Breaking News
Trending Tags

Pembinaan Dan Fasilitasi Guru Agama Untuk Wujudkan Bandung Agamis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mewujudkan Kota Bandung yang agamis. Yaitu kota yang toleran dan nyaman untuk warganya dalam melaksanakan kehidupan beragama.

Salah satu upaya untuk mewujudkannya yaitu dengan membina para guru agama. Oleh karenanya, Pemkot Bandung menggelar Fasilitasi dan Pembinaan Guru Keagamaan Kota Bandung dengan tema “Peningkatan Peran Guru Keagamaan Dalam Melestarikan Kerukunan Umat Beragama Di Kota Bandung” di Grand Pasundan Convention Hotel, Kota Bandung, Kamis 7 Oktober 2021.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 guru agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas manajemen pendidikan guru agama agar menjadi guru yang profesional.

Narasumbernya, yakni Kepala Kantor Kemenag Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ahmad Suherman, dan Tokoh dari Majelis Agama. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Yana menyampaikan, kenyamanan Kota Bandung merupakan perpaduan harmonis antara keunggulan sosial budaya dan agama yang dicirikan kehidupan yang saling menghormati, menghargai dan gotong royong.

“Hal itu telah dibangun oleh para pendiri dan pejuang kota ini dalam suasana agamis. Dengan kondisi warga Kota Bandung yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras untuk meraih kehidupan yang harmoni tentu bukan perkara mudah,” katanya.

“Karena tantangan kehidupan semakin kompleks, terlebih ketika fenomena kekerasan yang dipicu isu sara seperti yang terjadi di daerah lain. Itu membuat bangsa kita diklaim sebagai bangsa yang kehilangan karakter,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Yana mengapresiasi kegiatan ini. Karena dari para guru bisa membina generasi muda untuk membangun suasana kehidupan yang lebih toleran, meninggikan kebajikan, kreativitas dan budi pekerti yang baik sesuai ajaran agama.

Menurutnya, warga Kota Bandung memiliki tradisi perjuangan yang terwariskan dari generasi terdahulu. Sehingga persoalannya sekarang adalah memelihara dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan itu.

“Ketika berhadapan dengan tantangan kehidupan yang kompleks saat ini, sebagaimana kita ketahui bahwa warga Kota Bandung masih kental dengan budaya paternalistik, budaya ketokohan,” ucapnya.

Sehingga, Yana percaya para guru agama bisa memainkan peran penting. Terutama dalam membina peserta didik meninggikan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan toleransi, sekaligus untuk menjaga NKRI dari berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.

“Para guru agama mampu membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga cerdas secara sosial dan spiritual agar mampu menyikapi dinamika kehidupan secara lebih bijak,” harapnya.

Yana berharap peserta didik pun dapat lebih tangguh dalam menghadapi serta mengatasi potensi intoleransi dan disintegrasi yang merugikan semua pihak.

“Untuk itu, saya harap kegiatan pada hari ini menorehkan kembali kesadaran kita akan pentingnya membina peserta didik untuk menciptakan susasana kehidupan yang rukun, aman dan damai yang selama ini menjadi salah satu identitas Kota Bandung yang kondusif,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Bandung, Momon A. Imron mengatakan, pembinaan kepada guru keagamaan di Kota Bandung selalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Kegiatan ini dilakukan secara bergilir, karena jumlah guru keagamaan di Kota Bandung yang sangat banyak. Di Kantor Kementerian Agama Kota Bandung tercatat sekitar 11.000 guru keagamaan.

“Selain ada pembinaan untuk guru keagamaan ini, setiap tahunnya juga ada insentif bulanan, khususnya bagi guru-guru non PNS, sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada para guru keagamaan,” katanya.

Momon menyampaikan, dalam kegiatan tersebut, para guru keagamaan diberikan bekal keilmuan untuk bersama-sama melestarikan kerukunan umat beragama dalam mewujudkan Kota Bandung yang agamis.

“Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan guru agama, agar dapat menanamkan nilai-nilai kerukunan inter umat beragama, antar umat beragama, dan antar umat beragama dengan pemerintah sebagai usaha membangun kekuatan moral mewujudkan Bandung Agamis,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada guru agama agar mampu memahami metodologi dan sistematika yang baik dan benar, sehinggal menjadi guru yang handal dan profesional.

“Hasilnya memiliki anak didik yang menjadi anak-anak kokoh dan tahan mental terutama dalam kekuatan religius. Mudah-mudahan dengan para narasumber yang berkualitas, bisa memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan kepada seluruh peserta,” harap Momon. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Peduli Pendidikan Karakter, Siswa SD di Garut Belajar Bertani dan Lestarikan Nusantara

    BRI Peduli Pendidikan Karakter, Siswa SD di Garut Belajar Bertani dan Lestarikan Nusantara

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    GARUT, Mbinews – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2025, BRI Region 9 Bandung melalui program tanggung jawab sosial BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan karakter anak Indonesia. Kegiatan bertajuk “Anak Negeri Dalam Aksi Lestarikan Nusantara” digelar dalam bentuk agroedukasi untuk siswa-siswi SDN 7 Kota Kulon Garut. Bertempat di […]

  • Mengejutkan Kehadiran Industry 5G,  Profesi Hukum Akan Kalah Bersaing Jika Tidak Merespon Transformasi Digital

    Mengejutkan Kehadiran Industry 5G, Profesi Hukum Akan Kalah Bersaing Jika Tidak Merespon Transformasi Digital

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDUNG,  Mengejutkan, di tengah hiruk pikuk global mempersiapkan antisipasi dan transformasi Revolusi Industri 4.0, Kehadiran Industry 5.0 yang semula diprediksi melalui transisi sekitar 20 tahun dari Industry 4.0 ternyata berlangsung dengan rentang waktu yang lebih pendek yaitu hanya sekitar 10 tahun saja. Kehadiran teknologi telekomunikasi 5G dan masifnya platform digital Over TheTop menjadi pemacu dan […]

  • Oded  Imbau Ormas Berbasis Kepemudaan Dan Otomotif Kolaborasi Dalam Kebaikan

    Oded Imbau Ormas Berbasis Kepemudaan Dan Otomotif Kolaborasi Dalam Kebaikan

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyerukan kepada seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang berbasis kepemudaan untuk tetap produktif berkarya. Organisasinya harus bisa mengarahkan anggotanya berkreasi dan berkolaborasi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menjalankan program pembangunan. Hal ini Oded ungkapkan saat bertemu dengan Ketua XTC Jawa Barat, Dicky Fauzia Rachman di Balai […]

  • Pemkot Bandung Tegaskan Zona Merah Harus Bersih PKL

    Pemkot Bandung Tegaskan Zona Merah Harus Bersih PKL

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama para pejabat kewilayahan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tergabung dalam Satuan Tugas Khusus (Satgasus) akan kembali menata pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna dalam diskusi bersama Satgagus PKL di Aula Pendopo pada Senin, 30 […]

  • Rapat Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung,  Dewan Tagih Realisasi Janji Wali Kota

    Rapat Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung, Dewan Tagih Realisasi Janji Wali Kota

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pansus 1 (LKPJ) DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang, Dinas SDA dan Bina Marga, serta Dinas Lingkungan Hidup, dengan agenda pembahasan terkait realisasi kinerja Kegiatan T.A. 2021, di Ruang Rapat Badan Musyawarah, Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (12/4/2022). Rapat kerja dipimpin oleh Ketua […]

  • Indikasi Pihak Desa Terlibat, Warga Takokak Tuntut PT KCIC

    Indikasi Pihak Desa Terlibat, Warga Takokak Tuntut PT KCIC

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perwakilan warga Kecamatan Takokak, Kab Cianjur, yang didampingi kuasa pendampingan Desa Sukagali dan Simpang mendatangi Kantor PT KCIC, Tuntutan dari masyarakat Takokak adanya penambahaan harga pembebasan tanah di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Rabu, (23/11/2019) Massa menuntut penambahan ganti rugi lahan/tanah yang dibayarkan hanya Rp 6000 per meter menjadi Rp […]

expand_less