Breaking News
Trending Tags

Pembinaan Dan Fasilitasi Guru Agama Untuk Wujudkan Bandung Agamis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mewujudkan Kota Bandung yang agamis. Yaitu kota yang toleran dan nyaman untuk warganya dalam melaksanakan kehidupan beragama.

Salah satu upaya untuk mewujudkannya yaitu dengan membina para guru agama. Oleh karenanya, Pemkot Bandung menggelar Fasilitasi dan Pembinaan Guru Keagamaan Kota Bandung dengan tema “Peningkatan Peran Guru Keagamaan Dalam Melestarikan Kerukunan Umat Beragama Di Kota Bandung” di Grand Pasundan Convention Hotel, Kota Bandung, Kamis 7 Oktober 2021.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 guru agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas manajemen pendidikan guru agama agar menjadi guru yang profesional.

Narasumbernya, yakni Kepala Kantor Kemenag Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ahmad Suherman, dan Tokoh dari Majelis Agama. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Yana menyampaikan, kenyamanan Kota Bandung merupakan perpaduan harmonis antara keunggulan sosial budaya dan agama yang dicirikan kehidupan yang saling menghormati, menghargai dan gotong royong.

“Hal itu telah dibangun oleh para pendiri dan pejuang kota ini dalam suasana agamis. Dengan kondisi warga Kota Bandung yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras untuk meraih kehidupan yang harmoni tentu bukan perkara mudah,” katanya.

“Karena tantangan kehidupan semakin kompleks, terlebih ketika fenomena kekerasan yang dipicu isu sara seperti yang terjadi di daerah lain. Itu membuat bangsa kita diklaim sebagai bangsa yang kehilangan karakter,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Yana mengapresiasi kegiatan ini. Karena dari para guru bisa membina generasi muda untuk membangun suasana kehidupan yang lebih toleran, meninggikan kebajikan, kreativitas dan budi pekerti yang baik sesuai ajaran agama.

Menurutnya, warga Kota Bandung memiliki tradisi perjuangan yang terwariskan dari generasi terdahulu. Sehingga persoalannya sekarang adalah memelihara dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan itu.

“Ketika berhadapan dengan tantangan kehidupan yang kompleks saat ini, sebagaimana kita ketahui bahwa warga Kota Bandung masih kental dengan budaya paternalistik, budaya ketokohan,” ucapnya.

Sehingga, Yana percaya para guru agama bisa memainkan peran penting. Terutama dalam membina peserta didik meninggikan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan toleransi, sekaligus untuk menjaga NKRI dari berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.

“Para guru agama mampu membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga cerdas secara sosial dan spiritual agar mampu menyikapi dinamika kehidupan secara lebih bijak,” harapnya.

Yana berharap peserta didik pun dapat lebih tangguh dalam menghadapi serta mengatasi potensi intoleransi dan disintegrasi yang merugikan semua pihak.

“Untuk itu, saya harap kegiatan pada hari ini menorehkan kembali kesadaran kita akan pentingnya membina peserta didik untuk menciptakan susasana kehidupan yang rukun, aman dan damai yang selama ini menjadi salah satu identitas Kota Bandung yang kondusif,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Bandung, Momon A. Imron mengatakan, pembinaan kepada guru keagamaan di Kota Bandung selalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Kegiatan ini dilakukan secara bergilir, karena jumlah guru keagamaan di Kota Bandung yang sangat banyak. Di Kantor Kementerian Agama Kota Bandung tercatat sekitar 11.000 guru keagamaan.

“Selain ada pembinaan untuk guru keagamaan ini, setiap tahunnya juga ada insentif bulanan, khususnya bagi guru-guru non PNS, sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada para guru keagamaan,” katanya.

Momon menyampaikan, dalam kegiatan tersebut, para guru keagamaan diberikan bekal keilmuan untuk bersama-sama melestarikan kerukunan umat beragama dalam mewujudkan Kota Bandung yang agamis.

“Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan guru agama, agar dapat menanamkan nilai-nilai kerukunan inter umat beragama, antar umat beragama, dan antar umat beragama dengan pemerintah sebagai usaha membangun kekuatan moral mewujudkan Bandung Agamis,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada guru agama agar mampu memahami metodologi dan sistematika yang baik dan benar, sehinggal menjadi guru yang handal dan profesional.

