan kehidupan beragama.

Salah satu upaya untuk mewujudkannya yaitu dengan membina para guru agama. Oleh karenanya, Pemkot Bandung menggelar Fasilitasi dan Pembinaan Guru Keagamaan Kota Bandung dengan tema “Peningkatan Peran Guru Keagamaan Dalam Melestarikan Kerukunan Umat Beragama Di Kota Bandung” di Grand Pasundan Convention Hotel, Kota Bandung, Kamis 7 Oktober 2021.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 guru agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas manajemen pendidikan guru agama agar menjadi guru yang profesional.

Narasumbernya, yakni Kepala Kantor Kemenag Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ahmad Suherman, dan Tokoh dari Majelis Agama. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Yana menyampaikan, kenyamanan Kota Bandung merupakan perpaduan harmonis antara keunggulan sosial budaya dan agama yang dicirikan kehidupan yang saling menghormati, menghargai dan gotong royong.

“Hal itu telah dibangun oleh para pendiri dan pejuang kota ini dalam suasana agamis. Dengan kondisi warga Kota Bandung yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras untuk meraih kehidupan yang harmoni tentu bukan perkara mudah,” katanya.

“Karena tantangan kehidupan semakin kompleks, terlebih ketika fenomena kekerasan yang dipicu isu sara seperti yang terjadi di daerah lain. Itu membuat bangsa kita diklaim sebagai bangsa yang kehilangan karakter,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Yana mengapresiasi kegiatan ini. Karena dari para guru bisa membina generasi muda untuk membangun suasana kehidupan yang lebih toleran, meninggikan kebajikan, kreativitas dan budi pekerti yang baik sesuai ajaran agama.

Menurutnya, warga Kota Bandung memiliki tradisi perjuangan yang terwariskan dari generasi terdahulu. Sehingga persoalannya sekarang adalah memelihara dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan itu.

“Ketika berhadapan dengan tantangan kehidupan yang kompleks saat ini, sebagaimana kita ketahui bahwa warga Kota Bandung masih kental dengan budaya paternalistik, budaya ketokohan,” ucapnya.

Sehingga, Yana percaya para guru agama bisa memainkan peran penting. Terutama dalam membina peserta didik meninggikan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan toleransi, sekaligus untuk menjaga NKRI dari berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.

“Para guru agama mampu membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga cerdas secara sosial dan spiritual agar mampu menyikapi dinamika kehidupan secara lebih bijak,” harapnya.

Yana berharap peserta didik pun dapat lebih tangguh dalam menghadapi serta mengatasi potensi intoleransi dan disintegrasi yang merugikan semua pihak.

“Untuk itu, saya harap kegiatan pada hari ini menorehkan kembali kesadaran kita akan pentingnya membina peserta didik untuk menciptakan susasana kehidupan yang rukun, aman dan damai yang selama ini menjadi salah satu identitas Kota Bandung yang kondusif,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Bandung, Momon A. Imron mengatakan, pembinaan kepada guru keagamaan di Kota Bandung selalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Kegiatan ini dilakukan secara bergilir, karena jumlah guru keagamaan di Kota Bandung yang sangat banyak. Di Kantor Kementerian Agama Kota Bandung tercatat sekitar 11.000 guru keagamaan.

“Selain ada pembinaan untuk guru keagamaan ini, setiap tahunnya juga ada insentif bulanan, khususnya bagi guru-guru non PNS, sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada para guru keagamaan,” katanya.

Momon menyampaikan, dalam kegiatan tersebut, para guru keagamaan diberikan bekal keilmuan untuk bersama-sama melestarikan kerukunan umat beragama dalam mewujudkan Kota Bandung yang agamis.

“Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan guru agama, agar dapat menanamkan nilai-nilai kerukunan inter umat beragama, antar umat beragama, dan antar umat beragama dengan pemerintah sebagai usaha membangun kekuatan moral mewujudkan Bandung Agamis,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada guru agama agar mampu memahami metodologi dan sistematika yang baik dan benar, sehinggal menjadi guru yang handal dan profesional.

“Hasilnya memiliki anak didik yang menjadi anak-anak kokoh dan tahan mental terutama dalam kekuatan religius. Mudah-mudahan dengan para narasumber yang berkualitas, bisa memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan kepada seluruh peserta,” harap Momon. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jabar Antipasi Cepat Menanggulangi Masalah Kekeringan

    Pemprov Jabar Antipasi Cepat Menanggulangi Masalah Kekeringan

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) Langsung bergerak Dalam upaya menanggulangi kekeringan disejumlah wilayah Jawa Barat, sebagai dampak dari musim kemarau. Menurut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bahwa sejumlah langkah antisipatif tengah diupayakan agar masyarakat yang terdampak musim kemarau ini bisa menjangkau kebutuhan air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari. “Kita selalu […]

  • Farhan, Kedisiplinan di Kota Bandung Seperti Tidak Terjaga

    Farhan, Kedisiplinan di Kota Bandung Seperti Tidak Terjaga

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti menurunnya kedisiplinan di ruang publik, khususnya maraknya praktik parkir liar yang dinilai semakin tak terkendali. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel pagi di Plaza Balai Kota Bandung Senin 13 April 2026. Farhan telah memantau sejumlah titik di Kota Bandung pada akhir pekan. Dari hasil tinjauannya, ia menemukan […]

  • H1 Sans Serif Typeface

    H1 Sans Serif Typeface

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how people read. A wonderful serenity has taken possession of my entire soul, like these sweet mornings of spring which I enjoy with my whole heart. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind […]

  • Penentuan Lomba Program PKK Kabupaten Bogor,Delapan Desa Lakukan Rechecking

    Penentuan Lomba Program PKK Kabupaten Bogor,Delapan Desa Lakukan Rechecking

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KAB. BOGOR,Mbinews.id – Sukses terapkan 10 pokok program PKK, Desa Wanaherang Kecamatan Gunung Putri di rechecking langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Halimatussadiyah Iwan bersama jajarannya (25/9/2023). Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Halimatussadiyah Iwan mengungkapkan rechecking dilakukan untuk melihat kembali penerapan 10 pokok program TP-PKK di Desa Wanaherang Kecamatan Gunung Putri supaya bisa terus berjalan dengan […]

  • PT Kobe Boga Utama Dorong Agar Anak Mau Konsumsi Sayuran

    PT Kobe Boga Utama Dorong Agar Anak Mau Konsumsi Sayuran

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Mengkonsumsi sayuran setiap hari merupakan salah satu cara untuk memenuhi gizi seimbang. Sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat yang bermanfaat untuk tubuh, tentunya sayuran tidak boleh ketinggalan dalam menu hidangan sehari-hari. Sayangnya tak semua orang suka makan sayur, terutama anak-anak yang sulit makan sayur sehingga menjadi problematika bagi para Ibu dalam mengolah sayur. Untuk […]

  • Walikota Sukabumi Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Aman. DKP3 Temukan Permintaan Daging Sapi Meningkat

    Walikota Sukabumi Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Aman. DKP3 Temukan Permintaan Daging Sapi Meningkat

    • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Walikota Sukabumi Achmad, menjamin jika ketersdiaan stok bahan pokok, dan harga masih relatif stabil menjelang Idul Fitri nanti. Hal itu dikatakanya, usai melakukan pemantauan ke sejumlah Pasar Tradisioanal dan Modern bersama Forkopimda. Minggu,(11/5/2021) lalu. Hasil pemantaun dari mulai stok ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat aman, begitupun dari segi harga masih dalam tahap normal dari harga […]

expand_less