Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Rastik, Sulap Kulit Jengkol Jadi Busana

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Bingung punya banyak sampah elektronik di rumah dan tidak tahu harus dibuang ke mana? Rastik bisa jadi salah satu solusinya.

Barang bekas antik atau dikenal dengan Rastik merupakan salah satu komunitas pegiat lingkungan yang berlokasi di Jalan Pamitran IV No. 22 Cipadung Kulon, Bandung.

Sejak 10 tahun, komunitas ini berkutat dalam pengolahan sampah anorganik. Di antaranya sampah plastik, logam, dan elektronik.

Founder dan creator Rastik, Enie Mualifah mengatakan, komunitas Rastik biasanya mengadakan kegiatan rutin setiap Sabtu dan Minggu. Mulai dari proses pengumpulan barang bekas sampai membuatnya menjadi sebuah karya bernilai ekonomi.

“Biasanya kita dapat sampah dari warga sekitar. Tapi, kalau saat kita bikin ternyata masih kurang bahan, biasanya kita cari ke tukang rongsok,” ujar Enie.

Hasil dari prakarya ini, mereka jual melalui online. Enie mengungkapkan, banyak respon positif yang ia terima dari konsumennya.

Tak hanya personal, tapi juga dari tataran pemerintah kerap memesan karya tangan Enie dan kawan-kawan Rastik.

“Banyak yang pesan Alhamdulillah. Ada dari pemerintah sekitar Bandung. Ada juga yang personal dari Kalimantan pesan karya kita,” ungkapnya.

Untuk kisaran harga, Enie menyebutkan, tergantung dari tingkat kesulitan dalam membuat pesanannya. Sebab, jika semakin rumit atau spesifik, biasanya sulit juga dalam mencari bahan baku barang bekas elektronik yang dibutuhkan.

“Kisaran harga Rp25.000 – Rp1,5 juta. Selain dari ukuran, harganya juga tergantung tingkat kesulitan bahan dan lamanya pembuatan,” ucap Enie.

“Paling mudah itu kita bisa menyelesaikan dalam waktu satu jam, seperti gelas pot, atau kerajinan yang diukir sederhana. Lalu, yang lama itu bikin lukisan, instalasi, atau wastafel. Biasanya jadi dua minggu atau 1-2 bulan,” imbuhnya.

Saat melihat beberapa karya Rastik, ada satu karya yang sangat menarik, yakni wastafel. Wastafel ini bukan terbuat dari ember, batu, atau kayu seperti yang biasa di pasaran.

Enie menceritakan, wastafel ini ia buat bersama timnya dari bahan elektronik bekas, yaitu mesin jahit manual dan monitor tabung.

“Kantor kelurahan sempat pesan wastafel ini di kami. Pembuatannya itu selama dua minggu. Waktu itu kami jual Rp1,5 juta karena memang bahannya sekarang susah dicari ya, mesin jahit manual yang pakai kaki, dan monitor tabung,” paparnya.

Bukan hanya mengolah sampah elektronik menjadi sesuatu yang antik dan unik, Rastik juga membuat busana dari bekas kulit jengkol.

Bahkan, busana ini sempat mendapatkan penghargaan dari Atalia Praratya tahun 2017, semasa Ridwan Kamil masih menjadi wali Kota Bandung.

“Waktu itu kami diundang ke acara fashion show pameran batik di Siliwangi tahun 2017. Beberapa busana yang kami buat itu dari bahan kulit jengkol dan bekas jok sofa. Alhamdulillah dapat penghargaan dari Ibu Atalia,” cerita Enie.

Enie menjelaskan, kegiatan pengolahan limbah anorganik ini juga merupakan salah satu inovasi dari Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) yang berada di bawah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Enie sangat berharap, akan semakin banyak orang yang bisa teredukasi dari hasil karyanya bersama teman-teman di komunitas Rastik ini.

