Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Perluas Pemblokiran Jalan Kota Bandung, Ketua Gugus Covid-19 : Pemanasan Sebelum PSBB Diberlakukan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, Kota Bandung sudah selayaknya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terutama jika dilihat dari jumlah orang yang terinfeksi virus corona dan penyebarannya.

Kendati demikian, ada persyaratan lainnya yang harus terpenuhi agar Kota Bandung memperoleh izin melaksanakan PSBB. Hal itu mengacu pada Peraturan Pemerintah no 21 tahun 2020 tentang PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

“Salah satu di antaranya yaitu pengaturan tetang mobilitas kendaraan. Karena di Kota Bandung ada 42 akses jalan masuk dari berbagai arah mata angin,” kata Ema di Balai Kota Bandung Jalan Wastukancana, Senin (13/4/2020).

Menurutnya, hal itu butuh pengaturan yang jelas agar kebutuhan layanan kesehatan dan distribusi bahan pokok tetap bisa berjalan. 

“Oleh karenanya memang tidak hanya lokal Bandung, tetapi harus Bandung Raya. Melibatkan Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, bahkan sebagian Kabupaten Sumedang,” jelas Ema.

Untuk itu juga, Ema meminta Polrestabes Kota Bandung semakin memperluas pemblokiran jalan di Kota Bandung. Hal itu untuk memperketat mobilitas warga.

Ema menilai, hal itu bisa menjadi “pemanasan” sebelum Kota Bandung memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Saya minta polisi memperluas pemblokiran jalan. Anggap saja pemanasan untuk PSBB,” ujar Ema.

Ema mengakui, kondisi saat ini memang cukup mengkhawatirkan. Penyebaran Covid-19 bukan hanya berdasarkan cluster tetapi sudah sub cluster. Sudah menyebar ke orang lain seperti keluarga, teman, dan lingkungan.”Kita memang harus PSBB,” tegasnya.

Ema juga menyayangkan sikap sebagian warga yang masih belum bisa berdisiplin melaksanakan physical distancing. Apalagi ada satu pusat perbelanjaan yang sempat buka di saat wabah masih terjadi.

“Ini soal kedisiplinan. Tidak bisa sepihak saja. Kita semua harus disiplin,” tuturnya (HMS /MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusaha Milenial Wanita Sediakan Ribuan Vaksin untuk Warga

    Pengusaha Milenial Wanita Sediakan Ribuan Vaksin untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DEPOK, MBinews.id – Tak tahan lagi mendengar kabar duka akibat Covid-19, Riris Riska Diana tergerak hatinya untuk segera memberikan perlindungan bagi warga dari virus berbahaya ini. Melalui kegiatan vaksinasi, Riris menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mendirikan gerai vaksin di beberapa titik di Kota Depok. Kegiatan yang berlangsung dari 5-8 Agustus ini, menyediakan ribuan vaksin yang […]

  • Pj Wali Kota Sukabumi Sebut , Dana P2RW 2024 Pasti Cair

    Pj Wali Kota Sukabumi Sebut , Dana P2RW 2024 Pasti Cair

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinewsid– Penjabat(Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, memastikan anggaran Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) untuk tahun ini dipastikan akan cair. Hal itu, dibuktikanya telah dilakukan penandatanganan Surat Keputusan (SK) untuk peluncuran P2RW oleh Kusmana. “Harpa sabar, dan tenang. Mungkin sekaranag sedang OTW dana P2Rw itu masuk ke rekening masing-masing RW. Tunggu prosesnya,”ujar Kusmana, usai membuka […]

  • Tekan Angka Stunting Dari Hulu, Pemkot Bandung Lantik 151 Penyuluh

    Tekan Angka Stunting Dari Hulu, Pemkot Bandung Lantik 151 Penyuluh

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Stunting atau gagal tumbuh anak karena kurangnya asupan gizi menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot Bandung). Dari data Dinas Kesehatan Kota Bandung, angka balita stunting mencapai 8,93 persen di tahun 2021. Untuk menekan angka ini, Pemkot Bandung merekrut 151 penggerak bangga kencana kelurahan (PBKK) untuk disebar ke 30 kecamatan di Kota Bandung. Pelaksana […]

  • Diikuti 250 Anak, Bank BJB Gelar Gelar Khitanan Massal

    Diikuti 250 Anak, Bank BJB Gelar Gelar Khitanan Massal

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG – Bank BJB kembali menggelar Khitanan Massal bagi anak-anak di wilayah Bandung Raya sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan wujud kepedulian kepada masyarakat. Kegiatan Khitanan Massal ini berlangsung di halaman parkir Kantor Pusat bank bjb, Jalan Naripan No.12 – 14, Kota Bandung, pada Rabu, 4 Januari 2023. Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Jawa […]

  • BPSDMP Diskominfo Bandung Latih DEA Bagi UMKM Kota Sukabumi

    BPSDMP Diskominfo Bandung Latih DEA Bagi UMKM Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Bandung, bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, menggelar pelatihan Digital Enterpreneurship Academy (DEA) Bagi pelaku UMKM Kota Sukabumi, di salah satu Hotel Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi. Senin, (26/6/2023). Kepala BPSDMP Kominfo Bandung, Betty Djulianti, dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan DEA kali ini merupakan […]

  • Ini Alasan Raperda Penyediaan Sarana Tempat Ibadah Gagal Ditetapkan

    Ini Alasan Raperda Penyediaan Sarana Tempat Ibadah Gagal Ditetapkan

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tidak mendapatkan nomor register dari Provinsi Jabar mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyediaan sarana tempat ibadah, sehingga secara tidak langsung raperda tersebut gagal menjadi peraturan daerah (perda). Menurut salah satu Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi , Deden Solehudin kepada Mbinews.id, Kamis (28/10/2021). “Iya otomatis tidak bisa […]

expand_less