Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kompensasi Nelayan Patimban Tidak Kunjung Cair, Komisi II: Kami Perjuangkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Forum Masyarakat Peduli Jabar bersama Paguyuban Nelayan Patimban dan Indramayu menyuarakan aspirasi nya kepada DPRD Provinsi Jawa Barat terkait dampak dari pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh anggotanya, Hj. Yuningsih bersama Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Jabar, Ir. Hermansyah menerimanya dengan menggelar audiensi di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung.

Yuningsih mengatakan jika pembangunan Pelabuhan Patimban ini memakan proses pengkajian dan pembangunan yang cukup lama sehingga masalah pasti muncul seperti kompensasi. Namun demikian pihaknya akan menindaklanjutinya dengan merencanakan untuk meninjau langsung dengan pihak-pihak terkait.

“Keluhan ini pernah ada, ini terhalangi kenapa tidak mendapatkan kompensasi. Ini jelas kami juga protes. Kami tindak lanjuti, Komisi II dan pa kadis serta DPR pusat yaitu Komisi 4 untuk melihat kesana,” katanya di Ruang Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis, (11/11/2021).

Dari peninjauan langsung tersebut, menurut Yuningsih, pihaknya dapat mengetahui apakah dapat diperbaiki, karena aturan aturan mengenai Pelabuhan Patimban turun langsung dari Pemerintah Pusat

“Jika betul ini di area tangkap nelayan, bisakah ini diperbaiki, karena rekomendasi nya dari sana (Pemerintah Pusat),” ujar Yuningsih.

Menanggapi soal bantuan bagi nelayan yang turun dari pemerintah pusat namun tidak tepat sasaran, Yuningsih menyebut, nelayan sekarang harus memenuhi syarat administrasi seperti kartu nelayan karena itu aturan baru dari pemerintah pusat.

“Kami juga seringkali protes, sering sekali bantuan ini yang menerima bukan nelayan, sekarang kan ada aturan baru dari pemerintah, nelayan harus melengkapi administrasi nya seperti kartu nelayan,” ucapnya.

Yuningsih menegaskan, Komisi II akan membuat nota dinas untuk meninjau langsung kesana bersama pihak terkait agar mengetahui bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kita ada notulen untuk bikin nota dinas untuk berkunjung kesana untuk mengetahui betul kondisi disana,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Jabar, Ir. Hermansyah menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan keluhan-keluhan para nelayan di kawasan Patimban dan Indramayu ini kepada Kantor Staf Presiden (KSP) dan diterima langsung oleh Kepala KSP, Muldoko.

“Terkait dampak tadi, kami sudah rapat dengan KSP terkait nelayan Subang dan Indramayu yang terdampak dari Pembangunan Patimban. Jadi aspirasi hari ini sudah kami sampaikan ke KSP ke Pak Muldoko,” tambah Hermansyah.

Bahkan menurutnya, mengenai kompensasi yang tak kunjung turun dan dikeluhkan teman nelayan juga sudah disampaikan dua kali pada bulan Oktober lalu.

“Terkait kompensasi juga kami sampaikan, sudah kami sampaikan semuanya dua kali pada Oktober lalu. Jadi suara temen-temen sudah ada di pusat,” ucapnya.

“Jadi mudah-mudahan sudah ada rapat itu dapat diperhatikan di pusat,” tutup Hermansyah.

Diketahui, Forum Masyarakat Peduli Jabar bersama Paguyuban Nelayan Patimban dan Indramayu ini mengeluhkan tidak kunjung turun nya dana kompensasi dari pemerintah pusat terkait pembangunan Pelabuhan Patimban, selain itu mereka juga mengeluhkan area tangkap ikan yang tidak boleh dilintasi dan diambil ikannya oleh nelayan setempat, yang mana area tangkap tersebut merupakan area subur serta banyak ikan dan itu mempengaruhi sekali bagi pendapatan nelayan. (pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Ayep Zaki Janji Bangunkan Rumah Warga Dayeuhluhur Tahun 2026

    Lewat Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Ayep Zaki Janji Bangunkan Rumah Warga Dayeuhluhur Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, kembali menyalurkan manfaat program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah kepada lima keluarga penerima manfaat di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Minggu (19/10/2025). Penyerahan bantuan sosial tersebut, turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Een Rukmini, Camat Citamiang, dan Lurah Dayeuhluhur. […]

  • Sosialisasi Vaksin Bisa Dilakukan Sekolah Secara Mandiri

    Sosialisasi Vaksin Bisa Dilakukan Sekolah Secara Mandiri

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUMEDANG, Mbinews.id–  Guna menunjang kekebalan tubuh program vaksinasi yang dijalankan pemerintah terus diupayakan dan berjalan secara bertahap. Maka dari itu komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meminta agar upaya sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah termasuk dalam konteks daerah nantinya dilakukan secara optimal. Anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah mengatakan, sosialisasi pentingnya vaksinasi […]

  • Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bandung Dorong Akselerasi Inovasi Digital dan Peningkatan SDM Pelayanan Admindukcapil

    Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bandung Dorong Akselerasi Inovasi Digital dan Peningkatan SDM Pelayanan Admindukcapil

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Assoc. Prof. Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., menjadi narasumber dalam talk show di Radio PRFM Bandung, dengan mengusung tema “Akselerasi Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Admindukcapil) di Kota Bandung”, pada Selasa, 21 Oktober 2025. Dalam kesempatan tersebut, Radea […]

  • Jabar 78 Tahun: Keunggulan Demi Indonesia Emas 2045

    Jabar 78 Tahun: Keunggulan Demi Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MBInews.id – Tahun 2023 Provinsi Jawa Barat (Jabar) berusia 78 tahun. Dua puluh dua tahun lagi, usia Jabar sama dengan usia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) genap 100 tahun. Itulah Tahun Emas bangsa ini, termasuk Jabar tentunya. Pada tahun itu masyarakat Jabar diharapkan berkontribusi secara lebih besar lagi terhadap NKRI. Pada tahun itu jumlah penduduk […]

  • Pemkot Bandung Terima Bantuan APD Dari Filantra

    Pemkot Bandung Terima Bantuan APD Dari Filantra

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima bantuan dari Filantra berupa alat pelindung diri (APD). Bantuan tersebut terdiri dari baju hazardous materials (hazmat), masker N95 dan safety goggles yang masing-masing berjumlah 210 unit. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menerima langsung dari CEO Filantra, Asep Nurudin di Pendopo, Jalan Dalem Kaum, Rabu 1 Juli […]

  • Pemkot Sukabumi Ingin Melesat Dalam Pertumbuhan Ekonomi

    Pemkot Sukabumi Ingin Melesat Dalam Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 9 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengungkapkan, jika perekonomian diwilayahnya saat ini cukup baik. Bahkan, berdasarkan kajian dari sisi perbankan. Bahwa, ditengah pemulihan ekonomi yang saat ini digencarkan, menunjukan tidak begitu terganggu ekonomi warga masyarakat.”Perbankan melihatnya, dari sisi Non Performing Loan (NPL) atau kemacetan kredit yang begitu rendah, dan kajian perbankan lainya,”ujar Fahmi, usai menghadiri kegiatan […]

expand_less