Breaking News
Trending Tags

Rastik, Sulap Kulit Jengkol Jadi Busana

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Bingung punya banyak sampah elektronik di rumah dan tidak tahu harus dibuang ke mana? Rastik bisa jadi salah satu solusinya.

Barang bekas antik atau dikenal dengan Rastik merupakan salah satu komunitas pegiat lingkungan yang berlokasi di Jalan Pamitran IV No. 22 Cipadung Kulon, Bandung.

Sejak 10 tahun, komunitas ini berkutat dalam pengolahan sampah anorganik. Di antaranya sampah plastik, logam, dan elektronik.

Founder dan creator Rastik, Enie Mualifah mengatakan, komunitas Rastik biasanya mengadakan kegiatan rutin setiap Sabtu dan Minggu. Mulai dari proses pengumpulan barang bekas sampai membuatnya menjadi sebuah karya bernilai ekonomi.

“Biasanya kita dapat sampah dari warga sekitar. Tapi, kalau saat kita bikin ternyata masih kurang bahan, biasanya kita cari ke tukang rongsok,” ujar Enie.

Hasil dari prakarya ini, mereka jual melalui online. Enie mengungkapkan, banyak respon positif yang ia terima dari konsumennya.

Tak hanya personal, tapi juga dari tataran pemerintah kerap memesan karya tangan Enie dan kawan-kawan Rastik.

“Banyak yang pesan Alhamdulillah. Ada dari pemerintah sekitar Bandung. Ada juga yang personal dari Kalimantan pesan karya kita,” ungkapnya.

Untuk kisaran harga, Enie menyebutkan, tergantung dari tingkat kesulitan dalam membuat pesanannya. Sebab, jika semakin rumit atau spesifik, biasanya sulit juga dalam mencari bahan baku barang bekas elektronik yang dibutuhkan.

“Kisaran harga Rp25.000 – Rp1,5 juta. Selain dari ukuran, harganya juga tergantung tingkat kesulitan bahan dan lamanya pembuatan,” ucap Enie.

“Paling mudah itu kita bisa menyelesaikan dalam waktu satu jam, seperti gelas pot, atau kerajinan yang diukir sederhana. Lalu, yang lama itu bikin lukisan, instalasi, atau wastafel. Biasanya jadi dua minggu atau 1-2 bulan,” imbuhnya.

Saat melihat beberapa karya Rastik, ada satu karya yang sangat menarik, yakni wastafel. Wastafel ini bukan terbuat dari ember, batu, atau kayu seperti yang biasa di pasaran.

Enie menceritakan, wastafel ini ia buat bersama timnya dari bahan elektronik bekas, yaitu mesin jahit manual dan monitor tabung.

“Kantor kelurahan sempat pesan wastafel ini di kami. Pembuatannya itu selama dua minggu. Waktu itu kami jual Rp1,5 juta karena memang bahannya sekarang susah dicari ya, mesin jahit manual yang pakai kaki, dan monitor tabung,” paparnya.

Bukan hanya mengolah sampah elektronik menjadi sesuatu yang antik dan unik, Rastik juga membuat busana dari bekas kulit jengkol.

Bahkan, busana ini sempat mendapatkan penghargaan dari Atalia Praratya tahun 2017, semasa Ridwan Kamil masih menjadi wali Kota Bandung.

“Waktu itu kami diundang ke acara fashion show pameran batik di Siliwangi tahun 2017. Beberapa busana yang kami buat itu dari bahan kulit jengkol dan bekas jok sofa. Alhamdulillah dapat penghargaan dari Ibu Atalia,” cerita Enie.

Enie menjelaskan, kegiatan pengolahan limbah anorganik ini juga merupakan salah satu inovasi dari Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) yang berada di bawah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Enie sangat berharap, akan semakin banyak orang yang bisa teredukasi dari hasil karyanya bersama teman-teman di komunitas Rastik ini.

