Breaking News
Trending Tags

Napak Tilas 100 Tahun Tjibadak 1921, Tradisi Seke Konservasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Tepat pada Rabu 29 Desember 2021 ini, Gedung Cai Tjibadak yang terletak di Kelurahan Ledeng Kecamatan Cidadap berusia satu abad atau 100 tahun.

Tepat di usianya yang ke-100 tahun, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melaksanakan Napak Tilas Gedung Cai Tjibadak.

Napak tilas 100 tahun gedung Tjibadak adalah salah satu upaya pelestarian lingkungan. Dengan kegiatan ini, selain meningkatkan kepedulian akan peninggalan yang berharga juga untuk melestarikan keberadaan sumber air yang disebut seke.

Saat ini Gedung Tjibadak dioperasikan oleh PDAM Tirta Wening Kota Bandung. Keberadaannya tetap berfungsi sebagai sumber air baku. Selain itu, di sekitarnya tetap menjadi habitat berbagai flora dan fauna yang tetap harus dipertahankan.

“Atas nama Pemkot Bandung mengucapakan terima kasih dan apresiasi hari ini bisa memperingati 100 tahun Gedung Tjibadak,” kata Yana.

Menurut artikel yang ia baca, 100 tahun lalu terjadi juga kegiatan seremonial peresmian. Mulai dari hari yang sama, yakni hari Rabu di akhir tahun pada bulan Desember.

Tak hanya itu, pada tahun 1921 juga sebagai upaya pemerintah memberikan air bersih kepada masyarakat dalam wabah kolera.

“Pada tahun itu Wali Kota Bandung, S. A Reitsma memberikan air bersih tersebut pada wabah kolera,” tutur Yana.

Ia berpesan agar konservasi tersebut terus dijaga dengan baik. Mulai dari pemanfaatan lahan, ruang untuk habitat flora dan fauna.

“Terutama pengamanan aset, juga fungsi seke sebagai mata air di tempat ini. Mudah-mudahan kembali memberikan sumber air baku bisa dimanfaatkan kepada warga Kota Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Wening, Soni Salimi menerangkan, Gedong Cai ini dikelola PDAM Tirta Wening sejak tahun 1977.

“Itu mulai dikelola sebesar 50 liter per detik. Hari ini debit tercatat di awal tahun, 22 liter per detik. Jadi sudah 50 persen kurang,” tuturnya.

Sumber air tersebut mengalir kepada 800 pelanggan air kepada warga Cipaku dan Ciumbuleuit .

“Kita kelola tempat ini secara aset akan upayakan. Jadi kami sudah berulang ulang penghitungan ukur kawasan. Kita harus memastikan lokasi ini menjadi hak milik, ” tegas Soni.

Ia mengapresiasi kepada masyarakat sekitar yang selalu mengingatkan PDAM jika terjadi sesuatu. Seperti pergeseran tapak sampai kondisi lingkungan.

“Luar biasa, kolaborasi dengan komunitas juga masyarakat, mereka ikut mengelola. Kami diingatkan juga bahwa adanya pergeseran tepak, penebang pohon di sini. Warga begitu fokus dan konsen dalam kondisi lingkungan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Cinta Alam Indonesia (CAI) Kota Bandung, Yadi Supriadi menyampaikan, bangunan tersebut sebagai warisan yang memiliki nilai sejarah.

“Ini memiliki nilai ketika keberadaan gedung. Tradisi seke dan konservasi harus dipertahankan, karena menjadi penting harus dijaga sebagai seke selir,” jelasnya.

“Tentu saja konservasi harus dipelihara sebagai warisan untuk turunan kami ke depan, ” tambahnya.

Gedong cai, lanjut Yadi perlu dipelihara semua masyarakat juga dibantu oleh aparatur setempat.

“Ini penting menjadi pergerakan kawasan dibantu oleh banyak pihak, militer, komunitas dan masyarakat. Ini menjaga warisan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut kata Yadi sebagai kolaborasi yang terus berlanjut sebagai kawasan budaya untuk dilestarikan dan dimanfaatkan.

“Perayaan ini merupakan titik kolaborasi yang sudah menjadi saat ini, yakni kawasan budaya selain dilestarikan juga dimanfaatkan, ” katanya.

Sedangkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eric M. Attauriq menerangkan di tengah padatnya pembangunan kota, banyak sumber mata air yang hilang. Sedangkan mata air penting dalam penyediaan air baku di Kota Bandung.

“Ini tetap terjaga baik diperlukan perlindungan mata air sehingga bisa dikonsumsi, ” katanya.

Gedong cai ini, lanjut Eric merupakan bangunan pelindung mata air bersih yang tidak dapat dipisahkan. Pemkot Bandung berkolaborasi dan berupaya perlindungan bangunan.

Hal itu merupakan struktur cagar budaya Perda Kota Bandung nomor 7 tahun 2018 tentang Pengelolaan Cagar Budaya.

“Adanya potensi ini, maka akan kami usulkan situs cagar budaya tahun 2022. Kajian usulan legalitas dikoordinasikan Disbudpar, ” tuturnya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Subang Laporkan Sari Ater Ke Kejati Jabar

    Pemkab Subang Laporkan Sari Ater Ke Kejati Jabar

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUBANG – Diduga adanya tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Obyek Wisata Sari Ater, Bupati Subang melalui advokat melaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Pasalnya, bertahun tahun pemerintah Kabupaten Subang merasa dirugikan oleh pengelola Obyek Wisata Sari Ater dalam hal bagi hasil keuntungan usaha dalam kerjasama pengelolaan Sari Ater. Ketua tim advokat pemkab Subang mengakui bahwa […]

  • Pos Indonesia Buka Program Beasiswa Kuliah di ULBI

    Pos Indonesia Buka Program Beasiswa Kuliah di ULBI

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) melalui dukungan Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI), meluncurkan Program Beasiswa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi putra-putri karyawan aktif dan pensiunan PT Pos Indonesia Group untuk melanjutkan studi di Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI). Program beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi luar biasa para […]

  • Dewan Jabar Minta Gubernur Secepatnya Tindaklanjuti Hasil LKPJ

    Dewan Jabar Minta Gubernur Secepatnya Tindaklanjuti Hasil LKPJ

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Bandung BEDAnews.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Rapat paripurna yang  berlangsung, hari Selasa (30/4/2019) menyampaikan rekomendasi DPRD Jabar atas pembahasan  Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat Akhir Tahun Anggaran 2018.  Salah satu hasil rekomendasi tersebut berkaitan dengan pembentukan Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi pariwisata. Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu […]

  • Kopda Yunanto Sang Ahli IT Dengan Segudang Penghargaan

    Kopda Yunanto Sang Ahli IT Dengan Segudang Penghargaan

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Segudang Piagam Penghargaan di Bidang IT Telah Banyak Diraih Sejak Tahun 2006, Prajurit Berpangkat Kopda Tetap Rendah Hati dan memanfaatkan skill dibidang Teknologi IT khususnya pembuatan website dan publikasi guna membangun dan mensukseskan Sinergitas TNI Polri bersama Insan Media  “Pertama pembuatan website dilakukan pada Tahun 2006 selama masih dinas di satuan Yonkav […]

  • Komisi IV DPRD Bandung Tekankan Sinkronisasi Data dan Kemudahan Akses Kesehatan

    Komisi IV DPRD Bandung Tekankan Sinkronisasi Data dan Kemudahan Akses Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — Komisi IV DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat kerja bersama Dinas Kesehatan, camat se-Kota Bandung, lurah se-Kota Bandung, rumah sakit se-Kota Bandung, serta BPJS Kesehatan, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis, 2 April 2026. Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Iman Lestariyono, S.Si, S.H., diikuti Sekretaris Komisi IV drg. […]

  • Walikota Sukabumi: Keberadaan Gapopin Mendukung Kesehatan Masyarakat

    Walikota Sukabumi: Keberadaan Gapopin Mendukung Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) memiliki fungsi untuk mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan indeks kesehatan masyarakat. Hal tersebut dikatakan oleh Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, usai membuka Rakercab Gapopin tingkat Sukabumi, di salah satu Aula hotel kawasan Jalan Selabintana. Kota Sukabumi. Rabu, (8/12/2021). “Keberadaan Gapopin mendukung indeks kesehatan masyarakat. Khususnya membantu warga mendapatkan sarana optik […]

expand_less