“Hasilnya memiliki anak didik yang menjadi anak-anak kokoh dan tahan mental terutama dalam kekuatan religius. Mudah-mudahan dengan para narasumber yang berkualitas, bisa memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan kepada seluruh peserta,” harap Momon. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Apresiasi PCNU Kota Sukabumi Bangun Rumah Toleransi Moderasi Agama dan Kebangsaan

    Wali Kota Sukabumi Apresiasi PCNU Kota Sukabumi Bangun Rumah Toleransi Moderasi Agama dan Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengapresiasi Rumah Toleransi Moderasi Agama dan Kebangsaan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Sukabumi. Apresiasi tersebut diberikan saat Wali Kota Sukabumi menghadiri rangkaian Hari Santri Nasioanal (HSN), dan launching rumah toleransi moderasi, di Gedung Dakwah PCNU Kota Sukabumi, Kelurahan Gedong Panjang. Kecamatan Citamiang. Senin, (24/10/2022). Baca Juga:https://mbinews.id/2022/02/01/kelima-di-kota-bandung-ini-keanekaragaman-kampung-toleransi-rw-08-kelurahan-kebon-jeruk/ Momen tersebt, dalam […]

  • Hj Imas Himbau Warga Agar Tidak Terlibat Pinjaman Bang Emok

    Hj Imas Himbau Warga Agar Tidak Terlibat Pinjaman Bang Emok

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Reses masa sidang II,Hj Imas Yati Hadiyanti. SH dari fraksi Partai Nasdem Kab Bandung , acara berlangsung di kediamannya jalan Cebek Keramat Mulya Kec Soreang Kab Bandung, Kamis (13/3/2025). Hj Imas mengatakan, kegiatan reses yang biasa di gelar DPRD Kab Bandung merupakan kesempatan bagi peserta bisa bertatap muka serta bisa menyampaikan […]

  • DPRD Jawa Barat Gelar Rapat Paripurna, Bahas Persetujuan Propemperda, Perubahan Renja hingga Pelantikan

    DPRD Jawa Barat Gelar Rapat Paripurna, Bahas Persetujuan Propemperda, Perubahan Renja hingga Pelantikan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — DPRD Provinsi Jawa Barat kembali menggelar rapat paripurna membahas 3 agenda penting. Tiga agenda penting tersebut diantaranya; agenda pertama laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), persetujuan DPRD terhadap Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2025, dan sambutan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin. Agenda kedua, penetapan perubahan Rencana Kerja (Renja) […]

  • Hasil Survey Tahap Pertama, Indeks Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 Di Jabar Membaik

    Hasil Survey Tahap Pertama, Indeks Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 Di Jabar Membaik

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Berdasarkan hasil survei tahap pertama Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Tahun 2021 di Jawa Barat memperlihatkan kondisi yang cukup baik. Ketua komisi Informasi Jabar, Ijang Faisal menyampaikan Sejumlah permohonan informasi yang disampaikan masyarakat kepada badan publik pemerintah mulai dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, baik secara langsung dengan menggunakan prosedur yang tersurat di dalam […]

  • Relaksasi Diperluas, Pengendalian Tetap Ketat

    Relaksasi Diperluas, Pengendalian Tetap Ketat

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap berhati-hati memberikan relaksasi meski kasus Covid-19 terus melandai. Hal itu berkaitan dengan pengendalian dan penanganan Covid-19 yang tak mengendur. Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan pelonggaran lebih luas akan diberikan pada sektor pariwisata. Pihaknya juga akan mencoba membuka museum-museum yang ada di […]

  • PWI Kabupaten Bandung

    Sekretariat Dewan Gelar Silaturahmi dengan Wartawan

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam rangka peningkatan sinergitas antara Setwan DPRD Kabupaten Bandung dengan awak media, Setwan DPRD H.Uwais Qorni memimpin acara silaturahmi yang dilaksakan di Ruang Banmus gedung DPRD Kabupaten Bandung pada, Jum’at 5/12/2024. Pada pertemuan itu, Uwais, mengatakan selain untuk meningkatkan silaturahmi juga mengharapkan ada sharing dengan tujuan untuk memperbaiki kinerja Setwan yang […]

expand_less