“Semoga masyarakat jadi paham ya kalau sampah itu juga masih punya nilai ekonomi kalau kita bisa mengolahnya dengan cara yang tepat,” tuturnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi : Atlet Naturalisasi  Dilarang Ikut Ajang Porkota Sukabumi

    Wali Kota Sukabumi : Atlet Naturalisasi Dilarang Ikut Ajang Porkota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id  – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi akan melakukan diskualifikasi jika ditemukan atlit naturalisasai yang ikut dalam ajang Pekan Olahraga Kota (Porkota) Sukabumi. Sebab, dalam ajang kegiatan Porkota tersebut salah satunya sebagai ajang mencari bibit-bibit atlit terbaik di wilayah.”Kalau ada pemain cabutan (naturalisasai kita akan diskualifikasi. Porkota itu mencari bibit atlit yang murni,”ujar Fahmi usai […]

  • Pratu Ongen Saknosiwi TNI AU Berhasil Raih Juara Kelas Bulu WBC Continental Di Singapura

    Pratu Ongen Saknosiwi TNI AU Berhasil Raih Juara Kelas Bulu WBC Continental Di Singapura

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Kepala Staf Angkatan Udara  (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M. memberikan  penghargaan kepada petinju TNI AU berprestasi Prajurit Satu (Pratu) Ongen Saknosiwi yang berhasil menjadi juara kelas bulu WBC Continental. Anggota Dinas Pengamanan dan Sandi TNI AU  (Dispamsanau) yang bernaung di sasana Dirgantara Boxing Camp TNI AU ini, merebut Sabuk WBC […]

  • Jamkrindo Raih Peringkat idAA+ dari Pefindo, Fundamental Keuangan Dinilai Sangat Kuat

    Jamkrindo Raih Peringkat idAA+ dari Pefindo, Fundamental Keuangan Dinilai Sangat Kuat

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 473
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) kembali menegaskan kekuatan fundamental keuangannya, setelah memperoleh peringkat idAA+ dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang, dengan prospek usaha yang tetap stabil. Peringkat ini berlaku untuk periode 22 Desember 2025 hingga 1 Desember […]

  • Maraknya Pungli Kawasan Industri Kerawang, Ihsanudin: Sejumlah Pencari Kerja Keluhkan Oknum Pungli

    Maraknya Pungli Kawasan Industri Kerawang, Ihsanudin: Sejumlah Pencari Kerja Keluhkan Oknum Pungli

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KERAWANG, MBInews.id – Kabupaten Karawang merupakan salah satu daerah dengan kawasan industri terbesar dan upah tertinggi di Indonesia, daerah ini menjadi bidikan para pencari kerja. Sayangnya, segelintir oknum lembaga dan organisasi malah memanfaatkan kondisi ini untuk menarik pungutan liar atau pungli dari para calon pekerja. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ihsanudin mengatakan, keluhan mengenai pungli […]

  • Catat, Jadwal Dan Syarat Lengkap PPDB TK, SD Dan SMP Kota Bandung

    Catat, Jadwal Dan Syarat Lengkap PPDB TK, SD Dan SMP Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 9 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Penerimaan Perserta Didik (PPDB) 2021 Kota Bandung segera dibuka. Untuk PPDB Kota Bandung akan melayani penerimaan siswa SD dan SMP. Ada sejumlah hal yang perlu diketahui para orang tua calon siswa. Berikut di antaranya: Jalur dan kuota Jalur dan kuota PPDB Kota Bandung terdiri dari jalur zonasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua/wali, dan prestasi. […]

  • Hasil Seleksi CASN, Ini Kata Kepala BKPSDM Kota Sukabumi

    Hasil Seleksi CASN, Ini Kata Kepala BKPSDM Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews id – Pemerintah Kota Sukabumi telah menyelesaikan rangkaian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berlangsung hingga 16 November 2024, diikuti oleh 1.525 pelamar yang bersaing untuk mengisi 50 formasi yang tersedia. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dilaksanakan dari 9 hingga 20 Desember 2024. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan […]

expand_less