“Semoga masyarakat jadi paham ya kalau sampah itu juga masih punya nilai ekonomi kalau kita bisa mengolahnya dengan cara yang tepat,” tuturnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Wisata “JAJAP” Hasil Kolaborasi Pemkot Bandung dengan PT PBB

    Program Wisata “JAJAP” Hasil Kolaborasi Pemkot Bandung dengan PT PBB

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Persib Bandung berkolaborasi dengan Pemkot Bandung meluncurkan program tur wisata edukasi baru bernama JAJAP, yang merupakan singkatan dari “Jalan-jalan Persib”. Program ini mengajak Bobotoh dan masyarakat umum untuk menelusuri jejak sejarah klub kebanggaan Jawa Barat ini menggunakan bus ikonik Bandros. Manager Business Development Persib, Ansyah menjelaskan, program yang diinisiasi oleh Wali […]

  • Peredaran Pupuk Kota Sukabumi Aman

    Peredaran Pupuk Kota Sukabumi Aman

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Meskipun peredaran pupuk bersubsidi di Kota Sukabumi tergolong aman, namun jumlah kebutuhannya setiap tahun selalu alami penurunan.”Pasti alami penurunan kebutuhan pupuk subsidi di kita, sebab adanya perubahan ahli fungsi lahan yang luar biasa setiap tahunya,”ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Sukabumi Kardina Karsoedi, Selasa,(30/07/2019). Kardina menjelaskan, berdasarkan laporan […]

  • Masyarakat Kota Bandung Jangan Pernah Berhenti Memberikan Dukungan Kepada Palestina

    Masyarakat Kota Bandung Jangan Pernah Berhenti Memberikan Dukungan Kepada Palestina

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., mengikuti dan memberikan orasi pada acara Aksi Kemanusiaan Bela Palestina, Minggu, 20 April 2025. Acara yang digagas oleh Forum Jawa Barat Peduli Palestina ini dipadati massa yang berjalan melalui rute aksi dari Pusdai Jawa Barat hingga Gedung Merdeka. Edwin merasa bersyukur telah melaksanakan […]

  • Petugas Kepolisian Polsek Cibeureum dan Unsur Forkopicam Cibeureum, Blusukan Imbau Penerapan Prokes

    Petugas Kepolisian Polsek Cibeureum dan Unsur Forkopicam Cibeureum, Blusukan Imbau Penerapan Prokes

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Petugas Kepolisian dari Polsek Cibeureum bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopicam) Cibeureum, melakukan imbauan terkait penerapan protokol kesehatan (prokes), Rabu (15/12/2021). Kapolsek Cibeureum Polres Sukabumi Kota AKP Sugiatmo mengatakan, saat ini imbaun terkait penerapan protokol kesehatan masih terus dilakukan. Hal tersebut dilakukan guna mencegah terjadi penularan virus Covid-19, khususnya di […]

  • Wisata Sejarah Dan Literasi Bung Karno Di Gedung Indonesia Menggugat

    Wisata Sejarah Dan Literasi Bung Karno Di Gedung Indonesia Menggugat

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ada pameran buku menarik nih di Gedung Indonesia Menggugat. Dibuka sejak 6 Juni 2022, kita bisa menelusur perjalanan sang Bapak Bangsa, Soekarno. Humas Bandung punya kesempatan mampir ke pameran ini, Selasa 9 Juni 2022. Di sini, terdapat 81 buku dan beberapa foto sejarah perjalanan Soekarno dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Buku-buku tersebut antara […]

  • Kasus Suap Hakim Agung MA, Heryanto Tanaka dan Iwan Dwi Kusuma Disidangkan

    Kasus Suap Hakim Agung MA, Heryanto Tanaka dan Iwan Dwi Kusuma Disidangkan

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto selaku anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana Semarang, didakwa telah melakukan suap terhadap Hakim Agung di Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh selama kurun waktu tahun 2021 hingga 2022. Dakwaan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK Sandi Septi Burhanta Hidayat, dihadapan ketua […]

expand_less