Breaking News
Trending Tags

Tanpa SKKH, Hewan Ternak Dilarang Masuk Ke Kota Bandung!

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Hewan kurban dari luar daerah yang akan masuk ke Kota Bandung harus menyertakan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Jika tidak, semua hewan yang datang akan ditolak dan harus kembali lagi ke daerah asal.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna saat rapat koordinasi strategis terkait pencegahan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) di Kota Bandung bersama para camat dan lurah se-Kota Bandung secara hybrid, Senin, 23 Mei 2022.

“Kita akan buat Surat Edarannya (SE). Siapapun yang nanti akan menjual hewan ke Kota Bandung, wajib menyertakan SKKH. Kalau tidak SKKH, kita larang masuk ke Bandung!” tegas Ema.

Untuk memantau hewan ternak (sapi dan domba) yang datang ke Kota Bandung, seluruh camat dan lurah wajib mendatangi dan mengecek SKKH ini di tiap wilayahnya.

Selain itu, Ema juga mengimbau bagi para peternak di Kota Bandung untuk menunda penambahan stok dan sebaiknya menggunakan hewan lama yang tersedia.

“Kalau mau aman, semua orang sekarang tidak ada yang transaksi penambahan hewan, kecuali ada garansi keamanannya. Sehingga hewan terjamin kesehatannya dengan SKKH,” ucapnya.

Di Kota Bandung terdapat 42 jalur akses ke Kota Bandung. Mulai dari jalan utama sampai jalan tikus. Maka dari itu, akan dibentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawasi kendaraan yang membawa hewan ternak sapi dan domba ke Kota Bandung.

“Kita akan buat satgas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP. Didukung juga oleh camat dan lurah,” ujar Ema.

Namun, Ema mengakui tentu sulit jika harus mengawasi semua kendaraan yang mengangkut hewan ternak.

“Tapi, kita pasti mengetahui mereka itu akan ke mana, apakah ke bandar, RPH, atau pasar. Camat dan lurah juga harus turun memantau ini. Para petugas juga akan mengejarnya ke titik tersebut,” paparnya.

Ema mengakui, hal ini menjadi dilematis untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Sebab kondisi stok hewan saat ini di Kota Bandung, dari 49 peternak sapi terdapat 980 ekor sapi. Sedangkan dari 150 peternak domba, ada 5.000 ekor.

“Kalau kita bicara kebutuhan sapi ada di masa Iduladha itu sekitar 3.500-5.000 ekor sapi. Kemudian domba 12.000-15.000 ekor. Tapi sekarang kita dihadapkan pada ancaman PMK,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyebutkan, telah ditemukan indikasi positif PMK pada 10 sapi di peternakan Babakan Ciparay pada 21 Mei silam. Meski telah rutin diimbau, tapi secara diam-diam 10 sapi ini mereka datangkan dari luar Kota Bandung pada pukul 01.30 WIB.

“Lalu, saat ditemukan indikasi, mereka melapor ke posko kami yang ada di Jalan Arjuna. Pas kami cek, ternyata benar untuk gejala klinisnya. Tapi kita akan lihat kepastiannya dari hasil Laboratorium Veteriner yang ada di Subang,” kata Gin Gin.

Lalu lintas menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh untuk mencegah penyebaran PMK. Sehingga Gin Gin berharap, perlu adanya komitmen kuat dari daerah asal juga terkait penegasan SKKH.

“Kami butuh kolaborasi dari berbagai pihak, seperti Dishub dan kepolisian untuk menjaga perbatasan-perbatasan. Sebab faktor utama itu lalu lintas. Ada beberapa daerah yang merasa sudah tertular, jadi mereka mengobral murah hewan-hewannya. Ini yang jadi bahaya jika peternak kita tergiur untuk beli,” ungkapnya.

Rencananya sebelum Iduladha, hewan kurban akan divaksin. Vaksin akan didatangkan secara impor.

Namun, vaksin ini akan diprioritaskan bagi daerah zona merah atau yang memiliki banyak kasus PMK.

Kepala Bidang Keamanan Pangan DKPP Kota Bandung, drh. Ermariah menjelaskan, masa inkubasi virus PMK ini dari 0-14 hari. Untuk mencegah PMK di Kota Bandung, para peternak telah menggunakan desinfektan, memberikan vitamin, dan mineral yang cukup untuk hewan.

