Breaking News
Trending Tags

Tanpa SKKH, Hewan Ternak Dilarang Masuk Ke Kota Bandung!

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Hewan kurban dari luar daerah yang akan masuk ke Kota Bandung harus menyertakan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Jika tidak, semua hewan yang datang akan ditolak dan harus kembali lagi ke daerah asal.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna saat rapat koordinasi strategis terkait pencegahan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) di Kota Bandung bersama para camat dan lurah se-Kota Bandung secara hybrid, Senin, 23 Mei 2022.

“Kita akan buat Surat Edarannya (SE). Siapapun yang nanti akan menjual hewan ke Kota Bandung, wajib menyertakan SKKH. Kalau tidak SKKH, kita larang masuk ke Bandung!” tegas Ema.

Untuk memantau hewan ternak (sapi dan domba) yang datang ke Kota Bandung, seluruh camat dan lurah wajib mendatangi dan mengecek SKKH ini di tiap wilayahnya.

Selain itu, Ema juga mengimbau bagi para peternak di Kota Bandung untuk menunda penambahan stok dan sebaiknya menggunakan hewan lama yang tersedia.

“Kalau mau aman, semua orang sekarang tidak ada yang transaksi penambahan hewan, kecuali ada garansi keamanannya. Sehingga hewan terjamin kesehatannya dengan SKKH,” ucapnya.

Di Kota Bandung terdapat 42 jalur akses ke Kota Bandung. Mulai dari jalan utama sampai jalan tikus. Maka dari itu, akan dibentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawasi kendaraan yang membawa hewan ternak sapi dan domba ke Kota Bandung.

“Kita akan buat satgas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP. Didukung juga oleh camat dan lurah,” ujar Ema.

Namun, Ema mengakui tentu sulit jika harus mengawasi semua kendaraan yang mengangkut hewan ternak.

“Tapi, kita pasti mengetahui mereka itu akan ke mana, apakah ke bandar, RPH, atau pasar. Camat dan lurah juga harus turun memantau ini. Para petugas juga akan mengejarnya ke titik tersebut,” paparnya.

Ema mengakui, hal ini menjadi dilematis untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Sebab kondisi stok hewan saat ini di Kota Bandung, dari 49 peternak sapi terdapat 980 ekor sapi. Sedangkan dari 150 peternak domba, ada 5.000 ekor.

“Kalau kita bicara kebutuhan sapi ada di masa Iduladha itu sekitar 3.500-5.000 ekor sapi. Kemudian domba 12.000-15.000 ekor. Tapi sekarang kita dihadapkan pada ancaman PMK,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyebutkan, telah ditemukan indikasi positif PMK pada 10 sapi di peternakan Babakan Ciparay pada 21 Mei silam. Meski telah rutin diimbau, tapi secara diam-diam 10 sapi ini mereka datangkan dari luar Kota Bandung pada pukul 01.30 WIB.

“Lalu, saat ditemukan indikasi, mereka melapor ke posko kami yang ada di Jalan Arjuna. Pas kami cek, ternyata benar untuk gejala klinisnya. Tapi kita akan lihat kepastiannya dari hasil Laboratorium Veteriner yang ada di Subang,” kata Gin Gin.

Lalu lintas menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh untuk mencegah penyebaran PMK. Sehingga Gin Gin berharap, perlu adanya komitmen kuat dari daerah asal juga terkait penegasan SKKH.

“Kami butuh kolaborasi dari berbagai pihak, seperti Dishub dan kepolisian untuk menjaga perbatasan-perbatasan. Sebab faktor utama itu lalu lintas. Ada beberapa daerah yang merasa sudah tertular, jadi mereka mengobral murah hewan-hewannya. Ini yang jadi bahaya jika peternak kita tergiur untuk beli,” ungkapnya.

Rencananya sebelum Iduladha, hewan kurban akan divaksin. Vaksin akan didatangkan secara impor.

Namun, vaksin ini akan diprioritaskan bagi daerah zona merah atau yang memiliki banyak kasus PMK.

