Breaking News
Trending Tags

Kompensasi Nelayan Patimban Tidak Kunjung Cair, Komisi II: Kami Perjuangkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Forum Masyarakat Peduli Jabar bersama Paguyuban Nelayan Patimban dan Indramayu menyuarakan aspirasi nya kepada DPRD Provinsi Jawa Barat terkait dampak dari pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh anggotanya, Hj. Yuningsih bersama Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Jabar, Ir. Hermansyah menerimanya dengan menggelar audiensi di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung.

Yuningsih mengatakan jika pembangunan Pelabuhan Patimban ini memakan proses pengkajian dan pembangunan yang cukup lama sehingga masalah pasti muncul seperti kompensasi. Namun demikian pihaknya akan menindaklanjutinya dengan merencanakan untuk meninjau langsung dengan pihak-pihak terkait.

“Keluhan ini pernah ada, ini terhalangi kenapa tidak mendapatkan kompensasi. Ini jelas kami juga protes. Kami tindak lanjuti, Komisi II dan pa kadis serta DPR pusat yaitu Komisi 4 untuk melihat kesana,” katanya di Ruang Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis, (11/11/2021).

Dari peninjauan langsung tersebut, menurut Yuningsih, pihaknya dapat mengetahui apakah dapat diperbaiki, karena aturan aturan mengenai Pelabuhan Patimban turun langsung dari Pemerintah Pusat

“Jika betul ini di area tangkap nelayan, bisakah ini diperbaiki, karena rekomendasi nya dari sana (Pemerintah Pusat),” ujar Yuningsih.

Menanggapi soal bantuan bagi nelayan yang turun dari pemerintah pusat namun tidak tepat sasaran, Yuningsih menyebut, nelayan sekarang harus memenuhi syarat administrasi seperti kartu nelayan karena itu aturan baru dari pemerintah pusat.

“Kami juga seringkali protes, sering sekali bantuan ini yang menerima bukan nelayan, sekarang kan ada aturan baru dari pemerintah, nelayan harus melengkapi administrasi nya seperti kartu nelayan,” ucapnya.

Yuningsih menegaskan, Komisi II akan membuat nota dinas untuk meninjau langsung kesana bersama pihak terkait agar mengetahui bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kita ada notulen untuk bikin nota dinas untuk berkunjung kesana untuk mengetahui betul kondisi disana,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Jabar, Ir. Hermansyah menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan keluhan-keluhan para nelayan di kawasan Patimban dan Indramayu ini kepada Kantor Staf Presiden (KSP) dan diterima langsung oleh Kepala KSP, Muldoko.

“Terkait dampak tadi, kami sudah rapat dengan KSP terkait nelayan Subang dan Indramayu yang terdampak dari Pembangunan Patimban. Jadi aspirasi hari ini sudah kami sampaikan ke KSP ke Pak Muldoko,” tambah Hermansyah.

Bahkan menurutnya, mengenai kompensasi yang tak kunjung turun dan dikeluhkan teman nelayan juga sudah disampaikan dua kali pada bulan Oktober lalu.

“Terkait kompensasi juga kami sampaikan, sudah kami sampaikan semuanya dua kali pada Oktober lalu. Jadi suara temen-temen sudah ada di pusat,” ucapnya.

“Jadi mudah-mudahan sudah ada rapat itu dapat diperhatikan di pusat,” tutup Hermansyah.

Diketahui, Forum Masyarakat Peduli Jabar bersama Paguyuban Nelayan Patimban dan Indramayu ini mengeluhkan tidak kunjung turun nya dana kompensasi dari pemerintah pusat terkait pembangunan Pelabuhan Patimban, selain itu mereka juga mengeluhkan area tangkap ikan yang tidak boleh dilintasi dan diambil ikannya oleh nelayan setempat, yang mana area tangkap tersebut merupakan area subur serta banyak ikan dan itu mempengaruhi sekali bagi pendapatan nelayan. (pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lindungi Korban Pelecehan Seksual dan Seret Pelaku ke Polisi

    Lindungi Korban Pelecehan Seksual dan Seret Pelaku ke Polisi

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., memberikan perlindungan bagi anak di bawah umur korban pelecehan seksual dan pencabulan di Bandung Kidul, Selasa, 1 Oktober 2024. Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Dr.H Edwin Senjaya SE.MM ,menerima laporan dari warga Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung , ada seorang anak di […]

  • Sejarah Mencatat, Baru Kali ini Caleg DPRD Kabupaten Bandung tanpa PDI-P

    Sejarah Mencatat, Baru Kali ini Caleg DPRD Kabupaten Bandung tanpa PDI-P

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id –Pemilu Legislatif yang sudah berlalu, hasilnya sedang ditunggu-tunggu. Ya hasil rekapitulasi suara itulah yang sedang dinantikan masyarakat karenanya, website KPU terus difollow untuk mencari tahu informasinya. Sebagaimana diketahui, Pemilu Rabu, 14 Februari lalu telah menghasilkan sejumlah perolehan suara. Baik untuk Pilpres, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan bahkan DPRD Kabupaten/kota. Untuk Pemilu […]

  • Pelayanan Disdukcapil Kota Bandung mesti Berkelanjutan

    Pelayanan Disdukcapil Kota Bandung mesti Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG,  Mbinews – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung kembali lolos ke tahapan penilaian dan verifikasi lapangan sebagai salah satu finalis tahap awal administrasi pada Penilaian Kinerja “Adminduk Prima” tahun 2024. Selain Disdukcapil Kota Bandung, Disdukcapil Kota Bekasi, Disdukcapil Kota Depok, dan Disdukcapil Kota Cimahi yang lolos ke tahap ini. Atas capaian tersebut […]

  • 14.060 Narapidana UPT Pemasyarakatan Wilayah Jawa Barat (Jabar) Dapatkan  Remisi di HUT RI-74

    14.060 Narapidana UPT Pemasyarakatan Wilayah Jawa Barat (Jabar) Dapatkan Remisi di HUT RI-74

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) tentang Remisi Umum Tahun 2019. Sebanyak 14.060 Narapidana UPT Pemasyarakatan Wilayah Jawa Barat (Jabar) mendapatkan pengurangan pidana alias remisi di Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia (RI). Sambutan Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly dibacakan oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jabar […]

  • P2RW Dimulai, Camat Baros: Ditargetkan Selesai Bulai Agustus

    P2RW Dimulai, Camat Baros: Ditargetkan Selesai Bulai Agustus

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca kick off yang dilakukan di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi beberapa waktu lalu, Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) kini sudah mulai dilaksanakan di beberapa wilayah Kota Sukabumi, Jumat (08/07). Seperti halnya di Kecamatan Baros, P2RW sudah mulai dilaksanakan. Hal tersebut, disampaikan lagsung oleh Camat Baros R. Samiarto, seperti dilansir dari laman […]

  • Perluas Pemblokiran Jalan Kota Bandung, Ketua Gugus Covid-19 : Pemanasan Sebelum PSBB Diberlakukan

    Perluas Pemblokiran Jalan Kota Bandung, Ketua Gugus Covid-19 : Pemanasan Sebelum PSBB Diberlakukan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, Kota Bandung sudah selayaknya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terutama jika dilihat dari jumlah orang yang terinfeksi virus corona dan penyebarannya. Kendati demikian, ada persyaratan lainnya yang harus terpenuhi agar Kota Bandung memperoleh izin melaksanakan PSBB. Hal itu mengacu pada […]

expand_less