Breaking News
Trending Tags

Kompensasi Nelayan Patimban Tidak Kunjung Cair, Komisi II: Kami Perjuangkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Forum Masyarakat Peduli Jabar bersama Paguyuban Nelayan Patimban dan Indramayu menyuarakan aspirasi nya kepada DPRD Provinsi Jawa Barat terkait dampak dari pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh anggotanya, Hj. Yuningsih bersama Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Jabar, Ir. Hermansyah menerimanya dengan menggelar audiensi di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung.

Yuningsih mengatakan jika pembangunan Pelabuhan Patimban ini memakan proses pengkajian dan pembangunan yang cukup lama sehingga masalah pasti muncul seperti kompensasi. Namun demikian pihaknya akan menindaklanjutinya dengan merencanakan untuk meninjau langsung dengan pihak-pihak terkait.

“Keluhan ini pernah ada, ini terhalangi kenapa tidak mendapatkan kompensasi. Ini jelas kami juga protes. Kami tindak lanjuti, Komisi II dan pa kadis serta DPR pusat yaitu Komisi 4 untuk melihat kesana,” katanya di Ruang Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis, (11/11/2021).

Dari peninjauan langsung tersebut, menurut Yuningsih, pihaknya dapat mengetahui apakah dapat diperbaiki, karena aturan aturan mengenai Pelabuhan Patimban turun langsung dari Pemerintah Pusat

“Jika betul ini di area tangkap nelayan, bisakah ini diperbaiki, karena rekomendasi nya dari sana (Pemerintah Pusat),” ujar Yuningsih.

Menanggapi soal bantuan bagi nelayan yang turun dari pemerintah pusat namun tidak tepat sasaran, Yuningsih menyebut, nelayan sekarang harus memenuhi syarat administrasi seperti kartu nelayan karena itu aturan baru dari pemerintah pusat.

“Kami juga seringkali protes, sering sekali bantuan ini yang menerima bukan nelayan, sekarang kan ada aturan baru dari pemerintah, nelayan harus melengkapi administrasi nya seperti kartu nelayan,” ucapnya.

Yuningsih menegaskan, Komisi II akan membuat nota dinas untuk meninjau langsung kesana bersama pihak terkait agar mengetahui bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kita ada notulen untuk bikin nota dinas untuk berkunjung kesana untuk mengetahui betul kondisi disana,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Jabar, Ir. Hermansyah menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan keluhan-keluhan para nelayan di kawasan Patimban dan Indramayu ini kepada Kantor Staf Presiden (KSP) dan diterima langsung oleh Kepala KSP, Muldoko.

“Terkait dampak tadi, kami sudah rapat dengan KSP terkait nelayan Subang dan Indramayu yang terdampak dari Pembangunan Patimban. Jadi aspirasi hari ini sudah kami sampaikan ke KSP ke Pak Muldoko,” tambah Hermansyah.

Bahkan menurutnya, mengenai kompensasi yang tak kunjung turun dan dikeluhkan teman nelayan juga sudah disampaikan dua kali pada bulan Oktober lalu.

“Terkait kompensasi juga kami sampaikan, sudah kami sampaikan semuanya dua kali pada Oktober lalu. Jadi suara temen-temen sudah ada di pusat,” ucapnya.

“Jadi mudah-mudahan sudah ada rapat itu dapat diperhatikan di pusat,” tutup Hermansyah.

Diketahui, Forum Masyarakat Peduli Jabar bersama Paguyuban Nelayan Patimban dan Indramayu ini mengeluhkan tidak kunjung turun nya dana kompensasi dari pemerintah pusat terkait pembangunan Pelabuhan Patimban, selain itu mereka juga mengeluhkan area tangkap ikan yang tidak boleh dilintasi dan diambil ikannya oleh nelayan setempat, yang mana area tangkap tersebut merupakan area subur serta banyak ikan dan itu mempengaruhi sekali bagi pendapatan nelayan. (pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CDPOB Bogor Timur Dan Indramayu Barat, Komisi I Jabar: Lengkapi Persyaratan Dan SDM

    CDPOB Bogor Timur Dan Indramayu Barat, Komisi I Jabar: Lengkapi Persyaratan Dan SDM

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUMEDANG, MBINews.id – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat menyerap pendapat pakar, berkaitan dengan persyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi oleh Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) diantaranya Bogor Timur dan Indramayu Barat. Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat mengatakan, persyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi dan dipenuhi oleh CDPOB gelombang dua yakni Indramayu Barat dan […]

  • Aksi Mogok Pedagang Daging Disorot Wali Kota Sukabumi, Pemerintah Siap Turun Tangan

    Aksi Mogok Pedagang Daging Disorot Wali Kota Sukabumi, Pemerintah Siap Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Aksi mogok dagang yang dilakukan sejumlah pedagang daging sapi di pasar tradisional Kota Sukabumi, Selasa (07/01), mendapat perhatian serius dari Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki. Aksi tersebut dipicu oleh berkembangnya isu nasional terkait rencana kenaikan harga daging sapi yang memicu kekhawatiran pedagang terhadap keberlangsungan usaha mereka. Ayep Zaki menilai, langkah mogok dagang […]

  • Beberkan Fakta ke Masyarakat, Rizani Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik

    Beberkan Fakta ke Masyarakat, Rizani Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kasus pencemaran nama baik terhadap Kadishut Kalimantan Selatan Hanif Faisol Nurofiq yang dinyatakan Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Rabu (11/9) sore. Muhammad Rizani sebagai Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa di Pemprov Kalsel yang kini diseret dalam perkara dugaan pencemaran nama baik. Sebelumnya, Rizani dan tim penasihatnya menyampaikan enam poin penting. Poin pertama adalah perihal […]

  • Pekan Ini, Harga Cabai-Cabaian Alami Penurunan Harga

    Pekan Ini, Harga Cabai-Cabaian Alami Penurunan Harga

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebagian Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Kota Sukabumi alami penurunan harga. Seperti, cabai merah besar TW dari Rp65 ribu menjadi Rp50 ribu per kg, kemudian cabai rawit merah dari Rp80 ribu, menjadi Rp55 ribu per kg, cabai rawit hijau kini dibandrol Rp40 ribu per kg. “Iya, hasil monitoring kami tadi dilapangan, banyak bapokting yang […]

  • DI Peringatan Hari Pahlawan, Jadikan Momen untuk terus bersatu, serta mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa

    DI Peringatan Hari Pahlawan, Jadikan Momen untuk terus bersatu, serta mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Hari pahlawan memiliki makna yang sangat besar bagi kita semua. Ketika dahulu para pahlawan dengan demikian sulitnya merebut kemerdekaan, dan saat ini berjuang memeprtahankan NKRI tercinta. Khusunya dimasa pandemi.Hal itu diungkapkan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat menyampaikan amanat Menteri Sosial Juliari P Batubara dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di ruang Utama Balaikota Sukabumi. […]

  • Oded: Taat Prokes Wujud Bela Negara

    Oded: Taat Prokes Wujud Bela Negara

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menilai setiap warga negara harus memiliki rasa cinta pada tanah air. Termasuk memiliki sikap bela negara yakni rela berkorban demi bangsa dan negara. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan sikap bela negara. Sebab wujud bela negara selalu mengalami penyesuaian dari masa ke masa tetapi […]

expand_less