Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Napak Tilas 100 Tahun Tjibadak 1921, Tradisi Seke Konservasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Tepat pada Rabu 29 Desember 2021 ini, Gedung Cai Tjibadak yang terletak di Kelurahan Ledeng Kecamatan Cidadap berusia satu abad atau 100 tahun.

Tepat di usianya yang ke-100 tahun, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melaksanakan Napak Tilas Gedung Cai Tjibadak.

Napak tilas 100 tahun gedung Tjibadak adalah salah satu upaya pelestarian lingkungan. Dengan kegiatan ini, selain meningkatkan kepedulian akan peninggalan yang berharga juga untuk melestarikan keberadaan sumber air yang disebut seke.

Saat ini Gedung Tjibadak dioperasikan oleh PDAM Tirta Wening Kota Bandung. Keberadaannya tetap berfungsi sebagai sumber air baku. Selain itu, di sekitarnya tetap menjadi habitat berbagai flora dan fauna yang tetap harus dipertahankan.

“Atas nama Pemkot Bandung mengucapakan terima kasih dan apresiasi hari ini bisa memperingati 100 tahun Gedung Tjibadak,” kata Yana.

Menurut artikel yang ia baca, 100 tahun lalu terjadi juga kegiatan seremonial peresmian. Mulai dari hari yang sama, yakni hari Rabu di akhir tahun pada bulan Desember.

Tak hanya itu, pada tahun 1921 juga sebagai upaya pemerintah memberikan air bersih kepada masyarakat dalam wabah kolera.

“Pada tahun itu Wali Kota Bandung, S. A Reitsma memberikan air bersih tersebut pada wabah kolera,” tutur Yana.

Ia berpesan agar konservasi tersebut terus dijaga dengan baik. Mulai dari pemanfaatan lahan, ruang untuk habitat flora dan fauna.

“Terutama pengamanan aset, juga fungsi seke sebagai mata air di tempat ini. Mudah-mudahan kembali memberikan sumber air baku bisa dimanfaatkan kepada warga Kota Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Wening, Soni Salimi menerangkan, Gedong Cai ini dikelola PDAM Tirta Wening sejak tahun 1977.

“Itu mulai dikelola sebesar 50 liter per detik. Hari ini debit tercatat di awal tahun, 22 liter per detik. Jadi sudah 50 persen kurang,” tuturnya.

Sumber air tersebut mengalir kepada 800 pelanggan air kepada warga Cipaku dan Ciumbuleuit .

“Kita kelola tempat ini secara aset akan upayakan. Jadi kami sudah berulang ulang penghitungan ukur kawasan. Kita harus memastikan lokasi ini menjadi hak milik, ” tegas Soni.

Ia mengapresiasi kepada masyarakat sekitar yang selalu mengingatkan PDAM jika terjadi sesuatu. Seperti pergeseran tapak sampai kondisi lingkungan.

“Luar biasa, kolaborasi dengan komunitas juga masyarakat, mereka ikut mengelola. Kami diingatkan juga bahwa adanya pergeseran tepak, penebang pohon di sini. Warga begitu fokus dan konsen dalam kondisi lingkungan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Cinta Alam Indonesia (CAI) Kota Bandung, Yadi Supriadi menyampaikan, bangunan tersebut sebagai warisan yang memiliki nilai sejarah.

“Ini memiliki nilai ketika keberadaan gedung. Tradisi seke dan konservasi harus dipertahankan, karena menjadi penting harus dijaga sebagai seke selir,” jelasnya.

“Tentu saja konservasi harus dipelihara sebagai warisan untuk turunan kami ke depan, ” tambahnya.

Gedong cai, lanjut Yadi perlu dipelihara semua masyarakat juga dibantu oleh aparatur setempat.

“Ini penting menjadi pergerakan kawasan dibantu oleh banyak pihak, militer, komunitas dan masyarakat. Ini menjaga warisan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut kata Yadi sebagai kolaborasi yang terus berlanjut sebagai kawasan budaya untuk dilestarikan dan dimanfaatkan.

“Perayaan ini merupakan titik kolaborasi yang sudah menjadi saat ini, yakni kawasan budaya selain dilestarikan juga dimanfaatkan, ” katanya.

Sedangkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eric M. Attauriq menerangkan di tengah padatnya pembangunan kota, banyak sumber mata air yang hilang. Sedangkan mata air penting dalam penyediaan air baku di Kota Bandung.