Kepala Bidang Keamanan Pangan DKPP Kota Bandung, drh. Ermariah menjelaskan, masa inkubasi virus PMK ini dari 0-14 hari. Untuk mencegah PMK di Kota Bandung, para peternak telah menggunakan desinfektan, memberikan vitamin, dan mineral yang cukup untuk hewan.

“Kami para dokter hewan juga memeriksa ulang. Periksa sebelum potong dan periksa setelah potong,” tutur Erma.

Untuk daging dari hewan yang terkena PMK ini, Erma mengatakan, bisa dikonsumsi asalkan harus matang dengan suhu tinggi.

“Jangan dicuci, tapi langsung rebus saja daging dan tulangnya selama 30 menit. Dibakar juga boleh tapi harus sampai matang. Buang jeroannya,” imbuhnya. (din-pipi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Bulan Ramadan, Disdagin Kota Bandung Laksanakan Vaksinasi Di Tiga Pusat Perbelanjaan Dan Mall

    Jelang Bulan Ramadan, Disdagin Kota Bandung Laksanakan Vaksinasi Di Tiga Pusat Perbelanjaan Dan Mall

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengupayakan program vaksinasi menyasar sektor pelayanan. Tanpa terkecuali bagi pegawai mal atau pusat perbelanjaan, ritel dan para pedagang pasar. Hal itu juga sebagai persiapan menjelang bulan Ramadan yang dipastikan terjadi peningkatan aktivitas. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, hingga saat ini pihaknya […]

  • Pj Wali Kota Sebut, Pemkot dan DP3KBPP3A Kota Sukabumi Luncurkan Program Untuk Lindungi Kekerasan Terhadap Anak

    Pj Wali Kota Sebut, Pemkot dan DP3KBPP3A Kota Sukabumi Luncurkan Program Untuk Lindungi Kekerasan Terhadap Anak

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengungkapkan, kekerasan terhadap anak tidak hanya berdampak buruk pada fisik dan mental mereka. Tetapi juga, mempeengaruhi pekembangan psikologinya hingga dewasa. “Kekerasan yang dialami anak akan berdampak pada diri anak itu sendiri dan lingkungannya. Jika dibiarkan, hal ini bisa menghambat cita-cita anak sebagai penerus bangsa,” jelas Kusmana, usai […]

  • Pansus 1 DPRD Kota Bandung bahas Raperda DPRD Kota Bandung Memasuki Finalisasi

    Pansus 1 DPRD Kota Bandung bahas Raperda DPRD Kota Bandung Memasuki Finalisasi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan anggota Pansus 1 DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja terkait pra finalisasi pembahasan Rancangan Peraturan ,( Raperda ) DPRD Kota Bandung tentang Tata Tertib bersama Sekretariat DPRD Kota Bandung dan Bagian Hukum Setda Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Senin, 11 November 2024. Rapat Kerja dipimpin […]

  • Realistic Holding iPhone X Mockup

    Realistic Holding iPhone X Mockup

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Komisi I DPRD Kab Sukabumi Sidak, Izin  PT.Salak Utama? Petani Garapan Dintimidasi  Pihak Perusahaan

    Komisi I DPRD Kab Sukabumi Sidak, Izin PT.Salak Utama? Petani Garapan Dintimidasi Pihak Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Anggota komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Salak Utama yang berada di Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, sayangnya pihak perusahaan tidak ada. Sehingga, para anggota dewan yang datang hanya bertemu dengan petani penggarap di tanah Hak Pakai (HP) PT Salak Utama, PJS Kepala Desa dan unsur Muspika Kalapanunggal […]

  • Politehnik  Pos Indonesia Teken MoU Dengan Ditjen Kerja Sama ASEAN Kemenlu  RI

    Politehnik Pos Indonesia Teken MoU Dengan Ditjen Kerja Sama ASEAN Kemenlu RI

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, BANDUNG –  Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos) melakukan penandatanganan nota kerjasama dengan Ditjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, sebagai Pusat Studi ASEAN dalam bidang Logistics, Supply Chain Management and E-Commerce. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Gedung Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia, Bandung, pada Jumat (24/09/2021) oleh Direktur Poltekpos Dr. Ir. Agus Purnomo, […]

expand_less