“Kami para dokter hewan juga memeriksa ulang. Periksa sebelum potong dan periksa setelah potong,” tutur Erma.

Untuk daging dari hewan yang terkena PMK ini, Erma mengatakan, bisa dikonsumsi asalkan harus matang dengan suhu tinggi.

“Jangan dicuci, tapi langsung rebus saja daging dan tulangnya selama 30 menit. Dibakar juga boleh tapi harus sampai matang. Buang jeroannya,” imbuhnya. (din-pipi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Perlu Banyak Ruang Pentas Seni dan Budaya Di Kota Bandung

    Masih Perlu Banyak Ruang Pentas Seni dan Budaya Di Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menghadiri Pagelaran Seni Kenanga Merah Kota Bandung, di Bandung Creative Hub, Minggu (7/1/2024). Hadir pula Ketua Umum Kenanga Merah Kota Bandung Sri Pujiastuti dan Ketua Karang Taruna Kota Bandung Andri Gunawan. Wakil Ketua DPRD Kota Bandung mengatakan, rutinitas pentas seni dan budaya […]

  • DPRD Kota Bandung Mendukung Penuh Pemerintah Dalam Memperkuat Program Pemberdayaan Sosial

    DPRD Kota Bandung Mendukung Penuh Pemerintah Dalam Memperkuat Program Pemberdayaan Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 48
    • 0Komentar

        BANDUNG, Mbinews – Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., S.H., bersama Sekretaris DPRD Kota Bandung, drg. Maya Himawati, Sp.Orto., menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Pemberdayaan Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Bandung, Senin, 10 Desember 2025. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial […]

  • Dalam Rangka HPN 2021, Daftar Pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020

    Dalam Rangka HPN 2021, Daftar Pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBINews.id – Tahapan penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020 memasuki babak akhir dan melahirkan sejumlah pemenang. Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari, mengumumkan pemenang anugerah jurnalistik tertinggi dan paling bergengsi di Indonesia ini, dalam acara Indonesia Bicara di TVRI, 20 Februari 2021 malam. Atal S. Depari memandang para peraih Anugerah Jurnalistik Adinegoro […]

  • UN 2020 Dibatalkan, Disdik Kota Bandung Resmi Perpanjang Masa Belajar Jarak Jauh Hingga 11 April

    UN 2020 Dibatalkan, Disdik Kota Bandung Resmi Perpanjang Masa Belajar Jarak Jauh Hingga 11 April

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Kota Bandung resmi memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik hingga 11 April mendatang. Hal itu sesuai dengan surat dari Dinas Pendidikan Kota Bandung No: P.K01.01/2384-Disdik/III/2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat pencegahan penyebaran Covid-19. Surat tersebut ditandatangani oleh Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar tertanggal 27 Maret 2020. […]

  • Tiga Tahun Menjadi Bupati: Sebuah Refleksi Diri

    Tiga Tahun Menjadi Bupati: Sebuah Refleksi Diri

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBINews.id – Tepat pagi ini, tanggal 26 April, tiga tahun yang lalu. Saya berdiri di hadapan Gubernur Jawa Barat kala itu bukan lagi sebagai seorang Dadang Supriatna biasa. Dengan setelan serba putih, saya bersumpah di bawah naungan Al-Quran untuk betul-betul menjalankan amanah baru saya sebagai Bupati Bandung periode 2021-2026. Berangkat dari seorang remaja yang […]

  • Tingkatkan Kualitas Dosen Dan Alumni, USB YPKP Bandung MoU Dengan Markplus.Inc

    Tingkatkan Kualitas Dosen Dan Alumni, USB YPKP Bandung MoU Dengan Markplus.Inc

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas dosen dan alumni Universitas Sangga Buana (USB) Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (YPKP) jalin kerjasama dengan perusahaan konsultan marketing PT. Markplus Indonesia atau Markplus, Inc., tentang pemanfaatan sumber daya dan sertifikasi. Markplus sendiri merupakan perusahaan bergerak di bidang consulting, marketing research, education and media community yang dimiliki Hermawan […]

expand_less