“Ini tetap terjaga baik diperlukan perlindungan mata air sehingga bisa dikonsumsi, ” katanya.

Gedong cai ini, lanjut Eric merupakan bangunan pelindung mata air bersih yang tidak dapat dipisahkan. Pemkot Bandung berkolaborasi dan berupaya perlindungan bangunan.

Hal itu merupakan struktur cagar budaya Perda Kota Bandung nomor 7 tahun 2018 tentang Pengelolaan Cagar Budaya.

“Adanya potensi ini, maka akan kami usulkan situs cagar budaya tahun 2022. Kajian usulan legalitas dikoordinasikan Disbudpar, ” tuturnya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT KE-76 RI, Oded Ajak Warga Semangat Berjuang

    HUT KE-76 RI, Oded Ajak Warga Semangat Berjuang

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Di momen perayaan kemerdekaan ini, Wali Kota Bandung, Oded mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mencontoh perjuangan dan pengorbanan para pahlawan terdahulu. Jika dulu para pejuang melawan para penjajah untuk merebut kemerdekaan, kini bangsa Indonesia termasuk warga Kota Bandung melawan wabah Covid-19. Salah satu bentuk perjuangannya, yakni dengan mentaati protokol kesehatan. “Dahulu lawannya […]

  • Rayakan Idul Adha 1445 H, Citimall Sukabumi Bagikan Hewan Qurban

    Rayakan Idul Adha 1445 H, Citimall Sukabumi Bagikan Hewan Qurban

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1445 H, Citimall Sukabumi kembali melakukan aksi peduli sosial terhadap masyarakat sekitar melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membagikan 2 ekor kambing kepada warga di sekitar Citimall Sukabumi pada 17 Juni 2024. Pembagian hewan qurban merupakan komitmen dari Citimall Sukabumi sebagai pusat perbelanjaan terbesar […]

  • Dukung Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, BRI Peduli Salurkan Bantuan Program “Yok Kita GAS” di Kota Bandung

    Dukung Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, BRI Peduli Salurkan Bantuan Program “Yok Kita GAS” di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id —  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia yang berkomitmen pada pembangunan ekonomi sekaligus sosial dan lingkungan melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk BRI Peduli. Kali ini CSR BRI Peduli kembali merealisasikan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui program “Yok Kita GAS (Gerakan […]

  • Kenaikan Kasus Positif Covid-19 Pasca Lebaran Naik, Wakil Wali Kota Bandung Sangat Khawatir

    Kenaikan Kasus Positif Covid-19 Pasca Lebaran Naik, Wakil Wali Kota Bandung Sangat Khawatir

    • calendar_month Minggu, 6 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, Terjadinya kenaikan tren kasus positif Covid-19 di Kota Bandung pascalebaran dan libur panjang beberapa waktu lalu. Hal ini terlihat dari angka Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur di Rumah Sakit Kota Bandung yang sudah 79,9 persen dan cenderung akan mengalami kenaikan. Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengaku “sangat khawatir ini sudah di […]

  • Pemkot Bandung Luncurkan 1.000 Liter Minyak Goreng Untuk Warga Antapani Tengah

    Pemkot Bandung Luncurkan 1.000 Liter Minyak Goreng Untuk Warga Antapani Tengah

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski tertutup masker, tapi kebahagiaan terpancar dari mata para warga Antapani Tengah pagi tadi, Sabtu, 12 Maret 2022. Setelah sekian lama berjibaku mencari minyak goreng di berbagai toko ritel, akhirnya warga bisa menemukannya dalam operasi pasar (OP) yang diadakan bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung. Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly […]

  • Edukasi Siswa, Trinseo Indonesia  Kunjungi  Bakti Taruna Selengggarakan Kelas Seni Berbahan Dasar Styrofoam Bekas

    Edukasi Siswa, Trinseo Indonesia Kunjungi Bakti Taruna Selengggarakan Kelas Seni Berbahan Dasar Styrofoam Bekas

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Guna melatih siswa-siswi ,  Sekolah Bakti Taruna dikunjungi  Trinseo  indonesia  untuk  menyelengarakan kelas seni berbahan dasar styrofoam bekas  supaya siswa  lebih mengenal   tentang  pemamfaatan  Sampah Styrofoam di Sekitar Mereka. Irma Meirani, S.Pd, kepala sekolah SD Taruna Bakti juga mengatakan bahwa SD Taruna Bakti sangat senang menjadi bagian dari kegiatan ini. “Kami senang […]

expand_less