Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Rastik, Sulap Kulit Jengkol Jadi Busana

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Bingung punya banyak sampah elektronik di rumah dan tidak tahu harus dibuang ke mana? Rastik bisa jadi salah satu solusinya.

Barang bekas antik atau dikenal dengan Rastik merupakan salah satu komunitas pegiat lingkungan yang berlokasi di Jalan Pamitran IV No. 22 Cipadung Kulon, Bandung.

Sejak 10 tahun, komunitas ini berkutat dalam pengolahan sampah anorganik. Di antaranya sampah plastik, logam, dan elektronik.

Founder dan creator Rastik, Enie Mualifah mengatakan, komunitas Rastik biasanya mengadakan kegiatan rutin setiap Sabtu dan Minggu. Mulai dari proses pengumpulan barang bekas sampai membuatnya menjadi sebuah karya bernilai ekonomi.

“Biasanya kita dapat sampah dari warga sekitar. Tapi, kalau saat kita bikin ternyata masih kurang bahan, biasanya kita cari ke tukang rongsok,” ujar Enie.

Hasil dari prakarya ini, mereka jual melalui online. Enie mengungkapkan, banyak respon positif yang ia terima dari konsumennya.

Tak hanya personal, tapi juga dari tataran pemerintah kerap memesan karya tangan Enie dan kawan-kawan Rastik.

“Banyak yang pesan Alhamdulillah. Ada dari pemerintah sekitar Bandung. Ada juga yang personal dari Kalimantan pesan karya kita,” ungkapnya.

Untuk kisaran harga, Enie menyebutkan, tergantung dari tingkat kesulitan dalam membuat pesanannya. Sebab, jika semakin rumit atau spesifik, biasanya sulit juga dalam mencari bahan baku barang bekas elektronik yang dibutuhkan.

“Kisaran harga Rp25.000 – Rp1,5 juta. Selain dari ukuran, harganya juga tergantung tingkat kesulitan bahan dan lamanya pembuatan,” ucap Enie.

“Paling mudah itu kita bisa menyelesaikan dalam waktu satu jam, seperti gelas pot, atau kerajinan yang diukir sederhana. Lalu, yang lama itu bikin lukisan, instalasi, atau wastafel. Biasanya jadi dua minggu atau 1-2 bulan,” imbuhnya.

Saat melihat beberapa karya Rastik, ada satu karya yang sangat menarik, yakni wastafel. Wastafel ini bukan terbuat dari ember, batu, atau kayu seperti yang biasa di pasaran.

Enie menceritakan, wastafel ini ia buat bersama timnya dari bahan elektronik bekas, yaitu mesin jahit manual dan monitor tabung.

“Kantor kelurahan sempat pesan wastafel ini di kami. Pembuatannya itu selama dua minggu. Waktu itu kami jual Rp1,5 juta karena memang bahannya sekarang susah dicari ya, mesin jahit manual yang pakai kaki, dan monitor tabung,” paparnya.

Bukan hanya mengolah sampah elektronik menjadi sesuatu yang antik dan unik, Rastik juga membuat busana dari bekas kulit jengkol.

Bahkan, busana ini sempat mendapatkan penghargaan dari Atalia Praratya tahun 2017, semasa Ridwan Kamil masih menjadi wali Kota Bandung.

“Waktu itu kami diundang ke acara fashion show pameran batik di Siliwangi tahun 2017. Beberapa busana yang kami buat itu dari bahan kulit jengkol dan bekas jok sofa. Alhamdulillah dapat penghargaan dari Ibu Atalia,” cerita Enie.

Enie menjelaskan, kegiatan pengolahan limbah anorganik ini juga merupakan salah satu inovasi dari Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) yang berada di bawah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Enie sangat berharap, akan semakin banyak orang yang bisa teredukasi dari hasil karyanya bersama teman-teman di komunitas Rastik ini.

“Semoga masyarakat jadi paham ya kalau sampah itu juga masih punya nilai ekonomi kalau kita bisa mengolahnya dengan cara yang tepat,” tuturnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bekangdam III/Siliwangi Menyiapkan Segala Kebutuhan Logistik dan Dukungan Hidup Bagi Korban Bencana Dan Tim Penyelamat

    Bekangdam III/Siliwangi Menyiapkan Segala Kebutuhan Logistik dan Dukungan Hidup Bagi Korban Bencana Dan Tim Penyelamat

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Menindaklanjuti perintah langsung Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, jajaran Bekangdam III/Siliwangi langsung turun ke lapangan untuk membantu masyarakat terdampak bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bekangdam III/Siliwangi, Kolonel Cba, Faryan Noversyah P.P.Y., S.Sos., CHMRP., saat menjadi narasumber dalam Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Jumat […]

  • Pademi Covid-19, Pertamina Peduli Berikan Bantuan Kepada Pemkot Sukabumi

    Pademi Covid-19, Pertamina Peduli Berikan Bantuan Kepada Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pertamina peduli memberikan bantuan kepada Pemkot Sukabumi berupa wastafel portable, handsanitizer, disinfektan dan sembako. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. di Halaman Balaikota Sukabumi. Selasa, (19/05/2020). Fahmi mengungkapkan, wabah covid- 19 tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, melainkan butuh kolaborasi kebersamaan dari berbagai pihak. Seperti yang dilakukan oleh jajaran […]

  • Kopi Susu Nikmat Dicelup Roti, Ada di Classico Coffee & Bake

    Kopi Susu Nikmat Dicelup Roti, Ada di Classico Coffee & Bake

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Tempat ngopi estetik nan sejuk hadir di Bandung Utara. Tempat ini bernama Classico Coffee & Bake yang berada di Jalan Sukaresmi Nomor 19.A Kecamatan Cidadap Kota Bandung. Tempat ini cocok untuk menghabiskan sabtu malam dengan menikmati kopi dan cemilan sajian kafe tersebut. “Coffee dan bakery yang bertema classy dan cozy. Classico merupakan […]

  • Ketua Pansus Tolak Kenaikan Retribusi Kesehatan; Ini Alasannya

    Ketua Pansus Tolak Kenaikan Retribusi Kesehatan; Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi bahas raperda tentang perubahan atas Perda nomor 3 tahun 2021 tentang retribusi pelayanan-pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi. Ketua Pansus Lukmansyah menjelaskan, semangat awal perubahan Perda tersebut, bukan untuk merubah nominal. Tapi Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Kesehatan membuka pelayanan baru, sehingga muncul angka baru untuk di […]

  • Sasar 12 Titik, Si Eling: Cara Pemkot Bandung Sosialisasikan Pencegahan HIV/AIDS

    Sasar 12 Titik, Si Eling: Cara Pemkot Bandung Sosialisasikan Pencegahan HIV/AIDS

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – Sebagai upaya pencegahan penularan HIV/AIDS, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menjalankan program Si Eling (Promosi dan Edukasi Kesehatan Keliling). Pada September 2022 ini, Si Eling menyasar 12 titik, dengan topik pembahasan seputar HIV/AIDS. Di titik kedua yang digelar di SMP Santa Ursula Bandung, sekitar 60 siswa mendapat edukasi seputar HIV/AIDS mulai […]

  • Hadir di Musrenbangnas 2024, Ini Kata Pj Wali Kota Sukabumi

    Hadir di Musrenbangnas 2024, Ini Kata Pj Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, turut hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2024. Acara yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut, berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Senin, (6/5/2024). Kehadiran Kusmana yang didampingi oleh Kepala Badan Perencaaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, tentu saja […]

expand_less